Alang-alang: Tanaman Liar yang Menyimpan Banyak Manfaat bagi Kehidupan

Di Indonesia, Alang-alang (Imperata cylindrica) sering dianggap sebagai tanaman liar atau gulma karena tumbuh sangat cepat di lahan kosong, perkebunan, tepi jalan, hingga kawasan bekas kebakaran hutan. Tanaman ini memiliki daun panjang dengan tepi yang tajam serta bunga berwarna putih keperakan. Meski sering dibersihkan karena mengganggu lahan pertanian, alang-alang sebenarnya merupakan salah satu tanaman yang memiliki nilai ekologis sekaligus potensi sebagai tanaman herbal yang telah dikenal sejak lama. 

Kemampuan alang-alang untuk bertahan hidup sangat luar biasa. Tanaman ini berkembang biak melalui biji dan rimpang (rhizome) yang menjalar di dalam tanah sehingga mudah tumbuh kembali meskipun bagian atasnya telah dipotong atau terbakar. Sifat inilah yang membuat alang-alang termasuk salah satu gulma paling invasif di dunia. Di banyak negara tropis dan subtropis, keberadaannya dapat menekan pertumbuhan tanaman budidaya, mengubah ekosistem alami, bahkan meningkatkan risiko kebakaran karena hamparan daunnya yang mudah mengering pada musim kemarau. 

Di balik reputasinya sebagai gulma, alang-alang telah dimanfaatkan sebagai tanaman obat dalam berbagai budaya di Asia, termasuk Indonesia, Tiongkok, Jepang, dan Korea. Bagian yang paling banyak dimanfaatkan adalah rimpangnya. Dalam pengobatan tradisional, rebusan rimpang alang-alang digunakan untuk membantu melancarkan buang air kecil, meredakan panas dalam, membantu mengatasi mimisan ringan, serta menjaga kesehatan saluran kemih. Penggunaan tersebut telah tercatat dalam berbagai literatur pengobatan tradisional selama berabad-abad. 

Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa alang-alang mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid, saponin, fenol, glikosida, kumarin, dan berbagai antioksidan. Hingga saat ini, para peneliti telah mengidentifikasi lebih dari 70 senyawa kimia dari tanaman ini. Berbagai penelitian laboratorium dan pada hewan menunjukkan adanya potensi aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antibakteri, imunomodulator, serta pelindung hati. Namun, sebagian besar penelitian tersebut masih berada pada tahap praklinis sehingga manfaatnya pada manusia masih memerlukan uji klinis yang lebih luas. 

Selain dimanfaatkan sebagai tanaman herbal, alang-alang juga memiliki nilai ekonomi. Di sejumlah daerah pedesaan, daun alang-alang digunakan sebagai bahan atap rumah tradisional, anyaman, hingga bahan baku kerajinan. Sistem perakarannya yang rapat juga membantu menahan tanah dari erosi sehingga dimanfaatkan dalam rehabilitasi lahan yang mengalami kerusakan. Meski demikian, penggunaannya harus dikelola dengan baik agar tidak berkembang secara berlebihan dan mengganggu vegetasi lain. 

Masyarakat juga perlu mengetahui bahwa penggunaan alang-alang sebagai herbal tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Walaupun telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, dosis, keamanan, dan efektivitasnya untuk berbagai penyakit belum seluruhnya didukung oleh uji klinis pada manusia. Oleh karena itu, alang-alang sebaiknya dipandang sebagai pelengkap upaya menjaga kesehatan, bukan sebagai pengganti pengobatan medis yang telah terbukti efektif. Konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap diperlukan, terutama bagi ibu hamil, anak-anak, lansia, atau orang yang sedang mengonsumsi obat tertentu. 

Alang-alang mengajarkan bahwa tidak semua gulma harus dipandang sebagai tanaman yang tidak berguna. Di balik kemampuannya tumbuh liar, tersimpan potensi sebagai sumber senyawa alami, bahan baku industri, penahan erosi, hingga objek penelitian ilmiah. Dengan pengelolaan yang tepat dan penelitian yang terus berkembang, tanaman yang selama ini sering dianggap pengganggu justru dapat memberikan manfaat bagi kesehatan manusia, pelestarian lingkungan, dan pengembangan ilmu pengetahuan. (*/Mochamad Zamroni)

81 thoughts on “Alang-alang: Tanaman Liar yang Menyimpan Banyak Manfaat bagi Kehidupan”

  • Juli 15, 2026 pada 10:21
    Permalink

    Tuhan menciptakan beraneka ragam pasti ada manfaat. Manusia yang diberikan kelebihan untuk berpikir yang harus bisa mempelajarinya dan dikembangkan sesuai fungsinya.

    Ezra Akbar “Eco Warrior JWS 1” siap beraksi untuk menyelamatkan bumi dengan eco enzyme.
    Saya mengolah sampah organik seperti kulit nanas menjadi eco enzyme. Manfaat eco enzyme sangat banyak salah satunya untuk kesehatan. Eco enzyme bisa digunakan sebagai antiseptic dan desinfektan.
    Sehat Jiwa Raga dengan eco enzyme.
    Ezra Akbar Ulumuddin
    SDN Jemurwonosari 1 Surabaya

    Balas
  • Juli 15, 2026 pada 10:23
    Permalink

    Tuhan menciptakan beraneka ragam tumbuhan pasti ada manfaat. Manusia yang diberikan kelebihan untuk berpikir yang harus bisa mempelajarinya dan dikembangkan sesuai fungsinya.

    Ezra Akbar “Eco Warrior JWS 1” siap beraksi untuk menyelamatkan bumi dengan eco enzyme.
    Saya mengolah sampah organik seperti kulit nanas menjadi eco enzyme. Manfaat eco enzyme sangat banyak salah satunya untuk kesehatan. Eco enzyme bisa digunakan sebagai antiseptic dan desinfektan.
    Sehat Jiwa Raga dengan eco enzyme.
    Ezra Akbar Ulumuddin
    SDN Jemurwonosari 1 Surabaya

    Balas
  • Juli 15, 2026 pada 11:44
    Permalink

    Assalamualaikum wr. wb, perkenalkan saya Viola Kanaka Ardhani dari SMPN 54 Surabaya, dengan judul proyek Viola’s Craft Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Bisnis Online Shop.

    Tanaman ini keren sekali, ada 70 senyawa kimia, bisa menjadi pengetahuan baru untuk saya

    Balas
  • Juli 15, 2026 pada 16:50
    Permalink

    Nama: Marista Nur Kirana Putri
    Asal Sekolah: Smp Negeri 38 Surabaya
    Proyek: RIMPANG KUJALENCUR

    Informasi ini memberikan wawasan baru bahwa tanaman yang terlihat sederhana ternyata menyimpan manfaat yang luar biasa. Semoga semakin banyak orang yang peduli terhadap tanaman lokal dan kelestarian lingkungan.

    Salam Bumi Pasti Lestari 💚☘️🌤️
    Salam dari saya (Marista)

    Balas
    • Juli 23, 2026 pada 11:36
      Permalink

      Nadevda Emiko Nahdah
      SDN Gununganyar 273
      Nomor Peserta: 0092
      Proyek: KARDAF (Kardus Daur Ulang Fungsional)

      Artikel “Alang-alang: Tanaman Liar yang Menyimpan Banyak Manfaat bagi Kehidupan” membuat saya tahu bahwa tumbuhan yang sering dianggap liar ternyata memiliki banyak manfaat. Alang-alang dapat dimanfaatkan untuk obat tradisional, menjaga tanah, dan membantu lingkungan tetap lestari.

      Dari artikel ini, saya belajar bahwa kita tidak boleh langsung menganggap suatu tumbuhan tidak berguna. Setiap tanaman memiliki manfaat jika kita mau mempelajarinya dan menggunakannya dengan bijak.

      Sebagai peserta dengan proyek KARDAF (Kardus Daur Ulang Fungsional), saya juga belajar untuk lebih menghargai benda-benda yang sering dianggap tidak berguna. Sama seperti kardus bekas yang bisa didaur ulang menjadi barang yang bermanfaat, tanaman liar juga dapat memberikan manfaat bagi kehidupan.

      Terima kasih kepada Tunas Hijau yang terus membagikan artikel-artikel menarik dan menambah pengetahuan tentang lingkungan. Semoga semakin banyak anak-anak yang peduli dan ikut menjaga alam di sekitar kita.

      Sukses selalu Tunas Hijau! 🌿🌱✨

      Balas
    • Juli 23, 2026 pada 20:41
      Permalink

      Aksi nyata yang patut diacungi jempol. Semoga bisa terus menginspirasi lebih banyak orang ya! Semangat!

      Proyek saya mengolah cangkang telur dari dapur juga semoga menginspirasi teman-teman semua.

      Gibran Al-ahza S.
      SDN Kendangsari 1 Sbya
      no. peserta : 0097

      Balas
    • Juli 26, 2026 pada 01:30
      Permalink

      Nadia Hibatillah Amalia
      SDN Jemurwonosari I Surabaya

      Menarik sekali. Ternyata tanaman yang sering kita anggap biasa ini memiliki banyak kegunaan. Alam memang selalu menyediakan manfaat jika kita mau belajar mengenalnya.

      Balas
      • Agustus 3, 2026 pada 16:22
        Permalink

        Dengan membaca artikel ini saya jadi tahu banyak manfaat alang2 yang biasanya hanya dipandang sebelah mata tidak berguna.
        Regitha novita azzahra
        Sdn pacarkeling 1 sby
        Nomer peserta 374
        Judul proyek mengolah cangkang telur /pukcanglor pupuk cangkang telor

        Balas
  • Juli 16, 2026 pada 19:46
    Permalink

    Muhammad Usman Dzikrullah
    SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya

    MasyaAllah tabarokAllah trnyta Alang” saja yg sering diabaikan manusia menyimpan bnyk manfaat utk kesehatan.

    Lingkungan bersih dg ecoenzim
    Yuk selamatkan bumi dg ecoenzim

    Muhammad Usman Dzikrullah
    SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya

    Balas
  • Juli 16, 2026 pada 23:18
    Permalink

    Nama:Fica Widya Paramitha
    Asal sekolah:SMPN 26 Surabaya
    Nama proyek:KeyCycle(Keychain Recycle)

    Proyek lingkungan saya yaitu KeyCycle-Keychain Recycle, yaitu mengubah sampah botol plastik bekas menjadi gantungan kunci dengan cara melelehkan tutup botol plastik yang telah digunting dengan setrika lalu badan botolnya dijadikan sapu halaman.
     

    Penjelasan ini memberikan pandangan yang sangat berimbang mengenai alang-alang. Tanaman yang selama ini sering dianggap sekadar gulma ternyata menyimpan banyak manfaat, mulai dari khasiat pengobatan tradisional, peran menjaga kestabilan tanah, hingga potensi ekonomi yang belum banyak tergali. Hal ini mengajarkan kita untuk tidak menilai sesuatu hanya dari sisi yang terlihat saja, serta menunjukkan bahwa setiap makhluk hidup memiliki peran masing-masing selama dikelola dengan cara yang tepat dan bertanggung jawab🍃

    Balas
  • Juli 18, 2026 pada 13:28
    Permalink

    Menarik sekali! Ternyata tanaman yang sering dianggap biasa ini memiliki banyak manfaat. Terima kasih sudah berbagi informasi yang menambah wawasan tentang kekayaan alam sekitar.

    NAMA :ERLINDA DWI CLARISTA
    SEKOLAH :SMPN 38 SURABAYA
    PROYEK :GEMA SAYWA (GERAKAN MENANAM SAMBUNG NYAWA)

    Balas
  • Juli 19, 2026 pada 15:34
    Permalink

    Semoga artikel ini dapat membuka wawasan masyarakat bahwa setiap tumbuhan memiliki peran dan manfaat bagi kehidupan jika dikelola dengan bijak. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang peduli terhadap keanekaragaman hayati, menjaga kelestarian lingkungan, serta terus belajar memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab demi masa depan yang berkelanjutan.

    Nama: Diky Yulia Efendi
    Sekolah: SMP Negeri 11 Surabaya
    Proyek: REVERDA (Pengolahan sampah kering menjadi barang yang bernilai)

    Balas
    • Agustus 1, 2026 pada 18:33
      Permalink

      Nama : Arsyanendra Reynand Alghani
      Nomor : 0217
      Sekolah : SDN Pakis VIII Surabaya
      Proyek : Trash For Future ” Mengubah Sampah Menjadi Harapan”

      Begitu banyaknya manfaat dan hasil yang di dapat dari tanaman alang – alang.
      Baik itu bisa dijadikan tanaman herbal, bisa untuk dijadikan tambahan pendapatan. Tanaman alang alang juga bisa digunakan sebagai penahan tanah dari erosi.

      Balas
  • Juli 19, 2026 pada 19:56
    Permalink

    Nama : Sabrina Kayla Azzahra
    Asal : SMPN 11 SURABAYA
    Proyek : Pupuk Organik Cair

    Pupuk organik cair yang saya ambil sebagai proyek pangput 2026 yang sudah sangat saya pertimbangkan. Proyek POC ini memiliki banyak manfaat diantaranya: mengurangi sampah organik (kita tahu bahwasannya limbah organik bisa menjadi gas metana yang lebih berbahaya dari co²), mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sintetis.

    Informasi ini memberikan tambahan wawasan saya terhadap tumbuhan tumbuhan yang memiliki banyak manfaat. Semoga saya dapat selalu menambah wawasan seperti ini kedepannya

    Balas
  • Juli 20, 2026 pada 10:46
    Permalink

    ternyata tanaman liar yang sering di anggap remeh bisa jadi obat dan sudah di kenal warga tiongkok, jepang, dan korea.

    karna ini saya jadi tau khasiat tanaman alang alang, berkat artikel ini menambah wawasan saya.

    terimakasih sudah membuat artikel semenarik dan rinci ini

    elena subekti
    SMPN 11 surabaya
    proyek budi daya tanaman pepaya

    Balas
  • Juli 20, 2026 pada 21:30
    Permalink

    Tuhan sangatlah mendetail dalam menciptakan sesuatu walau bagi kita alang alang adl tanaman yg liar dan tumbuh hampir di semua lahan yg sering kita anggap sbg pengganggu sbb tidak memiliki nilai estetika namun sering kali kita abaikan manfaatnya. Ternyata tanaman trsebut kaya akan manfaat🤗👏👏
    Melalui media artikel dr Tunas hijau saya menjadi bertambah wawasan ilmu seputar tanaman yg tidak pernah saya ketahui sebelumnya.
    Saya Nafisa Haura Ainun Mahya
    SDN Gununganyar 273 Surabaya
    Jg memiliki misi yang sama yakni melihat tumbuhan telang yg trmasuk tanaman liar yg memiliki khasiat luar biasa walau sering diabaikan keberadaannya.

    Balas
  • Juli 20, 2026 pada 21:36
    Permalink

    Tuhan sangatlah mendetail dalam menciptakan sesuatu walau bagi kita alang alang adl tanaman yg liar dan tumbuh hampir di semua lahan yg sering kita anggap sbg pengganggu sbb tidak memiliki nilai estetika namun sering kali kita abaikan manfaatnya.

    Ternyata tanaman trsebut kaya akan manfaat

    Melalui media artikel dr Tunas hijau saya menjadi bertambah wawasan ilmu seputar tanaman yg tidak pernah saya ketahui sebelumnya.

    Saya Nafisa Haura Ainun Mahya

    SDN Gununganyar 273 Surabaya

    Jg memiliki misi yang sama yakni melihat tumbuhan telang yg trmasuk tanaman liar yg memiliki khasiat luar biasa walau sering diabaikan keberadaannya.

    Balas
  • Juli 22, 2026 pada 09:02
    Permalink

    Alang alang atau nama ilmiahnya Imperata Cylindrica yang sering di kira masyarakat sebagai gulma yang tumbah begitu cepat di lahan kosong, perkebunanan, hingga tepi jalan ternyata memiliki nilai ekologis sekaligus potensi sebagai tanaman herbal. Tanaman alang alang ini ternyata sangat luar biasa menyimpan begitu banyak manfaat untuk kesehatan. Melalui artikel ini saya belajar tentang kekayaan alam yang ternyata banyak tanaman yang di anggap biasa namun mengandung banyak manfaat bagi manusia.

    Nama : DANISHA CANTIQA PUTRI
    Sekolah : SMP Negeri 46 Surabaya
    Proyek : D’KOPIS (Danisha Kreasi Olahan Produk Inovatif Serbaguna Ampas)

    Balas
  • Juli 22, 2026 pada 18:27
    Permalink

    artikel yang sangat bermanfaat💯
    sebelumnya saya hanya tau alang-alang adalah sebatas tumbuhan liar, tapi rupanya ada manfaatnya juga ya

    from :
    Deandra Ahmed Al Farizzi
    SDN Jemur Wonosari 1

    Balas
  • Juli 22, 2026 pada 19:40
    Permalink

    Artikel yang bermanfaat bagi kita semua

    Nama : Syafiya Zukka yusenda
    Asal sekolah : SDN Kalisari 2 surabaya
    Nomer peserta : 124
    Judul proyek : Budidaya tanaman Rosella

    Balas
  • Juli 23, 2026 pada 09:21
    Permalink

    Alang-alang (Imperata cylindrica) membuktikan bahwa tumbuhan liar yang sering dianggap pengganggu ternyata menyimpan sejuta manfaat herbal serta peran ekologis penting untuk menjaga struktur tanah.
    Potensi kekayaan bahan obat alami dari alam ini makin menegaskan pentingnya menjaga kelestarian tanah dan lingkungan kita dari pencemaran.

    Nama : Amritha Hafsah Rheva Ramadhina
    Sekolah : SD Al Uswah 2 Surabaya
    No peserta : 0002 Putri Lingkungan SD
    Nama Proyek : PELITA OBAT (Pengelola Limbah Tangguh Obat Keluarga)
    PELITA OBAT adalah aksi lingkungan hidup untuk mengedukasi dan mengelola limbah obat rumah tangga secara aman, terpilah, dan berkelanjutan di Surabaya.
    3 Pilar Utama Gerakan:
    1. Pilah: Memisahkan kemasan obat dari rumah (kardus, botol plastik/kaca, dan blister aluminium).
    2. Amankan: Merusak label dan bentuk obat kedaluwarsa sebelum dibuang agar tidak mencemari tanah/air dan tidak disalahgunakan.
    3. Upcycle & Setor: Menyetor kemasan ke Drop Box serta mengolah kardus bekas obat menjadi pot tanaman (greening) dan tempat alat tulis.

    Melalui proyek PELITA OBAT, saya terus berupaya mengedukasi masyarakat agar bijak dalam mengelola limbah obat-obatan kimia bekas/kedaluwarsa di rumah. Jika limbah obat kimia dibuang sembarangan ke tanah, zat kimianya dapat merusak unsur hara dan mencemari tanaman-tanaman bermanfaat seperti alang-alang ini.

    Mari kita hargai kekayaan hayati di sekitar kita dan jaga kelestarian tanah dengan mengelola limbah obat keluarga secara aman dan tepat!

    Balas
  • Juli 23, 2026 pada 12:03
    Permalink

    Alang alang atau nama ilmiahnya Imperata Cylindrica yang sering di kira masyarakat sebagai gulma yang tumbah begitu cepat di lahan kosong, perkebunanan, hingga tepi jalan ternyata memiliki nilai ekologis sekaligus potensi sebagai tanaman herbal. Tanaman alang alang ini ternyata sangat luar biasa menyimpan begitu banyak manfaat untuk kesehatan. Melalui artikel ini saya belajar tentang kekayaan alam yang ternyata banyak tanaman yang di anggap biasa namun mengandung banyak manfaat bagi manusia.

    Nama : AR.RAIHAN.RAMADHAN.MAHENDRI
    Sekolah : SMP Negeri 53 Surabaya
    Proyek : SEMANGGI

    Balas
  • Juli 23, 2026 pada 20:02
    Permalink

    Aqeel Tsani Ramadhan
    SDN jemur Wonosari 1 Surabaya

    Walaupun sering dianggap sebagai tanaman pengganggu, Alang-alang memiliki nilai ekonomi, kesehatan dan lingkungan. Dengan pengelolaan yang tepat tanaman ini dapat menjadi sumber manfaat bagi kehidupananusia sekaligus membantu menjaga kelestarian alam.
    Ayo lindungi bumi dari sampah organik dengan maggot.

    Balas
  • Juli 24, 2026 pada 10:30
    Permalink

    Luar biasa, rumput yang dianggap mengganggu ternyata memiliki kegunaan yang sangat banyak. Mari kita kelola dengan baik agar membawa manfaat bagi kehidupan kita. Saya memiliki proyek seruma, perkenalkan saya:

    Kiano Galfariendra Pranaja
    Calon Pangeran Lingkungan Hidup dari SDN Lidah Kulon 1/464 Surabaya
    No. Peserta : 0147

    Dengan Proyek saya yang berjudul SEPUR RUPAWAN (Sereh Dapur Rumput Andalan Wiyata Dan Kesehatan) yaitu budidaya tanaman sereh yang kaya manfaat bagi lingkungan dimana akar serabutnya mampu menahan tanah agar tidak mudah terkikis hujan dan longsor, dapat ditanam bersama tumbuhan lain untuk menjaga kelembaban karena sifatnya yang mampu menahan air lebih mudah meresap ke tanah sehingga secara tidak langsung membantu melestarikan bumi dari ancaman perubahan iklim, hasil dari budidaya tersebut juga dapat dimanfaatkan mulai dari konsumsi rumah tangga sebagai bumbu masak atau dikonsumsi untuk kesehatan, selain itu juga bisa memiliki nilai jual lebih jika di ubah menjadi produk aromatherapy atau antibakteri.
    Ke depan saya ingin mengembangkan hasil panen sereh saya dengan ecoenzym agar wanginya segar dan bisa kita manfaatkan untuk sabun cuci tangan atau campuran bahan pembersih dapur maupun rumah tangga lainnya.

    Ayo ikuti aksi saya di IG @kianoproject_

    Melestarikan bumi tidak harus menjadi sempurna, setiap langkah kecil akan selalu membuahkan hasil. Bersama – sama kita bisa

    Balas
  • Juli 24, 2026 pada 17:24
    Permalink

    Hai Sobat Hijau

    Salam Bumi, Pasti Lestari 🌱

    Saya Zivanisa Alicia W

    Dari SDN Ketabang I / 288 Surabaya

    Nama Proyek saya adalah SIPATAS

    (kolekSI samPAh kerTAS)
    .
    Semua yang ada di bumi ini pasti memiliki manfaat. Termasuk tanaman alang2 ini. Dianggap benalu, tp ternyata tanaman ajaib dengan berbagai khasiat.
    Ilmu baru untuk saya.
    .
    Semangat terus menjadi generasi peduli, produktif dan anti rebahan yang mendunia
.

    .
    Oh ya, saya punya Jargon nih :

    Ayo mengolah sampah kertas

    Menjaga bumi tanpa batas

    Menjadi generasi anti cemas

    Salam bumi pasti lestari 🌱
    .
    Sekilas tentang proyek SIPATAS :

    – mengumpulkan sampah kertas
    
– mengolah menjadi barang yg bermanfaat

    Balas
  • Juli 24, 2026 pada 18:15
    Permalink

    Ternyata alang-alang yang sering dianggap gulma punya banyak manfaat, keren Tunas Hijau angkat topik tanaman liar yang selama ini diremehkan.
    Nama ALVIN ZAHIR ASAL SEKOLAH SMPN NEGERI 11 SURABAYA PROYEK BUDIDAYA TANAMAN PALEM

    Balas
  • Juli 24, 2026 pada 18:32
    Permalink

    Tanaman ini mungkin terlihat sederhana atau mungkin biasa saja, tapi ternyata menyimpan banyak sekali manfaat.

    Rebecca Angela Naburju
    SMPN 25 SURABAYA
    Proyek: Maggot BSF

    Balas
    • Juli 27, 2026 pada 20:30
      Permalink

      Assalamualaikum

      Sy lavina Azizah
      Dr SDN pacarkembang 1 Surabaya
      No peserta 0382
      Nama proyek budidaya serai

      Bismillah dengan semangat dan konsisten kita semua bisa mewujudkan cinta lingkungan.
      Semoga dengan adanya wadah seperti ini semoga semakin bnyak yang sadar dengan lingkungan.
      Dan kunci cinta lingkungan itu dengan aksi yang nyata.

      Semangat terus, wujudkan lingkungan bersih👍

      Balas
  • Juli 24, 2026 pada 19:24
    Permalink

    Amira Tungga Dewi 0536
    SMPI AL-AZHAR KELAPA GADING SURABAYA

    Informasi ini memberikan wawasan baru bahwa tanaman yang terlihat sederhana ternyata menyimpan manfaat yang luar biasa

    Saya memiliki project 1K Oxygen Mission yaitu budidaya tanaman lili paris, yang sangat terkenal tentang keahliannya menyerap polutan udara

    Balas
  • Juli 24, 2026 pada 20:54
    Permalink

    Luar biasa, rumput Alang-alang yang selama ini dianggap mengganggu ternyata memiliki segudang manfaat. Perkenalkan saya adalah:

    Kiano Galfariendra Pranaja
    Calon Pangeran Lingkungan Hidup dari SDN Lidah Kulon 1/464 Surabaya
    No. Peserta : 0147

    Dengan Proyek saya yang berjudul SEPUR RUPAWAN (Sereh Dapur Rumput Andalan Wiyata Dan Kesehatan) yaitu budidaya tanaman sereh yang kaya manfaat bagi lingkungan dimana akar serabutnya mampu menahan tanah agar tidak mudah terkikis hujan dan longsor, dapat ditanam bersama tumbuhan lain untuk menjaga kelembaban karena sifatnya yang mampu menahan air lebih mudah meresap ke tanah sehingga secara tidak langsung membantu melestarikan bumi dari ancaman perubahan iklim, hasil dari budidaya tersebut juga dapat dimanfaatkan mulai dari konsumsi rumah tangga sebagai bumbu masak atau dikonsumsi untuk kesehatan, selain itu juga bisa memiliki nilai jual lebih jika di ubah menjadi produk aromatherapy atau antibakteri.
    Ke depan saya ingin mengembangkan hasil panen sereh saya dengan ecoenzym agar wanginya segar dan bisa kita manfaatkan untuk sabun cuci tangan atau campuran bahan pembersih dapur maupun rumah tangga lainnya.

    Ayo ikuti aksi saya di IG @kianoproject_

    Melestarikan bumi tidak harus menjadi sempurna, setiap langkah kecil akan selalu membuahkan hasil. Bersama – sama kita pasti bisa.

    Balas
  • Juli 24, 2026 pada 21:56
    Permalink

    Masyaallah, tanaman kecil yg mungkin di anggap pengganggu ini ternyata memiliki segudang manfaat..

    terima kasih utk informasi nya..
    semoga semakin banyak yg memanfaatkan alang alang..

    Azkayra Safiratul Azqia
    SDN Kandangan 1/121 Surabaya
    “Potensi Bayam Malabar (Basella alba) sebagai Sumber Pangan Strategis di Wilayah Perkotaan Berlahan Sempit”

    Balas
  • Juli 25, 2026 pada 17:54
    Permalink

    Terima kasih atas artikelnya. Saya baru tahu bahwa tanaman liar seperti alang-alang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan. Kita harus menjaga tumbuhan dan alam agar tetap lestari. Proyek lingkungan yang saya lakukan adalah menanam serai bersama keluarga dan merawat tanaman di rumah.

    Assyifa Nailatu Orlin
    SDN 408 Surabaya

    Balas
  • Juli 25, 2026 pada 19:51
    Permalink

    Nama : Bunga Rosalita
    Asal Sekolah : SMPN 53 SURABAYA
    No Peserta : 1144

    satu tanaman seribu manfaat, tanaman ini sungguh sangat sangat bermanfaat cocok untuk di tanam di rumah bisa dijadikan apotek hidup di rumah💚

    Balas
  • Juli 25, 2026 pada 20:12
    Permalink

    Alang-alang (Imperata cylindrica) membuktikan bahwa tumbuhan liar yang sering dianggap pengganggu ternyata menyimpan sejuta manfaat herbal serta peran ekologis penting untuk menjaga struktur tanah.

    Nama : Amritha Hafsah Rheva Ramadhina
    Sekolah : SD Al Uswah 2 Surabaya
    No peserta : 0002 Putri Lingkungan SD
    Nama Proyek : PELITA OBAT (Pengelola Limbah Tangguh Obat Keluarga)
    PELITA OBAT adalah aksi lingkungan hidup untuk mengedukasi dan mengelola limbah obat rumah tangga secara aman, terpilah, dan berkelanjutan di Surabaya.
    3 Pilar Utama Gerakan:
    1. Pilah: Memisahkan kemasan obat dari rumah (kardus, botol plastik/kaca, dan blister aluminium).
    2. Amankan: Merusak label dan bentuk obat kedaluwarsa sebelum dibuang agar tidak mencemari tanah/air dan tidak disalahgunakan.
    3. Upcycle & Setor: Menyetor kemasan ke Drop Box serta mengolah kardus bekas obat menjadi pot tanaman (greening) dan tempat alat tulis.

    Potensi kekayaan bahan obat alami dari alam ini makin menegaskan pentingnya menjaga kelestarian tanah dan lingkungan kita dari pencemaran. Melalui proyek PELITA OBAT, saya terus berupaya mengedukasi masyarakat agar bijak dalam mengelola limbah obat-obatan kimia bekas/kedaluwarsa di rumah. Jika limbah obat kimia dibuang sembarangan ke tanah, zat kimianya dapat merusak unsur hara dan mencemari tanaman-tanaman bermanfaat seperti alang-alang ini.

    Mari kita hargai kekayaan hayati di sekitar kita dan jaga kelestarian tanah dengan mengelola limbah obat keluarga secara aman dan tepat!

    Balas
  • Juli 26, 2026 pada 12:16
    Permalink

    nama : salsabila najzwa perdana
    sekolah : SMP Negeri 63 Surabaya
    nomor peserta : 1286
    penjelasan singkat proyek :
    Optimalisasi Budidaya Maggot BSF sebagai Pakan Ikan Alternatif Bernilai Ekonomi

    Latar Belakang & Tujuan =
    Tingginya harga pakan ikan pabrikan dan menumpuknya sampah organik lingkungan menjadi dasar program ini. Proker ini bertujuan memproduksi maggot BSF sebagai pakan alternatif berprotein tinggi guna memangkas biaya budidaya sekaligus mengurangi limbah masyarakat.

    Rencana KegiatanPelatihan: Edukasi siklus hidup BSF dan teknik budidaya.

    Fasilitasi: Pembuatan wadah median tumbuh (biopond) percontohan.

    Pengolahan: Praktik konversi maggot menjadi pelet siap pakai.

    Dampak ProgramEkonomi: Menurunkan biaya pakan hingga 50% dan membuka peluang bisnis baru.

    Lingkungan: Mempercepat penguraian sampah organik tanpa bau.

    Balas
  • Juli 26, 2026 pada 13:08
    Permalink

    nama: Rafa putri nur kalyani
    sekolah: SMP negeri 63 Surabaya
    nomor peserta: 1282
    penjelasan singkat proyek: budidaya magoot BSF sebagai alternatif pakan lele

    📌 Penjelasan Proyek
    Proyek ini berfokus pada pemfaatan maggot (larva) lalat Black Soldier Fly (BSF) sebagai pakan cadangan atau pengganti pelet komersial dalam budidaya ikan lele.
    1. Masalah Utama
    Biaya Pakan Tinggi: Pakan pelet pabrikan menyedot hingga 60%–70% dari total biaya produksi budidaya lele.
    Sampah Organik: Penumpukan sampah rumah tangga/pasar yang belum dimanfaatkan secara optimal.
    2. Solusi & Keunggulan Maggot BSF
    Tinggi Protein: Kandungan protein maggot BSF mencapai 40%–45%, sangat cocok untuk percepatan pertumbuhan lele.
    Menekan Biaya: Memangkas pengeluaran pakan secara signifikan karena pakan maggot berasal dari limbah organik (gratis/murah).
    Ramah Lingkungan: Larva BSF menguraikan sampah organik dengan cepat, meminimalkan limbah lingkungan (zero waste).
    3. Tujuan Proyek
    Meningkatkan keuntungan pembudidaya lele melalui efisiensi biaya pakan yang bernutrisi tinggi, sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

    Balas
  • Juli 26, 2026 pada 13:21
    Permalink

    Saya Dyandra salsabillah sucipto
    Dari SMPN 38 SURABAYA
    Trimakasih informasi yang diberikan sehingga saya tau ternyata alang alang itu banyak manfaatnya.

    Balas
  • Juli 26, 2026 pada 13:23
    Permalink

    Artikel yang sangat bermanfaat! Sering kali kita menganggap alang-alang sebagai gulma pengganggu, padahal ternyata punya banyak khasiat herbal yang luar biasa bagi kesehatan.

    Setuju sekali. Di tempat saya, akar alang-alang sering direbus untuk obat herbal pereda panas dalam. Terbukti ampuh dan alami!

    Informasi yang sangat menarik. Apakah ada tips khusus untuk mengolah akar alang-alang ini dengan aman agar khasiatnya maksimal?

    Nama:Raihan Ramzi
    Sekolah:SMPN 11 SURABAYA
    Proyek:eco block

    Eco block adalah balok ramah lingkungan yang di buat dari memadatkan sampah plastik ke dalam cetakan.

    Balas
  • Juli 26, 2026 pada 13:23
    Permalink

    Nama: NAILUL NOURIZCHA MAULDEA
    Sekolah: SMPN 63 SURABAYA
    Nomer peserta: 1276
    Penjelasan singkat tentang proyek:
    Inovasi pengurangan limbah organik melalui budidaya larva bsf

    LATAR BELAKANG DAN TUJUAN:
    Sampah organik rumah tangga dan pasar masih menjadi penyumbang terbesar timbunan sampah di TPA. Penumpukan sampah ini memicu bau, lindi, dan emisi gas metana yang mencemari lingkungan.
    Di sisi lain, kebutuhan pakan ternak dan pupuk organik terus meningkat. Larva Black Soldier Fly (BSF) mampu mengurai limbah organik dalam waktu cepat dan mengubahnya menjadi 2 produk bernilai: biomassa larva sebagai pakan alternatif tinggi protein, dan kasgot sebagai pupuk organik.
    Budidaya BSF menjadi solusi yang praktis, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi untuk mengurangi limbah sekaligus menciptakan siklus ekonomi sirkular.

    Tujuan
    1. Mengurangi volume limbah organik dari sumber rumah tangga/pasar sebelum masuk ke TPA
    2. Menghasilkan pakan alternatif berupa larva BSF untuk unggas dan ikan
    3. Menghasilkan pupuk organik
    dari sisa budidaya BSF untuk mendukung pertanian
    4. Meningkatkan kesadaran masyarakat
    tentang pengelolaan sampah berbasis teknologi sederhana dan bernilai ekonomi

    Balas
  • Juli 27, 2026 pada 20:21
    Permalink

    Very interesting! It turns out that this plant, which is often considered ordinary, has many benefits……
    Dengan membaca artikel ini membuat saya tahu bahwa tumbuhan yang sering dianggap liar “Alang-alang” ternyata memiliki banyak manfaat…..
    I hope more and more people will learn about the benefits of alang-alang so they can take care of it….❣️
    🧕Princess Zelda Ilmiah
    🏫SMPN 29 Surabaya
    📌Processing Organic Waste To Support Food Security

    Balas
  • Juli 28, 2026 pada 15:07
    Permalink

    Alang-alang: Tanaman Liar yang Menyimpan Banyak Manfaat bagi Kehidupan

    jadi lebih tau mengenai alang-alang sebenarnya merupakan salah satu tanaman yang memiliki nilai ekologis sekaligus potensi sebagai tanaman herbal

    ​🌿✨ PROYEK: SERASIKU (Sereh Asri Inspirasi Kreativitas Usaha) ✨🌿

    ​🪴 Aksi Menanam Bibit Sereh

    👧 Nama:Naysia Aqila Andriani
    🆔 No. Peserta:1298
    🏫 Sekolah:SDN Ngagelrejo III/398
    🌿 Proyek:SERASIKU (Sereh Asri Inspirasi Kreativitas Usaha)

    “Satu langkah kecil hari ini, sejuta manfaat untuk bumi di masa depan.”🌱💚

    Balas
  • Juli 28, 2026 pada 17:53
    Permalink

    It turns out that *alang-alang*—despite being a wild plant—has remarkable benefits.
    Name:Sanggrama Rasio Al Warisyi
    Project:Utilization of eggshell waste for sustainable living
    School:SMPN 6

    Balas
  • Juli 28, 2026 pada 20:11
    Permalink

    Nama : Diandra Melody Letya Finauri
    Sekolah : SDN Kalisari II Surabaya
    No Peserta : 122
    Proyek : Budi Daya Timun Giok Putri
    Tak terbayangkan memang, alang-alang yang terlihat sebagai tanaman liar, ternyata mengandung manfaat buat obat. Kalau hendak mencabut alang-alang lalu dibuang….jadi pikir-pikir nih. Yuk kita ikut coba mengolah tanaman ini. Barangkali orang sekitar banyak yang membutuhkannya nanti. Tanaman timun yang menjadi proyek saya semakin bertambah banyak. Saat ini mgkin sdh ada 40 an tanaman, yang penting mereka bisa tumbuh subur dulu dan bisa segera dipanen …ya kaaan ?

    Balas
  • Juli 28, 2026 pada 20:48
    Permalink

    Nama : Diandra Melody Letya Finauri
    Sekolah : SDN Kalisari II Surabaya
    No Peserta : 122
    Proyek : Budi Daya Timun Giok Putri
    Tak terbayangkan memang, alang-alang yang terlihat sebagai tanaman liar, ternyata mengandung manfaat buat obat. Kalau hendak mencabut alang-alang lalu dibuang….jadi pikir-pikir nih. Yuk kita ikut coba mengolah tanaman ini. Barangkali orang sekitar banyak yang membutuhkannya nanti. Tanaman timun yang menjadi proyek saya semakin bertambah banyak. Saat ini mgkin sdh ada 40 an tanaman, yang penting mereka bisa tumbuh subur dulu dan bisa segera dipanen …ya kaaan ?

    Balas
  • Juli 29, 2026 pada 10:56
    Permalink

    Alang-alang mengajarkan bahwa tidak semua gulma harus dipandang sebagai tanaman yang tidak berguna. Alang-alang juga bisa menjadi perangkap untuk bahan obat tradisional.

    Nama : Nizam Nakhla hartono
    No.peserta : 0697
    Sekolah : SDN Ngagelrejo III /398 , Surabaya
    Proyek : KOMPAS ( kompos pasar sehat)

    Balas
  • Juli 30, 2026 pada 10:45
    Permalink

    Alang-alang adalah tanaman liar yang sering di anggap pengganggu tapi ternyata memiliki kegunaan untuk bahan pelengkap obat-obatan serta berperan ekologis penting untuk menjaga struktur tanah . Terimakasih informasinya tunas hijau , sangat bermanfaat..

    Nama : Nizam Nakhla hartono
    No.peserta: 0697
    Sekolah : SDN Ngagelrejo III/398
    Proyek : KOMPAS (kompos pasar sehat)

    Balas
  • Juli 30, 2026 pada 14:05
    Permalink

    Artikel tersebut membahas Alang-alang (Imperata cylindrica), rumput liar yang sering dianggap sebagai gulma invasif dan pengganggu lahan, namun ternyata memiliki manfaat ekologis, ekonomi, dan medis yang luas.
    Meskipun sifat pertumbuhannya yang agresif via rimpang (rhizome) dapat memicu risiko kebakaran saat kemarau dan menekan tanaman budidaya, akar rimpangnya kaya akan lebih dari 70 senyawa bioaktif (seperti flavonoid dan saponin) yang berkhasiat sebagai antiinflamasi, antioksidan, serta peluruh air kecil dalam pengobatan tradisional. Di luar bidang medis, sistem perakarannya yang rapat sangat efektif mencegah erosi tanah, sementara daunnya bisa dimanfaatkan untuk atap rumah tradisional maupun kerajinan.
    Artikel ini memberikan edukasi penting bahwa alang-alang sebaiknya dipandang secara berimbang: ia adalah potensi herba pelengkap dan penahan erosi yang berguna, tetapi pengelolaannya tetap harus terkontrol agar tidak merusak ekosistem sekitar maupun menggantikan pengobatan medis utama.

    👧Nama: Davina Shirin Andini
    🏫 SDN Kejawan Putih I/243,
    ✨ proyek ”Eco Enzym”

    Balas
  • Juli 31, 2026 pada 13:29
    Permalink

    Bagi sebagian besar orang, alang-alang atau ilalang (Imperata cylindrica) mungkin hanya dianggap sebagai gulma atau rumput liar yang sering mengganggu pertumbuhan tanaman lain di kebun atau lahan pertanian. Tanaman ini memiliki kemampuan bertahan hidup yang sangat kuat dan mudah menyebar.

    Alang – alang adalah tumbuhan yang mudah didapat dan akan terus ada sepanjang tahun. Menurut beberapa riset, tanaman alang – alang memang memiliki khasiat yang baik untuk tubuh. Tanaman ini mengandung zat – zat yang dapat bermanfaat bagi tubuh karena mengandung manitol, glukosa, sakharosa, citric acid dan masih banyak lagi kandungan lainnya. Tanaman ini sangat bermanfaat untuk menurunkan panas atau antipiretik, meluruhkan kemih ataupun menghentikan pendarahan.

    Jadi, kapan lagi kita menemukan tanaman liar yang sangat bermanfaat untuk kesehatan ?

    Nayla Thalita Azzahra
    SMPN 4 Sby
    No. Peserta
    Judul Proyek : Lidah Buaya untuk Riset & Lingkungan ( LIBURAN )
    Merupakan proyek budidaya tanaman lidah buaya yang tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan namun juga sangat bernilai ekonomis.

    Balas
  • Juli 31, 2026 pada 13:41
    Permalink

    Informasi ini sangat menambah wawasan saya dulu saya suka bermain Alang – Alang tapi saya baru tau kalau Alang -alang juga memiliki khasiat untuk tubuh proyek saya didayakemang (budidaya kemangi)
    Saya sekolah di :SDI Al-Azhar kelapa gading surabaya
    Tulus,sadar,peduli,beraksi🌱

    Balas
  • Juli 31, 2026 pada 13:49
    Permalink

    Nama : Divya Chandra Nareswari
    Kls : 5 SD
    Sekolah : SDN Bendul Merisi 408
    No Peseta : 0044
    Proyek Saya : Bu Jempol (Budidaya Jahe Mandiri Produktif) jahe yang mudah di tanam serta bahannya ada didapur Ibu, mempunyai manfaat untuk kesehatan. Ayoo menanam jahe..

    Komen tentang artikel ini : Ternyata tanaman alang alang memberikan manfaat bagi kesehatan manusia, pelestarian lingkungan, dan pengembangan ilmu pengetahuan

    Balas
  • Juli 31, 2026 pada 14:00
    Permalink

    Bagi sebagian besar orang alang-alang hanya tumbuhan liar biasa tetapi ia mempunyai khasiat untuk tubuh kita alang-alang mudah didapatkan di alam liar tulus,sadar,peduli,beraksi🌱🌳
    Proyek saya adalah didayakemang (budidaya kemangi)

    Balas
  • Juli 31, 2026 pada 21:37
    Permalink

    “Alang-alang: Tanaman ‘liar’ yang menyimpan banyak manfaat bagi kehidupan.
    Terima kasih TUNAS HIJAU sudah mengangkat artikel tentang Alang-alang. Saya baru tahu kalau tanaman yang sering dianggap “gulma” ini ternyata punya banyak manfaat. Akarnya bisa untuk obat herbal, daunnya untuk atap dan kerajinan, serta fungsinya sebagai penutup tanah pencegah erosi. Artikel ini mengingatkan bahwa di alam tidak ada yang sia-sia. Setiap tanaman punya peran penting bagi kehidupan dan ekosistem. Sukses terus TUNAS HIJAU mengedukasi tentang kearifan Lokal.

    Nama :Andra Devaro kadang
    No peserta : 0685
    Sekolah : SDN NGAGEL REJO III / 398 Surabaya
    Proyek : SI PERIANG (Solusi inovatif pemanfaatan air Leri dan kulit bawang)
    Mengurangi Limbah sampah dan melindungi lingkungan 🌍🌱🌿

    Balas
  • Agustus 1, 2026 pada 18:31
    Permalink

    Hi Taka Friends! 🌱

    Namaku Christopher Nathan dari SMP Kr. Petra 1, nomor peserta 0271.

    Dari artikel tentang alang-alang, kita bisa belajar bahwa setiap ciptaan Tuhan memiliki manfaat. Walaupun sering dianggap gulma, alang-alang ternyata dapat dimanfaatkan sebagai tanaman herbal, membantu menjaga ekosistem, dan memiliki nilai bagi kehidupan. Karena itu, kita patut bersyukur atas alam yang Tuhan berikan dan menggunakannya dengan bijaksana.

    Proyekku adalah Takakura For Green Living

    Pengomposan Takakura adalah cara gampang, cepat, dan ramah lingkungan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat sekali. Metode ini dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA, menyuburkan tanah, dan membantu tanaman tumbuh lebih baik.

    Takakura juga gampang dibuat, murah, tidak menimbulkan bau yang menyengat, dan cocok digunakan di rumah, sekolah, dan banyak tempat.

    Dengan menggunakan metode ini, kita dapat mengelola sampah dengan lebih baik sekaligus ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. 🌿

    Balas
  • Agustus 2, 2026 pada 09:01
    Permalink

    Nama : Kenzi Syahira Putri
    Sekolah : SMPN 33 Surabaya
    Proyek : Pemanfaatan Cangkang Telur menjadi Kalsium tambahan pada Pakan Ternak
    Nomor Peserta : 0974

    saat ini saya sedang mengembangkan proyek lingkungan berupa pemanfaatan limbah cangkang telur sebagai sumber kalsium untuk pakan ayam dan lele. melalui proyek ini, saya ingin mengurangi limbah organik rumah tangga sekaligus memberikan manfaat bagi peternakan. Semoga semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan mulai memanfaatkan limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Sukses selalu untuk Tunas Hijau, semoga terus menghadirkan konten edukatif yang menginspirasi. 🌱🌎

    Balas
  • Agustus 2, 2026 pada 09:47
    Permalink

    Nama : Khaira Tyza Putri Rahimsyah
    Asal sekolah : SMPN 39 Surabaya
    No Peserta : 1058
    Proyek : #SobatLarva

    Haalloo Sobat Hijau! 🌱✨
    Artikel ini membuka wawasan saya bahwa tidak semua tanaman yang dianggap sebagai gulma berarti tidak memiliki manfaat. Alang-alang yang selama ini sering dipandang sebagai tanaman pengganggu ternyata menyimpan potensi sebagai tanaman herbal, bahan kerajinan, penahan erosi, hingga objek penelitian ilmiah. Menurut saya, hal yang paling menarik adalah bagaimana kita diajak untuk melihat alam dari sudut pandang yang berbeda: bukan hanya tentang apa yang terlihat mengganggu, tetapi juga tentang potensi yang mungkin belum kita sadari. Tentunya, pemanfaatannya tetap harus dilakukan secara bijak dan berdasarkan penelitian yang tepat. Semoga semakin banyak masyarakat yang mau mengenal, meneliti, dan menjaga kekayaan hayati di sekitar kita. 🌿💚
    Salam Bumi, Pasti Lestari!

    — Khaira Tyza Putri Rahimsyah | SMPN 39 Surabaya

    Balas
  • Agustus 2, 2026 pada 12:02
    Permalink

    Nama: Nadia Putri Angeli
    Asal Sekolah: SMP Negeri 28 Surabaya Proyek: DAKARA (Daun Kering Tiada Tara) menjadi Briket Bio-Arang

    Artikel ini mengajarkan bahwa sesuatu yang sering dianggap gulma ternyata dapat memiliki berbagai potensi jika dikelola dengan tepat. Hal ini sejalan dengan proyek DAKARA (Daun Kering Tiada Tara) yang mengolah daun kering menjadi Briket Bio-Arang sebagai energi alternatif ramah lingkungan. 🌱 Semoga semakin banyak orang melihat limbah dan tanaman yang kurang dimanfaatkan sebagai peluang untuk menciptakan manfaat bagi lingkungan. 💚🌏

    Balas
  • Agustus 2, 2026 pada 19:47
    Permalink

    🧒 : Aqilla Naura Lovindra
    📑 : Nomor Peserta 1118
    📝 : Proyek Pengolahan Sampah Organik dengan Judul ” Sampah Organik Menjadi Barang Berharga”.

    Meskipun Alang Alang adalah tumbuhan kecil, akan tetapi Alang Alang merupakan tumbuhan yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan. Seperti tumbuhan Alang Alang dapat digunakan sebagai tanaman herbal. Daunnya bisa digunakan sebagai atap rumah

    Balas
  • Agustus 2, 2026 pada 20:05
    Permalink

    Nama: Attiya Tul Qudoos Mahdiyah
    Asal Sekolah: SMP Negeri 26 Surabaya
    Nomor Peserta: 898

    Menurut saya, artikel ini sangat menarik karena menjelaskan bahwa alang-alang yang sering dianggap sebagai gulma ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan lingkungan. Saya baru mengetahui bahwa rimpang alang-alang mengandung berbagai senyawa yang berpotensi sebagai obat herbal serta akarnya dapat membantu mencegah erosi. Artikel ini juga mengajarkan bahwa kita tidak boleh langsung menganggap suatu tanaman tidak berguna, karena setiap tanaman bisa memiliki manfaat jika diteliti dan dikelola dengan baik.

    Balas
  • Agustus 2, 2026 pada 22:16
    Permalink

    Selain informasi manfaatnya, kita juga bisa belajar bahwa sesuatu yang terlihat tidak punya nilai guna justru malah sangat bermanfaat untuk kita. Don’t judge book by it’s cover..

    Nama: Alesheea farzana nayyara
    Asal sekolah : SDN SEMOLOWARINI/261 SURABAYA
    Proyek : pengolahan limbah minyak jelantah (PELITA)
    No. Peserta : 424

    #pangeranputrilingkunganhidup2026
    #Alesheea_Farzana_Nayyara_SDN_Semolowaru_1
    #pangeranputrilh2026sd_Alesheea_Farzana_Nayyara
    #pangeranputrilh2026sd_0424

    Balas
  • Agustus 3, 2026 pada 07:20
    Permalink

    Assalamualaikum wr.wb, halo sobat hijau, perkenalkan nama saya Kayla Fatiyatu Zahra Ardani dari SMPN 54 Surabaya, dengan judul proyek Pemanfaatan Sampah Non-organik menjadi Beautiful Craft.

    wow, tanaman ini keren. Ini akan menjadi pengetahuan baru saya

    Balas
  • Agustus 3, 2026 pada 15:31
    Permalink

    Sebagai bentuk keseimbangan walaupun disebut Gulma yg paling invasif ternyata alang2 malah mempunyai banyak manfaat setelah kita mengetahuinya.
    Merubah dari yg tadinya tdk berguna menjadi sesuatu bernilai tinggi adanya.
    Kereeen

    Marshall Dastan Putra R
    SMP Negeri 1 Surabaya
    Project : KOMANDAN
    NO PESERTA : 289

    Balas
  • Agustus 3, 2026 pada 16:16
    Permalink

    Di jaman sekarang jarang sekali anak-anak yang mengetahui manfaat tumbuhan liar di alam. Dengan adanya artikel ini bisa lebih memberi wawasan baru.

    Ayshava Berliani Al Hakim
    SDN Kebonsari 1 Surabaya
    Judul Proyek pengolahan sampah botol plastik ” tabung pohon”

    Balas
  • Agustus 3, 2026 pada 18:22
    Permalink

    Nama : Shanum Farzana Althaf
    Sekolah : SDN Kandangan 3 Surabaya
    No peserta : 136

    Menarik sekali artikelnya kak, dan bermanfaat sekali.
    alang2 bermanfaat namun juga perlu batasan pemakaiannya

    Balas
  • Agustus 3, 2026 pada 21:40
    Permalink

    Alang-alang adalah tumbuhan liar yg jarang di ketahui anak-anak zaman sekarang. Dengan adanya artikel ini anak-anak bisa tau alang- alang yang ternyata juga menyimpan manfaat yg luar biasa

    Ayshava berliani al hakim
    SDN Kebonsari 1 Surabaya
    Judul proyek pengolahan sampah botol plastik ” tabung pohon “

    Balas
  • Agustus 3, 2026 pada 22:14
    Permalink

    Alang-alang sering dianggap sebagai rumput liar pengganggu. Ternyata menyimpan banyak khasiat penting. Terutama pada bagian akar untuk mengatasi panas dalam, melancarkan buang air kecil & dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Alang-alang juga bermanfaat bagi lingkungan & ekosistem karena perakaran alang-alang yang kuat dan menjalar mampu mengikat struktur tanah di lahan kosong agar tidak mudah longsor. Alang-alang juga menjaga habitat alami sebagai tempat tinggal sumber pakan bagi berbagai jenis serangga dan satwa kecil di alam

    Nama : Azzahra Septialika Dewi
    No peserta: 1304
    Sekolah: SDN Ngagelrejo III
    Judul proyek: SIKUBU (solusi inovatif kulit buah)

    Balas
  • Agustus 3, 2026 pada 22:15
    Permalink

    Alang-alang sering dianggap sebagai rumput liar pengganggu. Ternyata menyimpan banyak khasiat penting. Terutama pada bagian akar untuk mengatasi panas dalam, melancarkan buang air kecil & dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Alang-alang juga bermanfaat bagi lingkungan & ekosistem karena perakaran alang-alang yang kuat dan menjalar mampu mengikat struktur tanah di lahan kosong agar tidak mudah longsor. Alang-alang juga menjaga habitat alami sebagai tempat tinggal sumber pakan bagi berbagai jenis serangga dan satwa kecil di alam

    Nama : Azzahra Septialika Dewi
    No peserta: 1304
    Sekolah: SDN Ngagelrejo III
    Judul proyek: SIKUBU (solusi inovatif kulit buah)

    Balas
  • Agustus 3, 2026 pada 22:32
    Permalink

    Alang-alang sering dianggap sebagai rumput liar pengganggu. Ternyata menyimpan banyak khasiat penting. Terutama pada bagian akar untuk mengatasi panas dalam, melancarkan buang air kecil & dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Alang-alang juga bermanfaat bagi lingkungan & ekosistem karena perakaran alang-alang yang kuat dan menjalar mampu mengikat struktur tanah di lahan kosong agar tidak mudah longsor. Alang-alang juga menjaga habitat alami sebagai tempat tinggal sumber pakan bagi berbagai jenis serangga dan satwa kecil di alam

    Nama : Azzahra Septialika Dewi
    No peserta: 1304
    Sekolah: SDN Ngagelrejo III
    Judul proyek: SIKUBU (solusi inovatif kulit buah)

    Balas
  • Agustus 4, 2026 pada 12:30
    Permalink

    Nama : Fushshilatul Badi’
    No. Peserta : 0340
    Asal Sekolah : SDN MARGOREJO VI/524 SURABAYA
    Judul Proyek : Sulap Sampah Organik Jadi Manfaat
    Artikel ini sangat menarik dan membuka sudut pandang baru tentang tanaman yang sering dipandang sebelah mata. Alang-alang yang selama ini dikenal sebagai gulma pengganggu ternyata menyimpan sejuta manfaat, mulai dari tanaman herbal untuk kesehatan, bahan pembuat kerajinan, hingga penahan erosi tanah.
    Sebagai siswa yang menjalankan proyek “Sulap Sampah Organik Jadi Manfaat”, saya sangat setuju dengan pesan utama artikel ini: bahwa sesuatu yang dianggap tidak berguna atau pengganggu sebenarnya punya nilai manfaat jika kita tahu cara mengolahnya. Sama seperti sampah organik di sekitar kita yang sering dibuang begitu saja, jika kita olah dengan tepat, sampah tersebut bisa disulap menjadi kompos yang menyuburkan tanah dan memberi dampak positif bagi lingkungan.
    Artikel ini mengajarkan kita untuk lebih bijak dan kreatif dalam melihat potensi alam di sekitar kita. Semoga semakin banyak penelitian dan inovasi yang dikembangkan untuk memanfaatkannya secara seimbang dan bertanggung jawab! 🌾🌿
    #tunashijauid
    #seleksi1pangputlh2026
    #pangputlh2026
    #pangputlh2026_0340
    #SDN_Margorejo_VI_Surabaya_Fushshilatul_Badi’
    #pangeranputrilh2026sd

    Balas
  • Agustus 4, 2026 pada 14:22
    Permalink

    Artikel yang ditulis oleh Kak Zamroni ini memberikan pemahaman bahwa tanaman yang sering dianggap gulma ternyata dapat memiliki manfaat yang besar bagi manusia dan lingkungan. Alang-alang memang dapat mengganggu lahan pertanian apabila pertumbuhannya tidak terkendali, tetapi di sisi lain tanaman ini juga berperan dalam mencegah erosi serta memiliki potensi sebagai tanaman herbal yang masih terus diteliti oleh para ilmuwan.

    Saya juga belajar bahwa pemanfaatan tanaman obat tradisional harus didasarkan pada bukti ilmiah. Meskipun alang-alang telah digunakan secara turun-temurun, penggunaannya tetap perlu dilakukan secara bijaksana dan tidak menggantikan pengobatan medis yang telah terbukti aman dan efektif. Hal ini mengajarkan pentingnya menggabungkan pengetahuan tradisional dengan penelitian ilmiah.

    Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat kaya sehingga perlu terus dipelajari dan dilestarikan. Tanaman yang tampak sederhana di sekitar kita bisa menjadi sumber ilmu pengetahuan, bahan baku ramah lingkungan, maupun inspirasi inovasi di masa depan. Oleh karena itu, generasi muda perlu memiliki rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap kekayaan hayati yang dimiliki bangsa Indonesia.

    Nama: Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto
    Sekolah: SMP Negeri 1 Surabaya
    No. Urut: 285
    Proyek: Mangrove Warrior dan EcoGeniuz Pillow

    Balas
  • Agustus 4, 2026 pada 19:58
    Permalink

    Nama: Arroyan Quinsha Zahwa
    Asal sekolah: SMPN 19 Surabaya
    Proyek lingkungan: RECAP! (Recycle the Cap!)
    No. Peserta: 0868

    Proyek lingkungan yang saya kembangkan yaitu RECAP! Singkatan dari Recycle The Cap. Yaitu sebuah inisiatif saya untuk mengolah sampah plastik berjenis HDPE & PP khususnya pada tutup botol plastik, menjadi berbagai produk baru yang bermanfaat dengan cara dilelehkan & dibentuk ulang.

    🌱Salam Bumi, Pasti Lestari!🌱

    Balas
    • Agustus 12, 2026 pada 07:58
      Permalink

      Alang-alang merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di lahan kosong banyak mengandung manfaat diantaranya sebagai obat herbal, atap rumah serta bagan untuk kerajinan. Mengingat banyak manfaat dari alang-alang serta mudah tumbuh maka bisa memotivasi kita untuk lebih dalam lagi meneliti manfaat sehingga kita bisa memperoleh banyak manfaat.

      Muhammad Fajrul Mubarok, SDN Kejawan Putih I/243, proyek “budidaya aloevera untuk sekolah hijau”

      Balas
  • Agustus 7, 2026 pada 12:57
    Permalink

    Nama: Jasmine Kanaya Almeera
    Sekolah: SDN Kedungdoro 4
    No Peserta: 1342
    Judul Proyek: Pengolahan Daun Kelor menjadi Puding Sehat

    Artikel inspiratif dan memberikan banyak ide untuk memanfaatkan tanaman di sekitar menjadi sesuatu yang berguna.

    Balas
  • Agustus 13, 2026 pada 13:45
    Permalink

    Hai…teman-teman sahabat lingkungan! Perkenalkan, saya Alesya zahra Santosa salah satu peserta pemilihan Puteri Lingkungan Hidup 2026 dari SDN Kertajaya ,Nomor Peserta 0164

    💚Judul Proyek saya adalah Hijaunya Sirihku Hijaunya Bumiku

    Dengan membaca artikel ini dapat mengubah mindset pembaca dari melihat alang alang sekadar gulma /hama menjadi tanaman berpotensi.Banyak orang belum menyadari bahwa rimpang alang alang memiliki sifat diuretik,pereda panas dalam,hingga membantu meredahkan pendarahan dalam pengobatan herbal tradisional.

    Melalui proyek ini HIJAUNYA SIRIHKU HIJAUNYA BUMIKU,saya ingin menunjukan bahwa menyelamatkan bumi tidak harus di lakukan dengan cara yang rumit karena dengan menanam tanaman,mengurangi sampah,menghemat air,serta menjagah kebersihan lingkungan adalah tindakan sederhana yang dapat di lakukan oleh siapa saja.Dengan semangat kebersamaan,kepedulian dan cinta terhadap alam kita dapat mewujudkan bumi yang lebih hijau ,lebih sehat ,dan lebih nyaman.

    Balas
  • Agustus 19, 2026 pada 20:53
    Permalink

    Nama : Assyifa Nailatu Orlin
    Sekolah : SDN Bendul Merisi 408 Surabaya
    Proyek : Budidaya Tanaman Serai Menyelamatkan Bumi
    Nomor Urut Peserta : 0040

    Wahh hebat sekali teman-teman tunas hijau, terus selamat kan bumi yaa agar bumi menjadi semakin hijau dan bermanfaat bagi kita semua. Tetap semangat untuk teman-teman Tunas Hijau dan sehat selalu ya teman-teman agar bisa menyelamatkan bumi dari kotoran-kotoran yang bisa membuat bumi menjadi bersih dengan cara menanam tanaman-tanaman yang sehat dan bergizi bagi masyarakat dan bumi ini . 💪🏻💪🏻❤❤☺☺

    Balas
  • Agustus 26, 2026 pada 15:29
    Permalink

    Artikel ini keren sekali! Alang-alang mengajarkan bahwa tidak semua gulma harus dipandang sebagai tanaman yang tidak berguna. Di balik kemampuannya tumbuh liar, tersimpan potensi sebagai sumber senyawa alami, bahan baku industri, penahan erosi, hingga objek penelitian ilmiah. Dengan pengelolaan yang tepat dan penelitian yang terus berkembang, tanaman yang selama ini sering dianggap pengganggu justru dapat memberikan manfaat bagi kesehatan manusia, pelestarian lingkungan, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

    Nama : Muhammad Usman Dzikrullah
    No Peserta : 61
    Sekolah : SDN Jemurwonosari I Surabaya
    Proyek : Pengolahan Sampah Organik Menjadi Ecoenzim

    Balas
  • Agustus 28, 2026 pada 14:11
    Permalink

    Artikel ini sangat berguna untuk menambah wawasan
    Dyandra salsabillah sucipto
    SMPN 38 SBY
    No.peserta:1030
    Proyek: MENANAM SAYURAN,MENANAM HARAPAN

    Balas
  • September 1, 2026 pada 17:28
    Permalink

    Nama = Chika Yoshi Quenby
    Sekolah = SMPN 38 Surabaya
    Nomer peserta = 1028
    Proyek = Takakura Go Green

    Ternyata alang² menyimpan banyak manfaat yaa

    Balas
  • September 3, 2026 pada 15:10
    Permalink

    Sangat menginspirasi! Luar biasa sekali manfaat akar alang-alang untuk kesehatan dan pelestarian lingkungan. Dari tumbuhan liar sekitar kita, ternyata ada banyak solusi alami yang bisa dimanfaatkan. Sukses terus untuk edukasi lingkungan Tunas Hijau! 🌾💚

    Nama: SAFIRA AZZALFA RECHA
    No. Peserta: 0014
    Sekolah: SD KYAI IBRAHIM SURABAYA
    Proyek: PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK UNTUK BUDIDAYA KANGKUNG

    Balas
  • September 6, 2026 pada 05:34
    Permalink

    Nama/No peserta: Assifa Bening Larasati/1064
    Sekolah: SMPN 40 SURABAYA
    Proyek: Spa EcoMint cultivating green solutions
    Tanggapan: Ternyata tanaman liar seperti alang-alang juga memiliki manfaat yang menarik untuk dipelajari.

    Balas
  • September 6, 2026 pada 05:37
    Permalink

    Nama/No peserta: Assifa Bening Larasati/1064
    Sekolah: SMPN 40 SURABAYA
    Proyek: Spa EcoMint cultivating green solutions
    Tanggapan: Ternyata tanaman liar seperti alang-alang juga memiliki manfaat yang menarik untuk dipelajari, sungguh artikel yang luar biasa!

    Balas
  • September 6, 2026 pada 22:49
    Permalink

    Informasi yang sangat bermanfaat.

    Nama : Anjani Ringga Anggara
    Sekolah : SDN Nginden Jangkungan 1
    No : 0358
    Judul Proyek : Ecovitaliq

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *