Putri Malu (Mimosa pudica): Tanaman Liar yang Menyimpan Keunikan dan Potensi Herbal
Di antara hamparan rumput di pekarangan, tepi jalan, atau kebun, sering tumbuh tanaman kecil yang memiliki kemampuan unik. Tanaman itu adalah Putri Malu (Mimosa pudica). Ketika daunnya disentuh, terkena getaran, atau digoyang angin cukup kuat, daunnya akan segera menutup dan tangkainya sedikit merunduk.
Keunikan inilah yang membuat putri malu menjadi salah satu tanaman yang paling dikenal oleh anak-anak maupun orang dewasa. Meski sering dianggap gulma, tanaman ini ternyata telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di berbagai negara tropis.
Banyak orang mengira daun putri malu menutup karena “malu”, padahal yang terjadi adalah mekanisme pertahanan alami. Para ilmuwan menjelaskan bahwa sentuhan memicu perubahan tekanan air (tekanan turgor) pada sel-sel khusus di pangkal daun yang disebut pulvinus.
Perubahan tekanan ini membuat daun menutup dalam hitungan detik. Gerakan tersebut diduga membantu mengurangi gangguan dari hewan pemakan tumbuhan sekaligus melindungi daun dari kerusakan. Setelah beberapa menit, daun akan kembali membuka ketika kondisi sudah aman.
Secara alami, putri malu berasal dari kawasan tropis Amerika, tetapi kini telah menyebar hampir ke seluruh wilayah tropis dan subtropis dunia, termasuk Indonesia. Tanaman ini mudah tumbuh di tanah terbuka, lahan pertanian, padang rumput, maupun lahan yang kurang subur.
Kemampuannya beradaptasi membuat putri malu sering dianggap sebagai gulma karena dapat tumbuh dengan cepat dan bersaing dengan tanaman budidaya. Namun, keberadaannya juga menunjukkan betapa kayanya keanekaragaman hayati yang ada di sekitar kita.
Dalam pengobatan tradisional, hampir seluruh bagian putri malu pernah dimanfaatkan, mulai dari daun, batang, hingga akarnya. Di beberapa daerah di Asia, tanaman ini digunakan sebagai ramuan untuk membantu mengatasi luka ringan, diare, gangguan saluran kemih, serta membantu meredakan peradangan.
Meskipun penggunaan tersebut telah berlangsung turun-temurun, manfaatnya tidak selalu memiliki tingkat pembuktian ilmiah yang sama. Oleh karena itu, tanaman ini sebaiknya dipandang sebagai pelengkap pengobatan tradisional, bukan sebagai pengganti terapi medis yang telah terbukti efektif.
Penelitian modern menemukan bahwa putri malu mengandung berbagai senyawa alami, seperti flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, terpenoid, dan senyawa khas bernama mimosin. Berbagai penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak tanaman ini memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, serta berpotensi membantu mempercepat penyembuhan luka.
Namun, sebagian besar hasil tersebut masih berasal dari penelitian di laboratorium atau pada hewan percobaan sehingga masih diperlukan uji klinis pada manusia untuk memastikan manfaat, dosis, dan keamanannya.
Masyarakat juga perlu mengetahui bahwa tanaman herbal tidak selalu aman digunakan tanpa batas. Putri malu mengandung senyawa aktif yang dapat memberikan efek biologis pada tubuh. Mengonsumsi ramuan herbal dalam jumlah berlebihan atau tanpa pendampingan tenaga kesehatan berpotensi menimbulkan efek yang tidak diinginkan, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, atau orang yang sedang mengonsumsi obat tertentu. Karena itu, penggunaan tanaman ini harus dilakukan secara bijaksana dan tidak menggantikan pemeriksaan maupun pengobatan dari tenaga medis.
Selain manfaat kesehatannya, putri malu memiliki nilai penting sebagai media pendidikan. Tanaman ini sering digunakan di sekolah untuk mengenalkan konsep respons tumbuhan terhadap rangsangan, fisiologi tumbuhan, dan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati.
Gerakan menutup daunnya menjadi bukti bahwa tumbuhan juga mampu merespons lingkungan dengan cara yang menakjubkan, meskipun tidak memiliki sistem saraf seperti manusia atau hewan. Hal ini menjadikan putri malu sebagai salah satu tanaman favorit dalam pembelajaran sains.
Putri malu mengajarkan bahwa sesuatu yang sering dianggap tidak berguna ternyata dapat menyimpan nilai yang besar. Dari tanaman liar yang tumbuh di pinggir jalan, para ilmuwan memperoleh inspirasi untuk memahami mekanisme gerak tumbuhan dan menemukan berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi dikembangkan menjadi obat di masa depan. Karena itu, masyarakat perlu memandang gulma tidak hanya sebagai pengganggu, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan hayati Indonesia yang layak dipelajari, dilestarikan, dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab. (*/Mochamad Zamroni)


Nama: WILDA AL ALUF
Proyek: RANCA MANIK (kerajinan kain perca yang menarik dan unik)
Asal sekolah: SMPN 2 SURABAYA
Putri malu itu tanaman “kecil-kecil cabe rawit”. Meski sering dianggap gulma liar di pekarangan, ternyata punya banyak keunikan.
Yang paling bikin kagum YAITU daunnya bisa nutup sendiri kalau disentuh. Dulu kita kira karena “malu”, tapi ternyata itu mekanisme pertahanan diri biar gak dimakan hewan.
Uniknya ada di bagian `pulvinus` di pangkal daun. Saat disentuh, tekanan turgor air di sel berubah, jadi daun langsung menutup dalam hitungan detik.
Ini bukan sekedar cuma lucu-lucuan, tapi strategi bertahan hidup. Setelah aman, daunnya buka lagi. Alam emang udah ngasih sistem keamanan otomatis.
Indonesia sangat kaya raya akan tanaman herbal. Di kantor ibu tanaman putri malu sudah diekspor dalam bentuk kering. Sungguh luar biasa tanaman herbal diminati negara – negara Eropa.
Apakah di negara tersebut akan diteliti lebih lanjut dengan peralatan yang lebih cangih?
Ayo generasi muda Indonesia belajar yang serius dan lindungi kekayaan alam kita jangan sampai dicuri oleh negara lain.
Ezra Akbar “Eco Warrior JWS 1” siap beraksi untuk menyelamatkan bumi dengan eco enzyme.
Saya mengolah sampah organik seperti kulit nanas menjadi eco enzyme. Manfaat eco enzyme sangat banyak salah satunya untuk kesehatan. Eco enzyme bisa digunakan sebagai larutan desinfektan.
Bersih dan sehat dengan eco enzyme.
Ezra Akbar Ulumuddin
SDN Jemurwonosari 1 Surabaya
Muhammad Usman Dzikrullah
SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya
Saya sangat suka megang putri malu karna daun” nya KLO dipegang nutup” sendiri heeheee
Lingkungan bersih dg ecoenzim
Yuk selamatkan bumi dg ecoenzim
Muhammad Usman Dzikrullah
SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya
Nama : Diandra Melody Letya Finauri
Sekolah : SDN Kalisari II Surabaya
No Peserta : 122
Proyek : Budi Daya Timun Giok Putri
Tumbuhan puteri malu ini sebenarnya juga tumbuh banyak di sekitar tempat tinggal saya. Artikel ini membuat saya menjadi tahu manfaat tumbuhan ini. Wahhh..keren deh, mulai sekarang saya akan rawat dan perlakukan tumbuhan ini dengan baik. Kebetulan proyek lingkungan yang saya kerjakan saat ini juga bertema tanaman, yaitu tanaman timun giok putri, saya jadi semakin semangat nih. Mari kita bersama-sama mewujudkan bumi yang hijau dan indah ini. Salam Bumi Pasti Lestari.
Nama: Jezizta Velove Vandhana
Proyek: Budidaya Piper Betle 🌿
Sekolah: SMP Negeri 16 Surabaya
Budidaya Piper Betle merupakan proyek penanaman dan perawatan tanaman daun sirih sebagai tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan sekaligus mendukung pelestarian lingkungan. 🌱
Artikel ini sangat menarik karena menjelaskan bahwa putri malu bukan hanya tanaman liar, tetapi juga memiliki keunikan dan banyak manfaat. 🌿 Saya jadi tahu bahwa daun putri malu menutup karena mekanisme pertahanan diri, bukan karena “malu”. Selain itu, tanaman ini juga berpotensi sebagai tanaman herbal dan menjadi media pembelajaran tentang keanekaragaman hayati. Mari kita lebih menghargai tanaman di sekitar kita karena setiap tumbuhan memiliki manfaat yang berharga. 💚🍃
Nama: Marista Nur Kirana Putri
Asal Sekolah: Smp Negeri 38 Surabaya
Proyek: RIMPANG KUJALENCUR
Sangat menginspirasi. Putri malu yang selama ini sering dianggap tanaman liar ternyata memiliki banyak manfaat. Penjelasannya membuat saya semakin menghargai keanekaragaman hayati di sekitar kita. Putri malu yang kita anggap hanya unik ternyata juga menambahkan dampak manfaat para ilmuan sebagai obat masa depan.
Salam Bumi Pasti Lestari 🌍🌱💪🏻
😄🙏🏻🙏🏻🌤️☘️
Kebencanaan Utama
“Pengurangan Risiko Bencana Gempa” Webinar Nasional Seri#305, Sabtu 18 Juli 2026
Juli 14, 2026 at 5:44 pm TunasHijau 905 Views 9 Comments bencana, gempa, webinar
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN) telah menerbitkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024. Peta ini merupakan pembaruan dari Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017.
Pembaruan dilakukan berdasarkan perkembangan data dan penelitian terbaru, meliputi penyempurnaan jalur serta geometri sesar, penentuan segmentasi sesar, penambahan sumber gempa atau sesar aktif, kajian skenario patahan (rupture), perhitungan magnitudo maksimum (Mmaks), serta penentuan laju pergeseran sesar (slip rate). Semua data tersebut digunakan untuk menghasilkan model bahaya gempa yang lebih akurat.
PuSGeN juga terus mengembangkan jaringan sensor pemantau gempa, memperbarui data, menyempurnakan metode penelitian, serta meningkatkan pengetahuan tentang karakteristik sesar aktif di Indonesia. Dalam Peta Gempa Indonesia 2024, telah dipetakan 401 sumber gempa beserta karakteristiknya. Jumlah tersebut mencakup 129 sumber gempa baru. Selain itu, jumlah segmen megathrust kini menjadi 14 segmen. Sebagai contoh, jumlah segmen sesar aktif di Pulau Jawa meningkat dari 36 segmen pada tahun 2017 menjadi 82 segmen pada tahun 2024.
Peta Gempa Indonesia 2024 disusun untuk memperkuat ketahanan Indonesia terhadap risiko gempa bumi serta mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih aman sesuai dengan kondisi geologi terkini. Melalui peta ini, wilayah yang berpotensi mengalami gempa berkekuatan magnitudo 6 atau lebih (≥ M6), terutama yang berada di sekitar kota-kota besar, direkomendasikan menjadi prioritas penelitian lebih lanjut.
Penelitian tersebut meliputi pemetaan mikrozonasi gempa, kajian potensi bencana ikutan seperti likuefaksi, gerakan tanah, dan tsunami, serta pengembangan Sistem Peringatan Dini Gempa Indonesia (INAEEWS) agar masyarakat dapat memperoleh peringatan lebih cepat dan lebih baik. (Penulis: Amien Widodo)
———
Webinar Nasional Seri#305 “Pengurangan Risiko Bencana Gempa” kembali akan digelar oleh Tunas Hijau bersama Forum Kota Surabaya Sehat. PT Dharma Lautan Utama serta Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), Departemen Teknik Geofisika ITS, dan Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota ITS.
Webinar nasional ini akan digelar pada Sabtu, 18 Juli 2026 Pukul 12.00 – 15.00 WIB melalui Zoom dan Live YouTube “Tunas Hijau Indonesia”
Pendaftaran gratis melalui : https://bit.ly/pengurangan-risiko-bencana-gempa-2026
Narasumber :
1. Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc. – Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG
2. Kadek Hendrawan Palgunadi, S.T., M.Sc., Ph.D. – Dosen Departemen Teknik Geofisika ITS
3. Kesumaning Dyah Larasati, S.T., M.ARS. – Dosen Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota ITS
Moderator :
1. Sanggrama Rasio Al Warisyi (Pangeran 2 LH 2025 SD; Siswa SMPN 6 Surabaya)
2. Gayatri Kayla Frinanda (Putri LH 2024 SD; Siswi SMPN 12 Surabaya)
3. Naysella Aurila Yahya (Paguyuban Pangeran & Putri Lingkungan Hidup; Siswi SMAN 2 Kediri) (*)
← Alang-alang: Tanaman Liar yang Menyimpan Banyak Manfaat bagi Kehidupan
Share This Post:00
Anda Juga Mungkin Suka
Nominasi Juara UKS Berkarakter Nasional 2019, SMPN 26 Surabaya Diverifikasi Ulang
September 23, 2019 at 2:43 pm 42
Ancaman Lahar Hujan Gunung Semeru
Juli 11, 2023 at 7:50 pm 39
Kampung Herbal Nginden Menuju Kampung Cerdas
Mei 27, 2021 at 4:28 pm 7
9 thoughts on ““Pengurangan Risiko Bencana Gempa” Webinar Nasional Seri#305, Sabtu 18 Juli 2026”
Achmad Brian Al Virendra
Juli 15, 2026 pada 08:12
Permalink
BRIAN
SDN SEMOLOWARU 1/261
Proyek : Budidaya Si Barang Harum SERAYA ( Serai Rakyat Surabaya)
Artikel publikasi ini tidak sekadar berisi undangan acara ya teman-teman.
Melainkan pengingat penting akan pentingnya literasi bencana.
Mengingat pendaftarannya gratis dan disiarkan secara langsung via Zoom serta YouTube, kegiatan ini wajib diikuti oleh para pendidik, mahasiswa, praktisi tata kota, hingga masyarakat umum yang tinggal di wilayah rawan gempa demi meningkatkan kesiapsiagaan kolektif.
Yuk gabung ya …
Pada Seri #305 Ini Akan memberikan edukasi praktis bagi masyarakat mengenai bagaimana cara membangun infrastruktur yang aman dan menata kota yang tangguh bencana.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tunas Hijau yang secara konsisten terus menjadi motor penggerak edukasi lingkungan.
Lewat rangkaian Webinar Nasional yang kini telah mencapai Seri#305, Tunas Hijau membuktikan komitmennya yang tidak pernah putus dalam mencerdaskan kita semua.
Sukses selalu Tunas Hijau ID🌱🌱✨
Balas
Ezra Akbar Ulumuddin
Juli 15, 2026 pada 10:13
Permalink
Ayo teman-teman jangan lewatkan Webinar Nasional Seri#305 “Pengurangan Risiko Bencana Gempa” kembali akan digelar oleh Tunas Hijau bersama Forum Kota Surabaya Sehat. PT Dharma Lautan Utama serta Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), Departemen Teknik Geofisika ITS, dan Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota ITS.
Akan ada banyak ilmu dan informasi yang bermanfaat.
Ezra Akbar “Eco Warrior JWS 1” siap beraksi untuk menyelamatkan bumi dengan eco enzyme.
Saya mengolah sampah organik seperti kulit nanas menjadi eco enzyme. Manfaat eco enzyme sangat banyak salah satunya untuk kesehatan. Eco enzyme bisa digunakan sebagai antiseptic dan desinfektan.
Sehat Jiwa Raga dengan eco enzyme.
Ezra Akbar Ulumuddin
SDN Jemurwonosari 1 Surabaya
Balas
VIOLA KANAKA ARDHANI
Juli 15, 2026 pada 11:52
Permalink
Assalamualaikum wr. wb, perkenalkan saya Viola Kanaka Ardhani dari SMPN 54 Surabaya, dengan judul proyek Viola’s Craft Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Bisnis Online Shop.
Tidak sabar untuk menyaksikan webinar yang diselenggarakan pada hari Sabtu besok, semoga dengan webinar seperti ini kita dapat terus waspada kepada gempa yang mungkin akan terjadi, semoga tidak ya
Balas
Jezizta Velove Vandhana
Juli 15, 2026 pada 18:39
Permalink
Artikel ini mengingatkan kita bahwa kesiapsiagaan terhadap gempa bumi sangat penting. Dengan adanya pembaruan Peta Gempa Indonesia 2024 dan webinar ini, masyarakat dapat menambah pengetahuan tentang mitigasi bencana serta langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi gempa. Terima kasih kepada Tunas Hijau dan para narasumber yang telah menyediakan edukasi gratis. Semoga semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi sehingga Indonesia menjadi lebih siap menghadapi risiko bencana. 🌱
Nama: Jezizta Velove Vandhana
Proyek: Budidaya Piper Betle (melakukan penanaman daun piper betle yang dapat di manfaatkan menjadi obat)🌿
Sekolah: SMP Negeri 16 Surabaya
Balas
Muhammad Usman Dzikrullah
Juli 16, 2026 pada 19:52
Permalink
Muhammad Usman Dzikrullah
SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya
Terimakasih banyak tunas Hijau ilmunya sangat bermanfaat.
Dulu ibuku pernah cerita klo pernah merasakan gempa waqtu kecil di pondok karena minim ilmu jadi ga bisa melakukan apa” ketika gempa katanya tp setelah AQ ikut webinar ini dan membaca artikel ini akan AQ sampaikan ilmu ini pada ibu, ayahku, serta kakak dan adikku
Lingkungan bersih dg ecoenzim
Yuk selamatkan bumi dg ecoenzim
Muhammad Usman Dzikrullah
SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya
Balas
Muhammad Usman Dzikrullah
Juli 16, 2026 pada 19:48
Permalink
Muhammad Usman Dzikrullah
SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya
Terimakasih banyak tunas Hijau ilmunya sangat bermanfaat.
Lingkungan bersih dg ecoenzim
Yuk selamatkan bumi dg ecoenzim
Muhammad Usman Dzikrullah
SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya
Balas
Muhammad Usman Dzikrullah
Juli 16, 2026 pada 19:53
Permalink
Muhammad Usman Dzikrullah
SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya
Terimakasih banyak tunas Hijau ilmunya sangat bermanfaat.
Dulu ibuku pernah cerita klo pernah merasakan gempa waqtu kecil di pondok karena minim ilmu jadi ga bisa melakukan apa” ketika gempa katanya tp setelah AQ ikut webinar ini dan membaca artikel ini akan AQ sampaikan ilmu ini pada ibu, ayahku, serta kakak dan adikku
Lingkungan bersih dg ecoenzim
Yuk selamatkan bumi dg ecoenzim
Muhammad Usman Dzikrullah
SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya
Balas
Fica Widya Paramitha
Juli 16, 2026 pada 23:01
Permalink
Nama:Fica Widya Paramitha
Asal sekolah:SMPN 26 Surabaya
Nama proyek:KeyCycle(Keychain Recycle)
Proyek lingkungan saya yaitu KeyCycle-Keychain Recycle, yaitu mengubah sampah botol plastik bekas menjadi gantungan kunci dengan cara melelehkan tutup botol plastik yang telah digunting dengan setrika lalu badan botolnya dijadikan sapu halaman.
Sangat penting dan bermanfaat sekali pembaruan Peta Bahaya Gempa 2024 ini, data yang lebih lengkap dan akurat pasti akan sangat membantu untuk merencanakan pembangunan yang lebih aman, serta melindungi kita semua dari risiko gempa. Apalagi ditambah dengan adanya webinar yang mengajak kita belajar lebih dalam, ini langkah yang sangat bagus untuk meningkatkan kesiapsiagaan bersama. Semoga informasi ini bisa sampai ke sebanyak-banyaknya orang ya🌿
Balas
elena subekti
Juli 18, 2026 pada 11:33
Permalink
webinar ini sangat bermanfaat karna durasinya yang sangat panjang dan memberikan pemahaman yang utuh, mendalam dan anti hoax.
narasumber yang memberi materi sangat lengkap serta teman teman yang berdiskusi bersama, suatu kegiatan yang sangat bermanfaat.
kali ini handphone bukan cuma buat scroll tiktok dan nonton youtube tapi buat edukasi yang bermanfaat. terimakasih tunas hijau telah menselanggarakan webinar ini
elena subekti
SMPN 11 surabaya
proyek budi daya tanaman pepaya
Balas
Ar ransi mahanipuna rajendra
Juli 18, 2026 pada 13:32
Permalink
Komentar Anda sedang dimoderasi.
Tunashijau selalu mengadakan program-program yang terbaik untuk mendukung keberlangsungan keindahan dan kelestarian alam. Program ini sangat bagus, dan sangat bermanfaat mengingat lingkungan kita yang semakin tercemar akan limbah2 dan sampah2. Maka marilah kita bergotong royong membantu dan lakukan aksi bersama tunas hijau untuk bumi yang lebih indah. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi.
Mari jaga bumi bersama aksi nyata pengolahan SAMPAH BUAH menjadi ECO ENZYM.
AR RANSI MAHANIPUNA RAJENDRA
SDN KEPUTIH 245 SURABAYA
#tunashijauid
#seleksi1pangputlh2026
#pangputlh2026
#pangputlh2026_
#SDN_KEPUTIH_245_
AR RANSI_MAHANIPUNA_RAJENDRA
#pangeranputrilh2026sd
Saya Dyandra salsabillah sucipto
Dari SMPN 38 SURABAYA
Terimakasih atas informasinya sehingga mengedukasi saya ternyata putri malu yang saya anggap tanaman liar itu banyak sekali manfaatnya.
ini adalah fakta yang sangat dekat dengan memori masa kecil kita. Gerakan seismonasti (menutup daun saat disentuh) pada putri malu adalah laboratorium alam paling sederhana dan efektif untuk anak-anak sekolah. Tanpa perlu alat canggih, tanaman ini berhasil membuktikan secara visual bahwa tumbuhan adalah makhluk hidup yang merespons lingkungannya. Ini menjadikannya jembatan yang sempurna untuk menumbuhkan minat generasi muda pada ilmu botani dan sains.
Nama : Syifaul Ummah
Asal Sekolah : SMPN 38 Surabaya
Proyek : Budidaya Taliba (Tanaman Lidah Buaya)
Sebuah ulasan botani yang menarik. Sering kali kita menganggap tanaman liar di pinggir jalan sebagai gulma yang tidak berguna. Mengangkat potensi herbal dari Putri Malu membuka mata pembaca bahwa alam sekitar kita menyediakan banyak alternatif kesehatan yang belum dieksplorasi secara maksimal. Edukasi seperti ini penting agar keanekaragaman hayati lokal lebih dihargai.
Aqilla Alifiana Reagan
SMPN 38 Surabaya
Proyek ; GERIK ( gerakan ecobrick) aksi nyata menyelamatkan lingkungan
Artikel yang sangat informatif! Saya baru tahu kalau nama ilmiah bagian yang membuat daun putri malu menutup itu disebut pulvinus. Penjelasan tentang tekanan turgor ini membuka mata bahwa tanaman liar di sekitar kita punya mekanisme pertahanan diri yang luar biasa menakjubkan. Laboratorium alam yang sangat sederhana untuk belajar sains sehari-hari!
Artikel yang sangat informatif! Saya baru tahu kalau nama ilmiah bagian yang membuat daun putri malu menutup itu disebut pulvinus. Penjelasan tentang tekanan turgor ini membuka mata bahwa tanaman liar di sekitar kita punya mekanisme pertahanan diri yang luar biasa menakjubkan. Laboratorium alam yang sangat sederhana untuk belajar sains sehari-hari!
Aqilla Alifiana Reagan, SMPN 38 Surabaya .
Proyek : GERIK ( gerakan ecobrick ) aksi nyata menyelamatkan lingkungan
Wow aku baru tahu kalau banyak fungsi dari putri malu. Putri malu ini sering dibuat main oleh anak anak. Daunnya bisa buka dan ditutup semakin seru bermainnya. Putri malu juga bisa diolah menjadi obat herbal.
Aqilla Alifiana Reagan
SMPN 38 Surabaya
Proyek : GERIK ( gerakan ecobrick) Aksi nyata menyelamatkan lingkungan
Putri malu sangat bagus dan keren saat di buat untuk bermain. Dan jangan lupa untuk selalu melestarikan budaya putri malu ini
Assalamualaikum wr. wb, perkenalkan saya Viola Kanaka Ardhani dari SMPN 54 Surabaya, dengan judul proyek Viola’s Craft Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Bisnis Online Shop.
Wah saya baru tau, karna dari kecil sudah sering terlihat tanaman Putri Malu ini :), ternyata juga punya manfaat jadi obat tradisional, tapi sayang nya untuk sekarang saya sudah jarang menemukan tanaman ini.
Assalamualaikum wr.wb, halo sobat hijau, perkenalkan nama saya Kayla Fatiyatu Zahra Ardani dari SMPN 54 Surabaya, dengan judul proyek Pemanfaatan Sampah Non-organik menjadi Beautiful Craft.
Keunikan tanaman putri malu yang dapat menutup daunnya saat disentuh membuat artikel ini semakin menarik. Selain unik, ternyata tanaman ini juga memiliki potensi sebagai tanaman herbal yang bermanfaat.
Trnyata banyak sekali tanaman liar di alam, yang bermanfaat untuk tubuh. Tanaman liar yang kita anggap gulma ternyata adalah obat. Obat herbal sebagai pengganti obat kimia. Salah satu tanaman itu adalah putri malu.
Putri malu mengandung senyawa aktif yang dapat memberikan efek biologis pada tubuh.
Penelitian modern menemukan bahwa putri malu mengandung berbagai senyawa alami, seperti flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, terpenoid, dan senyawa khas bernama mimosin. Berbagai penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak tanaman ini memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, serta berpotensi membantu mempercepat penyembuhan luka.
Nama : Praja Wijarko Nugroho
SDN Sedati Gede 1
Aksi nyata yang patut diacungi jempol. Semoga bisa terus menginspirasi lebih banyak orang ya! Semangat!
Proyek saya mengolah cangkang telur dari dapur juga semoga menginspirasi teman-teman semua.
Gibran Al-ahza S.
SDN Kendangsari 1 Sbya
no. peserta : 0097
Nama:Fica Widya Paramitha
Asal sekolah:SMPN 26 Surabaya
Nama proyek:KeyCycle(Keychain Recycle)
Proyek lingkungan saya yaitu KeyCycle-Keychain Recycle, yaitu mengubah sampah botol plastik bekas menjadi gantungan kunci dengan cara melelehkan tutup botol plastik yang telah digunting dengan setrika lalu badan botolnya dijadikan sapu halaman.
Penjelasan ini membuka wawasan bahwa tanaman yang sering kita temui sehari-hari dan dianggap biasa saja ternyata menyimpan keunikan serta manfaat yang luar biasa. Putri Malu mengajarkan kita untuk tidak menilai sesuatu hanya dari penampilan luarnya saja, sekaligus mengingatkan pentingnya memanfaatkan kekayaan alam dengan pengetahuan yang tepat dan penuh tanggung jawab. Tanaman ini juga menjadi bukti nyata betapa menariknya dunia alam yang selalu menyisakan hal baru untuk kita pelajari dan pahami🌱💚💚.
Semoga artikel ini semakin menginspirasi masyarakat untuk mengenal dan menghargai keanekaragaman hayati di sekitar kita. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang peduli terhadap pelestarian tanaman lokal, memanfaatkan potensi alam secara bijak, serta menjaga lingkungan agar tetap lestari dan bermanfaat bagi kehidupan di masa depan.
Nama: Diky Yulia Efendi
Sekolah: SMP Negeri 11 Surabaya
Proyek: REVERDA (Pengolahan sampah kering menjadi barang yang bernilai)
Nama : Sabrina Kayla Azzahra
Asal : SMPN 11 SURABAYA
Proyek : Pupuk Organik Cair
Pupuk organik cair yang saya ambil sebagai proyek pangput 2026 yang sudah sangat saya pertimbangkan. Proyek POC ini memiliki banyak manfaat diantaranya: mengurangi sampah organik (kita tahu bahwasannya limbah organik bisa menjadi gas metana yang lebih berbahaya dari co²), mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sintetis.
Ternyata putri malu tidak hanya sekedar tanaman liar. Rupanya, bermanfaat sekali ya tumbuhan satu ini. Artikel ini membuka wawasan baru saya terhadap manfaat manfaat tanaman yang belum saya ketahui
ternyata tanaman kecil yang dulu suka aku sentuh karna bisa tertutup ternyata punya manfaat juga.
aku suka bagian akhir artikel ini yang bertulis “Putri malu mengajarkan bahwa sesuatu yang sering dianggap tidak berguna ternyata dapat menyimpan nilai yang besar”.
bagian akhir ini memberiku dorongan untuk semangat.
elena subekti
SMPN 11 surabaya
proyek budi daya tanaman pepaya
Tanaman yg menarik karena gerakan refleks menutup di daunnya pd saat terkena rangsang gerak. Selain keunikannya bunga trsebut jg memiliki manfaat dalam penyembuhan pd luka lecet. Namun, yg perlu kita ketahui bhwa tanaman herbal jg memiliki dampak negatif ketika digunakan melebihi kadar seharusnya dan tidak selalu dianggap baik bagi tubuh.
Nafisa Haura Ainun Mahya
SDN Gununganyar 273 Surabaya
Artikel yang sangat menarik dan informatif. Tanaman Putri Malu (Mimosa pudica) membuktikan betapa kaya dan luar biasanya keanekaragaman hayati Indonesia yang menyimpan berbagai potensi herbal untuk kesehatan.
Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) dan herbal alami seperti ini sejatinya sangat berkaitan erat dengan pentingnya pengelolaan obat sintetis di rumah tangga. Melalui proyek PELITA OBAT, saya terus mengajak masyarakat untuk lebih bijak memilah dan mengelola limbah obat kimia bekas/kedaluwarsa agar tidak membuangnya sembarangan. Jika limbah obat kimia mencemari tanah dan air, maka tumbuh-tumbuhan herbal yang bermanfaat seperti Putri Malu ini juga berisiko terkontaminasi bahan kimia berbahaya.
Mari kita rawat keanekaragaman hayati sekitar dan kelola limbah obat keluarga dengan benar demi lingkungan yang sehat dan alami!
Nama : Amritha Hafsah Rheva Ramadhina
Sekolah : SD Al Uswah 2 Surabaya
No peserta : 0002 Putri Lingkungan SD
Nama Proyek : PELITA OBAT (Pengelola Limbah Tangguh Obat Keluarga)
PELITA OBAT adalah aksi lingkungan hidup untuk mengedukasi dan mengelola limbah obat rumah tangga secara aman, terpilah, dan berkelanjutan di Surabaya.
3 Pilar Utama Gerakan:
1. Pilah: Memisahkan kemasan obat dari rumah (kardus, botol plastik/kaca, dan blister aluminium).
2. Amankan: Merusak label dan bentuk obat kedaluwarsa sebelum dibuang agar tidak mencemari tanah/air dan tidak disalahgunakan.
3. Upcycle & Setor: Menyetor kemasan ke Drop Box serta mengolah kardus bekas obat menjadi pot tanaman (greening) dan tempat alat tulis.
Putri malu bukan sekedar tanaman liar biasa. Kandungan senyawa alaminya menunjukkan potensi sebagai tanaman herbal. Dan pitri malu dapat menjadi salah satu kekayaan hayati yang bernilai bagi ilmu pengetahuan dan kesehatan.
Aqeel Tsani Ramadhan
SDN jemur Wonosari 1 Surabaya
Siap beraksi menyelamatkan bumi dari sampah organik dengan maggot.
Hai Sobat Hijau
Salam Bumi, Pasti Lestari 🌱
Saya Zivanisa Alicia W
Dari SDN Ketabang I / 288 Surabaya
Nama Proyek saya adalah SIPATAS
(kolekSI samPAh kerTAS)
.
Wahhh tanaman ini selain unik, ternyata punya banyak manfaat 🌱
.
Semangat terus menjadi generasi peduli, produktif dan anti rebahan yang mendunia . .
.
Oh ya, saya punya Jargon nih :
Ayo mengolah sampah kertas
Menjaga bumi tanpa batas
Menjadi generasi anti cemas
Salam bumi pasti lestari 🌱
.
Sekilas tentang proyek SIPATAS :
– mengumpulkan sampah kertas
– mengolah menjadi barang yg bermanfaat
wow tanaman putri malu ternyata tidak hanya unik, tapi ternyata juga berpotensi menjadi tanaman obat. harus segera dilakukan uji klinis lebih lanjut agar dapat dimanfaatkan 🌿
from :
Deandra Ahmed Al Farizzi
SDN Jemur Wonosari 1
Terima kasih atas ilmu dan pembelajarannya. Ternyata putri malu memiliki manfaat sebagai tanaman obat karena mengandung senyawa yang baik untuk kesehatan.
Perkenalkan saya Kiano Galfariendra Pranaja
Calon Pangeran Lingkungan Hidup dari SDN Lidah Kulon 1/464 Surabaya
No. Peserta : 0147
Dengan Proyek saya yang berjudul SEPUR RUPAWAN (Sereh Dapur Rumput Andalan Wiyata Dan Kesehatan) yaitu budidaya tanaman sereh yang kaya manfaat bagi lingkungan dimana akar serabutnya mampu menahan tanah agar tidak mudah terkikis hujan dan longsor, dapat ditanam bersama tumbuhan lain untuk menjaga kelembaban karena sifatnya yang mampu menahan air lebih mudah meresap ke tanah sehingga secara tidak langsung membantu melestarikan bumi dari ancaman perubahan iklim, hasil dari budidaya tersebut juga dapat dimanfaatkan mulai dari konsumsi rumah tangga sebagai bumbu masak atau dikonsumsi untuk kesehatan, selain itu juga bisa memiliki nilai jual lebih jika di ubah menjadi produk aromatherapy atau antibakteri.
Ke depan saya ingin mengembangkan hasil panen sereh saya dengan ecoenzym agar wanginya segar dan bisa kita manfaatkan untuk sabun cuci tangan atau campuran bahan pembersih dapur maupun rumah tanggan lainnya.
Ayo ikuti aksi saya di IG @kianoproject_
Melestarikan bumi tidak harus menjadi sempurna, setiap langkah kecil akan selalu membuahkan hasil. Bersama – sama kita bisa.
Tanaman putri malu ini unik banget, disentuh langsung nutup daunnya 😄 ternyata juga punya banyak manfaat herbal ya
Nama ALVIN ZAHIR
ASAL SEKOLAH SMPN NEGERI 11 SURABAYA
PROYEK BUDIDAYA TANAMAN PALEM
Terima kasih atas artikelnya. Saya baru tahu bahwa tanaman putri malu tidak hanya unik, tetapi juga memiliki manfaat untuk kesehatan. Saya jadi semakin semangat merawat tanaman dan menjaga kelestarian alam agar berbagai jenis tumbuhan tetap terjaga.
Assyifa Nailatu Orlin
SDN 408 Surabaya
anaman Putri Malu (Mimosa pudica) membuktikan betapa kaya dan luar biasanya keanekaragaman hayati Indonesia yang menyimpan berbagai potensi herbal untuk kesehatan.
Nama : Amritha Hafsah Rheva Ramadhina
Sekolah : SD Al Uswah 2 Surabaya
No peserta : 0002 Putri Lingkungan SD
Nama Proyek : PELITA OBAT (Pengelola Limbah Tangguh Obat Keluarga)
PELITA OBAT adalah aksi lingkungan hidup untuk mengedukasi dan mengelola limbah obat rumah tangga secara aman, terpilah, dan berkelanjutan di Surabaya.
3 Pilar Utama Gerakan:
1. Pilah: Memisahkan kemasan obat dari rumah (kardus, botol plastik/kaca, dan blister aluminium).
2. Amankan: Merusak label dan bentuk obat kedaluwarsa sebelum dibuang agar tidak mencemari tanah/air dan tidak disalahgunakan.
3. Upcycle & Setor: Menyetor kemasan ke Drop Box serta mengolah kardus bekas obat menjadi pot tanaman (greening) dan tempat alat tulis.
Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) dan herbal alami seperti ini sejatinya sangat berkaitan erat dengan pentingnya pengelolaan obat sintetis di rumah tangga. Melalui proyek PELITA OBAT, saya terus mengajak masyarakat untuk lebih bijak memilah dan mengelola limbah obat kimia bekas/kedaluwarsa agar tidak membuangnya sembarangan. Jika limbah obat kimia mencemari tanah dan air, maka tumbuh-tumbuhan herbal yang bermanfaat seperti Putri Malu ini juga berisiko terkontaminasi bahan kimia berbahaya.
Mari kita rawat keanekaragaman hayati sekitar dan kelola limbah obat keluarga dengan benar demi lingkungan yang sehat dan alami!
Nadevda Emiko Nahdah
SDN Gununganyar 273
Nomor Peserta: 0092
Proyek: KARDAF (Kardus Daur Ulang Fungsional)
Artikel “Putri Malu (Mimosa pudica): Tanaman Liar yang Menyimpan Keunikan dan Potensi Herbal” mengajarkan bahwa tumbuhan yang sering kita lihat di sekitar ternyata memiliki banyak manfaat. Putri malu tidak hanya unik karena daunnya menutup saat disentuh, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman herbal.
Dari artikel ini saya belajar bahwa kita harus lebih mengenal dan menjaga tanaman di sekitar kita. Jangan langsung menganggap tanaman liar tidak berguna, karena setiap tanaman memiliki manfaat bagi kehidupan.
Sebagai peserta dengan proyek KARDAF (Kardus Daur Ulang Fungsional), saya juga belajar untuk memanfaatkan apa yang ada di sekitar menjadi sesuatu yang berguna. Dengan begitu, kita dapat menjaga lingkungan dan mengurangi sampah.
Terima kasih kepada Tunas Hijau yang selalu memberikan informasi menarik tentang alam dan lingkungan. Semoga semakin banyak anak-anak yang mencintai tanaman dan ikut menjaga kelestarian alam.
Sukses selalu Tunas Hijau! 🌿🌱✨
Nadia Hibatillah Amalia
SDN jemurwonosari 1 Surabaya
Sangat bermanfaat, jadi lebih mengenal manfaat tanaman putri malu dan potensinya bagi kesehatan. Terima kasih sudah berbagi informasi.
Nama: NAILUL NOURIZCHA MAULDEA
Sekolah: SMPN 63 SURABAYA
Nomer peserta: 1276
Penjelasan singkat tentang proyek:
Inovasi pengurangan limbah organik melalui budidaya larva bsf
LATAR BELAKANG DAN TUJUAN:
Sampah organik rumah tangga dan pasar masih menjadi penyumbang terbesar timbunan sampah di TPA. Penumpukan sampah ini memicu bau, lindi, dan emisi gas metana yang mencemari lingkungan.
Di sisi lain, kebutuhan pakan ternak dan pupuk organik terus meningkat. Larva Black Soldier Fly (BSF) mampu mengurai limbah organik dalam waktu cepat dan mengubahnya menjadi 2 produk bernilai: biomassa larva sebagai pakan alternatif tinggi protein, dan kasgot sebagai pupuk organik.
Budidaya BSF menjadi solusi yang praktis, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi untuk mengurangi limbah sekaligus menciptakan siklus ekonomi sirkular.
Tujuan
1. Mengurangi volume limbah organik dari sumber rumah tangga/pasar sebelum masuk ke TPA
2. Menghasilkan pakan alternatif berupa larva BSF untuk unggas dan ikan
3. Menghasilkan pupuk organik
dari sisa budidaya BSF untuk mendukung pertanian
4. Meningkatkan kesadaran masyarakat
tentang pengelolaan sampah berbasis teknologi sederhana dan bernilai ekonomi
Setuju banget! Banyak yang mengira tanaman ini cuma gulma pengganggu, padahal khasiat herbalnya luar biasa jika diolah dengan benar.Informasi yang sangat bermanfaat. Ternyata di balik gerak seismonasti (menutup saat disentuh) yang unik, ada potensi medis yang besar.Keren artikelnya! Jadi makin tahu kalau tanaman liar di sekitar kita banyak yang menyimpan manfaat kesehatan
Nama:Raihan Ramzi
Sekolah:SMPN 11 SURABAYA
Proyek:eco block
Eco block adalah balok ramah lingkungan yang di buat dari memadatkan sampah plastik ke dalam cetakan.
Truly inspiring. The *Mimosa pudica*—often dismissed as a mere weed—turns out to hold numerous benefits. This explanation has deepened my appreciation for the biodiversity around us; what we once viewed as merely unique is now recognized by scientists for its potential as a future medicine.
Name Sanggrama Rasio Al Warisyi
Project Utilization Eggshell waste for sustainable living
School SMPN 6
Nama : Diandra Melody Letya Finauri
Sekolah : SDN Kalisari II Surabaya
No Peserta : 122
Proyek : Budi Daya Timun Giok Putri
Tumbuhan puteri malu ini sebenarnya juga tumbuh banyak di sekitar tempat tinggal saya. Artikel ini membuat saya menjadi tahu manfaat tumbuhan ini. Wahhh..keren deh, mulai sekarang saya akan rawat dan perlakukan tumbuhan ini dengan baik. Kebetulan proyek lingkungan yang saya kerjakan saat ini juga bertema tanaman, yaitu tanaman timun giok putri, saya jadi semakin semangat nih. Mari kita bersama-sama mewujudkan bumi yang hijau dan indah ini. Salam Bumi Pasti Lestari.
Bermanfaat sekali artikelnya jadi mengetahui putri malu juga berguna untuk pelengkap bahan obat seperti Alang” juga , yang tau dari artikel tunas hijau juga
masyarakat perlu memandang gulma tidak hanya sebagai pengganggu, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan hayati Indonesia yang layak dipelajari, dilestarikan, dan manfaat yg di pertanggung jawabkan
Nama : Nizam Nakhla Hartono
No.peserta : 0697
Sekolah : SDN NGAGELREJO III/398
Proyek: KOMPAS (kompos pasar sehat)
Aksi yang sangat hebat dan bermanfaat! Ternyata putri malu punya banyak manfaat yaitu adalah bisa jadi bisa menjadi obat tradisional mulai dari akarnya batangnya dan juga akarnya. Tulus sadar peduli beraksi. 💚
Nama:Adiba Nayla Azzahra
Sekolah: SDI Al Azhar Kelapa Gading Surabaya
Proyek: bunga Rosella dan bunga telang
(Burosellagalang)
Gempa bumi merupakan bencana alam yang tidak dapat diprediksi jadi jika ada gempa itu sangat mendadak jadi kita harus antisipasi terlebih dahulu saya dari SD Al Azhar kelapa Gading Surabaya tulus sadar peduli beraksi.
Proyek saya adalah didayaKemang (budidaya kemangi)
Balas
Tinggalkan
Menurut saya, artikel ini sangat menarik karena mengingatkan saya pada tanaman putri malu yang dulu sering dijadikan permainan oleh anak-anak. Saat melihat daunnya menutup ketika disentuh, rasanya selalu seru dan membuat penasaran. Selama ini saya juga menganggap putri malu hanya tanaman liar yang tumbuh di pinggir jalan, kebun, atau lahan kosong tanpa memiliki manfaat khusus. Ternyata setelah membaca artikel ini, saya baru tahu bahwa tanaman yang terlihat sederhana ini memiliki banyak keunikan dan bahkan berpotensi dimanfaatkan sebagai tanaman herbal. Menurut saya, artikel seperti ini sangat bermanfaat karena membuat kita lebih menghargai tanaman di sekitar yang sering dianggap biasa saja, padahal menyimpan banyak manfaat jika dipelajari lebih lanjut.
Nama: DANISHA CANTIQA PUTRI
Sekolah: SMPN 46 Surabaya
No. Peserta: 1120
Proyek: D’KOPIS (Danisha Kreasi Olahan Produk Inovatif Serbaguna Ampas Kopi)
“Putri Malu / Mimosa Pudica: Tanaman Liar yang Menyimpan Keunikan dan Potensi Herbal”🌿
Terima kasih TUNAS HIJAU sudah mengangkat artikel tentang Putri Malu. Saya baru tahu kalau tanaman yang sering kita anggap gulma ini punya keunikan luar biasa: bisa “malu” saat disentuh sebagai mekanisme pertahanan diri. Selain itu, ternyata akarnya sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk anti inflamasi dan menenangkan. Artikel ini mengingatkan bahwa di sekitar kita banyak “apotek hidup” yang belum kita kenal. Semoga TUNAS HIJAU terus mengedukasi tentang pemanfaatan tanaman liar secara bijak.
Nama : Andra Devaro kadang
No peserta : 0685
Sekolah : SDN NGAGEL REJO III / 398 Surabaya
Proyek : SI PERIANG (Solusi inovatif pemanfaatan air Leri dan kulit bawang)
Mengurangi limbah sampah dan melindungi lingkungan) 🌍🌱🌿
Nama : Arsyanendra Reynand Alghani
Nomor : 0217
Sekolah : SDN Pakis VIII Surabaya
Proyek : Trash For Future ” Mengubah Sampah Menjadi Harapan”
Indonesia Selain dikenal sebagai negara yang kaya akan keragaman budaya. Indonesia juga dikenal sebagai negara yang memiliki berbagai macam flora dan fauana.
Contohnya seperti bunga putri malu. Selain bungan ini kecil, putri malu jg memiliki khasiat sebagai tumbuhan herbal.
Tanaman ini mengajarkan bahwa setiap makhluk hidup memiliki cara tersendiri untuk beradaptasi dan bertahan hidup. Semoga kita semakin peduli dalam menjaga kelestarian tumbuhan dan lingkungan agar tetap terjaga.
Nama : Kenzi Syahira Putri
Sekolah : SMPN 33 Surabaya
Proyek : Pemanfaatan Cangkang Telur menjadi Kalsium tambahan pada Pakan Ternak
Nomor Peserta : 0974
saat ini saya sedang mengembangkan proyek lingkungan berupa pemanfaatan limbah cangkang telur sebagai sumber kalsium untuk pakan ayam dan lele. melalui proyek ini, saya ingin mengurangi limbah organik rumah tangga sekaligus memberikan manfaat bagi peternakan. Semoga semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan mulai memanfaatkan limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Sukses selalu untuk Tunas Hijau, semoga terus menghadirkan konten edukatif yang menginspirasi. 🌱🌎
Nama: Nadia Putri Angeli
Asal Sekolah: SMP Negeri 28 Surabaya Proyek: DAKARA (Daun Kering Tiada Tara) menjadi Briket Bio-Arang
Keanekaragaman hayati di sekitar kita menyimpan banyak hal menarik untuk dipelajari. 🌱🔍 Seperti Putri Malu yang memiliki keunikan dalam merespons lingkungan, proyek DAKARA (Daun Kering Tiada Tara) juga berangkat dari sesuatu yang sering dianggap tidak berguna, yaitu daun kering, lalu saya mengolahnya menjadi Briket Bio-Arang sebagai energi alternatif. Semoga semakin banyak generasi muda yang mampu melihat potensi dari hal sederhana dan mengubahnya menjadi manfaat bagi bumi. 💚🌏
Indonesia memiliki kekayaan alam yang begitu banyak, banyak aneka ragam tanaman tumbuh liar diantaranya tanaman putri malu. Tanaman putri malu bisa memotivasi kita untuk mengaji dan meneliti manfaatnya. Para generasi muda dituntut untuk mengembangkan kemampuannya mencari lebih banyak manfaat tanaman di sekitar kita diantaranya tanaman putri malu ini.
Muhammad fajrul mubarok, SDN Kejawan Putih I/243, proyek “budidaya aloevera untuk sekolah hijau”
Putri malu atau Mimosa pudica L adalah perdu pendek anggota suku polong-polongan yang mudah dikenal karena daun-daunnya yang dapat secara cepat menutup/layu dengan sendirinya saat disentuh. Walaupun sejumlah anggota polong-polongan dapat melakukan hal yang sama, putri malu bereaksi lebih cepat daripada jenis lainnya. Kelayuan ini bersifat sementara karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula.
Tanaman putri malu (Mimosa pudica), yang sering dianggap sebagai gulma, ternyata menyimpan potensi besar sebagai sumber senyawa bioaktif untuk industri farmasi dan kosmetik. Selain itu, daun putri malu Mimosa Pudica L merupakan salah satu tumbuhan obat yang dapat bermanfaat
sebagai penyembuh luka bakar. Secara tradisional putri malu digunakan dalam pengobatan sakit kepala, migrain, insomnia, diare, disentri, dan demam. Akar dalam bentuk rebusan digunakan untuk mengobati keluhan kencing dan penyakit yang timbul dari darah kotor dan empedu.
Oleh karena itu jangan pernah meremehkan tanaman liar yang mungkin selama ini kita anggap sebagai gulma atau tanaman pengganggu. Karena bisa jadi tanaman tersebut ternyata membawa manfaat untuk kesehatan dan sebagainya.
Nayla Thalita Azzahra
SMPN 4 Sby
No. Peserta : 1358
Judul Proyek : Lidah Buaya untuk Riset & Lingkungan ( LIBURAN )
Merupakan proyek budidaya lidah buaya yang tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan namun juga bernilai ekonomis.
🧒 : Aqilla Naura Lovindra
📑 : Nomor Peserta 1118
📝 : Proyek Pengolahan Sampah Organik dengan Judul ” Sampah Organik Menjadi Barang Berharga”.
Di Indonesia tidak hanya memiliki keanekaragaman suku dan budaya. Tetapi Indonesia juga memiliki keragaman Flora dan Fauna.
Salah satunya adalah bunga putri malu. Saat saya kecil , yang saya tahu bunga putri malu akan mengatupkan daunnya karena malu. Tapi sekarang saya tahu jika dengan cara mengatupkan daunnya itu lah putri malu melakukan pertahanan diri. Selain itu puti malu juga bisa digunakan sebagai tanaman herbal
Nama: Attiya Tul Qudoos Mahdiyah
Asal Sekolah: SMP Negeri 26 Surabaya
Nomor Peserta: 898
artikel ini sangat menarik karena menjelaskan bahwa tanaman putri malu yang sering dianggap sebagai gulma ternyata memiliki banyak keunikan dan potensi sebagai tanaman herbal. Saya juga baru mengetahui bahwa daun putri malu menutup karena mekanisme pertahanan alami, bukan karena benar-benar “malu”. Artikel ini mengajarkan kita untuk lebih menghargai keanekaragaman hayati di sekitar kita dan tidak langsung menganggap tanaman liar tidak bermanfaat. Namun, saya juga setuju bahwa penggunaan tanaman herbal harus dilakukan dengan bijak dan tidak menggantikan pengobatan dari tenaga medis yang telah terbukti aman.
Putri malu sering dianggap rumput liar yang ternyata memiliki keunikan dan manfaat
Ayshava Berliani Al Hakim
SDN Kebonsari 1 Surabaya
Judul Proyek pengolahan sampah botol plastik ” tabung pohon”
Yang kita tahu tanaman putri malu adalah tanaman yang berduri yang jika di sentuh daunnya bisa menutupkan daunya. Melalui artikel ini kita bisa lebih tau manfaat dan keunikan tanaman putri malu
Ayshava berliani al hakim
SDN Kebonsari 1 Surabaya
Judul proyek ” tabung pohon “
Artikel ini mengingatkan saya bahwa setiap makhluk hidup di alam memiliki keunikan dan manfaatnya masing-masing. Putri malu yang sering dianggap sebagai gulma ternyata memiliki mekanisme pertahanan yang sangat menarik dan dapat menjadi media pembelajaran sains tentang respons tumbuhan terhadap rangsangan. Hal ini menunjukkan bahwa alam masih menyimpan banyak pengetahuan yang perlu terus dipelajari.
Saya juga belajar bahwa tanaman herbal perlu dimanfaatkan secara bijaksana. Meskipun beberapa penelitian menunjukkan potensi sebagai antioksidan, antibakteri, dan antiinflamasi, penggunaannya tetap harus didukung oleh bukti ilmiah yang kuat dan tidak menggantikan pengobatan medis. Sikap kritis terhadap informasi kesehatan sangat penting agar masyarakat tidak mudah percaya pada klaim yang belum terbukti.
Menurut saya, tanaman seperti putri malu dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi di sekolah untuk meningkatkan rasa ingin tahu siswa terhadap keanekaragaman hayati Indonesia. Semakin banyak generasi muda yang mengenal dan mempelajari tumbuhan di sekitarnya, semakin besar pula kepedulian mereka untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Nama: Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto
Sekolah: SMP Negeri 1 Surabaya
No. Urut: 285
Proyek: Mangrove Warrior dan EcoGeniuz Pillow
Nama: Arroyan Quinsha Zahwa
Asal sekolah: SMPN 19 Surabaya
Proyek lingkungan: RECAP! (Recycle the Cap!)
No. Peserta: 0868
Proyek lingkungan yang saya kembangkan yaitu RECAP! Singkatan dari Recycle The Cap. Yaitu sebuah inisiatif saya untuk mengolah sampah plastik berjenis HDPE & PP khususnya pada tutup botol plastik, menjadi berbagai produk baru yang bermanfaat dengan cara dilelehkan & dibentuk ulang.
🌱Salam Bumi, Pasti Lestari!🌱
Satu lagi gulma setelah alang2 ada juga putri malu yang ternyata mempunyai banyak manfaat utk pengobatan aneka penyakit yg mana seluruh bagian dari tanaman ini ternyata bisa di gunakan semua.
Putri malu pun mempunyai karakter yg sangat unik cara perlindungan dirinya sangat bagus dgn sdkt sentuhan atau goyangan maka bunganya akan menguncup.
Ternyata banyak sekali jenis flora Indonesia
Salam Bumi Pasti Lestari
Marshall Dastan PR
SMP negeri 1 Surabaya
Project : Komandan
No peserta : 289
Hai…teman-teman sahabat lingkungan! Perkenalkan, saya Alesya Zahra Santosa salah satu peserta pemilihan Puteri Lingkungan Hidup 2026 dari SDN Kertajaya,Nomor Peserta 0164
💚Judul Proyek saya adalah Hijaunya Sirihku Hijaunya Bumiku
Tanaman putri malu sering dianggap sebagai hama/gulma,padahal tanaman putri malu menyimpan berbagai kandungan zat aktif dalam studi etnobotani kerap di manfaatkan untuk menenangkan saraf,mengobati luka hingga anti inflamasi.
Melalui proyek ini Hijaunya Sirihku Hijaunya bumiku saya ingin menunjukan bahwa menyelamatkan bumi tidak harus di lakukan dengan cara yang rumit karena dengan menanam tanaman ,mengurangi sampah,menghemat air serta menjagah kebersihan lingkungan adalah tindakan sederhana yang dapat di lakukan oleh siapa saja.Dengan semangat kebersamaan,
Kepedulian,dan cinta terhadap alam kita dapat mewujudkan bumi yang lebih hijau,lebih sehat dan lebih nyaman.