Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025: Saatnya Lindungi Generasi dari Bahaya Tersembunyi Rokok
Dunia memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (World No Tobacco Day) setiap tanggal 31 Mei. Momentum ini menjadi ajakan global untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya konsumsi tembakau dalam segala bentuknya.
Pada tahun 2025, peringatan ini mengusung tema “Protecting Children from Tobacco Industry Interference” atau “Melindungi Anak-anak dari Campur Tangan Industri Tembakau”. Tema ini menyoroti pentingnya perlindungan generasi muda dari strategi pemasaran dan pengaruh industri rokok yang semakin licik dan tersembunyi.
Di Indonesia, angka perokok anak terus meningkat. Berdasarkan data Riskesdas 2023, prevalensi perokok anak usia 10–18 tahun mencapai lebih dari 10%. Ini menjadi sinyal bahaya bahwa anak-anak kita semakin rentan menjadi target industri tembakau. Ironisnya, banyak dari mereka yang memulai kebiasaan merokok pada usia sekolah dasar. Harga rokok yang murah, iklan terselubung di media sosial, serta minimnya pengawasan menjadi pemicu utamanya.
Industri tembakau tidak hanya menargetkan orang dewasa, tapi juga anak-anak dan remaja. Iklan rokok kini tampil dalam bentuk konten kreatif di platform digital, sponsorship acara musik, dan bahkan melalui produk-produk dengan kemasan menarik seperti rokok elektrik (vape). Banyak remaja tertarik mencoba karena menganggap vape lebih “aman”, padahal mengandung zat adiktif yang sama berbahayanya dengan rokok konvensional.
Bahaya tembakau bukan hanya soal kesehatan individu. Asap rokok menyebabkan lebih dari 8 juta kematian setiap tahun secara global. Tak hanya perokok aktif yang terdampak, tapi juga perokok pasif yang tidak bersalah. Anak-anak, perempuan, dan lansia menjadi kelompok yang paling rentan terhadap paparan asap rokok di rumah, sekolah, dan ruang publik.
Tembakau juga membawa dampak buruk bagi lingkungan. Limbah puntung rokok yang mengandung zat beracun mencemari tanah dan air. Produksi rokok menyebabkan deforestasi dan penggunaan pestisida berlebihan yang mengancam biodiversitas. Artinya, mengurangi konsumsi tembakau bukan hanya urusan kesehatan, tapi juga bagian dari aksi melindungi bumi.
Pemerintah Indonesia sebenarnya sudah membuat berbagai regulasi pengendalian tembakau, termasuk larangan iklan dan kawasan tanpa rokok. Namun, implementasinya masih lemah. Banyak sekolah, rumah sakit, dan ruang publik yang belum benar-benar bebas asap rokok. Penegakan hukum yang tegas dan konsisten sangat dibutuhkan agar perlindungan masyarakat, terutama anak-anak, bisa maksimal.
Partisipasi masyarakat menjadi kunci utama. Orang tua bisa menjadi teladan dengan tidak merokok dan mengedukasi anak tentang bahayanya. Sekolah dapat mengintegrasikan isu pengendalian tembakau ke dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler. Komunitas muda dan influencer bisa memanfaatkan media sosial untuk kampanye anti rokok yang kreatif dan mengena.
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025 menjadi momentum penting untuk menguatkan kolaborasi antar sektor—pemerintah, swasta, media, dan masyarakat sipil—dalam melindungi generasi muda dari jerat rokok. Menghentikan satu anak dari kebiasaan merokok berarti menyelamatkan satu masa depan. Setiap aksi kecil seperti menolak tawaran rokok, membagikan informasi edukatif, atau membuat konten kreatif anti tembakau memiliki dampak yang besar.
Kita harus bersatu menolak segala bentuk manipulasi industri tembakau yang bersembunyi di balik kemasan keren dan strategi digital. Sudah saatnya anak-anak tumbuh di lingkungan yang sehat, bebas asap rokok, dan bebas dari pengaruh buruk industri yang mengincar kesehatan mereka demi keuntungan semata.
Hari Tanpa Tembakau Sedunia bukan sekadar peringatan tahunan. Ia adalah panggilan untuk bertindak. Mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga, dan komunitas. Jadikan 31 Mei 2025 sebagai titik balik menuju Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan bebas dari belenggu tembakau.
Bagi Guru dan Siswa
Bagi pelajar, Hari Tanpa Tembakau Sedunia bisa menjadi momen untuk lebih kritis terhadap lingkungan sekitar. Rokok sering kali masuk ke dunia remaja melalui pergaulan, rasa ingin tahu, dan tekanan sosial. Sebagai generasi muda yang cerdas, pelajar perlu berani mengatakan “tidak” pada ajakan merokok dan lebih memilih gaya hidup sehat. Mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan organisasi sekolah bisa menjadi cara untuk terhindar dari godaan rokok.
Guru memegang peran penting dalam membentuk kesadaran siswa sejak dini. Melalui pembelajaran di kelas, guru dapat menyisipkan materi tentang bahaya rokok dan pentingnya menjaga kesehatan paru-paru. Tak hanya itu, guru juga bisa menjadi panutan nyata dengan tidak merokok di lingkungan sekolah dan mendukung terciptanya sekolah bebas asap rokok. Program UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) juga dapat dimanfaatkan untuk menggalang aksi nyata bersama siswa.
Guru, tenaga kependidikan, karyawan sekolah dan orang tua siswa, bahkan harus bersama-sama merealisasikan bahwa sekolah adalah Kawasan Tanpa Rokok. Yang ini berarti, di sekolah tidak hanya dilarang merokok, namun juga dilarang membawa rokok. Tentunya, butuh komitmen tinggi dari kepala sekolah dan komite sekolah untuk mewujudkan hal ini. Bahwa kebiasaan merokok tidak boleh “dipromosikan” di sekolah.
Pelajar dan guru bisa bekerja sama dalam membuat kampanye kreatif di sekolah, seperti lomba poster anti rokok, drama bertema bahaya tembakau, hingga proyek video pendek yang disebarluaskan di media sosial. Ini bukan hanya meningkatkan kesadaran, tapi juga memperkuat solidaritas antar siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan suportif. Kreativitas dan semangat muda adalah senjata ampuh melawan pengaruh industri rokok.
Mari jadikan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025 sebagai ajang menunjukkan bahwa pelajar Indonesia peduli akan masa depan yang lebih sehat. Dengan guru sebagai pembimbing dan teman sebaya sebagai penyemangat, kita bisa menciptakan generasi muda yang kuat, bebas dari rokok, dan berani bersuara menolak segala bentuk manipulasi industri tembakau. Sekolah bukan tempat rokok—sekolah adalah tempat tumbuhnya harapan.
Bagi Lingkungan
Komunitas lingkungan memiliki peran strategis dalam kampanye anti tembakau, terutama karena dampaknya tidak hanya merusak kesehatan, tapi juga mencemari lingkungan. Limbah puntung rokok adalah jenis sampah terbanyak kedua di dunia setelah plastik. Setiap puntung mengandung zat kimia berbahaya seperti arsenik dan timbal, yang bisa mencemari air dan tanah ketika dibuang sembarangan. Komunitas pecinta lingkungan bisa mengangkat isu ini sebagai bagian dari edukasi publik.
Aksi sederhana seperti bersih-bersih pantai atau taman kota bisa dilengkapi dengan edukasi tentang bahaya puntung rokok. Kampanye visual seperti papan peringatan kreatif, mural lingkungan, dan media sosial bisa digunakan untuk menyampaikan pesan bahwa rokok merusak tidak hanya tubuh, tapi juga bumi. Dengan pendekatan berbasis aksi nyata dan edukasi visual, pesan lingkungan menjadi lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.
Komunitas juga bisa mendorong diterapkannya kawasan tanpa rokok di ruang publik terbuka seperti taman, area bermain anak, dan tempat wisata alam. Upaya ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan perlindungan ekosistem lokal. Semakin banyak ruang hijau yang bebas dari asap rokok, semakin sehat pula udara yang kita hirup bersama.
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025 adalah momen penting bagi komunitas lingkungan untuk menyuarakan bahwa menjaga bumi tidak cukup hanya dengan menanam pohon, tapi juga dengan menghentikan kebiasaan yang merusak, seperti merokok. Mengajak orang berhenti merokok berarti juga mengajak mereka untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Rokok merusak paru-paru dan juga planet—sudah saatnya kita lawan keduanya bersama. (Mochamad Zamroni)


Industri rokok bukan sekadar produsen barang konsumsi—ia adalah mesin raksasa yang mengandalkan kecanduan untuk mempertahankan bisnisnya. Dan yang lebih jahat: mereka tahu bahwa pasar mereka yang paling “menguntungkan” adalah anak-anak dan remaja.
Meskipun kampanye iklan rokok secara langsung sudah dilarang di banyak negara, industri ini tetap melakukan berbagai strategi licik dan tersembunyi:
✓ Iklan Terselubung Lewat Sponsorship dan Influencer
Konser musik, turnamen olahraga, hingga acara komunitas remaja sering disponsori merek rokok.
Influencer muda kadang tampil santai dengan rokok di tangan, membentuk citra keren dan gaul yang sangat efektif menyasar remaja.
✓ Desain dan Citra Kemasan
Bungkus rokok dibuat dengan desain futuristik, minimalis, atau bergaya street-art, yang secara psikologis menarik bagi generasi muda.
Varian rasa seperti “mentol”, “kopi”, atau “vanila” ditujukan untuk menurunkan kesan berbahaya dan membuat rokok terasa seperti produk lifestyle biasa.
✓ Harga Terjangkau dan Dijual Eceran.
Rokok dijual batangan, membuatnya sangat terjangkau bagi pelajar.
Warung-warung di sekitar sekolah tidak diawasi secara ketat, membuat rokok mudah diakses oleh anak di bawah umur.
✓ Pengabaian Terencana terhadap Peraturan.
Banyak perusahaan tutup mata atau bahkan diam-diam menyalurkan produk ke pasar bawah umur melalui jalur distribusi longgar.
Sedangkan di balik layar, mereka juga sering menekan regulasi antirokok dengan melobi pemerintah dan menyuap pihak-pihak tertentu.
.
Lalu bagaimana dengan “PROGRAM BEASISWA” yang berasal dari perusahaan ROKOK?
Beasiswa yang diberikan oleh perusahaan rokok kerap dikemas dengan label “bantuan pendidikan”, “CSR”, atau “peduli generasi muda”. Tapi di balik itu, terdapat ironi besar:
✓ Beasiswa yang Bermuka Dua.
Di satu sisi mereka “membantu” anak sekolah, tapi di sisi lain mereka adalah aktor utama dalam merusak masa depan kesehatan anak bangsa.
Beasiswa ini digunakan untuk membangun citra positif dan meredam kritik sosial, padahal sumber keuntungannya berasal dari penderitaan akibat kecanduan.
✓ Normalisasi Kejahatan Sistemik.
Menerima beasiswa dari perusahaan rokok bisa secara tidak langsung menyetujui eksistensi industri yang merusak kesehatan masyarakat.
Ini menciptakan dilema moral: apakah pendidikan pantas dibiayai oleh sumber yang menjadi penyebab penyakit dan kematian?
Jadi, industri rokok tidak hanya menjual asap, mereka menjual strategi jangka panjang untuk menciptakan pasar yang setia melalui korban usia dini. Mereka menyusup ke ruang-ruang yang seharusnya aman: sekolah, lingkungan bermain, komunitas remaja.
Mereka menyamar sebagai “pahlawan” lewat beasiswa dan CSR, padahal mereka adalah dalang dari tragedi kesehatan publik. Dan satu hal yang pasti “kita tidak bisa diam”.
Salam,
AISYAH AVICENA RL
SMPN 21 SURABAYA
Projects :
DATELA GREEN REVITALIZATION
Phytoremediation | Restoration | Eco Innovations
Adalah proyek dengan teknologi Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan yang menghadirkan solusi inovatif untuk membersihkan tanah tercemar, memulihkan ekosistem, dan menciptakan produk ramah lingkungan dengan pendekatan phytoremediation berbasis ketela rambat.
💡 Apa yang Kami Lakukan?
✅ Phytoremediation – Memanfaatkan tanaman ketela rambat untuk menyerap dan menetralisir polutan berbahaya, menjadikan tanah kembali subur.
✅ Restoration – Mengembalikan keseimbangan ekosistem melalui pendekatan berkelanjutan, menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.
✅ Eco Innovations – Mengolah hasil fitoremediasi menjadi aneka produk hijau dan membuka peluang baru dalam industri ramah lingkungan.
🌿 Dari Polusi Menjadi Solusi!
💚 Inovasi Hijau | Pemulihan Berkelanjutan | Masa Depan Lebih Bersih
🌍 Bersama Datela, wujudkan dunia yang lebih hijau dan lestari!
Banyak sekali informasi tentang rokok yang kita semua dapatkan, dan bisa dipastikan semuanya memiliki nilai atau dampak Negatif. Namun disayangkan kalangan remaja yang merupakan target baru bagi perokok pemula mengabaikan atau tidak jarang menganggap hal yang tidak membahayakan. Dalam hal ini keluarga adalah contoh dari anak-anak nya. Ayoo suarakan untuk bebas asap rokok….
Nama : Nandana Akatara Arka Radita
Sekolah : SDN jemurwonosari 1
Proyek : pengolahan minyak jelantah
Banyak sekali informasi tentang rokok yang kita semua dapatkan, dan bisa dipastikan semuanya memiliki nilai atau dampak Negatif. Namun disayangkan kalangan remaja yang merupakan target baru bagi perokok pemula mengabaikan atau tidak jarang menganggap hal yang tidak membahayakan. Dalam hal ini keluarga adalah contoh dari anak-anak nya. Ayoo suarakan untuk bebas asap rokok….
Raihanah Augustin Kirani
SDN MARGOREJO 1/403
“UTAK -ATIK LIMBAH TEKSTIL”
Muhammad Raffa Z | SMPN 9️⃣ Surabaya |
saat ini proyek yang sedang saya lakukan adalah merawat dan melestarikan tanaman Telang atau tanaman bunga Telang, yang kemudian di olah menjadi suatu produk yang bermanfaat untuk masyarakat yang fokus untuk menjaga kesehatan tubuh, karena bunga Telang sendiri ada banyak manfaat.
Rokok adalah sesuatu yang sangat berbahaya terutama bagi tubuh kita. Asap rokok yg tidak sengaja dihirup pun jg bisa mengganggu pernafasan. Oleh krn itu janganlah coba-coba ya sobat. Alhamdulillah keluargaku tidak ada yg merokok, saudara pun jarang.
Sehat itu berharga, maka sayangilah tubuhmu..
Nama : Fathan Alby A
Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.
Halo sobat hijau 🌳
Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan, merusak ekosistem, dan mengganggu kualitas air tanah. Sabun yang dihasilkan dari pengolahan limbah minyak jelantah memiliki fungsi tambahan sebagai anti nyamuk yang pastinya aman digunakan karena mengandung bahan alami. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan. Yuk, jaga lingkungan kita.
Salam bumi, pasti lestari 🌱
Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun ini sangat relevan. Industri rokok terus mencari cara untuk menjerat generasi muda, kita harus lebih waspada dan melindungi mereka.”
“Merokok itu bukan gaya hidup, tapi jebakan. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari rokok, terutama untuk anak-anak dan remaja.”
Saya Jasmine Najwa priviana septy
Dari smpn 26 surabaya dengan proyek
“Soap bun’s”-sabun dari minyak jelantah
Nama saya Hexa Afzal Hermawan
Proyek saya budita cabi,budidaya tanaman cabai
Jika saya menanam tanaman cabai dapat menghasilkan oksigen, jika harga cabai naik kita dapat memetik dari kebun sendiri,dapat di gunakan bahan sambal,bisa di keringkan, dapat di jadikan bumbu.
Saya setuju karena tembakau adalah bahan baku rokok.
Kita hendaknya menjauhi mengkonsumsi rokok. Karena perokok aktif ataupun pasif dapat merusak paru paru,perokok aktif adalah orang yang merokok,perokok pasif adalah orang orang yang menghirup asap rokok
Tembakau tidak hanya membahayakan kesehatan individu, melainkan mengancam kesehatan lingkungan.
Cukup menyedihkan anak anak SD mulai mencoba coba dengan rokok.
Peran orang tua juga berpengaruh dalam memberikan edukasi, mengawasi dan menjaga anak anaknya sebagai generasi emas.bangsa.
Hindari penggunaan tembakau dengan mengurangi merokok.
Hidup sehat tanpa asap rokok
FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
SDN Margorejo 1/403 Surabaya
Proyek: Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman
Saya sangat setuju. Bahaya tembakau bukan hanya soal kesehatan individu. Asap rokok menyebabkan lebih dari 8 juta kematian setiap tahun secara global. Tak hanya perokok aktif yang terdampak, tapi juga perokok pasif yang tidak bersalah. Anak-anak, perempuan, dan lansia menjadi kelompok yang paling rentan terhadap paparan asap rokok di rumah, sekolah, dan ruang publik.
Nama : Celine Fawnia Dewanti
Sekolah : SMP Negeri 26 Surabaya
Rokok sangat berbahaya bagi lingkungan,selain berbahaya bagi lingkungan tetapi juga berbahaya bagi kesehatan. Yang bahaya adalah
anak-anak jika menghirup rokok terus menerus, semakin bahaya lagi jika bayi kita terkena asap rokok. Maka dari itu yuk kita jaga anak kita dan lingkungan sekitar Kita
Saya sangat mengapresiasi artikel “6 Thoughts on Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025: Saatnya Lindungi Generasi dari Bahaya Tersembunyi Rokok” yang memberikan wawasan penting tentang urgensi melindungi generasi muda dari bahaya rokok. Rokok bukan hanya ancaman bagi kesehatan perokok aktif, tetapi juga bagi lingkungan dan orang di sekitar mereka, terutama anak-anak dan remaja yang rentan terhadap paparan asap dan pengaruh buruknya.
Enam poin yang disampaikan dalam artikel ini sangat tepat dan menggugah kesadaran, mulai dari pentingnya edukasi sejak dini, penguatan regulasi, hingga peran aktif komunitas dan keluarga dalam mencegah konsumsi tembakau. Melindungi generasi dari bahaya rokok berarti menjaga masa depan yang lebih sehat dan produktif, sekaligus mengurangi dampak negatif rokok terhadap lingkungan, seperti polusi udara dan limbah puntung yang sulit terurai.
Sebagai bagian dari upaya kolektif, Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025 mengingatkan kita semua untuk terus berkomitmen pada gaya hidup sehat dan sadar lingkungan. Semoga pesan ini dapat diteruskan ke berbagai lapisan masyarakat, terutama generasi muda, agar mereka tumbuh tanpa ketergantungan rokok dan dapat menjadi agen perubahan yang membawa bumi dan masyarakat menuju kehidupan yang lebih bersih dan sehat.
Terima kasih atas artikel yang informatif dan inspiratif ini. Mari kita bersama-sama wujudkan lingkungan yang bebas asap rokok demi generasi yang lebih kuat dan cerdas!
Nama: Jelita Devi Nur Azzahra
Kelas: 4
Sekolah: SDN MADE 1 SURABAYA
Judul Proyek LH: BUDIDAYA LIDAH BUAYA
Hari Tanpa Tembakau Sedunia adalah momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya merokok bagi kesehatan individu dan lingkungan. Ini kesempatan baik bagi masyarakat untuk merenung, mengambil langkah berhenti merokok, dan bersama menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Nama: Frisdya Lanikmaruf Isfani
Sekolah: SMPN 57 Surabaya
No peserta: 1382
saya sedang mengembangkan proyek “pengolangan sampah GALBOT (Galon dan botol) sebagai kreasi furnitur dan fashion aksesoris” singkat nya proyek saya ini bermaksud mengolah sampah galon dan botol yang sulit terurai menjadi barang yang ramah lingkungan dan berguna
Menyebabkan lebih dari 8 juta kematian per tahun secara global.
Perokok pasif (anak-anak, lansia) juga terdampak.
Dampak lingkungan: limbah puntung rokok mencemari air & tanah; produksi rokok merusak hutan dan biodiversitas.
🚭🌱 Sekolah Bukan Tempat Rokok – Sekolah Adalah Tempat Tumbuhnya Harapan!
Sebagai pelajar, saya berani bilang TIDAK pada rokok!
Rokok merusak tubuh, mencemari lingkungan, dan menghancurkan masa depan.
Melalui karya dan aksi nyata, saya ingin ikut menciptakan sekolah dan lingkungan yang bebas asap dan bebas puntung rokok! 🙌💚
Saya mendukung penuh kampanye kreatif seperti:
🎨 Poster edukatif
🎭 Drama anti tembakau
📹 Video kampanye
🌳 Edukasi tentang limbah puntung yang mencemari bumi
Karena satu puntung rokok bisa mencemari 100 liter air, dan setiap napas kita berharga.
Yuk, tunjukkan solidaritas kita! Jadikan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025 sebagai panggung aksi kita melawan industri yang ingin merusak generasi muda!
Saya Kenzo Anugrah Ramadhan
dari SMP NEGERI 26 SURABAYA
Proyekku: EGGSELENT – Dari Cangkang Telur jadi Solusi bukan Polusi 🥚♻️
#HariTanpaTembakau2025
#SekolahBebasAsap
#RokokMerusakBumi
#EggselentSolusi
#LingkunganSehatTanpaRokok
#TolakIndustriTembakau
Rokok memang sangat bahaya dan anak anak jaman sekarang juga sudah banyak yang merokok tapi masih kecil kecil😔
apalagi banyak yang meninggal karna meRokok atau yang terkena asap rokok Mulu.
✨🤚🏻Jadi mari kurangi/hilangkan merokok pasif dan jangan merokok di dekat anak anak/orang orang. Jaga kesehatan tubuh kita dan jangan merusak tubuh kita dengan asap rokok 🤚🏻✨
~~~~
Nama: Aisshiren Dwi Wulan Sari
Sekolah: SMPN 53 SURABAYA
Budidaya: Bayam maestro
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025: Saatnya Lindungi Generasi dari Bahaya Tersembunyi Rokok
pentingnya hidup sehat untuk diri sendiri dan lingkungan kita , meningkatkan kesadaran tentang bahaya merokok.
Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..
Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_
proyek tanaman sereh dengan berbagai manfaat dalam berbagai bidang dapat digunakan untuk obat-obat an, bumbu dapur hingga pengusir nyamuk
momentum penting untuk melindungi generasi muda dari pengaruh industri rokok yang semakin licik. Mari bersama-sama dukung upaya menciptakan lingkungan bebas asap rokok demi masa depan yang lebih sehat dan bersih!
Nama: Keisya Azellia Putri
Asal Sekolah: SMPN 38 Surabaya
Nama Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
Nomor Peserta: 1142
Sekolah : SMP Negeri 11 Surabaya
Proyek : Budidaya Aloevera
No Peserta : 804
– ⎙ : 𝐒𝐀𝐋𝐀𝐌 𝐁𝐔𝐌𝐈… 𝐏𝐀𝐒𝐓𝐈 𝐋𝐄𝐒𝐓𝐀𝐑𝐈… 🌱‼️
Haii, perkenalkan saya Marsha Beby Andira biasa dipanggil asha…. saya akan memberikan kesimpulan terkait artikel ini… Dunia memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (World No Tobacco Day) setiap tanggal 31 Mei…. Kita harus fokus melindungi anak-anak dari pengaruh industri rokok karena beberapa hal berikut ini :
Masalah utama di Indonesia….
Perokok anak usia 10–18 tahun meningkat (lebih dari 10%). Penyebabnya adalah harga rokok murah, iklan terselubung, dan minim pengawasan.
Bahaya rokok….
Menyebabkan jutaan kematian tiap tahun (aktif & pasif), Mencemari lingkungan: puntung rokok, deforestasi, dan pestisida.
Solusi nya yaitu….
Pemerintah : perkuat aturan dan penegakan hukum.
Masyarakat : jadi teladan, edukasi anak, dan kampanye kreatif.
Sekolah & guru : wujudkan Kawasan Tanpa Rokok.
Aksi nyata….
Tolak ajakan merokok, Buat konten anti rokok, Kampanye visual & kegiatan positif, Dorong ruang publik bebas asap rokok.
PangPut Lh 2025 “Siap menjadi produktif, peduli, anti rebahan, mendunia!”
perlindungan generasi muda dari pengaruh industri rokok sangat penting. mari bersama-sama dukung upaya menciptakan lingkungan bebas asap rokok demi masa depan yang lebih sehat dan bebas dari bahaya tersembunyi rokok.
Nama: Keisya Azellia Putri
Asal Sekolah: SMPN 38 Surabaya
Nama Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
Nomor Peserta: 1142
Rokok 🚬 memang sangat berbahaya, menyebabkan berbagai macam penyakit dan akibat-akibat fatal lainnya, tetapi, masih banyak masyarakat di luaran sana yang tidak kunjung lepas dari rokok‼️
Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat terhadap bahayanya rokok dan kurangnya edukasi mengenai dampak dari merokok.
Tak sedikit anak-anak yang mulai mencoba merokok hanya karena ingin tau.
awalnya mungkin penasaran, tetapi lama-kelamaan.. menjadi sebuah candu yang sulit diberhentikan😿
Bahkan, anak-anak di bangku sekolah dasar pun sudah mulai berani mencoba rokok. Beberapa dari mereka mencoba merokok karena pengaruh orang-orang disekitarnya 👥👥
Jadi mulai sekarang, kurangi lah merokok untuk menjaga kesehatan dan keasrian lingkungan hidup 🌲🌀
Sebaliknya, lakukanlah hal-hal positif yang bisa memperkuat dan menjaga kesehatan tubuh, seperti :
berolahraga 🏋🏻♀️🏃🏻♀️🚵🏻♀️🏊🏻♀️
memakan makanan sehat dan bergizi seimbang 🍊🌽🥬🥦🥩🍚
tidur dengan waktu yang cukup (6-8 jam) 😴
Saya Prisillia putri damayanti / 1064
SMP NEGERI 26 SURABAYA
Mengangkat proyek pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dengan judul, “Lilin minyak jelantah : terangi bumi, sehatkan tubuh.”
Saya sebagai pelajar juga sangat mencemaskan dampak polusi asap rokok yang membahayakan untuk kami, karena masih banyak sekali perokok yang merokok di sembarang tempat , dan meyebaban polusi asap, dimana asap rokok sangat berbahay untuk kesehatan bagi orang yang tidak merokok.
Semoga dengan kampanye Peringatan bahaya asap rokok bisa menggugah hati nurani para perokok.
Nama : Leyna Mayyasha Qorri Ain
Asal Sekolah : SDN Pacarkeling V Surabaya
Nomer Peserta : 468
Proyek : aloe sobat sehat, solusi hebat untuk keluarga sehat
Melalui budi daya Aloe Vera, saya berharap setiap halaman rumah warga mempunyai 1 tanaman
perokok memang menyebalkan karena perokok aktif orang yang tidak merokok bisa terkena imbasnya dan menjadi perokok pasif
ajeng chaesa setia rahayu, smpn 24 surabaya.
no peserta:1034
proyek:daur ulang eceng gondok @eco.cycle
Rokok memang sangat berbahaya bagi kesehatan apalagi untuk Anak-anak.
Dengan Aksi ini,Saya setuju untuk Generasi Masa Depan tidak menggunakan Rokok.
Karna dampaknya akan merugikan pengguna dan orang sekitar kita.
Nama = Ananda Efri Nugraha
Sekolah = SDN KAPASARI 1/292 Surabaya
Nomer Peserta = 141
Proyek Saya Budidaya Tanaman Lidah Buaya
Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia ini sangat penting untuk mengingatkan kita semua akan bahaya rokok yang seringkali tersembunyi. Lindungi generasi muda dari jerat rokok!”
“Mari jadikan Hari Tanpa Tembakau Sedunia sebagai momentum untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bebas dari asap rokok, dan mendukung generasi penerus untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat dan produktif.
Saya Jasmine Najwa priviana septy
Dari smpn 26 surabaya dengan proyek
“Soap bun’s”-sabun dari minyak jelantah
Rokok Memang selalu Bahaya Untuk Anak-Anak dan Remaja Zaman Sekarang Terutama Asap Rokoknya yang Berbahaya jika Di Hirup
Nama = Gede Kesawa Desvananda Sasmita
Sekolah : SMPN 35 Surabaya
Nomor Peserta : 595
Proyek saya : Biobox Maggot : Solusi Daur Lang Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Emas Hitam
Rokok Memang satgat Berbahaya teru tama Asap Rokoknya Yang Berbahaya palagi Jika Di Buang Sembarangan akan Mengakibatkan Pencemaran Tanah
Nama: Gede Kesawa Desvananda Sasmita
Sekolah: SMPN 35 Surabaya
Nomor Peserta: 595
Judul Proyek: Biobox Maggot: Solusi Daur Lang Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Emas Hitam
Hallo semuanya perkenalkan nama saya Aryasatya Panca Nararya, saya adalah peserta pangeran lingkungan hidup tingkat SMP tahun 2025 dari SMPN 22 SURABAYA. Saya sangat senang sekali bisa bergabung di perlombaan yang sangat keren. Oh iya jadi proyekku yaitu tentang pemanfaatan limbah pelastik atau disebut juga PEMLIMTIK, target saya yaitu saya ingin memanfaatkan sampah sebanyak 1.500 kg lebih. Yuk tungguin aksiku ya 👋🏻
Semoga lolos sampai tahap terakhir 🙏🤗
Nama: Tisya Ayodya Prameswari
Sekolah : SDI Al Azhar Kelapa Gading Surabaya
Nomor peserta: 006
Judul proyek: ECOZY (Eco Enzyme)
Capaian proyek: 1. Saya telah mengolah limbah kulit buah menjadi Eco Enzyme sebanyak 573,4 kg
2. Saya sudah menerima galon sebanyak 78 galon
3. Saya sudah menemukan 1 Rumah Warga Binaan
Nama lengkap: Niken Wulan Ramadhani
Asal sekolah: SMPN 24 Surabaya
No peserta: 1044
Proyek: GreenaFlow
Pengolahan eceng gondok & sampah organik.
🚭 Hari Tanpa Tembakau Sedunia 🚭
“Lebih sehat tanpa asap!”
Sebagai generasi muda, aku percaya bahwa masa depan yang sehat dimulai dari pilihan kecil hari ini—salah satunya dengan menjauhi rokok. Rokok bukan cuma merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain dan lingkungan.
Ayo, kita jadi generasi yang berani bilang “tidak” pada tembakau dan “ya” pada gaya hidup sehat!
Lindungi paru-paru kita, lindungi bumi kita. 🌱💨
#HariTanpaTembakau #StopMerokok #GenerasiSehat #LingkunganBebasAsap
🗣️ Jadi… Hari Tanpa Tembakau itu penting. Tapi harus lebih dari sekadar postingan.
✔️ Edukasi harus real, bukan sekadar slogan.
✔️ Regulasi harus tegas, bukan setengah hati.
✔️ Kita semua harus sadar:
Rokok bukan gaya hidup. Tapi jalan pintas menuju masalah kesehatan.
💥 Saatnya stop romantisasi rokok.
💪 Lindungi generasi, bukan cuma hari ini, tapi setiap hari.
Nama : Jasmine Feerzha Annachla
Sekolah : SMP Negeri 38 Surabaya
No. Peserta : 1140
Proyek : Mengolah limbah minyak jelantah menjadi sabun cuci piring
Tujuan proyek saya mendaur ulang limbah minyak jelantah menjadi barang yang bergua dan bermanfaat, lalu limbah minyak jelantah tersebut diolah kembali menjadi sabun cuci piring. Ini bertujuan untuk mengurangi limbah minyak jelantah di sembarang tempat
Bener banget tuh rokok penyebab kanker bahaya banget loh
Kenapa ya rokok tuh di jual bebas padahal berbahaya? Dan kenapa anak’ jaman sekarang terutama smp banyak yang mengkonsumsi rokok padahal mereka tau seberbahaya apa rokok…. Menurut saya lebih baik produksi rokok di berhentikan agar kesehatan manusia tetap terjaga…
Nama : Queenie Rhea Adeline
No. peserta : 938
Asal sekolah : SMPN 16 SURABAYA
Judul proyek : BATORICK SIXTEEN
User ig : @tehmacthchoco
Waa keren tapi tetap banyak yang masih melakukan nya……
Sekolah: SDN JEMUR WONOSARI 1
Proyek:tomat
No peserta:200
Wah sangat keren tetapi masih banyak yang melakukannya terutama anak smp
Hal ini diselenggarakan untuk dapat meningkatkan kesadaran manusia tentang risiko kesehatan akibat dari penggunaan tembakau.
Saya Arsy Shakilah Putri Romadania
Dari SDN Balongsari 1/500
No. Peserta : 24
edukasi sepeti ini harus terus dilakukan agar masyarakat tau tentang bahaya rokok sehingga bs menjaga generasi muda dari kecanduan rokok
Nama : Fatimah Nawal Rahman
Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
No. Peserta : 026
Daur ulang sampah plastik kemasan menjadi produk kerajinan
Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan
Informasi yang menyadarkan sekali tentang bahayanya rokok. Rokok mungkin terlihat murah dan menarik untuk digunakan tetapi, sadarkah tentang dampak bahayanya penggunaan rokok. Dari sisi lingkungan, kehidupan, dan bermasyarakat sangatlah besar. Maka dari itu, mari katakan tidak🙅♀️ untuk rokok dan katakan ya🙋♀️ untuk masa depan yang lebih baik. Langkah kecil ini, bisa berdampak positif yang sangat besar bagi esok hari.
Mazida Shabrina Yasmin
SDN WONOKUSUMO 6 SURABAYA
No urut: 728
Judul proyek: SERBU(Serbuk Berproyek Horta)
Hari Tanpa Tembakau Sedunia , pastinya asyik karena saya tidak suka bau asap rokok dimana mana
nama Ni Luh Gede Reva Dealove Valentcia Atmaja
sekolah SMPN 35 Surabaya
nomor peserta 1130
Ternyata banyak info menarik di sini ya contohnya ” Hari tanpa Tembakau sedunia ” Kita memang memerlukan hari itu tetapi seharusnya yang kuharap meskipun hari biasa semua orang berhenti menggunakan rokok padahal rokok itu adalah racun yang memiliki dampak negatif seperti penyakit
Yuk teman-teman kita sebagai generasi muda harus menciptakan kehidupan anak bangsa tanpa rokok 💪🏻🚭.
Nama: Adinda Quenza Ramadhani
Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
No peserta: 224
Proyek: Budidaya tanaman terong 🍆
Informasinya sangat bermanfaat,jauhi roko karna sangat berbahaya