Harley Mangrove Warrior Tanam 3100 (Lagi) Dalam Sepekan

Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto, Pangeran II Lingkungan Hidup 2025, Mangrove Warrior dan siswa SMPN 1 Surabaya, kembali menggelar aksi tanam mangrove di sekitar kawasan tambak Wonorejo, Surabaya, Sabtu (14/2/2026).

Pada aksi tanam mangrove ini, ia mengajak Tunas Hijau, tim lingkungan hidup SMPN 1 Surabaya dan SMPN 40 Surabaya, Wahana Visi Indonesia, serta Solidaritas Erlangga, sapaan komunitas bagi pembaca, pelajar, dan pengguna produk Penerbit Erlangga, perusahaan penerbitan buku pendidikan terkemuka di Indonesia sejak 1952. Total sekitar 45 orang relawan ikut serta aksi ini.

Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto mengatakan bahwa Mangrove memiliki kemampuan menyimpan karbon dalam jumlah besar. “Mangrove menjadi senjata utama dalam melawan perubahan iklim,” kata Harley Fatahillah. Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai tempat pemijahan dan tempat mencari makan berbagai jenis ikan, kerang dan berbagai jenis biota. 

“Mangrove memiliki kemampuan menerap karbon dioksida hingga 5 kali lebih banyak daripada jenis pohon lainnya. Mangrove juga bisa mencegah terjadinya abrasi dan intrusi,” terang Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto.

Aktivis senior dan Presiden Tunas Hijau Mochamad Zamroni menjelaskan bahwa mangrove adalah jenis tanaman yang tumbuh di kawasan yang terkena pasang surut air laut. “Mangrove tumbuh di kawasan pesisir,” Zamroni menjelaskan kepada para peserta aksi penananam mangrove.

Menyambung penjelasan Harley terkait fungsi mangrove untuk mencegah intrusi dan abrasi, Zamroni menjelaskan bahwa instrusi adalah masuknya air laut ke daratan . “Intrusi bisa dicegah bila kawasan pesisir penuh dengan mangrove. Sedangkan abrasi adalah pengikisan tanah atau bahkan longsor di kawasan pesisir yang juga bisa dicegah dengan pelestarian mangrove,” Zamroni melanjutkan.

Penanaman 3100 mangrove hasil budidaya Harley Fatahillah di sekitar tambak Wonorejo

Harley menjelaskan bahwa aksi penanaman hari ini akan berlanjut setiap hari hingga sepekan ke depan. “Selama sepekan ke depan, aksi penanaman mangrove akan terus dilakukan di area pesisir bersama petani tambak sekitar. Jenis mangrove yang akan ditanam di pesisir yaitu rhizophora mucronata. Totalnya 3.100 batang mangrove,” tambah Harley.

Eko Widayani, Kepala SMPN 1 Surabaya, mengatakan bahwa pada aksi penanaman mangrove ini menjadi aksi penanaman yang pertama kali bagi sekolah mitranya, yaitu SMPN 40 Surabaya. “Alhamdulillah, pada hari ini tim lingkungan hidup SMPN 40 bisa ikut serta menanam mangrove bersama kita,” pungkas Eko Widayani. (ron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *