“Gerakan Sejuta Pohon: Dari Seremoni ke Aksi Berkelanjutan” Webinar Nasional Seri#277
Gerakan Sejuta Pohon kerap digaungkan sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, terutama dalam momentum hari-hari besar nasional maupun internasional. Ribuan bibit ditanam dalam satu hari, dihadiri pejabat, pelajar, komunitas, hingga relawan. Namun, tantangan sesungguhnya bukan terletak pada jumlah bibit yang ditanam, melainkan pada sejauh mana pohon-pohon tersebut dirawat dan tumbuh hingga memberikan manfaat ekologis nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Selama ini, sebagian kegiatan penanaman pohon masih berhenti pada seremoni. Dokumentasi ramai, tetapi pemantauan pascatanam sering terabaikan. Padahal, tingkat keberhasilan tumbuh pohon sangat ditentukan oleh pemilihan jenis tanaman yang sesuai, kesiapan lahan, serta komitmen perawatan jangka panjang. Tanpa perencanaan matang, penanaman massal justru berisiko menjadi simbol semu yang tidak berbanding lurus dengan perbaikan kualitas lingkungan.
Untuk mengubah gerakan ini menjadi aksi berkelanjutan, dibutuhkan keterlibatan multipihak secara konsisten. Sekolah, keluarga, komunitas, pemerintah, dan dunia usaha perlu mengambil peran sesuai kapasitasnya. Edukasi tentang perawatan pohon, adopsi tanaman, serta integrasi program penanaman dengan kebutuhan lokal—seperti konservasi air, pencegahan banjir, atau peningkatan ketahanan pangan—menjadi kunci agar setiap pohon yang ditanam memiliki tujuan dan dampak yang jelas.
Gerakan Sejuta Pohon sejatinya bukan tentang satu hari menanam, melainkan proses panjang merawat kehidupan. Ketika penanaman pohon diiringi dengan pemantauan, pelaporan, dan rasa memiliki dari masyarakat, maka gerakan ini dapat bertransformasi dari agenda simbolik menjadi investasi ekologis jangka panjang. Dari situlah, pohon-pohon yang tumbuh akan menjadi saksi nyata komitmen bersama dalam menjaga bumi untuk generasi hari ini dan masa depan.
—
Webinar Nasional Seri#277 “Gerakan Sejuta Pohon: Dari Seremoni Ke Aksi Berkelanjutan”
Tunas Hijau bersama Forum Kota Surabaya Sehat; Direktorat Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kementerian Kehutanan; Departemen Tanah Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Pemerintah Desa Wonocoyo Kabupaten Trenggalek dan CV Budi Luhur akan menyelenggarakan Webinar Nasional Seri#277 “Gerakan Sejuta Pohon: Dari Seremoni Ke Aksi Berkelanjutan” dalam rangka Hari Gerakan Sejuta Pohon.
Webinar nasional ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 17 Januari 2026 Pukul 12.00 – 15.00 WIB melalui Zoom dan Live Youtube “Tunas Hijau ID”
Narasumber:
1. Dr Ir. M. Saparis Soedarjanto, S.Si., M.T – Direktur Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kementerian Kehutanan
2. Prof. Cahyo Prayogo, SP., MP., Ph.D. – Guru Besar Departemen Tanah, Universitas Brawijaya
3. Eko Margono – Sekretaris Desa Wonocoyo Kabupaten Trenggalek, Juara II Wonderful Indonesia 2025 Desa Wisata Alam dan Desa Proklim
4. Leksono Wibowo – Praktisi dan Peneliti Mangrove
Moderator:
1. Princess Zelda Ilmiah — Putri 5 Lingkungan Hidup 2025, Eco Student (Junior) II of the Year 2025 dan Siswi SMPN 29 Surabaya
2. Dimas Abhiyasa Wibowo — Pangeran Lingkungan Hidup 2023 dan Siswa SMPN 1 Surabaya
Pendaftaran gratis melalui: https://bit.ly/gerakan-sejuta-pohon-2026
Setiap peserta terdaftar dan mengisi daftar hadir akan mendapatkan sertifikat
Narahubung: Nizamudin (085177470596-Chat WA)
Penulis: Mochamad Zamroni

