Lomba Siswa PAUD Teladan Lingkungan Hidup – Surabaya Eco School 2026

Lomba Siswa PAUD Teladan Lingkungan Hidup – Surabaya Eco School 2026 merupakan penghargaan bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bersama keluarganya menunjukkan praktik terbaik dalam menerapkan gaya hidup minim sampah atau zero waste di rumah dan lingkungan sekitarnya.

Lomba ini diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya sebagai bagian dari upaya menanamkan kepedulian dan kebiasaan ramah lingkungan sejak usia dini melalui keterlibatan aktif keluarga.

Penentuan Siswa PAUD Teladan tidak semata-mata didasarkan pada pengetahuan anak tentang lingkungan, melainkan pada realisasi nyata, konsistensi pembiasaan, keterlibatan aktif anak bersama keluarga, serta dampak positif aksi Keluarga Zero Waste yang dilakukan selama periode Oktober hingga 30 November 2026.

Tujuan

  1. Menanamkan kebiasaan hidup minim sampah kepada anak sejak usia dini melalui keteladanan keluarga.
  2. Mendorong keluarga untuk mengurangi timbulan sampah dari sumbernya, terutama sampah kemasan dan plastik sekali pakai.
  3. Membiasakan keluarga memilah dan mengolah sampah secara tuntas serta bertanggung jawab.
  4. Mendorong keterlibatan anak dalam aksi nyata pelestarian lingkungan sesuai usia dan kemampuannya.
  5. Membangun budaya keluarga ramah lingkungan yang dapat menginspirasi keluarga lain di lingkungan tempat tinggal.

Kriteria Siswa PAUD Teladan

Siswa PAUD Teladan ditentukan berdasarkan kualitas realisasi Keluarga Zero Waste – Surabaya Eco School 2026 dengan memperhatikan kriteria berikut.

  1. Realisasi aksi nyata. Keluarga melaksanakan sebanyak mungkin kegiatan Keluarga Zero Waste yang relevan dan dapat dibuktikan.
  2. Konsistensi pembiasaan. Praktik minim sampah dilakukan secara berulang dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar kegiatan sesaat.
  3. Keterlibatan anak. Anak terlibat secara aktif dan sesuai tahap perkembangannya, dengan pendampingan orang tua atau anggota keluarga.
  4. Keterlibatan keluarga. Orang tua dan anggota keluarga lainnya turut menerapkan serta mendukung kebiasaan ramah lingkungan.
  5. Kreativitas dan inovasi. Keluarga memiliki cara kreatif untuk mengurangi sampah, mengolah sampah, atau mengajak orang lain melakukan hal serupa.
  6. Dampak dan keteladanan. Aksi yang dilakukan memberikan manfaat bagi lingkungan rumah maupun lingkungan sekitar serta berpotensi menginspirasi keluarga lain.
  7. Kelengkapan dokumentasi. Aksi didokumentasikan secara berkala melalui foto atau video dan diunggah ke akun Instagram sesuai ketentuan lomba.

Bentuk Realisasi Keluarga Zero Waste

Penilaian mengacu pada sepuluh bentuk aksi Keluarga Zero Waste – Surabaya Eco School 2026 berikut.

  1. Mengurangi sampah kemasan produk dengan memilih kemasan besar, menghindari kemasan sekali pakai, atau memilih produk tanpa kemasan sekali pakai.
  2. Mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dengan membawa tas belanja yang dapat digunakan berulang kali.
  3. Memilah sampah nonorganik berdasarkan jenisnya dan menyalurkannya untuk pengolahan lebih lanjut, misalnya melalui bank sampah, pengepul, atau pemulung.
  4. Mengomposkan sampah organik rumah tangga menggunakan metode yang sesuai, seperti Takakura, tong komposter aerob, komposter bag, atau metode lainnya.
  5. Mengumpulkan minyak jelantah dan menyalurkannya kepada pengepul atau bank sampah yang menerima untuk diolah menjadi produk lain, bukan dijernihkan untuk digunakan kembali sebagai minyak goreng.
  6. Menyosialisasikan pengumpulan minyak jelantah kepada keluarga atau tetangga.
  7. Membuat produk guna ulang kreatif (upcycle) bersama keluarga dari sampah nonorganik yang dihasilkan.
  8. Mengajak keluarga lain untuk menerapkan gaya hidup minim sampah.
  9. Mengikuti atau memprakarsai aksi bersih-bersih sampah di lingkungan tempat tinggal.
  10. Membuat lubang resapan biopori di rumah atau lingkungan sekitar dengan memperhatikan keamanan dan kesesuaian lokasi.

Mekanisme Penentuan Pemenang

  1. Peserta merupakan siswa PAUD yang mengikuti program Keluarga Zero Waste – Surabaya Eco School 2026.
  2. Realisasi aksi dilakukan bersama keluarga selama Oktober hingga 30 November 2026.
  3. Setiap aksi didokumentasikan melalui foto atau video yang menunjukkan kegiatan nyata, keterlibatan anak, dan dukungan keluarga.
  4. Dokumentasi diunggah melalui akun Instagram masing-masing dengan menggunakan tagar yang telah ditentukan.
  5. Penilaian dilakukan berdasarkan keseluruhan realisasi program, meliputi jumlah dan keragaman aksi, konsistensi pelaksanaan, keterlibatan anak dan keluarga, kreativitas, dampak, serta kelengkapan dokumentasi.
  6. Siswa dengan realisasi Keluarga Zero Waste terbaik ditetapkan sebagai Siswa PAUD Teladan – Surabaya Eco School 2026 sesuai hasil penilaian penyelenggara.

Prinsip utama penilaian: bukan sekadar banyaknya unggahan atau kegiatan yang dilakukan, melainkan kualitas pelaksanaan, keberlanjutan kebiasaan, keterlibatan nyata anak dan keluarga, serta manfaatnya bagi lingkungan.

Ketentuan Dokumentasi dan Unggahan

Seluruh aksi direalisasikan dan didokumentasikan secara berkala mulai Oktober hingga 30 November 2026. Dokumentasi diunggah melalui akun Instagram masing-masing dengan mencantumkan tagar:

  • #surabayaecoschool2026
  • #keluargazerowaste2026
  • #tunashijauid
  • #keluargazerowaste2026_namasiswa
  • #namasekolah_namasiswa

Nama siswa dan sekolah pada tagar disesuaikan dengan identitas peserta. Dokumentasi sebaiknya dilengkapi keterangan singkat mengenai aksi yang dilakukan, peran anak dan keluarga, serta hasil atau manfaat yang diperoleh.

Pendaftaran

Pendaftaran Lomba Siswa PAUD Teladan Lingkungan – Surabaya Eco School 2026 dilakukan melalui tautan: https://bit.ly/Keluarga-Zero-Waste-2026

Pesan Utama

Siswa PAUD Teladan Lingkungan Hidup bukanlah anak yang sekadar mengetahui pentingnya menjaga lingkungan, melainkan anak yang mulai membangun kebiasaan baik melalui contoh nyata di rumah. Dengan pendampingan keluarga, kebiasaan membawa tas belanja sendiri, memilah sampah, mengurangi kemasan sekali pakai, mengomposkan sampah organik, dan mengajak orang lain peduli lingkungan dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sejak usia dini.

Melalui Lomba Siswa PAUD Teladan Lingkungan Hidup – Surabaya Eco School 2026, keluarga diharapkan tidak hanya mendampingi anak mengikuti lomba, tetapi juga bersama-sama membangun gaya hidup minim sampah yang konsisten, berkelanjutan, dan menginspirasi lingkungan sekitarnya.

Penulis: Mochamad Zamroni

19 thoughts on “Lomba Siswa PAUD Teladan Lingkungan Hidup – Surabaya Eco School 2026”

  • Oktober 20, 2026 pada 08:57
    Permalink

    Inspiring! Environmental education must indeed be instilled from an early age. Seeing PAUD students already learning to care for nature motivates me even more—and reminds us older students that we should be leading by example.

    By Sanggrama Rasio Al-Warisyi – SMPN 6 Surabaya

    Balas
  • Oktober 21, 2026 pada 20:11
    Permalink

    Alhamdulillah kompetisi ini sudah mengajak anak usia dini untuk peduli terhadap lingkungan
    Untuk kebaikan bumi 🌏 ♻️
    Ezra Akbar “Eco Warrior JWS 1” siap beraksi untuk menyelamatkan bumi dengan eco enzyme.
    Saya mengolah sampah organik seperti kulit nanas/ kulit buah lainnya menjadi eco enzyme. Manfaat eco enzyme sangat banyak salah satunya untuk kesehatan. Eco enzyme bisa digunakan sebagai antiseptic dan desinfektan.
    Sehat Jiwa Raga dengan eco enzyme.
    🧒 Ezra Akbar Ulumuddin
    ♻️Mengolah Sampah Organik menjadi eco enzyme.
    🏫SDN Jemurwonosari 1 Surabaya
    🆔Nomor Peserta 057

    Balas
  • Oktober 22, 2026 pada 00:23
    Permalink

    Teruslah menebarkan inspirasi dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

    Balas
  • Oktober 23, 2026 pada 11:45
    Permalink

    Semangat dan tetap konsisten dalam hal peduli terhadap lingkungan sekitar
    Nama : Khamelia Novita Putri
    Sekolah : SMP AL-ISLAH SURABAYA
    No peserta: 0518
    Proyek budi daya BONKAY

    Balas
  • Oktober 23, 2026 pada 17:08
    Permalink

    Nama: Amritha Hafsah Rheva Ramadhina
    No. Peserta: 002
    Sekolah: SD Al Uswah 2 Surabaya
    Proyek: PELITA OBAT (Pengelola Limbah Tangguh Obat Keluarga)

    Program yang sangat mulia, humanis, dan visioner dari Tunas Hijau Indonesia bersama Pemerintah Kota Surabaya! Lomba Siswa PAUD Teladan Lingkungan Hidup – Surabaya Eco School 2026 membuktikan bahwa penanaman nilai-nilai kepedulian lingkungan harus dimulai sejak usia dini (golden age) melalui keteladanan nyata di dalam keluarga. Menilai karakter ramah lingkungan dari konsistensi aksi harian rumah tangga—seperti membawa tas belanja kain, memilah sampah, hingga keterlibatan aktif anak—merupakan fondasi terbaik dalam membentuk generasi masa depan yang tangguh dan berbudaya zero waste.

    Pembentukan karakter lingkungan sejak usia dini ini sangat selaras dengan fokus aksi nyata saya melalui proyek PELITA OBAT. Dalam membangun lingkungan tumbuh kembang anak yang aman dan bebas dari bahaya racun domestik, kita wajib mengajarkan kebiasaan memilah seluruh jenis limbah rumah tangga, termasuk limbah B3 farmasi. Anak-anak dan keluarga perlu diedukasi bahwa sisa sirup obat, antibiotik kedaluwarsa, atau kemasan bekas obat tidak boleh dibuang sembarangan karena dapat membahayakan kesehatan serta mencemari tanah dan air. Melalui proyek PELITA OBAT, saya aktif mengedukasi keluarga untuk memilah limbah farmasi ke fasilitas Drop Box khusus. Keluarga ramah lingkungan, lindungi anak dari racun limbah obat sejak dini!

    Terima kasih Tunas Hijau Indonesia dan Pemkot Surabaya atas inisiatif luar biasa ini. Mari kita wujudkan generasi emas yang cinta dan tangguh menjaga bumi!

    Salam Bumi, Pasti Lestari! 👶🌱✨

    Balas
  • Oktober 24, 2026 pada 10:07
    Permalink

    Wah… ini lomba kategori baru di tahun 2026. Sangat strategis karena pendidikan lingkungan dimulai sejak usia dini. Melalui lomba ini mereka dikenalkan dan diajak untuk mencintai bumi dengan berbagai aksi nyata. keluarga pastinya harus mendampingi, sehingga bukan hanya adik-adik PAUD tetapi juga keluarganya. Keren…. terimakasih Tunas Hijau dan DLH Surabaya

    Princess Zelda Ilmiah
    SMPN 29 Surabaya
    POSTWASTECITY

    Balas
  • Oktober 26, 2026 pada 13:13
    Permalink

    Hebat, Semangat anak-anak PAUD menjadi teladan dalam menjaga lingkungan sejak dini. Semoga semakin banyak generasi kecil yang peduli, cinta lingkungan, dan membiasakan hidup bersih serta sehat.

    Nama : Nadia Hibatillah Amalia
    No Peserta : 112
    Sekolah : Sdn Jemurwonosari I/417 Surabaya
    Proyek : Pengelolaan Cangkang Telur

    Balas
  • Oktober 27, 2026 pada 10:11
    Permalink

    Hebat semangat anak anak paud
    Nama : Syafiya Zukka Yusenda
    Nomer peserta: 124
    Sekolah: SDN Kalisari 2 surabaya
    proyek: Budidaya Tanaman Rosella

    Balas
  • Oktober 27, 2026 pada 21:02
    Permalink

    Sangat mendukung inisiatif luar biasa in.
    Pendidikan karakter peduli lingkungan memang paling efektif dimulai dari rumah dan sejak usia dini

    Siap beraksi dan konsisten menerapkan gaya hidup minim sampah bersama keluarga serta Mengajar kebiasaan minim sampah ke anak PAUD lewat keterlibatan keluarga ini bener-bener edukatif dan berdampak jangka panjang. Sukses terus untuk Surabaya Eco School 2026

    Achmad Brian Al Virendra ( BRIAN)
    SDN SEMOLOWARU 1/261
    NO. Peserta : 229
    Proyek : Budidaya Si Batang Harum SERAYA ( Serai Rakyat Surabaya)

    Balas
  • Oktober 29, 2026 pada 16:58
    Permalink

    Lomba Siswa PAUD Teladan Lingkungan Hidup – Surabaya Eco School 2026 bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi gerakan nyata untuk membangun keluarga yang minim sampah, kreatif, dan peduli lingkungan. Yuk, biasakan membawa tumbler dan kotak makan dari rumah, memilah sampah, mengolah sampah organik menjadi kompos, serta mengumpulkan minyak jelantah untuk diolah dengan benar. Karena anak-anak belajar bukan hanya dari kata-kata, tetapi dari teladan nyata orang tuanya.

    Nama: Alesheea Farzana Nayyara
    Proyek: PELITA (Pengolahan Limbah Minyak Jelantah)
    Asal Sekolah : SDN Semolowaru I/261 Surabaya
    Nomor peserta: 0424

    Balas
  • November 1, 2026 pada 19:50
    Permalink

    Praja Wijarko Nugroho
    SDN Sedati Gede 1
    Telaga : Telangku untuk Lingkungan Dimulai dari Keluarga

    Sangat menarik dan inspiratif! Pelestarian ekosistem mangrove ternyata tidak hanya berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, melindungi pesisir, dan menyerap karbon, tetapi juga memiliki potensi ekonomi melalui perdagangan kredit karbon. Hal yang paling penting adalah keterlibatan dan pemberdayaan masyarakat lokal sebagai pelaku utama konservasi. Semoga inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain, sehingga pelestarian lingkungan berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Balas
  • November 1, 2026 pada 19:51
    Permalink

    Praja Wijarko Nugroho
    SDN Sedati Gede 1
    Telaga : Telangku untuk Lingkungan Dimulai dari Keluarga

    Luar biasa! Pendidikan cinta lingkungan memang perlu ditanamkan sejak usia dini. Melalui kegiatan dan kompetisi seperti Surabaya Eco School 2026, anak-anak tidak hanya belajar tentang kebersihan dan kelestarian lingkungan, tetapi juga membangun kebiasaan peduli, bertanggung jawab, dan mencintai bumi. Semoga kegiatan ini melahirkan generasi yang memiliki karakter ramah lingkungan dan menjadi pelopor perubahan menuju sekolah serta masa depan yang lebih hijau. Salam Adiwiyata!

    Balas
  • November 2, 2026 pada 21:40
    Permalink

    Luar biasa! Lomba Siswa PAUD Teladan Lingkungan Hidup – Surabaya Eco School 2026 ini adalah program paling penting. Karakter peduli lingkungan harus ditanamkan sejak usia emas.Anak PAUD yang sudah terbiasa membawa tumbler, bekal dengan wadah guna ulang, memilah sampah organik-anorganik, dan menyiram tanaman setiap hari akan tumbuh menjadi Pangeran Putri LH di masa depan. Melihat adik-adik PAUD semangat menjaga bumi membuat saya semakin optimis Surabaya akan jadi kota Zero Waste. Semangat untuk adik-adik PAUD.

    Nama : Andra Devaro kadang
    No peserta : 0685
    Sekolah : SDN NGAGEL REJO III / 398 Surabaya
    Proyek : SI PERIANG (solusi inovatif pemanfaatan air Leri dan kulit bawang)
    Mengurangi limbah sampah dan melindungi lingkungan🌎 🌱🌿

    Balas
  • November 3, 2026 pada 10:14
    Permalink

    Lomba Siswa PAUD Teladan Lingkungan Hidup – Surabaya Eco School 2026
    lomba yang sangat menginspirasi untuk menerapkan gaya hidup minim sampah atau zero waste di rumah dan lingkungan sekitarnya

    ​🌿✨ PROYEK: SERASIKU (Sereh Asri Inspirasi Kreativitas Usaha) ✨🌿

    ​🪴 Aksi Menanam Bibit Sereh

    👧 Nama:Naysia Aqila Andriani
    🆔 No. Peserta:1298
    🏫 Sekolah:SDN Ngagelrejo III/398
    🌿 Proyek:SERASIKU (Sereh Asri Inspirasi Kreativitas Usaha)

    “Satu langkah kecil hari ini, sejuta manfaat untuk bumi di masa depan.”🌱💚

    Balas
  • November 4, 2026 pada 21:25
    Permalink

    Sangat menginspirasi! Menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini bersama keluarga adalah langkah awal yang luar biasa untuk menciptakan generasi masa depan yang cinta kebersihan dan zero waste .

    🧒Nama : Nizam Nakhla Hartono
    📄No.peserta : 0697
    🏫Sekolah : SDN NGAGELREJO III/398
    🌱Proyek : KOMPAS (kompos pasar sehat)

    Balas
  • November 6, 2026 pada 15:01
    Permalink

    Lomba Siswa PAUD Teladan Lingkungan Hidup merupakan kegiatan yang sangat positif untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Melalui penerapan gaya hidup zero waste bersama keluarga, anak-anak belajar mengurangi sampah, memilah sampah, dan menjaga kelestarian lingkungan. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak keluarga untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan demi masa depan bumi yang lebih bersih dan lestari. 🌱
    Rah handaru hatmaji marsudi
    SMP Nehgeri 1 Surabaya
    No Peserta 297
    Taman Si Vieria

    Balas
  • November 7, 2026 pada 13:39
    Permalink

    Nama:Mikhaela Adeva
    Sekolah:SMPN 29 Surabaya
    Proyek:Budidaya tanaman asem dan pandan

    Kegiatan ini sangat bermanfaat dan kreatif, selain itu juga mengedukasi anak anak untuk peduli lingkungan

    Balas
  • November 8, 2026 pada 09:06
    Permalink

    Menurut saya, lomba Siswa PAUD Teladan Lingkungan Hidup ini sangat bagus dan bermanfaat. Saya senang karena anak-anak sejak kecil diajak belajar menjaga lingkungan bersama keluarga. Semoga lomba ini semakin banyak diikuti agar semakin banyak keluarga yang terbiasa mengurangi sampah, memilah sampah, dan membuat kompos. Saya berharap kegiatan seperti ini terus diadakan supaya bumi kita semakin bersih dan sehat.

    Nama: Naladhipa Alula Akselia Wilda
    Asal Sekolah: SD Al-Muttaqien Surabaya
    Proyek: Bintang Kelola Ekosistem Jadikan Sampah Organik Ramah Alam

    Balas
  • November 8, 2026 pada 16:08
    Permalink

    Kegiatan yang sangat inspiratif! 🌱💚 Lomba Siswa PAUD Teladan Lingkungan Hidup merupakan langkah luar biasa untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Dengan membiasakan anak-anak menjaga kebersihan, mengurangi sampah, dan mencintai alam, kita sedang membangun generasi masa depan yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap bumi. Semoga kegiatan ini terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak sekolah untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan lestari. Semangat terus untuk para pejuang lingkungan cilik! 🌍👏

    Nama: Diky Yulia Efendi
    No peserta: 0397
    Sekolah: SMP Negeri 11 Surabaya
    Proyek: Reverda (pengelolaan sampah kering menjadi barang bernilai)

    Olah sampah tuntas dari sumbernya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *