Hari Anak Nasional 2026: Memastikan Setiap Anak Indonesia Tumbuh Aman, Sehat, dan Bahagia
Hari Anak Nasional (HAN) 2026 (23 Juli) menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen dalam memenuhi hak-hak anak Indonesia. Anak bukan hanya generasi penerus, tetapi juga investasi terbesar bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Oleh karena itu, setiap anak berhak memperoleh perlindungan, pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang memadai, lingkungan yang aman, serta kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi terbaiknya.
Peringatan Hari Anak Nasional hendaknya tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi pengingat bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama: keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, hingga pemerintah.
Sepanjang tahun 2026, berbagai peristiwa yang melibatkan anak kembali menyita perhatian publik dan menjadi cermin bahwa masih banyak pekerjaan rumah dalam perlindungan anak. Salah satu kasus yang mengguncang masyarakat adalah terungkapnya dugaan kekerasan dan penelantaran di sebuah daycare di Yogyakarta.
Puluhan anak diduga mengalami kekerasan fisik maupun pengasuhan yang tidak layak, sementara ratusan anak lainnya harus menjalani pendampingan psikologis. Kasus ini mendorong evaluasi nasional terhadap sistem perizinan, pengawasan, serta standar pelayanan tempat penitipan anak di Indonesia.
Perhatian nasional juga tertuju pada semakin kuatnya perlindungan anak di ruang digital. Pemerintah pada tahun 2026 menetapkan kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai upaya melindungi mereka dari berbagai risiko, seperti perundungan siber, eksploitasi seksual, penipuan digital, kecanduan media sosial, hingga paparan konten yang tidak sesuai usia. Kebijakan tersebut memicu diskusi luas mengenai pentingnya literasi digital, pengawasan orang tua, dan tanggung jawab platform digital dalam menciptakan ruang daring yang lebih aman bagi anak-anak.
Kasus-kasus kekerasan seksual terhadap anak yang masih terus terjadi di berbagai daerah juga menjadi perhatian serius sepanjang tahun ini. Setiap peristiwa tersebut menunjukkan bahwa perlindungan anak harus diperkuat sejak lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.
Selain penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku, pendidikan mengenai perlindungan diri, keberanian melapor, serta sistem pendampingan bagi korban perlu terus ditingkatkan agar anak-anak merasa aman dan terlindungi.
Di sisi lain, keselamatan anak saat terjadi bencana juga menjadi isu penting. Indonesia sebagai negara yang berada di kawasan rawan gempa, banjir, letusan gunung api, dan berbagai bencana lainnya harus memastikan setiap sekolah memiliki kesiapsiagaan yang memadai.
Pengalaman berbagai kejadian bencana selama tahun 2026 kembali mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok rentan yang memerlukan perlindungan khusus, mulai dari kesiapan infrastruktur sekolah, pendidikan kebencanaan, hingga dukungan psikososial pascabencana.
Perlindungan anak juga berkaitan erat dengan kualitas pendidikan dan kesehatan. Anak-anak membutuhkan sekolah yang bebas dari perundungan, kekerasan, diskriminasi, dan intoleransi. Mereka juga berhak memperoleh gizi yang baik, layanan kesehatan yang mudah diakses, ruang bermain yang aman, udara yang bersih, serta lingkungan yang lestari. Semua aspek tersebut saling berkaitan dalam membentuk generasi yang sehat secara fisik, kuat secara mental, serta mampu menghadapi tantangan masa depan.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi anak Indonesia, banyak pula praktik baik yang memberikan harapan. Anak-anak binaan Tunas Hijau Indonesia telah membuktikan bahwa mereka mampu menjadi bagian dari solusi melalui berbagai proyek lingkungan hidup berkelanjutan.
Para Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 menginisiasi beragam aksi nyata, mulai dari Naziya Putri Syafira, Putri Lingkungan Hidup 2025 SD yang telah membudidaya lebih dari 8100 pohon bidara. Naziya juga menginisiasi Gerakan 1 Rumah 1 Bidara khususnya di RW 8 Perumahan Gunung Sari Indah Surabaya.
I Made Satria Dharma Wishnu, Pangeran Lingkungan Hidup 2025 SD lulusan SDN Ketabang I, yang kini siswa SMPN 6 Surabaya, juga telah mengolah lebih dari 22.000 kilogram sampah organik menjadi kompos. Wishnu juga mengolah bunga yang telah digunakan untuk sembahyang di Pura Kenjeran Surabaya menjadi lulur.
Padizha, Putri Lingkungan Hidup 2025 SMP, telah berhasil mengolah lebih dari 120 ton sampah organik untuk budidaya maggot BSF. Padizha juga mengembanga peternakan unggas dan lele di pekarangan belakang rumahnya di Jalan Pandegiling Surabaya. Harley Yodhaloka, Pangeran II Lingkungan Hidup 2025 telah membudidaya 33 ribu tanaman mangrove di Wonorejo dan menanamnya di pesisir timur Surabaya bersama sekolah-sekolah dan petani tambak sekitar. Sedangkan Sanggrama Rasio Al Warisyi, Pangeran II Lingkugan Hidup 2025 SD telah mengolah lebih dari 32 ton cangkang telur menjadi produk yang bermanfaat seperti minuman dan pupuk.
Berbagai inisiatif tersebut menunjukkan bahwa anak-anak bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan agen perubahan yang mampu menginspirasi keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Momentum Hari Anak Nasional 2026 juga mengajak masyarakat untuk lebih banyak mendengar suara anak. Anak perlu dilibatkan dalam berbagai kegiatan positif yang mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap lingkungan hidup. Ketika anak diberi ruang untuk berpendapat, berkreasi, dan berpartisipasi, mereka akan tumbuh menjadi warga negara yang bertanggung jawab, percaya diri, dan memiliki karakter kuat.
Mari jadikan Hari Anak Nasional 2026 sebagai titik penguat komitmen bersama untuk memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang menjadi korban kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, maupun pengabaian hak-haknya. Setiap anak berhak hidup dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, aman, sehat, dan membahagiakan. Karena masa depan Indonesia ditentukan oleh kualitas anak-anak yang kita lindungi, kita didik, dan kita cintai mulai hari ini. (Penulis: Mochamad Zamroni)


Assalamualaikum
Sy lavina Azizah
Dr SDN pacarkembang 1 Surabaya
No peserta 0382
Nama proyek budidaya serai
Bismillah dengan semangat dan konsisten kita semua bisa mewujudkan cinta lingkungan.
Semoga dengan adanya wadah seperti ini semoga semakin bnyak yang sadar dengan lingkungan.
Dan kunci cinta lingkungan itu dengan aksi yang nyata.
Semangat terus, wujudkan lingkungan bersih👍
Saya anak Indonesia berani mencoba hal-hal baru. Menjadi anak yang ceria, baik hati, dan bangga pada diri sendiri.
Dukung pendidikan anak agar kita siap memimpin bangsa di masa depan
Proyek : SIKUBU ( solusi inovatif kulit buah)
Aksi membuat ECO Enzym
No peserta : 1304
Sekolah: SDN Ngagelrejo III/398
National Children’s Day 2026: Ensuring Every Indonesian Child Grows Up Safe, Healthy, and Happy
July 23, 2026 at 5:22 am | TunasHijau | 486 Views | 0 Comments
National Children’s Day (HAN) 2026 (July 23) serves as a pivotal moment for all segments of the nation to strengthen their commitment to upholding the rights of Indonesian children. Children are not merely the next generation; they are the nation’s greatest investment on the path toward a “Golden Indonesia 2045.”
Therefore, every child has the right to protection, quality education, adequate healthcare, a safe environment, and equal opportunities to grow and develop to their fullest potential.
The observance of National Children’s Day should not be limited to an annual ceremony; rather, it should serve as a reminder that child protection is a shared responsibility involving families, schools, communities, the business sector, the media, and the government.
I hope to become part of a generation that is productive, caring, active—rejecting idleness—and globally minded
Name:Sanggrama Rasio Al Warisyi
Project:Utilization Eggshell waste for sustainable living
School:SMPN 6 Surabaya
Peringatan Hari Anak Nasional sebagai pengingat masih banyak anak-anak yang belum terlindungi dari sisi pendidikan karena masih ada anak-anak yang tidak bersemangat untuk berangkat sekolah.
Ezra Akbar “Eco Warrior JWS 1” siap beraksi untuk menyelamatkan bumi dengan eco enzyme.
Saya mengolah sampah organik seperti kulit nanas menjadi eco enzyme. Manfaat eco enzyme sangat banyak salah satunya untuk kesehatan. Eco enzyme bisa digunakan sebagai antiseptic dan desinfektan.
Sehat Jiwa Raga dengan eco enzyme.
Ezra Akbar Ulumuddin
SDN Jemurwonosari 1 Surabaya
Nomor Peserta 057
National Children’s Day (HAN) 2026 (July 23) is an important momentum for all elements of the nation to strengthen their commitment to fulfilling the rights of Indonesian children…..
Alhamdulillah dengan memiliki project ini kita tidak adanya mendapatkan hak kita namun dapat menjalankan kewajiban kita sebagai anak dengan belajar dan berkembang…
Semoga di momentum HAN bukan hanya momentum biasa namun dapat menjadikan hari dimana seluruh orang terhadap bahwa nak memiliki haknya masing-masing…🫶
🧕Princess Zelda Ilmiah
🏫SMPN 29 Surabaya
📌Processing Organic Waste To Support Food Security
Hari Anak Nasional 2026: Memastikan Setiap Anak Indonesia Tumbuh Aman, Sehat, dan Bahagia
setiap anak berhak memperoleh perlindungan, pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang memadai, lingkungan yang aman, serta kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi terbaiknya.
🌿✨ PROYEK: SERASIKU (Sereh Asri Inspirasi Kreativitas Usaha) ✨🌿
🪴 Aksi Menanam Bibit Sereh
👧 Nama:Naysia Aqila Andriani
🆔 No. Peserta:1298
🏫 Sekolah:SDN Ngagelrejo III/398
🌿 Proyek:SERASIKU (Sereh Asri Inspirasi Kreativitas Usaha)
“Satu langkah kecil hari ini, sejuta manfaat untuk bumi di masa depan.”🌱💚
Nama : Diandra Melody Letya Finauri
Sekolah : SDN Kalisari II Surabaya
No Peserta : 122
Proyek : Budi Daya Timun Giok Putri
Saya sangat bangga menjadi anak Indonesia. Saya tidak boleh malas agar kelak mampu menjadi generasi penerus bangsa yang sejati. Saya adalah salah satu peserta pangput dengan proyek menanam timun giok putri, dan sekarang sudah ada sekitar 50 tanaman saya budi dayakan. Keikutsertaan saya dalam kegiatan PangPut tahun 2026 ini, kiranya bisa membentuk saya menjadi pribadi yang produktif, anti rebahan, peduli dan mendunia. Semangat selalu sobat hijau….!
Nama : Diandra Melody Letya Finauri
Sekolah : SDN Kalisari II Surabaya
No Peserta : 122
Proyek : Budi Daya Timun Giok Putri
Saya sangat bangga menjadi anak Indonesia. Saya tidak boleh malas agar kelak mampu menjadi generasi penerus bangsa yang sejati. Saya adalah salah satu peserta pangput dengan proyek menanam timun giok putri, dan sekarang sudah ada sekitar 50 tanaman saya budi dayakan. Keikutsertaan saya dalam kegiatan PangPut tahun 2026 ini, kiranya bisa membentuk saya menjadi pribadi yang produktif, anti rebahan, peduli dan mendunia. Semangat selalu sobat hijau….!
Peringatan Hari Anak menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pemenuhan hak anak untuk memastikan setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali, memperoleh hak yang sama untuk tumbuh, belajar, bermain, dan berkembang secara optimal. Melalui kolaborasi berbagai sektor, kita harus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
👧Nama: Davina Shirin Andini
🏫 SDN Kejawan Putih I/243,
✨ proyek ”Eco Enzym”
Selamat hari anak nasional 2026! Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dari kekerasan, menjaga pemenuhan gizi agar sehat dan memberikan ruang bagi mereka untuk tumbuh dengan bahagia. Anak anak adalah masa depan kita
Nama :Kevin emilio al irzan
No urut :0687
Proyek :pandora(pandan alami, ramah dan alami)
Dari :SDN ngagel rejo 3 surabaya
Saya anak Indonesia berani mencoba hal-hal baru. Menjadi anak yang ceria, baik hati, dan bangga pada diri sendiri.
Dukung pendidikan anak agar kita siap memimpin bangsa di masa depan
Proyek : SIKUBU ( solusi inovatif kulit buah)
Aksi membuat ECO Enzym
No peserta : 1304
Sekolah: SDN Ngagelrejo III/398
Semoga Hari Anak Nasional 2026 sebagai titik penguat komitmen bersama untuk memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang menjadi korban kekerasan , diskriminasi dan mendapatkan perlindungan hukum yg memadai .
Nama : Nizam Nakhla hartono
No.peserta : 0697
Sekolah : SDN NGAGELREJO III/398
proyek : KOMPAS(kompos pasar sehat)
Peringatan Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa Indonesia dalam menjamin pemenuhan hak-hak anak. Peringatan ini tidak hanya dijadikan sebagai peringatan tahunan saja, tetapi juga menciptakan lingkungan yang harmonis, sehat, inklusif dan aman bagi anak.
Di tahun 2026 ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) telah menerbitkan Pedoman Hari Anak Nasional yang memuat sejarah, tema, logo, hingga tujuan penyelenggaraan HAN ke-42. Peringatan tahun ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa.
Dirujuk dari Pedoman Hari Anak Nasional 2026 terbitan KemenPPPA, Hari anak Nasional berawal dari perhatian pemerintah ketika sadar bahwa kesejahteraan perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa adalah urusan penting. Anak juga memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Indonesia sehingga perlu memperoleh kesempatan yang luas untuk tumbuh dan berkembang secara wajar, baik secara fisik, mental dan sosial.
Selamat Hari Anak Nasional 2026 Sobat HIjau Semuanya …
Nayla Thalita Azzahra
SMPN 4 Sby
No Peserta : 1358
Judul Proyek : Lidah Buaya untuk Riset dan Lingkungan ( LIBURAN )
merupakan proyek budidaya lidah buaya yang tidak hanya bermanfaan untuk lingkungan namun juga bernilai ekonomis
Selamat Hari Anak Nasional 2026
Sebagai Anak kita adalah calon genarasi masa depan, yang akan membangun bangsa dan negara.
dengan ikut pemilihan putri lingkungan hidup 2026 itu cara saya untuk memulai belajar sesuatu yang bermanfaat untuk bangsa negara dan bumi ini.
Nama : Divya Chandra Nareswari
Kls : 5 SD
Sekolah : SDN Bendul Merisi 408
No Peseta : 0044
Proyek Saya : Bu Jempol (Budidaya Jahe Mandiri Produktif) jahe yang mudah di tanam serta bahannya ada didapur Ibu, mempunyai manfaat untuk kesehatan. Ayoo menanam jahe..
hari anak nasional sangat ditunggu-tunggu oleh banyak anak-anak karena mereka semua memperingati hari anak nasional tulus,sadar,peduli,beraksi,🌱🌳
Proyek saya adalah didayaKemang(budidaya kemangi)
Saya dari SDI AL-Azhar kelapa gading surabaya
Hari Anak Nasional (HAN) 2026 (23 Juli) menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen dalam memenuhi hak-hak anak Indonesia. Anak bukan hanya generasi penerus, tetapi juga investasi terbesar bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Nama: Adiba Nayla Azzahra
Sekolah: SDI Al Azhar Kelapa Gading Surabaya
Proyek: budidaya Rosella dan telang
(Burosellagalang)
Hari Anak Nasional (HAN) adalah momen krusial untuk mengingatkan kita bahwa menjamin masa depan anak-anak berarti wajib menjaga kelestarian lingkungan tempat mereka tumbuh.
Merusak alam hari ini berarti merampas hak hidup layak bagi generasi penerus.
Setiap anak berhak menghirup udara bersih dan bermain di alam yang asri.
membentuk generasi yang peduli dan bertanggung jawab.
Warisan terbaik untuk anak cucu bukanlah harta, melainkan bumi yang tetap hijau dan layak huni.
Rayakan Hari Anak Nasional dengan menanam pohon bersama, menumbuhkan jiwa peduli sejak dini
Nama : Azzahra Septialika Dewi
No peserta: 1304
Sekolah: SDN Ngagelrejo III
Judul proyek: SIKUBU (solusi inovatif kulit buah)
“Hari Anak Nasional 2026: Memastikan Setiap Anak Indonesia Tumbuh Aman, Sehat, dan Bahagia”* 🌿👧🧒
Selamat Hari Anak Nasional 2026! Terima kasih TUNAS HIJAU atas kampanye dan edukasinya. Anak yang aman, sehat, dan bahagia adalah fondasi Indonesia Emas 2045. Keamanan berarti bebas dari kekerasan dan perundungan. Sehat berarti gizi baik dan lingkungan bersih. Bahagia berarti punya ruang bermain dan berekspresi. Semoga program-program TUNAS HIJAU terus menjangkau anak-anak hingga pelosok agar tidak ada anak yang tertinggal.
Nama : Andra Devaro kadang
No peserta : 0685
Sekolah : SDN NGAGEL REJO III / 398 Surabaya
Proyek : SI PERIANG (Solusi inovatif pemanfaatan air Leri dan kulit bawang)
Mengurangi limbah sampah dan melindungi lingkungan 🌍🌱🌿
Hari Anak Nasional (HAN) adalah momen krusial untuk mengingatkan kita bahwa menjamin masa depan anak-anak berarti wajib menjaga kelestarian lingkungan tempat mereka tumbuh.
Merusak alam hari ini berarti merampas hak hidup layak bagi generasi penerus.
Setiap anak berhak menghirup udara bersih dan bermain di alam yang asri.
membentuk generasi yang peduli dan bertanggung jawab.
Warisan terbaik untuk anak cucu bukanlah harta, melainkan bumi yang tetap hijau dan layak huni.
Rayakan Hari Anak Nasional dengan menanam pohon bersama, menumbuhkan jiwa peduli sejak dini
Nama : Azzahra Septialika Dewi
No peserta: 1304
Sekolah: SDN Ngagelrejo III
Judul proyek: SIKUBU (solusi inovatif kulit buah)
Hi Taka friends, Namaku Christopher Nathan T dari SMP Kr. Petra 1.
Hari Anak Nasional adalah suatu momentum yang untuk memperkuat, menyadarkan, dan meningkatkan rasa peduli untuk anak-anak agar mendapatkan hak untuk pendidikan yang berkualitas, pelindungan, dan layanan kesehatan dan hal seperti fasilitas yang baik. Agar setiap anak dapat kesempatan untuk bertumbuh dan berkembang dengan yang baik dan dapat membantu masa depan Indonesia.
Projekku bernama Takakura For Green Living
Pengomposan Takakura adalah cara gampang, cepat, dan ramah lingkungan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat sekali. Metode ini dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA, menyuburkan tanah, dan membantu tanaman tumbuh lebih baik.
Takakura juga gampang dibuat, murah, tidak menimbulkan bau yang menyengat, dan cocok digunakan di rumah, sekolah, dan banyak tempat.
Dengan menggunakan metode ini, kita dapat mengelola sampah dengan lebih baik sekaligus ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Hi Taka friends🍀🍀, Namaku Christopher Nathan T dari SMP Kr. Petra 1. Nomor peserta 0271
Hari Anak Nasional adalah suatu momentum yang untuk memperkuat, menyadarkan, dan meningkatkan rasa peduli untuk anak-anak agar mendapatkan hak untuk pendidikan yang berkualitas, pelindungan, dan layanan kesehatan dan hal seperti fasilitas yang baik. Agar setiap anak dapat kesempatan untuk bertumbuh dan berkembang dengan yang baik dan dapat membantu masa depan Indonesia.
Projekku bernama Takakura For Green Living
Pengomposan Takakura adalah cara gampang, cepat, dan ramah lingkungan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat sekali. Metode ini dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA, menyuburkan tanah, dan membantu tanaman tumbuh lebih baik.
Takakura juga gampang dibuat, murah, tidak menimbulkan bau yang menyengat, dan cocok digunakan di rumah, sekolah, dan banyak tempat.
Dengan menggunakan metode ini, kita dapat mengelola sampah dengan lebih baik sekaligus ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Seriap anak memili mimpi dan cita – cita yang indah dalam hidupnya.
Cukup temani dan dampingi serta dukung dengan hati hingga anak² menjadi orang yang hebat.
Jangan memaksa kan apa yang menjadi kehendak orang tua, karena seorang memiliki mimpi yang indah dalam hidup nya
Nama : Arsyanendra Reynand Alghani
Nomor : 0217
Sekolah : SDN Pakis VIII Surabaya
Proyek : Trash For Future ” Mengubah Sampah Menjadi Harapan”
Hari anak mnjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan, perlindungan, dan kesempatan untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Semoga semakin banyak pihak yang peduli dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak dan mendukung tumbuh kembang mereka.
Nama : Kenzi Syahira Putri
Sekolah : SMPN 33 Surabaya
Proyek : Pemanfaatan Cangkang Telur menjadi Kalsium tambahan pada Pakan Ternak
Nomor Peserta : 0974
saat ini saya sedang mengembangkan proyek lingkungan berupa pemanfaatan limbah cangkang telur sebagai sumber kalsium untuk pakan ayam dan lele. melalui proyek ini, saya ingin mengurangi limbah organik rumah tangga sekaligus memberikan manfaat bagi peternakan. Semoga semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan mulai memanfaatkan limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Sukses selalu untuk Tunas Hijau, semoga terus menghadirkan konten edukatif yang menginspirasi. 🌱🌎
Nama : Khaira Tyza Putri Rahimsyah
Asal Sekolah : SMPN 39 Surabaya
No Peserta : 1058
Proyek : #SobatLarva
Haalloo Sobat Hijau! 🌱💚
Menurut saya, Hari Anak Nasional bukan hanya tentang merayakan anak-anak, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan ruang yang aman untuk belajar, berkembang, berpendapat, dan mewujudkan cita-citanya. Yang menarik dari artikel ini adalah adanya hubungan antara perlindungan anak dan kepedulian terhadap lingkungan. Anak yang tumbuh di lingkungan yang aman dan sehat akan memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang menjadi generasi yang peduli terhadap sesama dan alam. Karena itu, menciptakan masa depan yang baik bagi anak berarti juga menjaga lingkungan tempat mereka tumbuh. Mari kita jadikan HAN 2026 sebagai momentum untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, ramah bagi semua, dan berkelanjutan bagi generasi berikutnya. 🌏✨
Salam Bumi, Pasti Lestari!
— Khaira Tyza Putri Rahimsyah | SMPN 39 Surabaya
Nama: Nadia Putri Angeli
Asal Sekolah: SMP Negeri 28 Surabaya Proyek: DAKARA (Daun Kering Tiada Tara) menjadi Briket Bio-Arang
Hari Anak Nasional mengingatkan bahwa anak bukan hanya generasi penerus, tetapi juga agen perubahan yang dapat berkontribusi untuk lingkungan. 🌱👧🏻 Melalui proyek DAKARA (Daun Kering Tiada Tara), saya berupaya mengolah daun kering menjadi Briket Bio-Arang sebagai energi alternatif sekaligus mengurangi sampah organik. Semoga semakin banyak anak berani berkarya dan menjadi bagian dari perubahan menuju Indonesia yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan. 💚🌏✨
Nama: Mikhaela
No.peserta: 0940
Sekolah: SMPN 29 Surabaya
Proyek: Budidaya tanaman asem dan pandan
Kegiatan ini bermanfaat bagi orang tua dan kita untuk saling menyayangi dan menghormati
Nama: Mikhaela
No.peserta: 0940
Sekolah: SMPN 29 Surabaya
Proyek: Budidaya tanaman asem dan pandan.
Kegiatan ini bermanfaat bagi orang tua dan kita untuk saling menyayangi dan menghormati
Menurut pendapat saya, artikel ini tidak hanya memberi informasi, tetapi juga mengajak pembaca untuk lebih peduli kepada anak-anak. Saya berharap semakin banyak anak yang diberi kesempatan untuk mengembangkan bakatnya dan ikut menjaga lingkungan, sehingga mereka bisa menjadi generasi yang membanggakan Indonesia.
Nama: Attiya Tul Qudoos Mahdiyah
Asal Sekolah: SMP Negeri 26 Surabaya
No. peserta : 898
Menurut saya, artikel ini sangat bermanfaat karena mengingatkan kita bahwa setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pendidikan, dan lingkungan yang aman. Saya juga setuju bahwa Hari Anak Nasional tidak boleh hanya menjadi perayaan, tetapi harus menjadi pengingat bagi semua orang untuk menjaga dan memenuhi hak-hak anak.
Bagian yang paling menarik bagi saya adalah kisah anak-anak yang peduli terhadap lingkungan. Mereka membuktikan bahwa meskipun masih berusia muda, mereka mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Hal tersebut membuat saya semakin termotivasi untuk ikut menjaga lingkungan dan melakukan hal-hal baik mulai dari sekarang. Semoga semakin banyak anak Indonesia yang bisa tumbuh dengan aman, percaya diri, dan menjadi generasi yang membanggakan bangsa.
Semoga hari anak bukan hanya menjadi momentum untuk dirayakan saja, tapi lebih memahami hak2 anak untuk mendapatkan perlindungan Dan kasih sayang untuk bisa berkembang semakin baik..
Nama: Alesheea farzana nayyara
Asal sekolah : SDN SEMOLOWARINI/261 SURABAYA
Proyek : pengolahan limbah minyak jelantah (PELITA)
No. Peserta : 424
#pangeranputrilingkunganhidup2026
#Alesheea_Farzana_Nayyara_SDN_Semolowaru_1
#pangeranputrilh2026sd_Alesheea_Farzana_Nayyara
#pangeranputrilh2026sd_0424
Assalamualaikum wr.wb, halo sobat hijau, perkenalkan nama saya Kayla Fatiyatu Zahra Ardani dari SMPN 54 Surabaya, dengan judul proyek Pemanfaatan Sampah Non-organik menjadi Beautiful Craft.
Peringatan hari anak ini akan menjadi penyemangat anak anak dan semoga perlindungan untuk anak anak meningkat
Nama : Shanum Farzana Althaf
Asal sekolah : SDN Kandangan 3/621 Surabaya
Proyek : Menanam Hidroponik Sehat Tanpa Tanah, Panen Gizi Melimpah Pada Lahan Yang Sempit
Momentum Hari Anak Nasional 2026 juga mengajak masyarakat untuk lebih banyak mendengar suara anak. Anak perlu dilibatkan dalam berbagai kegiatan positif yang mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap lingkungan hidup
Dengan Adanya Peringatan Hari Anak Nasional. Kita diingatkan selalu bahwa anak anak mempunyai hak untuk dilindungi, mendapatkan pendidikan , berpendapat, mendapatkan kehidupan yang layak , jauh dari tindakan kekerasan.
Sehingga generasi generasi emas bangsa bisa menjadi pemimpin yang handal untuk membawa kemajuan Indonesia
Dengan adanya hari anak, anak anak merasa senang dan di cintai serta diperhatikan, lebih dekat dengan anak, anak menjadi lebih care lebih terbuka dan lebih berani.
From
Regitha novita azzahra
Sdn pacarkeling 1 sby
Nomer peserta 374
Judul proyek mengolah cangkang telur /pukcanglor pupuk cangkang telor
Hari anak nasional adalah momen dimana anak tidak hanya di rayakan. Tp harus di pastikan keamanan,kenyamanan dan kebahagiaannya.
Ayshava Berliani Al Hakim
SDN Kebonsari 1 Surabaya
Judul Proyek pengolahan sampah botol plastik ” tabung pohon”
Selamat Hari Anak Nasional 2026.
Bangga sebagai Anak Indonesia
Berharap semua sanak Indonesia mendapatkan gak dan kewajibannya sebagaimana mustinya.
Dengan kerjasama semua lapisan masyarakat bisa mewujudkan anak sehat anak Indonesia.
Salam Bumi Pasti Lestari
Marshall Dastan PR
SMP Negeri 1 Surabaya
Project : KOMANDAN
NO PESERTA : 289
Hari anak nasional bukan hanya untuk di rayakan. Tapi lebih ke bagaimana mengupayakan masa depan anak yg aman dan bahagia
Ayshava Berliani Al Hakim
SDN Kebonsari 1 Surabaya
Judul Proyek pengolahan sampah botol plastik ” tabung pohon”
Hari anak nasional bukan hanya untuk dirayakan tapi lebih bagaimana membuat anak aman nyaman dan bahagia.
Ayshava berliani al hakim
SDN Kebonsari 1 Surabaya
Judul proyek pengolahan sampah botol plastik ” tabung pohon”
Azkayra Safiratul Azqia
SDN Kandangan 1/121 Surabaya
“Potensi Bayam Malabar sebagai Sumber Pangan Strategis di Wilayah Perkotaan Berlahan Sempit”
Hari Anak Nasional mengingatkan kita semua untuk selalu menyayangi anak-anak, namun tidak hanya sekedar momen sekali dalam setahun. Melalui artikel ini kita diajak untuk menciptakan lingkungan yang aman, ceria, dan penuh kasih sayang setiap waktu agar setiap anak bisa tumbuh menjadi orang yang hebat dan mandiri.
Nama : Fushshilatul Badi’
Asal Sekolah : SDN MARGOREJO VI/524 SURABAYA
Judul Proyek : Sulap Sampah Organik Jadi Manfaat
Artikel ini sangat menginspirasi dan membukakan mata kita bahwa anak-anak memiliki potensi luar biasa untuk menjadi agen perubahan (agent of change). Merekah bukan sekadar penonton, melainkan pelaku utama dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan.
Aksi nyata teman-teman Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025—mulai dari budidaya puluhan ribu bibit bidara, pengolahan puluhan ton sampah organik, hingga penanaman belasan ribu pohon mangrove—menjadi bukti konkret bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil di sekitar kita.
Melalui proyek saya, “Sulap Sampah Organik Jadi Manfaat”, saya merasa sangat terhubung dengan semangat yang diusung dalam artikel ini. Pengolahan sampah organik bukan hanya sekadar menguraikan limbah rumah tangga, melainkan langkah nyata untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) dan menciptakan produk yang bernilai guna bagi masyarakat.
Momentum Hari Anak Nasional 2026 ini memberikan ruang yang sangat berarti bagi kami untuk bersuara, berkreasi, dan berkontribusi. Semoga aksi ini tidak hanya berhenti pada ajang kompetisi, tetapi dapat terus menular dan menginspirasi seluruh siswa di Kota Surabaya dan Indonesia untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan sehat.
Mari kita buktikan bahwa anak Indonesia mampu menjaga bumi! 🌿✨
#tunashijauid
#seleksi1pangputlh2026
#pangputlh2026
#SDN_Margorejo_VI_Surabaya_Fushshilatul_Badi’
#pangeranputrilh2026sd atau #pangeranputrilh2026smp
Nama : Fushshilatul Badi’
Asal Sekolah : SDN MARGOREJO VI SURABAYA
Judul Proyek : Sulap Sampah Organik Jadi Manfaat
Artikel ini sangat menginspirasi dan membukakan mata kita bahwa anak-anak memiliki potensi luar biasa untuk menjadi agen perubahan (agent of change). Merekah bukan sekadar penonton, melainkan pelaku utama dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan.
Aksi nyata teman-teman Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025—mulai dari budidaya puluhan ribu bibit bidara, pengolahan puluhan ton sampah organik, hingga penanaman belasan ribu pohon mangrove—menjadi bukti konkret bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil di sekitar kita.
Melalui proyek saya, “Sulap Sampah Organik Jadi Manfaat”, saya merasa sangat terhubung dengan semangat yang diusung dalam artikel ini. Pengolahan sampah organik bukan hanya sekadar menguraikan limbah rumah tangga, melainkan langkah nyata untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) dan menciptakan produk yang bernilai guna bagi masyarakat.
Momentum Hari Anak Nasional 2026 ini memberikan ruang yang sangat berarti bagi kami untuk bersuara, berkreasi, dan berkontribusi. Semoga aksi ini tidak hanya berhenti pada ajang kompetisi, tetapi dapat terus menular dan menginspirasi seluruh siswa di Kota Surabaya dan Indonesia untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan sehat.
Mari kita buktikan bahwa anak Indonesia mampu menjaga bumi! 🌿✨
#tunashijauid
#seleksi1pangputlh2026
#pangputlh2026
#SDN_Margorejo_VI_Surabaya_Fushshilatul_Badi’
#pangeranputrilh2026sd atau #pangeranputrilh2026smp
🔥🔥🔥
Hari Anak Nasional mengingatkan saya bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, bahagia, dan mendapatkan kesempatan mengembangkan potensi terbaiknya. Perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua atau pemerintah, tetapi juga sekolah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen bangsa. Ketika semua pihak bekerja sama, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas.
Saya juga merasa bangga karena dalam artikel ini ditunjukkan bahwa anak-anak Indonesia mampu menjadi bagian dari solusi melalui berbagai aksi nyata. Hal tersebut membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Ketika anak diberi kepercayaan, pendampingan, dan kesempatan, mereka dapat menjadi agen perubahan yang menginspirasi banyak orang.
Hari Anak Nasional bukan hanya momen untuk merayakan anak-anak, tetapi juga untuk memperkuat komitmen dalam memenuhi hak-hak mereka. Saya berharap semakin banyak anak Indonesia yang memperoleh pendidikan berkualitas, terlindungi dari kekerasan dan perundungan, memiliki lingkungan yang bersih dan sehat, serta didorong untuk berkontribusi melalui inovasi dan aksi nyata demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
Nama: Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto
Sekolah: SMP Negeri 1 Surabaya
No. Urut: 285
Proyek: Mangrove Warrior dan EcoGeniuz Pillow
Nama: Arroyan Quinsha Zahwa
Asal sekolah: SMPN 19 Surabaya
Proyek lingkungan: RECAP! (Recycle the Cap!)
Proyek lingkungan yang saya kembangkan yaitu RECAP! Singkatan dari Recycle The Cap. Yaitu sebuah inisiatif saya untuk mengolah sampah plastik berjenis HDPE & PP khususnya pada tutup botol plastik, menjadi berbagai produk baru yang bermanfaat dengan cara dilelehkan & dibentuk ulang.
🌱Salam Bumi, Pasti Lestari!🌱
Nama: Jasmine Kanaya Almeera
Sekolah: SDN Kedungdoro 4
No Peserta: 1342
Judul Proyek: Pengolahan Daun Kelor menjadi Puding Sehat.
Selamat Hari Anak Nasional 🥰 mari wujudkan lingkungan yg aman dan menyenangkan untuk anak2 tumbuh & berkembang..
Anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa yang akan mengisi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 perlu dibekali dan dilindungi dari hal-hal buruk yang bisa merusak masa depan mereka. Untuk itu perlu diperhatikan agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dengan membekali mereka berbagai pengetahuan, ketrampilan dan kreativitas sehingga mereka memiliki kemampuan, kepedulian sosial, kemandirian, percaya diri, serta karakteristik yang kuat sehingga mereka dapat tumbuh menjadi anak Indonesia yang sehat, cerdas dan mampu menghadapi tantangan dan mengisi pembangunan negara Indonesia.
Muhammad fajrul mubarok, SDN Kejawan Putih I/243, proyek “budidaya aloevera untuk sekolah hijau”
Kebahagiaan anak kerap kali terabaikan dalam sistem pendidikan atau pola asuh yang terlalu berfokus pada capaian akademis semata. Memastikan anak tetap memiliki ruang untuk bermain, berkreasi, dan mengekspresikan diri secara bebas adalah kunci pembentukan karakter yang tangguh dan penuh kasih.
Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Mari menciptakan lingkungan yang aman, sehat, nyaman, dan penuh kasih agar setiap anak dapat tumbuh bahagia dan berkembang dengan baik. 🌱✨
Nama: Nadia Hibatillah Amalia
No. Peserta: 0112
Asal Sekolah: SDN Jemurwonosari I Surabaya
Judul Proyek: Cangkang Telur
Nama: Amritha Hafsah Rheva Ramadhina
No. Peserta: 002
Sekolah: SD Al Uswah 2 Surabaya
Proyek: PELITA OBAT (Pengelola Limbah Tangguh Obat Keluarga)
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi pengingat berharga bagi kita semua bahwa memastikan setiap anak Indonesia tumbuh aman, sehat, dan bahagia berawal dari tersedianya lingkungan hidup yang bersih dan bebas dari bahaya cemaran zat beracun.
Komitmen menciptakan ruang tumbuh yang sehat dan aman bagi anak-anak ini sangat sejalan dengan perjuangan saya melalui proyek PELITA OBAT. Anak-anak sering kali menjadi kelompok yang paling rentan terhadap risiko bahaya limbah kimia obat kedaluwarsa atau obat bekas yang tidak disimpan dan dikelola dengan benar di rumah tangga, baik karena risiko tertelan tanpa sengaja maupun akibat pencemaran residu obat ke tanah dan air tempat anak bermain. Melalui proyek ini, saya berkomitmen untuk terus mengedukasi keluarga dan masyarakat agar disiplin memilah, mengamankan, serta mengelola limbah obat keluarga dengan tepat demi mewujudkan lingkungan ramah anak yang sehat, higienis, dan aman dari bahaya racun kimia.
Selamat Hari Anak Nasional 2026! Mari penuhi hak anak untuk tumbuh sehat di atas bumi yang lestari dan bebas limbah berbahaya!
Salam Bumi, Pasti Lestari! 🌿✨