Tanam 1000 Pohon Cemara Gunung di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Saka Wanabakti Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pasuruan bersama Tunas Hijau dan PT Tirta Investama (AQUA Keboncandi) menggelar aksi penanaman pohon di kawasan Bukit Lemah Pasar, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Minggu (15/2/2026).

Sebanyak 1.000 pohon cemara gunung ditanam dalam aksi ini yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Biada Alam V. 234 orang mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri dari 181 orang Pramuka dan 53 orang peserta dari komunitas

Mengusung tema “Membasuh Bumi dengan Cemara, Mengukir Prestasi dalam Rimba”, Biada Alam V menyatukan aksi ekologi nyata dalam misi konservasi alam dengan pengembangan bakat generasi muda se-Jawa Timur. Pada malam sebelum penanaman pohon, yang digelar di SMP Negeri 1 Puspo, para peserta mengikuti ajang adu bakat dan kreativitas sebagai sarana menggerakkan partisipasi masyarakat dalam isu lingkungan.

Pamong Saka Wanabakti Pasuruan, Kak Mukhamad Fatkhan, menjelaskan bahwa penanaman ini bertujuan untuk memulihkan tutupan lahan gundul guna mencegah erosi dan tanah longsor.
Aksi ini juga penting untuk menjaga fungsi hidrologis kawasan pegunungan agar ketersediaan air tanah di wilayah Pasuruan tetap terjaga, sekaligus meningkatkan kapasitas penyerapan karbon (carbon sink).

“Kami ingin para peserta tidak hanya pulang membawa ilmu dan pengalaman, tetapi benar-benar membawa kesadaran mendalam bahwa menjaga hutan berarti menjaga napas kita sendiri,” pungkas Mukhamad Fatkhan.

Padizha Nikeisyandria Aisyzarra, Putri Lingkungan Hidup 2025 SMP yang juga siswa SMPN 4 Surabaya, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

“Saya sebelumnya sudah pernah menanam pohon di kawasan hutan, tetapi menanam di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dengan pemandangan secantik ini adalah pengalaman yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya,” ujar Padizha.

Naziya Putri Syafira, Putri Lingkungan Hidup 2025 SD, bersama ibunya menanam pohon cemara gunung di Bukit Lemah Pasar, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Naziya Putri Syafira, Putri Lingkungan Hidup 2025 SD sekaligus pembudidaya ribuan pohon konservasi, mengaku sangat bahagia dapat menyumbangkan 150 pohon cemara gunung untuk ditanam di kawasan ini.

“Bersama ibu saya, paguyuban Pangeran Putri Lingkungan Hidup 2025, dan teman-teman Pramuka dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Timur, penanaman pohon di bukit ini terasa sangat membahagiakan. Perjalanan ke puncak yang melelahkan seketika hilang setelah melihat pemandangan yang begitu indah,” ungkap Naziya.

Presiden Tunas Hijau, Mochamad Zamroni, turut mengapresiasi aksi penanaman pohon di kawasan puncak bukit tersebut.

“Taman Nasional Bromo Tengger Semeru selalu menarik untuk dikunjungi. Namun, bisa mengunjungi Bromo sekaligus melakukan aksi nyata penanaman pohon adalah sesuatu yang sangat langka dan bernilai tinggi,” pungkasnya usai kegiatan penanaman.


Daftar Juara Biada Alam V

Selain aksi penanaman pohon, antusiasme peserta juga terlihat dalam rangkaian lomba yang melahirkan talenta-talenta muda dari berbagai jenjang pendidikan. Berikut daftar para juara:

1. Lomba Kampanye Lingkungan
Juara 1: SMK Negeri Rembang
Juara 2: SMA Wahid Hasyim 2 Taman Sidoarjo
Juara 3: SMP Negeri 1 Puspo

2. Lomba Pentas Seni
Juara 1: SMK Negeri Rembang
Juara 2: SMA Ma’arif NU Pandaan
Juara 3: Saka Wanabakti Banyuwangi Selatan

3. Lomba Fotografi
Juara 1: Naziya Putri Syafira (SDN Sawunggaling I Surabaya)
Juara 2: Fathur Rosi (SMK Negeri Rembang)
Juara 3: David Aprillian (SMK Negeri Puspo)

4. Lomba Desain Poster Digital
Juara 1: Ahmad Amir Mahbub Al Farisi (SMK Mambaul Ulum Mojokerto)
Juara 2: Fani Anggraeni Nabila (SMP Negeri 56 Surabaya)
Juara 3: Yuanita Destri Azahwa (SMP Negeri 1 Puspo)

5. Lomba Video Pendek
Juara 1: Ismi Salsabila (SMA Ma’arif NU Pandaan)
Juara 2: Muhammad Nur Faiz (SMK Mambaul Ulum Mojokerto)

6. Lomba Tim Favorit
Juara 1: SMP Negeri 1 Puspo
Juara 2: SMK Negeri Rembang
Juara 3: SMK Queen Zam-Zam (*/ron)

1 thoughts on “Tanam 1000 Pohon Cemara Gunung di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

  • Februari 24, 2026 pada 18:35
    Permalink

    Terima kasih Tunas Hijau dan Sakawanabakti atas kesempatan dan pengalaman yg diberikan kepada saya.

    Menanam siang hari namun dengan suasan sejuk dan pemandangan indah, membuat kami bersemangat melakukan aksi penanaman pohon oni.

    Semoga aksi menghijaukan bumi seperti ini bisa terus berkelajutan…

    Naziya Putri
    Putri LH 2025 SD

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *