Naziya Putri Syafira Ajak SMPN 34 Surabaya Teruskan Gerakan Penghijauan

Aksi Tanam Pohon Bersama Putri Lingkungan Hidup 2025 Naziya Putri Syafira A. kembali digelar, Kamis (3/9/2026). Kali ini, aksi penanaman berlangsung di SMPN 34 Surabaya, Jalan Menganti Wiyung, Kelurahan Wiyung, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya.

Sebanyak 10 pohon, terdiri atas pohon bidara dan petai, ditanam dalam aksi tersebut. Pohon-pohon itu merupakan hasil budidaya Naziya selama mengikuti Program Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya.

Founder Tunas Hijau Mochamad Zamroni dan Kepala SMPN 34 Surabaya Wiwik Yulianti turut mendampingi aksi penanaman pohon yang dilakukan Naziya bersama para guru dan kader lingkungan hidup SMPN 34 Surabaya.

“Tolong pohon yang kita tanam ini disiram setiap hari, ya. Sebab, pohon-pohon ini masih belum bisa mengakses air di dalam tanah sendiri, terutama saat kemarau seperti sekarang. Kalau sudah tumbuh besar, lebih dari setahun setelah ditanam, pohon-pohon ini akan bisa tumbuh secara alami,” kata Naziya.

Pesan tersebut disanggupi para kader lingkungan hidup, pekebun, guru, kepala sekolah SMPN 34 Surabaya yang akan turut merawat pohon-pohon tersebut.

Wiwik Yulianti menyambut baik aksi tanam pohon di sekolahnya. Menurutnya, SMPN 34 Surabaya terus menggelorakan gerakan peduli lingkungan hidup, termasuk melalui program ketahanan pangan.

“SMPN 34 Surabaya terus menggelorakan gerakan peduli lingkungan hidup. Termasuk program ketahanan pangan,” kata Wiwik Yulianti.

Di kebun sekolah, sejumlah ayam petelur juga dipelihara. Selain itu, SMPN 34 Surabaya melakukan pengolahan sampah organik dengan memanfaatkan maggot Black Soldier Fly (BSF).

Bahkan, beberapa hari sebelumnya, SMPN 34 Surabaya meraih penghargaan ketahanan pangan tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Kami menjadi Juara II Festival Ketahanan Pangan Gugusdepan Pramuka se-Jawa Timur,” tambah Wiwik Yulianti.

Usai penanaman pohon, Naziya berbagi semangat penghijauan kepada ratusan siswa di masjid sekolah. Ia mengajak para siswa untuk terus melakukan penghijauan, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.

“Ayo, Kakak-Kakak, kita terus gelorakan penghijauan di sekolah, rumah, dan sekitar kita. Pepohonan bisa mencegah semakin memburuknya pemanasan global dan perubahan iklim,” tutur Naziya, yang juga merupakan siswa SDN Sawunggaling I Surabaya.

Penulis: Mochamad Zamroni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *