Anindya SDN Margorejo I Ajak Teman Kelasnya Budidaya Kemangi dengan Stek Batang

Anindya Brilliant, siswa SDN Margorejo I Surabaya yang juga peserta Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 mengajak sekitar 25 siswa kelasnya untuk membudidayakan tanaman kemangi, Kamis (24/7/2025) pagi usai jam istirahat.

Bertempat di lahan parkir sepeda motor guru/karyawan sekolahnya yang teduh, Anindya Brilliant dengan telaten memandu teman-temanya itu untuk membudidayakan tanaman yang sering jadi pelengkap makanan utama dan dikenal memiliki banyak khasiat.

“Kita akan membudidayakan tanaman kemangi dengan stek batang. Bukan dengan bijinya,” kata Anindya. Cara budidaya tanaman kemangi dengan stek ini dipilih oleh Anindya, karena bisa mempercepat pertumbuhan tanaman budidaya.

“Stek batang lebih cepat dibandingkan tanam biji karena tidak perlu masa perkecambahan, tanaman tumbuh dengan sifat sama seperti induknya, dan cocok untuk perbanyakan cepat dan massal,” ujar Anindya.

Bila budidaya dengan biji yang dilakukan, Anindya menambahkan, maka butuh sekitar 5 hari untuk pecah biji. “Dengan stek batang, dalam 5 hari sudah bisa tumbuh daun baru,” Anindya menjelaskan. 

Polybag tanaman dan tanah taman telah disiapkan oleh Anindya pada aksi budidaya tanaman kemangi bersama teman-temannya itu. Dalam satu polybag yang sudah diisi tanah, selanjutnya diisi beberapa stek batang. (Mochamad Zamroni)

24 thoughts on “Anindya SDN Margorejo I Ajak Teman Kelasnya Budidaya Kemangi dengan Stek Batang

  • Juli 25, 2025 pada 09:15
    Permalink

    Semangat ..
    Reynando Yudhistira putra
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta 409
    Pengolahan sampah plastik

    Balas
  • Juli 25, 2025 pada 09:25
    Permalink

    Semangat Saudaraku.
    Untuk menjadi pejuang lingkungan dengan budidaya Kemangi.
    Ayo Hijaukan Dan Hidupkan Dunia.

    FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
    SDN Margorejo 1/403 Surabaya
    No Peserta: 253
    Proyek: Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman

    Balas
  • Juli 25, 2025 pada 10:46
    Permalink

    Anindya sangat menginspirasi sekali semangat terus teman-teman 💪🏻🤜🏻🤛🏻.
    Nama: Adinda Quenza Ramadhani
    Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
    No peserta: 224
    Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit, solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫

    Balas
  • Juli 25, 2025 pada 12:44
    Permalink

    Hexa afzal hernawan
    Sdn wonokusumo 6/45
    Peserta pangeran lingkungan hidup thn 2025 dengan no peserta 421
    Proyek saya adalah budita cabi budidaya tanaman cabai
    Tujuan proyek saya adalah mengolah tanaman cabai menjadi balsam.
    budidaya dengan biji yang dilakukan, Anindya menambahkan, maka butuh sekitar 5 hari untuk pecah biji. “Dengan stek batang, dalam 5 hari sudah bisa tumbuh daun baru,” Anindya menjelaskan.

    Balas
  • Juli 25, 2025 pada 16:11
    Permalink

    Keren sekali aksinya,tetap semangat ya…

    Nama:clarette isabella C.S
    Sekolah:SDN jemur wonosari 1 surabaya
    No peserta:174
    Proyek:budidaya lidah mertua

    Balas
  • Juli 25, 2025 pada 16:58
    Permalink

    Aksi yang sangat luar biasa. dengan melibatkan sekolah akan mempermudah aksinya. Dukungan yang sangat keren sekali. Semangat ya Dek.. Inspiratif sekali….

    RAH HANDARU HATMAJI MARSUDI
    SMP NEGERI 1 SURABAYA
    NO PESERTA 453
    JUDUL PROYEK: BUDIDAYA TANAMAN HIAS SANSEVIERIA SEBAGAI PENYERAP POLUTAN UNTUK MENGURANGI POLUSI UDARA.

    Balas
  • Juli 25, 2025 pada 17:39
    Permalink

    Sangat inspiratif! Kegiatan yang dilakukan Anindya dan teman-temannya membuktikan bahwa anak-anak sekolah dasar pun bisa berkontribusi menjaga lingkungan dan membudidayakan tanaman secara sederhana. Budidaya kemangi dengan stek batang bukan hanya bermanfaat, tetapi juga mendidik tentang pentingnya cinta alam sejak dini. Semoga semakin banyak sekolah yang mengikuti jejak ini

    Nama:Erlinda dwi clarista
    Sekolah:SMP negeri 38 surabaya
    No peserta:1136
    Judul proyek:budidaya tanaman bunga matahari sebagai upaya penghijauan dan estetika lingkungan

    Balas
    • Juli 25, 2025 pada 19:10
      Permalink

      Sangat bagus dan menginspirasi kegiatan menanam kemangi dengan stek batang bukan hanya bermanfaat, tetapi juga mendidik tentang cinta alam sejak dini

      Nama: Nafisa Fitri Ramadania
      Sekolah: SDN jemur Wonosari 1/417 Surabaya
      No peserta: 192
      Judul proyek: budidaya tanaman lidah mertua

      Balas
  • Juli 25, 2025 pada 22:43
    Permalink

    anindya sangat menginspirasi para anak muda lainnya semangat buat anindya dan anak muda lainnya tetap sobat hijau

    ajeng chaesa setia rahayu/1034
    smpn 24 surabaya
    eco.grow(pupuk enceng gondok)

    Balas
  • Juli 26, 2025 pada 06:02
    Permalink

    Artikel yang sangat menginspirasi anak muda tentang penghijauan lingkungan yang bermanfaat, seperti budidaya Kemangi, artikel ini dapat mengajak para anak muda lebih aktif dan produktif tentang menjaga lingkungan

    Nama : Hanny Nur Ayni
    No peserta : 1266
    Asal Sekolah : SMP NEGERI 46 SURABAYA
    proyek : Pupuk organik dari limbah buah
    Saya memiliki proyek pengelolahan limbah buah menjadi pupuk organik dari limbah buah, saya berhasil mengumpulkan 30,6kg limbah buah

    Salam Bumi pasti Lestari 👌🏻🌍🍃✨

    Balas
  • Juli 26, 2025 pada 07:08
    Permalink

    Nama Sanggrama Rasio Al Warisyi
    Proyek pemanffaatan limbah cangkang telur untuk hijaukan bumi dan innovasi bahan pangan.
    Semangat terus Anindiya semoga penanaman tanaman bersama nya dapat mempengaruhi lingkungan lebih positif dan dapat menghijaukan bumi 💪💪💪
    SALAM BUMI PASTI LESTARI☘☘

    Balas
  • Juli 26, 2025 pada 16:43
    Permalink

    Hebat, Anindya! Edukasi dan Aksi Nyata Sejak Dini!
    Salut untuk Anindya Brilliant dari SDN Margorejo I! Langkah sederhana namun bermakna—mengajak teman-teman membudidayakan kemangi dengan metode stek batang—adalah contoh konkret edukasi lingkungan hidup di usia muda. 🌱

    Metode stek batang yang dipilih bukan hanya cerdas, tapi juga efektif untuk menunjukkan bahwa menanam bisa dimulai dari cara yang mudah, cepat, dan menyenangkan. Apalagi kemangi punya banyak manfaat untuk kesehatan dan sering digunakan dalam makanan sehari-hari—jadi, ini bukan sekadar proyek, tapi gaya hidup sehat dan lestari! 🥗💚

    Aksi Anindya mengingatkan kita bahwa perubahan besar bisa dimulai dari satu langkah kecil yang dilakukan bersama-sama. Kalau satu siswa bisa menggerakkan 25 temannya, bayangkan kalau setiap sekolah melakukan hal serupa!

    Terus semangat, Anindya! 🌟 Semoga langkahmu menginspirasi siswa lainnya untuk ikut #AksiUntukBumi.

    Kenzo Anugrah Rahmadhan
    567 | SMPN 26 Surabaya
    Proyek: EGGSELENT – Dari Cangkang Telur Jadi Solusi, Bukan Polusi 🥚🌿
    #pangeranputrilh2025SMP_567 #SMPN26Surabaya #BudidayaKemangi #LingkunganHidup #AnakHijauHebat #TanamKemangiTanamHarapan

    Balas
  • Juli 27, 2025 pada 12:54
    Permalink

    Langkah yang dilakukan Anindya patut diapresiasi. Mengajak teman-teman kelas untuk membudidayakan kemangi melalui stek batang merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan sejak usia dini. Selain sederhana dan mudah dilakukan, metode ini juga sangat cocok diterapkan di lingkungan sekolah. Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk turut bergerak menjaga dan memanfaatkan potensi alam di sekitar mereka secara berkelanjutan.

    Nama:Diky Yulia Efendi
    No peserta:459
    Proyek: Penjernihan air melalui filter air
    Asal sekolah:SMP negeri 11 Surabaya

    Balas
    • Juli 30, 2025 pada 00:35
      Permalink

      keren ya… semangat terus untuk membudayakan kemangi, saya Membudidayakan tanaman Rosella tetapi saya juga membibit dan memperbanyak kemangi juga, untuk ketahan pangan ,

      Nama Ni Luh Gede Reva Dealove Valentcia Atmaja
      sekolah SMPN 35 Surabaya
      nomor peserta 1130
      judul proyek Budidaya Rosella

      Balas
  • Juli 27, 2025 pada 12:58
    Permalink

    Woww sangat inspiratif sekali kegiatan ini…
    Semangat terus ya untuk melakukan kegiatan penghijauan seperti ini 😉😉😉

    Princess Zelda Ilmiah – 210
    SMP 29 Surabaya
    BOBAZYME.POS (Pengolahan Bahan Organik Serbaguna untuk Eco Enzyme dan Kompos)

    Balas
  • Juli 27, 2025 pada 13:12
    Permalink

    Sangat Bagus Dan Keren Sekali Sangat Menginspirasi. Aksi nyatanya
    Sangat inspiratif! Kegiatan yang dilakukan Anindya dan teman-temannya membuktikan bahwa anak-anak sekolah dasar pun bisa berkontribusi menjaga lingkungan dan membudidayakan tanaman secara sederhana. Budidaya kemangi dengan stek batang bukan hanya bermanfaat, tetapi juga mendidik tentang pentingnya cinta alam sejak dini. Semoga semakin banyak sekolah yang mengikuti jejak ini
    Nama : AMIRNA NUR FEBYYANTI
    Sekolah : SDN TANDES KIDUL 1
    Nomer Peserta : 702

    Balas
  • Juli 28, 2025 pada 07:32
    Permalink

    Kegiatannya sangat inspiratif,bermanfaat dan mendidik cinta alam sejak dini.
    Nama: ARSY SHAKILAH PUTRI ROMADANIA
    Sekolah: SDN Balongsari 1/500
    No. Peserta:24
    Judul Project: Pengolahan Minyak Jelantah

    Balas
  • Juli 28, 2025 pada 08:05
    Permalink

    Aksi yang sangat bagus dan keren sekali.Anindya mengajak teman-temannya untuk membudidayakan tanaman kemangi.Cara budidaya tanaman kemangi dengan stek batang lebih cepat dibandingkan tanam biji karena tidak perlu masa perkecambahan, tanaman tumbuh dengan sifat sama seperti induknya, dan cocok untuk perbanyakan cepat dan massal.Semangat selalu ya Anindya ✊

    Nama : Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sekolah : Sdn Tandes Kidul 1 Surabaya
    Proyek LH: Pengolahan Limbah Cangkang Telur
    No.Peserta : 704

    Balas
  • Juli 29, 2025 pada 06:44
    Permalink

    membudidayakan kemangi dengan stek batang ternyata mudah ya, terima kasih ilmunya ,
    menghijaukan lingkungan dengan caranya sendiri

    saya Ni Luh Gd Kt Keyva Richie Valerina Atmaja
    sekolah SMPN 6 Surabaya
    judul proyek Budidaya Lemongrass
    nomor peserta 1392

    Balas
  • Juli 30, 2025 pada 09:52
    Permalink

    inisiatif cerdas Anindya Brilliant, siswa SDN Margorejo I, yang mengajak teman-teman sekelasnya untuk budidaya kemangi dengan metode stek batang. Pemilihan metode stek batang ini sangat relevan karena mempercepat pertumbuhan dan perbanyakan tanaman, menunjukkan pemahaman Anindya akan teknik budidaya yang efisien. Kegiatan yang dilakukan di area parkir sekolah ini adalah contoh bagus bagaimana edukasi lingkungan dan praktik berkebun dapat diintegrasikan langsung di lingkungan sekolah, menumbuhkan minat dan keterampilan praktis pada siswa.

    Saya, adalah salah satu peserta PANGPUT lingkungan Hidup tahun 2025 dengan
    Nama : Maulana Akbar Al Habib
    Nomor Peserta : 469
    Sekolah : SMPN 11 Surabaya
    Dari Kota : Surabaya
    Dengan proyek : Pengelolaan sampah organik

    Semoga komentar saya bisa memberikan dampak yang baik untuk artikel inii 😀

    Balas
  • Juli 31, 2025 pada 03:16
    Permalink

    Wah keren terima kasih ilmunya y. Boleh dong sYa tiru
    Eno wahyu kamagading 452
    SDN pacarkeling 1/182 surabaya

    Balas
  • Juli 31, 2025 pada 08:57
    Permalink

    Budidaya kemangi dengan stek batang adalah cara memperbanyak tanaman kemangi dengan mengambil sebagian batang tanaman lalu menanamnya kembali untuk tumbuh menjadi tanaman baru. Stek batang kemangi bisa dilakukan dengan mudah dan bisa dilakukan di lahan sempit.

    Nama : Ananda Efri Nugraha
    Sekolah : SDN Kapasari 1/292 Surabaya
    Nomer Peserta : 141
    Proyek : Budidaya Lidah Buaya

    Balas
  • Juli 31, 2025 pada 21:45
    Permalink

    Langkah Adik Anindya mengajak teman-teman membudidayakan kemangi lewat stek batang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan kemandirian pangan sejak dini. Inisiatif sederhana ini bisa menjadi inspirasi gerakan urban farming di sekolah-sekolah lain.

    Mayfrina Aisyahrani
    SMPN 3 SURABAYA
    PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERKELANJUTAN

    Balas
  • Agustus 14, 2025 pada 17:26
    Permalink

    Semanggat trus stek batang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan kemandirian pangan sejak dini. Anindya Brilliant semoga kita bisa berkolaberasi bersama sama.

    Seandy putri fitriasari
    Sdn mojo 3 /222
    No peserta 422

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *