Dampak Buruk Tidur dengan Lampu Menyala
Banyak orang terbiasa tidur dengan lampu menyala karena alasan kenyamanan, takut gelap, atau kebutuhan praktis saat tidur bersama anak. Namun, kebiasaan ini ternyata berdampak buruk bagi kesehatan. Tidur dalam kondisi terang dapat mengganggu ritme sirkadian dan menurunkan kualitas tidur, bahkan berpotensi menyebabkan gangguan metabolisme dan hormon tubuh.
Secara biologis, tubuh manusia memiliki mekanisme alami yang disebut ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang mengatur siklus tidur dan bangun berdasarkan cahaya. Saat malam tiba dan kondisi menjadi gelap, tubuh memproduksi hormon melatonin yang membantu kita merasa mengantuk dan tidur lebih dalam. Namun, cahaya dari lampu, terutama cahaya biru dari lampu LED, menekan produksi melatonin sehingga otak tetap “merasa siang”.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism (Cho et al., 2016), paparan cahaya di malam hari menurunkan kadar melatonin hingga 80% lebih rendah dibandingkan tidur dalam gelap total. Akibatnya, seseorang menjadi lebih sulit tidur, sering terbangun di malam hari, dan bangun dengan kondisi lelah meskipun durasi tidur tampak cukup.
Studi dari Northwestern University Feinberg School of Medicine (2022) menemukan bahwa tidur hanya dengan penerangan setara 100 lux — setara cahaya lampu kamar redup — sudah cukup untuk meningkatkan detak jantung dan kadar gula darah saat tidur. Hal ini menunjukkan bahwa sistem saraf tetap aktif karena otak tidak benar-benar “beristirahat”.
Dampak jangka panjang tidur dengan lampu menyala juga dapat berpengaruh terhadap metabolisme tubuh. Penelitian dari Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) (2019) menunjukkan bahwa paparan cahaya saat tidur dapat mengganggu metabolisme glukosa dan meningkatkan risiko obesitas serta diabetes tipe 2, terutama bila dilakukan setiap malam dalam jangka waktu lama.
Sebuah studi dari Jepang yang dimuat dalam Chronobiology International (2017) menemukan bahwa wanita yang tidur dengan lampu menyala memiliki risiko lebih tinggi mengalami kelebihan berat badan dibandingkan yang tidur dalam kondisi gelap. Efek ini dikaitkan dengan terganggunya ritme sirkadian yang mengatur pembakaran energi tubuh.
Tidak hanya berdampak pada orang dewasa, kebiasaan tidur dengan lampu menyala juga berbahaya bagi anak-anak. Riset dari American Academy of Pediatrics (2018) mengungkap bahwa anak yang tidur dalam kondisi terang cenderung mengalami gangguan tidur, mudah lelah, dan memiliki performa belajar yang lebih rendah akibat kualitas tidur yang buruk.
Di Indonesia, studi lokal yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (2020) menemukan bahwa mahasiswa yang tidur dengan pencahayaan kamar melebihi 10 lux mengalami penurunan kualitas tidur sebesar 35%, dengan keluhan paling umum berupa mimpi buruk, sulit fokus, dan kantuk di pagi hari.
Selain gangguan tidur dan metabolisme, tidur dengan lampu menyala juga berhubungan dengan peningkatan risiko kanker tertentu. Studi dari Harvard School of Public Health (2015) menemukan adanya korelasi antara paparan cahaya malam hari dengan risiko kanker payudara pada wanita. Hal ini diduga karena rendahnya kadar melatonin yang berfungsi sebagai antioksidan alami dan penghambat pertumbuhan sel kanker.
Melatonin sendiri bukan hanya hormon tidur, tetapi juga memiliki fungsi protektif terhadap sistem imun dan sel-sel tubuh. Ketika produksinya terganggu karena paparan cahaya, tubuh menjadi lebih rentan terhadap stres oksidatif dan peradangan. Akumulasi kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes.
Oleh karena itu, para ahli tidur menyarankan untuk mematikan semua sumber cahaya saat tidur malam. Bila tidak memungkinkan, gunakan lampu tidur dengan intensitas sangat rendah (di bawah 5 lux) dan warna kuning kemerahan, karena spektrum warna ini paling sedikit mengganggu sekresi melatonin. Hindari juga penggunaan gadget sebelum tidur karena layar memancarkan cahaya biru yang menekan hormon tidur.
Tidur dalam kegelapan total membantu tubuh mencapai fase tidur dalam yang optimal, memperbaiki jaringan, menyeimbangkan hormon, serta menjaga fungsi kognitif dan metabolik. Dengan kebiasaan sederhana seperti mematikan lampu, kita bisa mendapatkan tidur yang lebih berkualitas, energi yang lebih stabil, dan kesehatan yang lebih baik dalam jangka panjang. (*/TunasHijauID)


Lebih baik tidur dengan lampu mati. Menurut saya itu lebih nyaman dari pada tidur dengan lampu menyala. Karena saat malam hari juga tubuh melakukan detox, atau mengeluarkan racun dari tubuh saat tidur. Agar proses detox lebih maksimal lebih baik tidur dengan lampu mati.
🙋♀️: Mazida Shabrina Yasmin
🏫: SDN Wonokusumo 6 Surabaya
🔢: 728
📍: Proyek SERBUK(Serbuk Berproyek Horta)
Siapa sangka, kebiasaan sepele seperti tidur dengan lampu menyala ternyata bisa berdampak besar bagi kesehatan! ⚡😴 Artikel ini membuka mata bahwa kegelapan bukan hal yang menakutkan — justru sahabat terbaik tubuh untuk beristirahat dan memulihkan energi. 🌑✨
Dengan mematikan lampu, kita membantu hormon melatonin bekerja optimal, tidur jadi lebih nyenyak, dan tubuh pun lebih sehat. Yuk, mulai malam ini biasakan tidur dalam gelap agar esok bangun dengan tubuh segar dan pikiran cerah! 🌟💪
#TidurSehat #TanpaLampu #JagaRitmeTubuh #TunasHijauID
Wow mematikan lampu saat tidur tnyata mempunyai dampak yang sangat penting bagi kesehatan, membuat tidur lbh nyenyak dan juga bisa menghemat energi
Nama : Fatimah Nawal Rahman
Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
No. Peserta : 026
Pencapaian : 1.793,75 kg
Daur ulang sampah An Organik menjadi produk kerajinan
Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan
lebih baik menggunakan lampu mati karena bisa berdampak pada kenyamanan dan kesehatan mata
nama: Bara Ikmal Ghani
sekolah: SMP negeri 38 sby
nomor peserta: 601
proyek: mengolah sampah organik🌿
Dampak Buruk Tidur dengan Lampu Menyala
Dampak jangka panjang tidur dengan lampu menyala juga dapat berpengaruh terhadap metabolisme tubuh, mari membiasakan tidur dalam kegelapan total membantu tubuh mencapai fase tidur dalam yang optimal, memperbaiki jaringan, menyeimbangkan hormon, serta menjaga fungsi kognitif dan metabolik
Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..
Nama : Naysia Aqila Andriani
Sekolah : SDN Ngagelrejo3
No peserta: 428
Proyek budi daya sereh
proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh
🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_
Apakah teman-teman bisa merasakan ketika dibiasakan tidur dengan lampu mati sejak kecil, maka tidur akan semakin lelap.
Ayesha Medina
No Peserta 618
SDN SEMOLOWARU 1/261
Maggot bsf si Hewan Ajaib Sahabat Lingkungan
Artikel bermanfaat ,selain itu juga dapat menghemat listrik ya.
Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
No.Peserta: 218
Sekolah: SDN.Kalisari 2/513 Surabaya.
Proyek LH: Budidaya tanaman asem jawa dan produk minuman kesehatan tradisional sinom.
Salam Bumi Pasti Lestari!
Salam Zero Waste!
artikel bermanfaat, saya selalu mematikan lampu dan sebagai hemat energi juga
Nama: Keisya Azellia Putri
Sekolah: SMPN 38 Surabaya
Nomor Peserta: 1142
Judul Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
Penjelasan: Proyek ini bertujuan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan sekitar untuk menanam tanaman obat sambung nyawa. Tanaman ini bermanfaat untuk kesehatan dan bisa menjadi alternatif pengobatan alami. Proyek ini juga mengajak masyarakat peduli lingkungan melalui edukasi, daur ulang, dan kegiatan berkebun bersama. Saat ini, penanaman sudah dimulai di rumah dan sekolah, serta dibagikan ke lingkungan sekitar. Target ke depan adalah memperluas penanaman dan melibatkan lebih banyak orang, terutama anak muda, sebagai agen perubahan hijau.
Nama Gede Kesawa Desvananda Sasmita
No Peserta 595
Judul Proyek Biobox Maggot Solusi Daur Upang Sampah organik rumah tangga menjadi Emas Hitam
Kita Pun dapat menarik kesimpulannya bahwa Tubuh manusia itu Memiliki Mekanisme alami yaitu Jam Biologis yang mengatur Siklus Tidur dan bangun berdasarkan Cahaya dan jika kita Tidur dengan lampu Menyala maka kadar melatonin tubuh kita turun hingga 80% Lebih Rendah
Wah, informasi yg sangat bermanfaat krn menambah pengetahuan saya. Ternyata tidur dengan lampu mati/gelap itu lebih baik untuk kesehatan. Terima kasih Tunas Hijau sudah selalu memberikan wawasan yg luas✨️
Nama : Fathan Alby A
Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.
Halo sobat hijau 🌳
Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
Salam bumi, pasti lestari 🌱
Tenyata tidur dengan lampu menyala dapat mengganggu kualitas tidur, memicu masalah metabolisme seperti obesitas, meningkatkan risiko depresi, dan meningkatkan kemungkinan terkena penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan hipertensi. Terimakasih Tunas Hijau telah memberikan ilmu baru buat saya 🙏🙏🙏
Akifa Maulidya – 698
SDN Tandes Kidul 1
Budidaya organik tanaman kale
Tidur sesuai dengan kesehatan adalah tidur dalam kondisi lampu mati. Dalam kondisi ini tubuh melakukan metabolisme untuk mengatur ritme kerja tubuh, mengembalikan kondoso tubuh dan detoxifikasi semua racun dan zat- zat yanv merugikan dan merusak mekanisme badan.
nama : padizha nikeisyandria aisyzarra
sekolah : SMP N 4 Surabaya
judul proyek : BUMAZAA
“Tidur gelap bukan cuma bikin rileks, tapi juga bantu tubuh istirahat maksimal. Yuk biasakan tidur tanpa lampu demi kesehatan jangka panjang 💪🌙”
Nama:Messa eko putri
Sekolah:SDN Airlangga 1/198 Surabaya
Proyek:Budidaya Lidah buaya
saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan nomer urut 1382 dan proyek saya pengolahan sampah GALBOT sebagai kreasi furnitur dan fashion aksesoris
nah jadi lebih baik tidur pada saat posisi lampu kamar mati, tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tapi bermanfaat bagi lingkungan agar menghemat listrik