BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Bunga Ganja Asal Thailand Berkedok Impor Barang

Modus penyelundupan narkotika terus berkembang seiring semakin ketatnya pengawasan aparat. Kali ini, jaringan narkotika internasional memanfaatkan jalur perdagangan legal dan dokumen kepabeanan resmi untuk memasukkan narkotika ke Indonesia. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan melalui operasi gabungan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Kepolisian Daerah Jawa Timur yang mengungkap penyelundupan 3,37 ton kuncup bunga cannabinoid (cannabis buds) asal Thailand berkedok impor barang pada Rabu (1/7).

Dalam operasi gabungan tersebut, aparat mengamankan barang bukti berupa 3,37 ton cannabis buds serta menangkap 12 orang yang diduga terlibat dalam seluruh rangkaian proses importasi. Pengungkapan ini menjadi implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat pemberantasan narkoba melalui sinergi antarlembaga. Kasus ini juga tercatat sebagai pengungkapan pertama di Indonesia terhadap penyelundupan cannabis buds melalui jalur perdagangan internasional dan kepabeanan resmi menggunakan kontainer.

Kasus ini bermula dari informasi intelijen mengenai pengiriman sebuah kontainer dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju gudang di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan melakukan analisis dokumen kepabeanan, memetakan jaringan pelaku, serta melakukan surveillance terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proses importasi sebelum akhirnya melakukan operasi serentak di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Hasil operasi menunjukkan adanya empat kontainer yang berisi narkotika jenis kuncup bunga cannabinoid. Para pelaku menggunakan dua modus penyembunyian, yaitu menyimpan narkotika di dalam 500 koper dan menyelipkannya di antara muatan yang dilabeli sebagai produk lateks. Dari pengungkapan tersebut, petugas berhasil menyita total 3.371.400 gram atau sekitar 3,37 ton bruto cannabis buds.

Penyelidikan sementara mengungkap bahwa jaringan ini dikendalikan oleh dua warga negara asing yang berada di luar wilayah Indonesia. Keduanya masing-masing merupakan warga negara Malaysia berinisial CKF alias L dan warga negara Tiongkok berinisial ZL alias J. Penyidik masih terus mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk menelusuri aliran dana, perusahaan yang digunakan sebagai kedok, serta kemungkinan adanya pengiriman narkotika lainnya dengan modus serupa.

Berdasarkan hasil pendalaman, cannabis buds tersebut diduga akan diolah menjadi ekstrak tetrahydrocannabinol (THC) yang selanjutnya digunakan sebagai bahan baku cairan isi ulang rokok elektronik atau vape. Dari penyitaan narkotika tersebut, aparat memperkirakan telah menyelamatkan sekitar 10.114.200 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. Selain itu, potensi kerugian ekonomi yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai sekitar Rp4,585 triliun.

Kasus ini menunjukkan adanya perubahan pola operasi jaringan narkotika internasional yang kini memanfaatkan sistem perdagangan internasional dan dokumen kepabeanan resmi sebagai kamuflase untuk menyelundupkan barang haram ke Indonesia. Fenomena tersebut menjadi peringatan bahwa pengawasan terhadap aktivitas impor harus terus diperkuat melalui pemanfaatan intelijen, analisis risiko, dan pertukaran data antarlembaga.

BNN RI menegaskan akan terus memperkuat kerja sama nasional maupun internasional bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kepolisian Republik Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika. Penguatan sinergi lintas instansi dinilai menjadi kunci dalam mengantisipasi perkembangan modus operandi jaringan narkotika internasional yang semakin canggih dan memanfaatkan berbagai celah dalam sistem perdagangan global. (*/Mochamad Zamroni)

44 thoughts on “BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Bunga Ganja Asal Thailand Berkedok Impor Barang

  • Juli 7, 2026 pada 17:18
    Permalink

    Semangat terus BNN, Polisi dan BC
    Terima kasih atas kerjasamanya yang sangat luar biasa. Keberhasilan tersebut sangat berarti karena melindungi negara ini lingkaran penjualan dan penggunaan Narkoba.

    Ezra Akbar “Eco Warrior JWS 1” siap beraksi untuk menyelamatkan bumi dengan eco enzyme.
    Saya mengolah sampah organik seperti kulit nanas menjadi eco enzyme. Manfaat eco enzyme sangat banyak salah satunya untuk kesehatan. Eco enzyme bisa digunakan sebagai larutan desinfektan.
    Bersih dan sehat dengan eco enzyme.
    Ezra Akbar Ulumuddin
    SDN Jemurwonosari 1 Surabaya

    Balas
    • Juli 10, 2026 pada 14:03
      Permalink

      Apresiasi luar biasa untuk BNN! Penggagalan penyelundupan dalam jumlah fantastis (3,37 ton) ini jelas menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari bahaya narkotika. Modus berkedok impor barang memang makin cerdik, tapi kesigapan petugas terbukti lebih hebat. Kawal terus kasusnya sampai ke akar-akarnya

      Aqilla Alifiana Reagan
      SMPN 38 Surabaya
      Proyek: GERIK ( gerakan ecobrick ) Aksi nyata menyelamatkan lingkungan

      Balas
  • Juli 7, 2026 pada 18:29
    Permalink

    haii sobat hijau 💚
    Nama:Mawardah ramadhani
    Sekolah: SMPN 45 Surabaya

    Terima kasih kepada BNN, Bea Cukai, Kepolisian, dan semua pihak yang telah bekerja keras mengungkap kasus ini. Membaca berita ini membuat saya sadar bahwa peredaran narkotika kini menggunakan berbagai cara yang semakin canggih, sehingga pengawasan dan kerja sama antarinstansi memang sangat penting. Semoga upaya seperti ini terus dilakukan agar negara kita semakin aman dari penyalahgunaan narkotika dan generasi muda dapat tumbuh di lingkungan yang bebas dari ancaman narkoba. Tetap semangat dan sukses selalu untuk seluruh petugas yang menjalankan tugasnya.

    Salam bumi 🌏
    pasti lestari 💚

    Balas
  • Juli 10, 2026 pada 13:12
    Permalink

    Jaringan narkotika internasional sangat pintar memanfaatkan arus perdagangan legal (seperti kedok impor barang) untuk menyisipkan komoditas haram mereka. Dengan volume perdagangan global yang sangat padat, pengawasan yang super ketat tanpa mengganggu jalannya ekonomi adalah tantangan besar. Teks ini menunjukkan bahwa aparat kita sadar akan tantangan tersebut dan siap memperkuat pengawasan di celah-celah sistem logistik global.

    Nama : Syifaul Ummah
    Asal Sekolah : Smpn 38 Surabaya
    Proyek : Budidaya Taliba ( tanaman lidah buaya)

    Balas
  • Juli 10, 2026 pada 18:21
    Permalink

    Assalamualaikum wr. wb, perkenalkan saya Viola Kanaka Ardhani dari SMPN 54 Surabaya, dengan judul proyek Viola’s Craft Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Bisnis Online Shop.

    Astaga 3 ton itu tidak sedikit.. sepertinya harus diperketat lagi, untung nya masih tertangkap, terimakasih BNN dan pihak berwajib yang sudah mengamankan. Narkoba tidak boleh dikonsumsi dalam bentuk apapun ya, sobat hijau.

    Balas
  • Juli 10, 2026 pada 23:00
    Permalink

    Nama: Nadia Putri Angeli
    Asal Sekolah: SMP Negeri 28 Surabaya Proyek: DAKARA (Daun Kering Tiada Tara)

    Terima kasih kepada BNN dan seluruh aparat yang telah berhasil menggagalkan penyelundupan 3,37 ton bunga ganja. Semoga upaya ini menjadi langkah nyata dalam melindungi generasi muda serta menjaga Indonesia dari bahaya narkotika. 🙏

    Saya juga mengikuti Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2026 melalui Proyek DAKARA (Daun Kering Tiada Tara), yaitu pemanfaatan daun kering menjadi Briket Bio-Organik sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan sekaligus membantu mengurangi sampah organik. ♻️🌿

    Saya percaya, masa depan Indonesia yang lebih baik dibangun melalui kolaborasi berbagai pihak. Menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari ancaman narkotika merupakan bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan peduli terhadap masa depan. Semoga semakin banyak generasi muda yang memilih berkarya, berprestasi, dan menjadi bagian dari perubahan positif. 💚✨️

    ~Salam Bumi, Pasti Lestari~
    ~Salam Zero Waste~

    Balas
  • Juli 12, 2026 pada 21:30
    Permalink

    Assalamualaikum wr.wb, halo sobat hijau, perkenalkan nama saya Kayla Fatiyatu Zahra Ardani dari SMPN 54 Surabaya, dengan judul proyek Pemanfaatan Sampah Non-organik menjadi Beautiful Craft.

    Keberhasilan BNN dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja patut diapresiasi. Semoga upaya pemberantasan narkoba terus ditingkatkan demi terciptanya Indonesia yang lebih aman.

    Balas
  • Juli 12, 2026 pada 22:00
    Permalink

    Narkoba merusak generasi bangsa haru ditindak dan dihukjm seberat²nya. Bravo Polri dalam menindak kejahatan di Indonesia.

    Praja Wijarko Nugroho
    SDN Sedati Gede 1

    Balas
  • Juli 19, 2026 pada 15:37
    Permalink

    Semoga upaya pemberantasan penyelundupan narkotika terus diperkuat demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Harapannya, seluruh elemen masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sosial yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

    Nama: Diky Yulia Efendi
    Sekolah: SMP Negeri 11 Surabaya
    Proyek: REVERDA (Pengolahan sampah kering menjadi barang yang bernilai)

    Balas
  • Juli 20, 2026 pada 10:57
    Permalink

    hebat sekali BBN telah menemukan pelaku penyelundupan narkotika yang sebanyak 3,37 ton bruto cannabis buds.

    artikel yang sangat baik karna saya jadi tau, kalau penyelundupan narkotika bisa berkedok impor barang.

    elena subekti
    SMPN 11 surabaya
    proyek budi daya tanaman pepaya

    Balas
  • Juli 20, 2026 pada 11:26
    Permalink

    Nama : Sabrina Kayla Azzahra
    Asal : SMPN 11 SURABAYA
    Proyek : Pupuk Organik Cair

    Pupuk organik cair yang saya ambil sebagai proyek pangput 2026 yang sudah sangat saya pertimbangkan. Proyek POC ini memiliki banyak manfaat diantaranya: mengurangi sampah organik (kita tahu bahwasannya limbah organik bisa menjadi gas metana yang lebih berbahaya dari co²), mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sintetis.

    Keren sekali BNN telah menggagalkan 3 ton narkotika. Banyak warga Indonesia yang telah diselamatkan dari narkotika, semoga kedepannya BNN tetap bisa mencegah kegiatan seperti ini

    Balas
  • Juli 23, 2026 pada 08:52
    Permalink

    Berita penggagalan penyelundupan 3,37 ton ganja ini menjadi pengingat penting bagi kita semua akan besarnya ancaman bahan berbahaya bagi masa depan generasi muda dan lingkungan.
    Sejalan dengan semangat melindungi masyarakat dari ancaman bahaya zat berbahaya, saya melalui proyek PELITA OBAT berfokus pada edukasi dan penanganan bahaya limbah kimia obat keluarga yang tidak terpakai atau kedaluwarsa. Pengelolaan limbah obat yang aman dan tepat sangat penting agar tidak mencemari tanah, air, maupun ekosistem sekitar.

    Mari bersama-sama kita lindungi generasi muda dan lingkungan dari segalanya yang merusak demi masa depan bumi yang sehat dan aman!

    Nama : Amritha Hafsah Rheva Ramadhina
    Sekolah : SD Al Uswah 2 Surabaya
    No peserta : 0002 Putri Lingkungan SD
    Nama Proyek : PELITA OBAT (Pengelola Limbah Tangguh Obat Keluarga)

    PELITA OBAT adalah aksi lingkungan hidup untuk mengedukasi dan mengelola limbah obat rumah tangga secara aman, terpilah, dan berkelanjutan di Surabaya.
    💡 3 Pilar Utama Gerakan:
    1. 📦 Pilah: Memisahkan kemasan obat dari rumah (kardus, botol plastik/kaca, dan blister aluminium).
    2. 🔒 Amankan: Merusak label dan bentuk obat kedaluwarsa sebelum dibuang agar tidak mencemari tanah/air dan tidak disalahgunakan.
    3. ♻️ Upcycle & Setor: Menyetor kemasan ke Drop Box serta mengolah kardus bekas obat menjadi pot tanaman (greening) dan tempat alat tulis.

    Balas
  • Juli 24, 2026 pada 15:12
    Permalink

    Berita penggagalan penyelundupan 3,37 ton ganja ini menjadi pengingat penting bagi kita semua akan besarnya ancaman bahan berbahaya bagi masa depan generasi muda dan lingkungan.

    Nama : Amritha Hafsah Rheva Ramadhina
    Sekolah : SD Al Uswah 2 Surabaya
    No peserta : 0002 Putri Lingkungan SD
    Nama Proyek : PELITA OBAT (Pengelola Limbah Tangguh Obat Keluarga)
    PELITA OBAT adalah aksi lingkungan hidup untuk mengedukasi dan mengelola limbah obat rumah tangga secara aman, terpilah, dan berkelanjutan di Surabaya.
    3 Pilar Utama Gerakan:
    1. Pilah: Memisahkan kemasan obat dari rumah (kardus, botol plastik/kaca, dan blister aluminium).
    2. Amankan: Merusak label dan bentuk obat kedaluwarsa sebelum dibuang agar tidak mencemari tanah/air dan tidak disalahgunakan.
    3. Upcycle & Setor: Menyetor kemasan ke Drop Box serta mengolah kardus bekas obat menjadi pot tanaman (greening) dan tempat alat tulis.

    Sejalan dengan semangat melindungi masyarakat dari ancaman bahaya zat berbahaya, saya melalui proyek PELITA OBAT berfokus pada edukasi dan penanganan bahaya limbah kimia obat keluarga yang tidak terpakai atau kedaluwarsa. Pengelolaan limbah obat yang aman dan tepat sangat penting agar tidak mencemari tanah, air, maupun ekosistem sekitar.

    Mari bersama-sama kita lindungi generasi muda dan lingkungan dari segalanya yang merusak demi masa depan bumi yang sehat dan aman!

    Balas
  • Juli 24, 2026 pada 15:46
    Permalink

    Apresiasi untuk BNN yang telah menggagalkan 3,37 ton bunga ganja marupakan langkah penting dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa penegakkan hukum dan kerja sama dalam menjaga keamanan serta menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Ayo jauhkan anak2 kita dari narkoba dengan kegiatan yang positif seperti mengikuti tunashijau ini.

    Aqeel Tsani Ramadhan
    SDN jemur Wonosari 1 Surabaya
    Melindungi bumi dari sampah organik dengan maggot.

    Balas
  • Juli 24, 2026 pada 18:42
    Permalink

    Hai Sobat Hijau

    Salam Bumi, Pasti Lestari 🌱

    Saya Zivanisa Alicia W

    Dari SDN Ketabang I / 288 Surabaya

    Nama Proyek saya adalah SIPATAS

    (kolekSI samPAh kerTAS)
    .
    Terimakasih BNN 🌱
    .
    Semangat terus menjadi generasi peduli, produktif dan anti rebahan yang mendunia
.
.
    .
    Oh ya, saya punya Jargon nih :

    Ayo mengolah sampah kertas

    Menjaga bumi tanpa batas

    Menjadi generasi anti cemas

    Salam bumi pasti lestari 🌱
    .
    Sekilas tentang proyek SIPATAS :
    – mengumpulkan sampah kertas

    – mengolah menjadi barang yg bermanfaat

    Balas
  • Juli 24, 2026 pada 19:29
    Permalink

    Amira Tungga Dewi 0536
    SMPI AL-AZHAR KELAPA GADING SURABAYA

    Jaringan narkotika internasional sangat pintar memanfaatkan arus perdagangan legal (seperti kedok impor barang) untuk menyisipkan komoditas haram mereka

    Saya memiliki project 1K Oxygen Mission yaitu budidaya tanaman lili paris, yang sangat terkenal tentang keahliannya menyerap polutan udara

    Balas
  • Juli 25, 2026 pada 08:25
    Permalink

    Terima kasih BKN dan pemerintah sudah melakukan langkah yang tepat untuk melindungi generasi penerus dari bahaya narkotika.

    Perkenalkan saya Kiano Galfariendra Pranaja
    Calon Pangeran Lingkungan Hidup dari SDN Lidah Kulon 1/464 Surabaya
    No. Peserta : 0147

    Dengan Proyek saya yang berjudul SEPUR RUPAWAN (Sereh Dapur Rumput Andalan Wiyata Dan Kesehatan) yaitu budidaya tanaman sereh yang kaya manfaat bagi lingkungan dimana akar serabutnya mampu menahan tanah agar tidak mudah terkikis hujan dan longsor, dapat ditanam bersama tumbuhan lain untuk menjaga kelembaban karena sifatnya yang mampu menahan air lebih mudah meresap ke tanah sehingga secara tidak langsung membantu melestarikan bumi dari ancaman perubahan iklim, hasil dari budidaya tersebut juga dapat dimanfaatkan mulai dari konsumsi rumah tangga sebagai bumbu masak atau dikonsumsi untuk kesehatan, selain itu juga bisa memiliki nilai jual lebih jika di ubah menjadi produk aromatherapy atau antibakteri.
    Ke depan saya ingin mengembangkan hasil panen sereh saya dengan ecoenzym agar wanginya segar dan bisa kita manfaatkan untuk sabun cuci tangan atau campuran bahan pembersih dapur maupun rumah tanggan lainnya.

    Ayo ikuti aksi saya di IG @kianoproject_

    Melestarikan bumi tidak harus menjadi sempurna, setiap langkah kecil akan selalu membuahkan hasil. Mari bersama-sama menjadi generasi penerus bangsa yang bebas narkoba, aktif dan produktif menjaga keberlangsungan alam untuk Indonesia Emas 2045.

    Balas
  • Juli 25, 2026 pada 11:14
    Permalink

    Selamat kepada BNN atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan 337 ton ganja asal Thailand ini tetep semangat ya BNN
    NAMA M.ALVIN ZAHIR
    ASAL SEKOLAH SMPN NEGERI 11 SURABAYA
    PROYEK BUDIDAYA TANAMAN PALEM

    Balas
  • Juli 25, 2026 pada 12:51
    Permalink

    Selamat kepada BNN atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan 337 ton ganja asal Thailand ini.semangat
    Mama M.ALVIN ZAHIR
    ASAL SEKOLAH SMPN NEGERI 11 SURABAYA
    PROYEK BUDIDAYA TANAMAN

    Balas
  • Juli 25, 2026 pada 20:04
    Permalink

    Berita penggagalan penyelundupan 3,37 ton ganja ini menjadi pengingat penting bagi kita semua akan besarnya ancaman bahan berbahaya bagi masa depan generasi muda dan lingkungan.

    Nama : Amritha Hafsah Rheva Ramadhina
    Sekolah : SD Al Uswah 2 Surabaya
    No peserta : 0002 Putri Lingkungan SD
    Nama Proyek : PELITA OBAT (Pengelola Limbah Tangguh Obat Keluarga)
    PELITA OBAT adalah aksi lingkungan hidup untuk mengedukasi dan mengelola limbah obat rumah tangga secara aman, terpilah, dan berkelanjutan di Surabaya.
    3 Pilar Utama Gerakan:
    1. Pilah: Memisahkan kemasan obat dari rumah (kardus, botol plastik/kaca, dan blister aluminium).
    2. Amankan: Merusak label dan bentuk obat kedaluwarsa sebelum dibuang agar tidak mencemari tanah/air dan tidak disalahgunakan.
    3. Upcycle & Setor: Menyetor kemasan ke Drop Box serta mengolah kardus bekas obat menjadi pot tanaman (greening) dan tempat alat tulis.

    Sejalan dengan semangat melindungi masyarakat dari ancaman bahaya zat berbahaya, saya melalui proyek PELITA OBAT berfokus pada edukasi dan penanganan bahaya limbah kimia obat keluarga yang tidak terpakai atau kedaluwarsa. Pengelolaan limbah obat yang aman dan tepat sangat penting agar tidak mencemari tanah, air, maupun ekosistem sekitar.
    Mari bersama-sama kita lindungi generasi muda dan lingkungan dari segalanya yang merusak demi masa depan bumi yang sehat dan aman!

    Balas
  • Juli 26, 2026 pada 01:11
    Permalink

    Nadia Hibatillah Amalia
    SDN Jemurwonosari I Surabaya

    Apresiasi untuk BNN dan seluruh aparat yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika. Semoga Indonesia semakin bersih dari peredaran narkoba.

    Balas
  • Juli 26, 2026 pada 06:58
    Permalink

    Nadevda Emiko Nahdah
    SDN Gununganyar 273
    Nomor Peserta: 0092
    Proyek: KARDAF (Kardus Daur Ulang Fungsional)

    Artikel “BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Bunga Ganja Asal Thailand Berkedok Impor Barang” mengajarkan bahwa narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan dan masa depan. Kita harus selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya kepada orang yang menawarkan barang yang tidak jelas.

    Dari artikel ini saya belajar bahwa tugas BNN sangat penting untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. Kita juga harus ikut mendukung dengan menjauhi narkoba dan berani berkata tidak jika ada yang mengajak melakukan hal yang salah.

    Sebagai anak sekolah, saya ingin mengajak teman-teman untuk hidup sehat, rajin belajar, dan melakukan kegiatan yang bermanfaat. Dengan begitu, kita dapat meraih cita-cita tanpa terpengaruh oleh hal-hal yang merugikan.

    Terima kasih kepada Tunas Hijau yang telah membagikan informasi yang bermanfaat. Semoga semakin banyak anak-anak yang memahami bahaya narkoba dan selalu memilih hidup sehat serta menjaga masa depan yang lebih baik.

    Sukses selalu Tunas Hijau! 🌱✨

    Balas
  • Juli 26, 2026 pada 12:10
    Permalink

    nama : salsabila najzwa perdana
    sekolah : SMP Negeri 63 Surabaya
    nomor peserta : 1286
    penjelasan singkat proyek :
    Optimalisasi Budidaya Maggot BSF sebagai Pakan Ikan Alternatif Bernilai Ekonomi

    Latar Belakang & Tujuan =
    Tingginya harga pakan ikan pabrikan dan menumpuknya sampah organik lingkungan menjadi dasar program ini. Proker ini bertujuan memproduksi maggot BSF sebagai pakan alternatif berprotein tinggi guna memangkas biaya budidaya sekaligus mengurangi limbah masyarakat.

    Rencana KegiatanPelatihan: Edukasi siklus hidup BSF dan teknik budidaya.

    Fasilitasi: Pembuatan wadah median tumbuh (biopond) percontohan.

    Pengolahan: Praktik konversi maggot menjadi pelet siap pakai.

    Dampak ProgramEkonomi: Menurunkan biaya pakan hingga 50% dan membuka peluang bisnis baru.

    Lingkungan: Mempercepat penguraian sampah organik tanpa bau.

    Balas
  • Juli 26, 2026 pada 12:10
    Permalink

    nama : salsabila najzwa perdana
    sekolah : SMP Negeri 63 Surabaya
    nomor peserta : 1286
    penjelasan singkat proyek :
    Optimalisasi Budidaya Maggot BSF sebagai Pakan Ikan Alternatif Bernilai Ekonomi

    Latar Belakang & Tujuan =
    Tingginya harga pakan ikan pabrikan dan menumpuknya sampah organik lingkungan menjadi dasar program ini. Proker ini bertujuan memproduksi maggot BSF sebagai pakan alternatif berprotein tinggi guna memangkas biaya budidaya sekaligus mengurangi limbah masyarakat.

    Rencana KegiatanPelatihan: Edukasi siklus hidup BSF dan teknik budidaya.

    Fasilitasi: Pembuatan wadah median tumbuh (biopond) percontohan.

    Pengolahan: Praktik konversi maggot menjadi pelet siap pakai.

    Dampak ProgramEkonomi: Menurunkan biaya pakan hingga 50% dan membuka peluang bisnis baru.

    Lingkungan: Mempercepat penguraian sampah organik tanpa bau.

    Balas
  • Juli 26, 2026 pada 13:26
    Permalink

    Nama: NAILUL NOURIZCHA MAULDEA
    Sekolah: SMPN 63 SURABAYA
    Nomer peserta: 1276
    Penjelasan singkat tentang proyek:
    Inovasi pengurangan limbah organik melalui budidaya larva bsf

    LATAR BELAKANG DAN TUJUAN:
    Sampah organik rumah tangga dan pasar masih menjadi penyumbang terbesar timbunan sampah di TPA. Penumpukan sampah ini memicu bau, lindi, dan emisi gas metana yang mencemari lingkungan.
    Di sisi lain, kebutuhan pakan ternak dan pupuk organik terus meningkat. Larva Black Soldier Fly (BSF) mampu mengurai limbah organik dalam waktu cepat dan mengubahnya menjadi 2 produk bernilai: biomassa larva sebagai pakan alternatif tinggi protein, dan kasgot sebagai pupuk organik.
    Budidaya BSF menjadi solusi yang praktis, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi untuk mengurangi limbah sekaligus menciptakan siklus ekonomi sirkular.

    Tujuan
    1. Mengurangi volume limbah organik dari sumber rumah tangga/pasar sebelum masuk ke TPA
    2. Menghasilkan pakan alternatif berupa larva BSF untuk unggas dan ikan
    3. Menghasilkan pupuk organik
    dari sisa budidaya BSF untuk mendukung pertanian
    4. Meningkatkan kesadaran masyarakat
    tentang pengelolaan sampah berbasis teknologi sederhana dan bernilai ekonomi

    Balas
  • Juli 27, 2026 pada 20:40
    Permalink

    Thank you to the BNN and all officers who have successfully thwarted the smuggling of 3.37 tons of marijuana flowers….
    Artikel ini juga menjadi peningkatan kita bahwa kesehatan itu penting jangan sekali-kali mencoba hal negatif yang pasti akan lebih banyak dampak buruknya…
    I hope that no one in Indonesia will ever do something like this again……
    🧕Princess Zelda Ilmiah
    🏫SMPN 29 Surabaya
    📌Processing Organic Waste To Support Food Security

    Balas
  • Juli 28, 2026 pada 20:44
    Permalink

    Nama : Diandra Melody Letta Finauri
    Sekolah : SDN Kalisari II Surabaya
    No Peserta : 122
    Proyek : Budi Daya Timun Giok Putri
    Pengedar narkotika memang harus ditumpas habis. BNN dan satuannya patut dapat acungan jempol. Ayo terus maju pantang mudur, berantas pengedar narkotika sampai ke akar-akarnya. Indonesia butuh warga yang sehat jasmani dan rohani. Saya senang pada hal-hal yang positif, termasuk belajar peduli pada lingkungan sekitar. Semoga dengan keikut sertaan saya pada kegiatan tunas hijau, bisa membuat memahami banyak hal, termasuk hidup jauh dari narkoba. Mari kita bersama-sama hidup sehat tanpa narkoba.

    Balas
  • Juli 30, 2026 pada 14:22
    Permalink

    keberhasilan BNN, Bea Cukai, dan Kepolisian dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton bunga ganja (cannabis buds) asal Thailand yang disamarkan sebagai barang impor resmi berupa produk lateks.
    Secara edukatif, kasus ini memperlihatkan evolusi modus operandi jaringan narkoba internasional yang memanfaatkan jalur perdagangan legal dan dokumen kepabeanan resmi. Pengungkapan ini menjadi bukti krusialnya sinergi intelijen antarlembaga untuk melindungi masyarakat dari ancaman bahaya narkotika, sekaligus mengingatkan publik akan maraknya penyalahgunaan ekstrak THC sebagai bahan baku cairan vape atau rokok elektronik.

    👧Nama: Davina Shirin Andini
    🏫 SDN Kejawan Putih I/243,
    ✨ proyek ”Eco Enzym”

    Balas
  • Juli 31, 2026 pada 09:22
    Permalink

    Apresiasi untuk aparat kepolisian , BNN dan lembaga yg terlibat lainnya dengan tertangkapnya/ terungkap nya kasus ini dapat menyelamatkan seluruh anak bangsa dari bahaya narkotika .
    Terima kasih tunas hijau memberikan informasi yg bermanfaat.

    Nama : Nizam Nakhla hartono
    No.peserta : 0697
    Sekolah : SDN NGAGELREJO III/398
    Proyek: KOMPAS(kompos pasar sehat)

    Balas
  • Juli 31, 2026 pada 14:28
    Permalink

    Modus penyelundupan narkotika terus berkembang seiring semakin ketatnya pengawasan aparat. Kali ini, jaringan narkotika internasional memanfaatkan jalur perdagangan legal dan dokumen kepabeanan resmi untuk memasukkan narkotika ke Indonesia. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan melalui operasi gabungan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI)
    Saya sekolah di SDI Al Azhar kelapa Gading Surabaya tulus sadar peduli beraksi proyek saya adalah didayaKemang

    Balas
  • Juli 31, 2026 pada 14:37
    Permalink

    Dalam operasi gabungan tersebut, aparat mengamankan barang bukti berupa 3,37 ton cannabis buds serta menangkap 12 orang yang diduga terlibat dalam seluruh rangkaian proses importasi. Pengungkapan ini menjadi implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat pemberantasan narkoba melalui sinergi antarlembaga. Kasus ini juga tercatat sebagai pengungkapan pertama di Indonesia terhadap penyelundupan cannabis buds melalui jalur perdagangan internasional dan kepabeanan resmi menggunakan kontainer. Tulus sadar peduli beraksi

    Nama: Adiba Nayla Azzahra
    Sekolah: SDI Al Azhar Kelapa Gading Surabaya
    Proyek: budidaya Rosella dan bunga telang(burosellagalang)

    Balas
  • Juli 31, 2026 pada 18:18
    Permalink

    Menurut saya, artikel ini membuat saya cukup terkejut karena jumlah bunga ganja yang berhasil diselundupkan sangat besar. Saya jadi semakin sadar bahwa peredaran narkoba masih menjadi masalah serius yang harus dicegah bersama. Saya juga mengapresiasi kerja keras BNN dan pihak terkait yang berhasil menggagalkan penyelundupan tersebut sehingga dapat melindungi masyarakat dari dampak buruk narkoba. Semoga pengawasan semakin diperketat dan semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang sadar akan bahaya narkoba serta tidak mudah terpengaruh untuk mencobanya.

    Nama: DANISHA CANTIQA PUTRI
    Sekolah: SMPN 46 Surabaya
    No. Peserta: 1120
    Proyek: D’KOPIS (Danisha Kreasi Olahan Produk Inovatif Serbaguna Ampas Kopi)

    Balas
  • Juli 31, 2026 pada 19:09
    Permalink

    Akhir – akhir ini mulai marak kasus penyelundupan ganja di Indonesia. Negara kita telah bergeser dari negara transit menjadi negara tujuan perdagangan ilegal narkoba. Hal ini karena geografis Indonesia yang sangat mendukung, berada di antara benua Asia dan Australia. Indonesia sering menjadi sasaran penyelundupan oleh negara lain melalui jalur penerbangan internasioal maupun jalur pelayarannya.

    Tingginya jumlah kasus narkoba menunjukkan bahwa kejahatan perdagangan narkoba menjadi kejahatan yang masif. Di Indonesia peredaran narkoba telah merambah kepada remaja yang merupakan penerus bangsa. Maraknya perdagangan narkoba ilegal merupakan kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Indonesia menjadi target penjualan narkoba oleh negara-negara lain karena Indonesia memiliki pasar yang menjanjikan.

    Oleh karena itu peran aktif BNN sebagai lembaga pemerintahan yang bertanggung jawab meminimalisir peredaran maupun penggunaan narkoba di negara ini sangatlah diperlukan. Selain itu peran serta masyarakat adalah poin utama agar peredaran narkoba di negara ini tidak semakin agresif.

    Nayla Thalita Azzahra
    SMPN 4 Sby
    No. Peserta : 1358
    Judul Proyek : Lidah Buaya untuk Riset & Lingkungan ( LIBURAN )
    Merupakan proyek budidaya tanaman lidah buaya yang tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, namun juga memiliki nilai ekonomis.

    Balas
  • Agustus 1, 2026 pada 19:09
    Permalink

    Nama : Arsyanendra Reynand Alghani
    Nomor : 0217
    Sekolah : SDN Pakis VIII Surabaya
    Proyek : Trash For Future ” Mengubah Sampah Menjadi Harapan”

    Apresiasi yang besar atas kinerja BNN dan para jajarannya. Berkat kesigapan nya dapat menggagalkan dan menangkap penyelundupan narkoba.

    Balas
  • Agustus 1, 2026 pada 19:17
    Permalink

    Hi Taka Friends! 🌱

    Namaku Christopher Nathan dari SMP Kr. Petra 1, nomor peserta 0271.

    Dari artikel ini, kita bisa belajar bahwa narkoba membawa banyak dampak buruk bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Karena itu, kita harus berani berkata tidak pada narkoba, memilih pergaulan yang baik, serta mendukung upaya menjaga Indonesia agar tetap aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

    Proyekku adalah Takakura For Green Living

    Pengomposan Takakura adalah cara gampang, cepat, dan ramah lingkungan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat sekali. Metode ini dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA, menyuburkan tanah, dan membantu tanaman tumbuh lebih baik.

    Takakura juga gampang dibuat, murah, tidak menimbulkan bau yang menyengat, dan cocok digunakan di rumah, sekolah, dan banyak tempat.

    Dengan menggunakan metode ini, kita dapat mengelola sampah dengan lebih baik sekaligus ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. 🌿

    Balas
  • Agustus 1, 2026 pada 22:26
    Permalink

    “BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Bunga Ganja Asal Thailand Berkedok Impor Barang”

    Apresiasi setinggi-tingginya untuk BNN dan Bea Cukai atas keberhasilannya menggagalkan 3,37 ton ganja. Jumlah sebesar ini jika lolos bisa merusak ribuan generasi muda. Terima kasih TUNAS HIJAU sudah mengangkat beritanya sebagai pengingat bahwa ancaman narkoba nyata dan masuk lewat berbagai modus. Mari kita jaga lingkungan sekolah dan keluarga dari bahaya narkoba.

    Nama : Andra Devaro kadang
    No peserta : 0685
    Sekolah : SDN NGAGEL REJO III / 398 Surabaya
    Proyek : SI PERIANG ( Solusi inovatif pemanfaatan air Leri dan kulit bawang)
    Mengurangi limbah sampah dan melindungi lingkungan 🌍🌿🌱

    Balas
  • Agustus 2, 2026 pada 08:50
    Permalink

    Semoga langkah pencegahan dan pemberantasan narkoba semakin efektif sehingga mampu melindungi masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika. Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba.

    Nama : Kenzi Syahira Putri
    Sekolah : SMPN 33 Surabaya
    Proyek : Pemanfaatan Cangkang Telur menjadi Kalsium tambahan pada Pakan Ternak
    Nomor Peserta : 0974

    Balas
  • Agustus 2, 2026 pada 19:59
    Permalink

    🧒 : Aqilla Naura Lovindra
    📑 : Nomor Peserta 1118
    📝 : Proyek Pengolahan Sampah Organik dengan Judul ” Sampah Organik Menjadi Barang Berharga”.

    Narkoba adalah salah satu kejahatan yang harus dibasmi.
    Karena narkoba dapat merusak para generasi baik dari yang kecil maupun yang tua.

    Terimakasih untuk BNN dan para jajaran yang telah menggagalkan dan menangkap para pelaku kejahatan.

    Balas
  • Agustus 2, 2026 pada 20:56
    Permalink

    Nama: Attiya Tul Qudoos Mahdiyah
    Asal Sekolah: SMP Negeri 26 Surabaya
    Nomor Peserta: 898

    hal ini mengingatkan kita tentang bahaya narkoba yang dapat merusak kesehatan dan masa depan generasi muda. Saya mengapresiasi kerja sama BNN, Bea Cukai, dan Kepolisian yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar sebelum beredar di masyarakat. Saya berharap semua pelajar semakin sadar untuk menjauhi narkoba, berani mengatakan tidak pada penyalahgunaan narkotika, dan ikut mengajak teman-teman untuk menjalani gaya hidup yang sehat serta bebas narkoba.

    Balas
    • Agustus 12, 2026 pada 09:40
      Permalink

      Salut dengan upaya yang sudah dilakukan oleh BNN yang telah menghalalkan penyelundupan ganja yang akan masuk ke Indonesia. Mari kita bersama membantu upaya BNN ini untuk mencegah beredarnya barang-barang terlarang yang merusak masyarakat terutama generasi muda.

      Muhammad Fajrul Mubarok, SDN Kejawan Putih I/243, proyek “budidaya aloevera untuk sekolah hijau”

      Balas
  • Agustus 3, 2026 pada 16:45
    Permalink

    Semangat untuk BNN dalam mencegah peredaran ganja dan obat – obat terlarang yang dapat merusak anak bangsa

    Ayshava Berliani Al Hakim
    SDN Kebonsari 1 Surabaya
    Judul Proyek pengolahan sampah botol plastik ” tabung pohon”

    Balas
  • Agustus 3, 2026 pada 22:06
    Permalink

    Semangat untuk BNN dalam memberantas peredaran ganja dan obat terlarang. Karena bisa merusak masa depan anak bangsa

    Ayshava berliani al hakim
    SDN Kebonsari 1 Surabay
    Judul proyek ” tabung pohon”

    Balas
  • Agustus 4, 2026 pada 14:14
    Permalink

    Kasus ini menunjukkan bahwa peredaran narkotika kini dilakukan dengan cara yang semakin terorganisasi dan memanfaatkan teknologi serta jalur perdagangan internasional. Oleh karena itu, pengawasan oleh aparat penegak hukum harus terus diperkuat melalui kerja sama lintas instansi, pemanfaatan teknologi, dan pertukaran informasi agar penyelundupan dapat dideteksi sejak dini.

    Saya juga baru mengetahui bahwa kuncup bunga ganja dapat diolah menjadi ekstrak THC yang kemudian digunakan sebagai bahan cairan rokok elektronik atau vape. Informasi ini menjadi pengingat bahwa generasi muda tidak boleh mudah tergoda mencoba vape atau produk lain yang asal-usulnya tidak jelas. Penyalahgunaan narkotika dapat merusak kesehatan, mengganggu masa depan, bahkan menghancurkan kehidupan seseorang dan keluarganya.

    Menurut saya, upaya pencegahan tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Edukasi sejak dini di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat juga sangat penting agar anak-anak dan remaja memiliki pengetahuan yang benar tentang bahaya narkotika serta berani mengatakan tidak terhadap penyalahgunaannya. Dengan kolaborasi semua pihak, Indonesia dapat melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

    Nama: Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto
    Sekolah: SMP Negeri 1 Surabaya
    No. Urut: 285
    Proyek: Mangrove Warrior dan EcoGeniuz Pillow

    Balas
  • Agustus 5, 2026 pada 06:22
    Permalink

    Salut utk BNN yg sdh berhasil menggagalkan aksi penyelundupan Ganja dan brang haram lainnya yang bisa merusak warga Indonesia terutama generasi muda nya.

    Semoga kedepannya semakin baik kinerja BNN juga Polisi Indonesia.

    Marshall Dastan PR
    SMP Negeri 1 Surabaya
    Project : Komandan
    No Peserta : 289

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *