Investasi Hijau dan Gerakan Tobat Ekologis, Menteri Jumhur Ajak Dunia Usaha Percepat Pemulihan Lingkungan
Pemulihan lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dunia usaha, masyarakat, akademisi, media, hingga seluruh elemen bangsa perlu bergandengan tangan melalui aksi nyata, mulai dari investasi hijau hingga rehabilitasi ekosistem.
Semangat inilah yang kembali ditegaskan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, saat melakukan penanaman mangrove di Desa Labuhan Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Selasa (7/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Jumhur mengajak seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam memulihkan lingkungan melalui investasi hijau sebagai bagian dari gerakan pertobatan ekologis. Upaya ini sekaligus mendukung target nasional penanaman dua miliar pohon menuju Indonesia Asri.
Menurut Menteri Jumhur, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, media, dan seluruh elemen bangsa.
“Melalui semangat tobat ekologis dan sinergi biru, kita bersama-sama membangun Indonesia yang lebih ASRI, bersih, dan lebih tangguh menghadapi perubahan iklim,” kata Menteri Jumhur.
Ia menjelaskan bahwa gerakan penanaman mangrove merupakan bagian dari pertobatan ekologis nasional sebagai refleksi atas berbagai aktivitas manusia yang selama ini kurang memperhatikan kelestarian lingkungan.
“Kegiatan mangrove dan menanam rupa-rupa tanaman merupakan bagian dari pertobatan ekologis nasional. Secara tidak langsung pertobatan kita kepada Tuhan atas langkah-langkah atau kerja yang sering kali mengabaikan lingkungan,” ujar Menteri Jumhur.
Indonesia memiliki sekitar 23 persen ekosistem mangrove dunia yang berfungsi sebagai benteng alami kawasan pesisir dari abrasi, gelombang tinggi, dan intrusi air laut. Selain itu, mangrove merupakan penyerap karbon biru (blue carbon) yang mampu menyimpan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan hutan daratan. Di Provinsi Nusa Tenggara Barat, rehabilitasi mangrove telah dilakukan pada sekitar 473 hektare yang tersebar di 12 lokasi.
Menteri Jumhur berharap rehabilitasi mangrove di Labuhan Alas dapat menjadi contoh keberhasilan pemulihan ekosistem berbasis kolaborasi yang dapat diterapkan di berbagai daerah.
“Saya berharap kegiatan rehabilitasi mangrove di Labuhan Alas menjadi contoh keberhasilan pemulihan ekosistem berbasis kolaborasi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia terhadap aksi iklim global dan pembangunan berkelanjutan,” tuturnya.
Selain itu, Menteri Jumhur mengimbau dunia usaha agar tidak ragu mengalokasikan sebagian sumber daya perusahaan untuk mendukung pemulihan lingkungan.
“Saya mengimbau kepada seluruh pelaku usaha dan sektor swasta lainnya di Indonesia untuk mengikuti jejak baik ini. Jangan ragu untuk menginvestasikan sebagian sumber daya perusahaan Anda bagi pemulihan lingkungan,” ujarnya.
Menurut Menteri Jumhur, kerusakan lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif sehingga upaya pemulihannya juga harus dilakukan secara bersama-sama. Ia meyakini bahwa gerakan menanam pohon akan membangun kesadaran baru untuk menjaga hutan dan lingkungan.
“Ini merupakan bagian dari pertobatan ekologis nasional. Karena kalau kita sudah menanam pohon maka pasti tidak mau besok kita merusak hutan lagi. Bahkan jadinya kita mau menanam, menanam, dan menanam pohon terus,” pungkas Menteri Jumhur.


Menurut saya, ajakan untuk berinvestasi hijau dan menerapkan gerakan tobat ekologis merupakan langkah yang sangat baik. Dengan melibatkan dunia usaha, upaya pemulihan lingkungan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Support.
Salam dari saya (Marista)
Salam Bumi Pasti Lestari 🌍🌱💪🏻
😄
Mari kita dukung Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat dengan aksi nyata melalukan pemulihan lingkungan mulai dari lingkungan kecil sekitar rumah.
Ezra Akbar “Eco Warrior JWS 1” siap beraksi untuk menyelamatkan bumi dengan eco enzyme.
Saya mengolah sampah organik seperti kulit nanas menjadi eco enzyme. Manfaat eco enzyme sangat banyak salah satunya untuk kesehatan. Eco enzyme bisa digunakan sebagai antiseptic dan desinfektan.
Sehat Jiwa Raga dengan eco enzyme.
Ezra Akbar Ulumuddin
SDN Jemurwonosari 1 Surabaya
Aksi nyata yang patut diacungi jempol. Semoga bisa terus menginspirasi lebih banyak orang ya! Semangat!
Proyek saya mengolah cangkang telur dari dapur juga semoga menginspirasi teman-teman semua.
Gibran Al-ahza S.
SDN Kendangsari 1 Sbya
no. peserta : 0097
Saya Dyandra salsabillah sucipto
Dari SMPN 38 SURABAYA
Sangat setuju dengan program mentri lingkungan hidup untuk melakukan aksi nyata melalui pemulihan lingkungan hidup.Karena saya juga melakukan aksi tersebut di lingkungan rumah saya yaitu dengan menanam sayuran di teras rumah sebagai ketahanan pangan.
Muhammad Usman Dzikrullah
SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya
Semoga dg bnyknya ilmu dari tunas Hijau semakin banyak masyarakat yg sadar diri akan lingkungan bersih dan lestari.
Lingkungan bersih dg ecoenzim
Yuk selamatkan bumi dg ecoenzim
Muhammad Usman Dzikrullah
SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya
Nadia Hibatillah Amalia
SDN Jemurwonosari I Surabaya
Sangat mengapresiasi ajakan untuk mempercepat pemulihan lingkungan melalui investasi hijau dan gerakan tobat ekologis. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan serta lingkungan yang lebih sehat.
Nama:Fica Widya Paramitha
Asal sekolah:SMPN 26 Surabaya
Nama proyek:KeyCycle(Keychain Recycle)
Proyek lingkungan saya yaitu KeyCycle-Keychain Recycle, yaitu mengubah sampah botol plastik bekas menjadi gantungan kunci dengan cara melelehkan tutup botol plastik yang telah digunting dengan setrika lalu badan botolnya dijadikan sapu halaman.
Ajakan untuk bergerak bersama dalam semangat pertobatan ekologis dan investasi hijau memberikan gambaran yang utuh bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Peran mangrove sebagai benteng alam dan penyerap karbon yang luar biasa menjadi bukti bahwa upaya pemulihan yang dilakukan secara bersama-sama akan membawa dampak besar bagi keseimbangan alam dan kesejahteraan kita semua. Semoga semangat kolaborasi ini semakin luas menyebar hingga ke seluruh pelosok negeri✨✨
Langkah yang sangat positif untuk masa depan lingkungan. Investasi hijau dan kepedulian dunia usaha menjadi kunci penting dalam menciptakan pembangunan yang lebih berkelanjutan. Semoga semakin banyak pihak yang ikut bergerak.
NAMA :ERLINDA DWI CLARISTA
SEKOLAH :SMPN 38 SURABAYA
PROYEK :GEMA SAYWA (GERAKAN MENANAM SAMBUNG NYAWA)
Nama: Nadia Putri Angeli
Asal Sekolah: SMP Negeri 28 Surabaya
Proyek: DAKARA (Daun Kering Tiada Tara) menjadi Briket Bio-Arang
Pemulihan lingkungan memang tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan generasi muda. Semoga semangat investasi hijau dan gerakan tobat ekologis semakin menggerakkan banyak orang untuk menjaga bumi melalui aksi nyata. 💚
Saya juga berkontribusi melalui Proyek DAKARA (Daun Kering Tiada Tara), yaitu mengolah daun kering menjadi Briket Bio-Arang sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan sekaligus membantu mengurangi sampah organik dan kebiasaan membakar daun. Saya percaya, setiap pohon yang ditanam dan setiap limbah yang dimanfaatkan adalah langkah kecil yang akan tumbuh menjadi perubahan besar bagi bumi yang lebih hijau dan berkelanjutan. ✨
nah, ide yang sangat bagus 💯
penanaman mangrove di tepi laut dapat mencegah terjadinya abrasi
from :
Deandra Ahmed Al Farizzi
SDN Jemur Wonosari 1
Hallo sobat hijau 💚
Nama: Mawardah ramadhani
Sekolah: SMPN 45 Surabaya
Keren sekali 👍🏻🤩melihat semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan. Semoga kolaborasi seperti ini menjadi inspirasi agar kita semua semakin peduli terhadap alam di sekitar kita.
“✊🏻🌿Menjaga lingkungan bukan sekadar pilihan, melainkan bentuk tanggung jawab kita bersama.💪🏻💚”
salam bumi 🌏
pasti lestari 💚
Semoga gerakan investasi hijau dan tobat ekologis ini dapat menjadi inspirasi bagi dunia usaha maupun masyarakat untuk semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan. Harapannya, semakin banyak pihak yang berkolaborasi dalam menghadirkan inovasi dan aksi nyata demi mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang. 🌱
Nama:Diky Yulia Efendi
Sekolah:SMP Negeri 11 Surabaya
Proyek:Reverda(pengolahan sampah kering menjadi barang yang bernilai)
Semoga gerakan investasi hijau dan tobat ekologis ini dapat menjadi inspirasi bagi dunia usaha maupun masyarakat untuk semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan. Harapannya, semakin banyak pihak yang berkolaborasi dalam menghadirkan inovasi dan aksi nyata demi mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang🌱
Nama:Diky Yulia Efendi
Sekolah:SMP Negeri 11 Surabaya
Proyek:Reverda(pengolahan sampah kering menjadi barang yang bernilai)
Nama : Sabrina Kayla Azzahra
Asal : SMPN 11 SURABAYA
Proyek : Pupuk Organik Cair
Pupuk organik cair yang saya ambil sebagai proyek pangput 2026 yang sudah sangat saya pertimbangkan. Proyek POC ini memiliki banyak manfaat diantaranya: mengurangi sampah organik (kita tahu bahwasannya limbah organik bisa menjadi gas metana yang lebih berbahaya dari co²), mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sintetis.
Kolaborasi ini sangat menginspirasi penerus bangsa untuk tetap peduli kepada lingkungan. semoga generasi muda bisa membaca artikel ini dan mulai terinspirasi terhadap lingkungan
dengan ini saya tau jika ingin memulihkan lingkungan tidak hanya pemerintah saya, melainkan usaha dari kerjasama warga.
saya juga baru tau kalo mangrove berfungsi sebagai benteng alami kawasan pesisir dari abrasi, gelombang tinggi, dan intrusi air laut.
elena subekti
SMPN 11 surabaya
proyek budi daya tanaman pepaya
Nama: Rifqi Adi Putra
Proyek: SUNDAH sulap sampah non-organik jadi indah
Sekolah:SMPN 54 SURABAYA
dengan artikel ini mengajak untuk berinvestasi hijau dan menerapkan gerakan tobat ekologis merupakan langkah yang sungguh baik. Dengan melibatkan dunia usaha, upaya pemulihan lingkungan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Nama : Arsyanendra Reynand Alghani
Nomor : 0217
Sekolah : SDN Pakis VIII Surabaya
Proyek : Trash For Future ” Mengubah Sampah Menjadi Harapan”
Sangat menginspirasi sekali gerakan yang dilakukan. Gerakan ini di harapan kan bisa menjadi kebaikan bagi generasi selanjutnya.
Membaca hal ini membuat saya ikut merasakan dampak pd perubahan iklim yg terjadi akhi akhir ini trkadang dingin, terkadang lembab, terkadang juga panas terik dan saya heran dg bunga Tabebuya yg biasanya tumbuh sekali dalam setahun namun th ini berbeda. Tabebuya bisa mekar dan berbunga lebih dr bbrp kali namun berakhir hanya dalam 1 hingga 2 hri saja tidak pernah bertahan lama. Apakah dampak siklus trsebut berpengaruh kuat pd perubahan siklus perkembangan bunga pd pohon Tabebuya?
Dg adanya penanaman mangrove dan restorasi di sekitar pinggir laut bs membuat siklus kembali membaik dan pulih kembali. Doa dan harapan sya🤲✨
Nafisa Haura Ainun Mahya
SDN Gununganyar 273 Surabaya
Kegiatan penanaman mangrove di Desa Labuhan Alas, yang di lakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, merupakan langkah yang baik karena perbaikan lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah tapi perlu peran dari seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga lingkungan. Peran mangrove juga luar biasa sebagai benteng alami kawasan pesisir dari abrasi, gelombang tinggi, intrusi air laut, serta penyerap karbon biru 5 kali lebih besar dari hutan daratan. Semoga semangat menjaga lingkungan terus tumbuh di masyarakat untuk menjaga keberlanjutan bumi.
Nama : DANISHA CANTIQA PUTRI
Sekolah : SMP Negeri 46 Surabaya
Proyek : D’KOPIS (Danisha Kreasi Olahan Produk Inovatif Serbaguna Ampas)
Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama sempat semakin banyak pihak yang pedulidan ikut beraksi nyata
Nama : Syafiya Zukka Yusenda
Asal sekolah : SDN Kalisari 2 Surabaya
No peserta :124
Judul proyek : Budidaya tanaman Rosella
Gagasan mengenai investasi hijau dan tobat ekologis ini sangat menyentuh dan relevan! Pemulihan lingkungan memang tidak hanya membutuhkan komitmen dunia usaha, tetapi juga harus dimulai dari kesadaran ekologis di tingkat keluarga.
Wujud nyata dari “tobat ekologis” dalam kehidupan sehari-hari salah satunya adalah mengubah kebiasaan kita dalam memperlakukan limbah rumah tangga, khususnya limbah kimia obat. Melalui proyek PELITA OBAT, saya berkomitmen mengajak keluarga dan masyarakat untuk melakukan investasi hijau bagi masa depan dengan cara memilah, tidak membuang obat kedaluwarsa sembarangan ke saluran air atau tanah, serta mengelolanya secara aman. Langkah kecil ini adalah bentuk tanggung jawab ekologis kita agar tanah dan air tetap bersih bagi generasi mendatang.
Mari tingkatkan kesadaran ekologis dan lakukan aksi nyata demi pemulihan bumi kita!
Nama : Amritha Hafsah Rheva Ramadhina
Sekolah : SD Al Uswah 2 Surabaya
No peserta : 0002 Putri Lingkungan SD
Nama Proyek : PELITA OBAT (Pengelola Limbah Tangguh Obat Keluarga)
PELITA OBAT adalah aksi lingkungan hidup untuk mengedukasi dan mengelola limbah obat rumah tangga secara aman, terpilah, dan berkelanjutan di Surabaya.
3 Pilar Utama Gerakan:
1. Pilah: Memisahkan kemasan obat dari rumah (kardus, botol plastik/kaca, dan blister aluminium).
2. Amankan: Merusak label dan bentuk obat kedaluwarsa sebelum dibuang agar tidak mencemari tanah/air dan tidak disalahgunakan.
3. Upcycle & Setor: Menyetor kemasan ke Drop Box serta mengolah kardus bekas obat menjadi pot tanaman (greening) dan tempat alat tulis.
Nadevda Emiko Nahdah
SDN Gununganyar 273
Nomor Peserta: 0092
Proyek: KARDAF (Kardus Daur Ulang Fungsional)
Artikel “Investasi Hijau dan Gerakan Tobat Ekologis, Menteri Jumhur Ajak Dunia Usaha Percepat Pemulihan Lingkungan” mengajarkan bahwa menjaga lingkungan adalah tugas kita semua. Bukan hanya masyarakat, tetapi juga perusahaan harus ikut membantu merawat bumi agar tetap bersih dan sehat.
Saya belajar bahwa kita bisa memulai dari hal-hal sederhana, seperti mengurangi sampah, menanam pohon, dan mendaur ulang barang bekas. Jika semua orang mau peduli, lingkungan kita akan menjadi lebih baik.
Sebagai peserta dengan proyek KARDAF (Kardus Daur Ulang Fungsional), saya ingin ikut menjaga lingkungan dengan memanfaatkan kardus bekas menjadi barang yang berguna. Dengan cara ini, kita dapat mengurangi sampah dan membuat lingkungan menjadi lebih bersih.
Terima kasih kepada Tunas Hijau yang selalu membagikan informasi dan cerita yang mengajarkan kita untuk lebih mencintai lingkungan. Semoga semakin banyak orang yang ikut menjaga bumi agar tetap hijau dan indah.
Sukses selalu Tunas Hijau! 🌍🌱✨
Nama: Pramitha Adhisty Abinaya
Asal: SDN KAndangan III SUrabaya
Proyek: Pengelolaan Limbah Sisa Makanan Menjadi Takakura
Dengan gerakan menanam pohon dapat mengembalikan ekosistem yang sudah rusak digantikan dengan gedung-gedung bertingkat. Satu pohon dapat menyelamatkan ribuan nyawa.
Calya Siti Ambalika
MTsN 3 Surabaya
KOSMO (kompos sampah organik) ubah sampah tumbuhkan harapan🌱
Bumi yang sehat berawal dari manusia yang peduli. Maka dari itu mari kawan kawan belajar menjaganya melalui vidio’ tunas hijau sebelum terlambat. 🌍
Aqeel Tsani Ramadhan
SDN jemur Wonosari 1 Surabaya
Langkah yang bagus investasi hijau dan gerakan tobat ekologis ini penting dalam kelestarian lingkungan. Dengan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat pemulihan lingkungan dapat dipercepat sehingga pembangunan ekonomi dapat berjalan seiring dengan pelestarian alam.
Ayo lindungi bumi dari sampah organik dengan maggot.
Investasi hijau dan gerakan tobat ekologis harus jadi komitmen nyata dunia usaha, agar pemulihan lingkungan bisa segera terasa.
Nama ALVIN ZAHIR
ASAL SEKOLAH SMPN NEGERI 11 SURABAYA
PROYEK BUDIDAYA TANAMAN PALEM
Hai Sobat Hijau
Salam Bumi, Pasti Lestari 🌱
Saya Zivanisa Alicia W
Dari SDN Ketabang I / 288 Surabaya
Nama Proyek saya adalah SIPATAS
(kolekSI samPAh kerTAS)
.
Wahhh keren sekali aksi gotong royong untuk melindungi bumi 🌱
.
Semangat terus menjadi generasi peduli, produktif dan anti rebahan yang mendunia . .
.
Oh ya, saya punya Jargon nih :
Ayo mengolah sampah kertas
Menjaga bumi tanpa batas
Menjadi generasi anti cemas
Salam bumi pasti lestari 🌱
.
Sekilas tentang proyek SIPATAS :
– mengumpulkan sampah kertas
– mengolah menjadi barang yg bermanfaat
Investasi hijau sangat bagus untuk masa depan bumi yg berkelanjutan.
Rebecca Angela Naburju
SMPN 25 SURABAYA
Proyek: Maggot BSF
Amira Tungga Dewi 0536
SMPI AL-AZHAR KELAPA GADING SURABAYA
Semangat terus menjadi generasi peduli, produktif dan anti rebahan yang mendunia
Bumi yang sehat berawal dari manusia yang peduli
Saya memiliki project 1K Oxygen Mission yaitu budidaya tanaman lili paris, yang sangat terkenal tentang keahliannya menyerap polutan udara
mengingat kita meiliki 23 persen ekosistem mangrove kita harus menjaga dan melestarikannya karena bisa menahan abrasi dan akan pending dalam jangka panjang mari bantu dengan mengurangi polusi sampah dari membuang sampah pada tempatnya
Dengan Proyek saya yang berjudul SEPUR RUPAWAN (Sereh Dapur Rumput Andalan Wiyata Dan Kesehatan) yaitu budidaya tanaman sereh yang kaya manfaat bagi lingkungan dimana akar serabutnya mampu menahan tanah agar tidak mudah terkikis hujan dan longsor, dapat ditanam bersama tumbuhan lain untuk menjaga kelembaban karena sifatnya yang mampu menahan air lebih mudah meresap ke tanah sehingga secara tidak langsung membantu melestarikan bumi dari ancaman perubahan iklim, hasil dari budidaya tersebut juga dapat dimanfaatkan mulai dari konsumsi rumah tangga sebagai bumbu masak atau dikonsumsi untuk kesehatan, selain itu juga bisa memiliki nilai jual lebih jika di ubah menjadi produk aromatherapy atau antibakteri.
Ke depan saya ingin mengembangkan hasil panen sereh saya dengan ecoenzym agar wanginya segar dan bisa kita manfaatkan untuk sabun cuci tangan atau campuran bahan pembersih dapur maupun rumah tangga lainnya.
Ayo ikuti aksi saya di IG @kianoproject_
Melestarikan bumi tidak harus menjadi sempurna, setiap langkah kecil akan selalu membuahkan hasil. Bersama – sama kita bisa
Kiano Galfariendra Pranaja
Calon Pangeran Lingkungan Hidup dari SDN Lidah Kulon 1/464 Surabaya
No. Peserta : 0147
Terima kasih atas artikel yang menginspirasi. Saya belajar bahwa menjaga lingkungan memerlukan kerja sama semua orang, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga anak-anak. Saya ikut berkontribusi dengan menanam serai, menghemat air, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Assyifa Nailatu Orlin
SDN 408 Surabaya
Gagasan mengenai investasi hijau dan tobat ekologis ini sangat menyentuh dan relevan! Pemulihan lingkungan memang tidak hanya membutuhkan komitmen dunia usaha, tetapi juga harus dimulai dari kesadaran ekologis di tingkat keluarga.
Nama : Amritha Hafsah Rheva Ramadhina
Sekolah : SD Al Uswah 2 Surabaya
No peserta : 0002 Putri Lingkungan SD
Nama Proyek : PELITA OBAT (Pengelola Limbah Tangguh Obat Keluarga)
PELITA OBAT adalah aksi lingkungan hidup untuk mengedukasi dan mengelola limbah obat rumah tangga secara aman, terpilah, dan berkelanjutan di Surabaya.
3 Pilar Utama Gerakan:
1. Pilah: Memisahkan kemasan obat dari rumah (kardus, botol plastik/kaca, dan blister aluminium).
2. Amankan: Merusak label dan bentuk obat kedaluwarsa sebelum dibuang agar tidak mencemari tanah/air dan tidak disalahgunakan.
3. Upcycle & Setor: Menyetor kemasan ke Drop Box serta mengolah kardus bekas obat menjadi pot tanaman (greening) dan tempat alat tulis.
Wujud nyata dari “tobat ekologis” dalam kehidupan sehari-hari salah satunya adalah mengubah kebiasaan kita dalam memperlakukan limbah rumah tangga, khususnya limbah kimia obat. Melalui proyek PELITA OBAT, saya berkomitmen mengajak keluarga dan masyarakat untuk melakukan investasi hijau bagi masa depan dengan cara memilah, tidak membuang obat kedaluwarsa sembarangan ke saluran air atau tanah, serta mengelolanya secara aman. Langkah kecil ini adalah bentuk tanggung jawab ekologis kita agar tanah dan air tetap bersih bagi generasi mendatang.
Mari tingkatkan kesadaran ekologis dan lakukan aksi nyata demi pemulihan bumi kita!
“saya sangat mendukung kebijakan ini, semoga bisa berjalan beriringan agar bumi makin lestari..”
Azkayra Safiratul Azqia
SDN Kandangan 1/121 Surabaya
“Potensi Bayam Malabar (Basella alba) sebagai Sumber Pangan Strategis di Wilayah Perkotaan Berlahan Sempit”
nama : salsabila najzwa perdana
sekolah : SMP Negeri 63 Surabaya
nomor peserta : 1286
penjelasan singkat proyek :
Optimalisasi Budidaya Maggot BSF sebagai Pakan Ikan Alternatif Bernilai Ekonomi
Latar Belakang & Tujuan =
Tingginya harga pakan ikan pabrikan dan menumpuknya sampah organik lingkungan menjadi dasar program ini. Proker ini bertujuan memproduksi maggot BSF sebagai pakan alternatif berprotein tinggi guna memangkas biaya budidaya sekaligus mengurangi limbah masyarakat.
Rencana KegiatanPelatihan: Edukasi siklus hidup BSF dan teknik budidaya.
Fasilitasi: Pembuatan wadah median tumbuh (biopond) percontohan.
Pengolahan: Praktik konversi maggot menjadi pelet siap pakai.
Dampak ProgramEkonomi: Menurunkan biaya pakan hingga 50% dan membuka peluang bisnis baru.
Lingkungan: Mempercepat penguraian sampah organik tanpa bau.
nama : salsabila najzwa perdana
sekolah : SMP Negeri 63 Surabaya
nomor peserta : 1286
penjelasan singkat proyek :
Optimalisasi Budidaya Maggot BSF sebagai Pakan Ikan Alternatif Bernilai Ekonomi
Latar Belakang & Tujuan =
Tingginya harga pakan ikan pabrikan dan menumpuknya sampah organik lingkungan menjadi dasar program ini. Proker ini bertujuan memproduksi maggot BSF sebagai pakan alternatif berprotein tinggi guna memangkas biaya budidaya sekaligus mengurangi limbah masyarakat.
Rencana KegiatanPelatihan: Edukasi siklus hidup BSF dan teknik budidaya.
Fasilitasi: Pembuatan wadah median tumbuh (biopond) percontohan.
Pengolahan: Praktik konversi maggot menjadi pelet siap pakai.
Dampak ProgramEkonomi: Menurunkan biaya pakan hingga 50% dan membuka peluang bisnis baru.
Lingkungan: Mempercepat penguraian sampah organik tanpa bau.
nama: Rafa putri nur kalyani
sekolah: SMP negeri 63 Surabaya
nomor peserta: 1282
penjelasan singkat proyek: budidaya magoot BSF sebagai alternatif pakan lele
📌 Penjelasan Proyek
Proyek ini berfokus pada pemfaatan maggot (larva) lalat Black Soldier Fly (BSF) sebagai pakan cadangan atau pengganti pelet komersial dalam budidaya ikan lele.
1. Masalah Utama
Biaya Pakan Tinggi: Pakan pelet pabrikan menyedot hingga 60%–70% dari total biaya produksi budidaya lele.
Sampah Organik: Penumpukan sampah rumah tangga/pasar yang belum dimanfaatkan secara optimal.
2. Solusi & Keunggulan Maggot BSF
Tinggi Protein: Kandungan protein maggot BSF mencapai 40%–45%, sangat cocok untuk percepatan pertumbuhan lele.
Menekan Biaya: Memangkas pengeluaran pakan secara signifikan karena pakan maggot berasal dari limbah organik (gratis/murah).
Ramah Lingkungan: Larva BSF menguraikan sampah organik dengan cepat, meminimalkan limbah lingkungan (zero waste).
3. Tujuan Proyek
Meningkatkan keuntungan pembudidaya lele melalui efisiensi biaya pakan yang bernutrisi tinggi, sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Nama: NAILUL NOURIZCHA MAULDEA
Sekolah: SMPN 63 SURABAYA
Nomer peserta: 1276
Penjelasan singkat tentang proyek:
Inovasi pengurangan limbah organik melalui budidaya larva bsf
LATAR BELAKANG DAN TUJUAN:
Sampah organik rumah tangga dan pasar masih menjadi penyumbang terbesar timbunan sampah di TPA. Penumpukan sampah ini memicu bau, lindi, dan emisi gas metana yang mencemari lingkungan.
Di sisi lain, kebutuhan pakan ternak dan pupuk organik terus meningkat. Larva Black Soldier Fly (BSF) mampu mengurai limbah organik dalam waktu cepat dan mengubahnya menjadi 2 produk bernilai: biomassa larva sebagai pakan alternatif tinggi protein, dan kasgot sebagai pupuk organik.
Budidaya BSF menjadi solusi yang praktis, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi untuk mengurangi limbah sekaligus menciptakan siklus ekonomi sirkular.
Tujuan
1. Mengurangi volume limbah organik dari sumber rumah tangga/pasar sebelum masuk ke TPA
2. Menghasilkan pakan alternatif berupa larva BSF untuk unggas dan ikan
3. Menghasilkan pupuk organik
dari sisa budidaya BSF untuk mendukung pertanian
4. Meningkatkan kesadaran masyarakat
tentang pengelolaan sampah berbasis teknologi sederhana dan bernilai ekonomi
Langkah nyata yang sangat inspiratif! Semoga gerakan tobat ekologis ini benar-benar diimplementasikan oleh seluruh sektor industri demi masa depan bumi kita.
Keren sekali! Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha memang kunci utama untuk mempercepat pemulihan lingkungan secara masif.
Setuju dengan ajakan menteri. Investasi hijau bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi kelangsungan generasi mendatang.
Nama:Raihan Ramzi
Sekolah:SMPN 11 SURABAYA
Proyek:eco block
Eco block adalah balok ramah lingkungan yang di buat dari memadatkan sampah plastik ke dalam cetakan.
Hopefully more people will care more about planting mangroves…
A unique and very useful plant… I Love Mangroves….
Terimakasih para penanam mangrove yang sudah peduli buat bumiii🙆♀️🙆♀️
🧕Princess Zelda Ilmiah
🏫SMPN 29 Surabaya
📌Processing Organic Waste To Support Food Security
Nama : Diandra Melody Letya Finauri
Sekolah : SDN Kalisari II Surabaya
No Peserta : 122
Proyek : Budi Daya Timun Giok Putri
Siap Bapak Mentri !!! Saya dan kawan-kawan sobat hijau akan siap dukung gerakan ini. Indonesia yang indah, subur dan hijau harus segera jadi nyata. Love you, Indonesia !!!
Untuk proyek tanaman timun saya, sudah mulai saya beri pupuk organik cair dari limbah kulit pisang satu minggu sekali…wah mereka sudah bertambah tinggi dan cantik. Keren pokoknya!
Nama : Diandra Melody Letya Finauri
Sekolah : SDN Kalisari II Surabaya
No Peserta : 122
Proyek : Budi Daya Timun Giok Putri
Siap Bapak Mentri !!! Saya dan kawan-kawan sobat hijau akan siap dukung gerakan ini. Indonesia yang indah, subur dan hijau harus segera jadi nyata. Love you, Indonesia !!!
Untuk proyek tanaman timun saya, sudah mulai saya beri pupuk organik cair dari limbah kulit pisang satu minggu sekali…wah mereka sudah bertambah tinggi dan cantik. Keren pokoknya!
Hai…teman-teman sahabat lingkungan! Perkenalkan, saya Alesya Zahra Santosa salah satu peserta pemilihan Puteri Lingkungan Hidup 2026 dari SDN Kertajaya,Nomor Peserta 0164
💚Judul Proyek saya adalah Hijaunya Sirihku Hijaunya Bumiku
Penanaman Mangrove di sumbawa ini contoh bagus,harapanya program rehabilitasi ekosistem seperti ini juga melibatkan dan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar,supaya berkelanjutan jalanya dan bisa dijaga terus bersama.
Melalui Proyek Hijaunya sirihku Hijaunya Bumiku,saya ingin menunjukan bahwa menyelamatkan bumi tidak harus di lakukan dengan cara yang rumit,karena dengan menanam tanaman,mengurangi sampah,menghemat listrik serta menjagah kebersihan lingkungan adalah tindakan sederhana yang dapat di lakukan oleh siapa saja dengan semangat kebersamaan,kepedulian dan cinta terhadap alam,kita dapat mewujudkan bumi yang lebih hijau,lebih sehat dan lebih nyaman.
ajakan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada dunia usaha untuk terlibat aktif dalam investasi hijau dan “Gerakan Tobat Ekologis” melalui aksi nyata penanaman mangrove di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Konsep tobat ekologis ini dipandang sebagai refleksi moral atas kerusakan alam akibat aktivitas manusia, yang diwujudkan melalui pemulihan ekosistem. Secara khusus, pemulihan mangrove menjadi fokus strategis karena Indonesia memiliki 23% ekosistem mangrove dunia yang berfungsi sebagai benteng alami pesisir sekaligus penyerap karbon biru (blue carbon) hingga 3–5 kali lebih besar dibanding hutan daratan. Pada akhirnya, artikel ini mengedukasi bahwa keberhasilan pembangunan berkelanjutan membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
👧Nama: Davina Shirin Andini
🏫 SDN Kejawan Putih I/243,
✨ proyek ”Eco Enzym”
Aksi nyata yang menginspirasi! Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam penanaman mangrove di Sumbawa ini merupakan langkah konkret demi menjaga kelestarian lingkungan dan menghadapi perubahan iklim.
Semangat untuk aksi-aksi hijau selanjut 🌱🌱
Nama : Nizam Nakhla Hartono
No.peserta : 0697
Sekolah : SDN NGAGELREJO III/398
Proyek : KOMPAS ( kompos pasar sehat )
Aksi yang sangat hebat! Bergotong-royong untuk menanam 150 pohon cemara gunung juga mendapat nilai cinta alam💚🌱.
Nama:Adiba Nayla Azzahra
Sekolah:SDI Al-azhar Kelapa Gading Surabaya
Proyek:bunga rosela dan telang (burosellagalang)
Bunga rosela adalah bunga yang kaya antioksidan. vitamin C dan mengontrol kolesterol dll.
Bunga telang adalah bunga yang kaya akanatioksidan dan menjaga kesehatan mata. dll.
Langkah nyata yang sangat inspiratif!
Semoga gerakan tobat ekologis ini benar-benar diimplementasikan oleh seluruh sektor induksi demi masa depan bumi kita. Tulus, sadar ,peduli ,beraksi🌱💚
Nama:Adiba Nayla Azzahra
Sekolah: SDI Al Azhar Kelapa Gading Surabaya
Proyek: bunga Rosella dan bunga telang( BurosellaGalang)
Langkah nyata yang sangat inspiratif!!
Semoga gerakan tobat ini membuat dampak yang nyata untuk dunia dan alam. Saya dari SD Al Azhar kelapa Gading Surabaya . Proyek saya didayaKemang (budidaya kemangi)
Perubahan iklim berdampak sistemik bagi keberlanjutan sosial-budaya, ekonomi, dan lingkungan.
Dalam rangka mitigasi dan adaptasi fenomena ini, pemerintah telah menunjukkan aneka
komitmen-inisiatif dan meluncurkan beragam kebijakan atau program, baik di level nasional
maupun daerah. Salah satunya adalah mendorong implementasi investasi hijau sebagai paradigma
baru dalam menciptakan dan mengembangkan aktivitas bisnis yang ramah lingkungan.
Berbagai kajian menunjukkan bahwa rendahnya kualitas lingkungan sebagai dampak aktivitas ekonomi (investasi) yang tidak ramah lingkungan. Mengatasi persoalan tersebut, pemerintah mendorong penerapan investasi hijau. Investasi hijau merupakan upaya untuk mengurangi polusi yang masuk ke dalam tanah, air dan udara dengan menggunakan sumber energi alternatif dan terbarukan, menghindari pembakaran fosil dan mendaur ulang sampah, serta kegiatan aktivitas investasi lain yang ramah terhadap lingkungan.
Oleh karena itu pemerintah dan masyarakat harusnya bersinergi untuk sama – sama saling berpartisipasi dan berkontribusi dalam menjaga kualitas lingkungan di negara kita ini.
Salam Bumi Pasti Lestari …..
Nayla Thalita Azzahra
SMPN 4 Sby
No. Peserta : 1358
Judul Proyek : Lidah Buaya untuk Riset & Lingkungan
Merupakan proyek budidaya lidah buaya yang tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, namun juga bernilai ekonomis.
Hi Taka Friends! 🌱
Namaku Christopher Nathan dari SMP Kr. Petra 1, nomor peserta 0271.
Dari artikel ini, kita bisa belajar bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kita patut bersyukur karena Tuhan telah memberikan alam yang indah, sehingga kita juga harus ikut merawatnya melalui tindakan sederhana, seperti menanam pohon, mengurangi sampah, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Proyekku adalah Takakura For Green Living
Pengomposan Takakura adalah cara gampang, cepat, dan ramah lingkungan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat sekali. Metode ini dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA, menyuburkan tanah, dan membantu tanaman tumbuh lebih baik.
Takakura juga gampang dibuat, murah, tidak menimbulkan bau yang menyengat, dan cocok digunakan di rumah, sekolah, dan banyak tempat.
Dengan menggunakan metode ini, kita dapat mengelola sampah dengan lebih baik sekaligus ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. 🌿
menurut saya, semangat pertobatan ekologis dan investasi hijau merupakan langkah yang sangat inspiratif. Mangrove memiliki peran yang sangat penting sebagai pelindung pesisir dan penyerap karbon, sehingga pelestariannya perlu menjadi perhatian bersama. Semoga gerakan ini terus berkembang dan mampu mengajak lebih banyak masyarakat untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan. 🌿
Nama : Kenzi Syahira Putri
Sekolah : SMPN 33 Surabaya
Proyek : Pemanfaatan Cangkang Telur menjadi Kalsium tambahan pada Pakan Ternak
Nomor Peserta : 0974
saat ini saya sedang mengembangkan proyek lingkungan berupa pemanfaatan limbah cangkang telur sebagai sumber kalsium untuk pakan ayam dan lele. melalui proyek ini, saya ingin mengurangi limbah organik rumah tangga sekaligus memberikan manfaat bagi peternakan. Semoga semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan mulai memanfaatkan limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Sukses selalu untuk Tunas Hijau, semoga terus menghadirkan konten edukatif yang menginspirasi. 🌱🌎
🧒 : Aqilla Naura Lovindra
📑 : Nomor Peserta 1118
📝 : Proyek Pengolahan Sampah Organik dengan Judul ” Sampah Organik Menjadi Barang Berharga”.
Sangat luar biasa bagus dan luar biasa akan inovasi yang dibuat oleh Bapak Menteri dan para jajarannya
Seyogyanya kegiatan ini juga harus di dukung dan dilakukan oleh semua pihak. Agar pembaharuan dan peremajaan lingkungan bisa diwujudkan
Investasi lingkungan bisa mulai dari rumah kok.
Kompos, tanam sayur, hemat air & listrik, kurangi sampah.
Dari keluarga bisa jadi iklim global.
Dari investasi kecil bisa jadi pemulihan besar 💚
nama : Bara Ikmal Ghani
proyek : ORPUZYM
nomor peserta : 559
Nama: Attiya Tul Qudoos Mahdiyah
Asal Sekolah: SMP Negeri 26 Surabaya
Nomor Peserta: 898
Menurut saya, artikel ini sangat menginspirasi karena mengajak semua pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat, untuk ikut menjaga dan memulihkan lingkungan. Saya setuju bahwa menjaga alam bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Gerakan menanam pohon dan rehabilitasi mangrove merupakan langkah yang sangat baik karena dapat melindungi lingkungan sekaligus mengurangi dampak perubahan iklim. Semoga semakin banyak orang yang peduli terhadap kelestarian alam dan ikut melakukan aksi nyata untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.
Nama = Chika Yoshi Quenby
Asal sekolah = SMPN 38 Surabaya
Nomer peserta = 1028
Proyek = Takakura Go Green
Program yang di lakukan Mentri jumhur sangat bermanfaat bagi lingkungan dan memberikan dampak positif
Program yg di lakukan patut didukung karena berdampak positif untuk masyarakat dan lingkungan
Ayshava Berliani Al Hakim
SDN Kebonsari 1 Surabaya
Judul Proyek pengolahan sampah botol plastik ” tabung pohon”
Ayshava berliani al hakim
SDN Kebonsari 1 Surabay
Judul proyek ” tabung pohon ”
Gambaran tentang tabung pohon yaitu pengumpulan botol plastik bekas yg kemudian di jual ke pengepul. Hasil dari penjualan nanti untuk dibelikan bibit tanaman pangan dan tanaman toga yang kemudian ditanam di sekolah,rumah dan di bagikan ke masyarakat
Nama : Azzahra Septialika Dewi
No peserta: 1304
Sekolah: SDN Ngagelrejo III
Judul proyek: SIKUBU (solusi inovatif kulit buah)
Pembangunan tidak boleh merusak alam. Melainkan harus berfokus pada pemulihan ekosistem, penciptaan lapangan kerja hijau, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Aksi nyata gerakan menanam pohon ini sangat bagus sekali. Tau kah kamu menanam 1 pohon itu sangat bermanfaat untuk masa depan investasi yg berjangka panjang. Karena selain untuk menghijaukan lingkungan menanam pohon juga sebagai penyaring udara yang sangat bagus untuk oksigen kita.
Langkah kecil yg kita lakukan akan berdampak besar bagi masa depan.
Tunas hijau selalu memberikan gebrakan gebrakan untuk menumbuhkan pangeran dan putri lingkungan hidup.
Pejuang lingkungan dengan aksi nyata.
AJUN SAFARAZ BIMAWANSYAH JUNIOR
SDN SEMOLOWARU 1/261 SURABAYA
NOMER URUT PESERTA 0235
PROYEK BIPOSA ( BIBIT POHON SALAM AJUN)
Investasi Hijau dan Gerakan Tobat Ekologis, Menteri Jumhur Ajak Dunia Usaha Percepat Pemulihan Lingkungan
Upaya mendukung target nasional penanaman dua miliar pohon menuju Indonesia Asri untuk lingkungan yang lebih baik
🌿✨ PROYEK: SERASIKU (Sereh Asri Inspirasi Kreativitas Usaha) ✨🌿
🪴 Aksi Menanam Bibit Sereh
👧 Nama:Naysia Aqila Andriani
🆔 No. Peserta:1298
🏫 Sekolah:SDN Ngagelrejo III/398
🌿 Proyek:SERASIKU (Sereh Asri Inspirasi Kreativitas Usaha)
“Satu langkah kecil hari ini, sejuta manfaat untuk bumi di masa depan.”🌱💚
Nama: Arroyan Quinsha Zahwa
Asal sekolah: SMPN 19 Surabaya
Proyek lingkungan: RECAP! (Recycle the Cap!)
No. Peserta: 0868
Proyek lingkungan yang saya kembangkan yaitu RECAP! Singkatan dari Recycle The Cap. Yaitu sebuah inisiatif saya untuk mengolah sampah plastik berjenis HDPE & PP khususnya pada tutup botol plastik, menjadi berbagai produk baru yang bermanfaat dengan cara dilelehkan & dibentuk ulang.
🌱Salam Bumi, Pasti Lestari!🌱
Memang benar dengan bergandeng tangan bersama sama bisa mempercepat penghijauan yang mana merupakan investasi alam utk kedepannya yang akan di lanjutkan keturunan kita nantinya.
Perusahaan, masyarakat, pemerintah dan semua masyarakat mempunyai kewajiban yg sama dalam. Menjaga kelestarian alam ini.
Salam Bumi Pasti Lestari
Marshall Dastan PR
SMP Negeri 1
Project : KOMANDAN
NO peserta : 289