Naziya, Putri Lingkungan Hidup 2025, Ajak Siswa SD Al Muttaqien Tanam Pohon untuk Konservasi

Aksi Tanam Pohon Bersama Putri Lingkungan Hidup 2025 Naziya Putri Syafira kembali digelar oleh Tunas Hijau pada Jumat (14/8/2026). SD Al Muttaqien Surabaya menjadi lokasi penanaman pohon konservasi kali ini.

Tiga jenis pohon ditanam dalam aksi di SD Al Muttaqien ini, yaitu petai (Parkia speciosa), ketapang kencana (Terminalia mantaly), dan bidara Arab (Ziziphus spina-christi). Ketiga jenis pohon tersebut dibudidayakan oleh Naziya sejak 2025, saat mengikuti Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025. Total 15 pohon ditanam di sekolah ini.

Kepada sekitar 30 siswa dan guru yang mengikuti aksi tanam pohon tersebut, Naziya menjelaskan bahwa pemilihan pohon bidara untuk dibudidayakan bukan tanpa alasan. “Pohon bidara memiliki akar lateral yang bagus untuk mencegah erosi dan mencegah banjir. Pohon bidara juga bisa diolah menjadi beragam produk makanan dan minuman kesehatan,” kata Naziya sambil menunjukkan beberapa produk olahan bidara hasil karyanya.

Naziya Putri Syafira, Putri Lingkungan Hidup 2025, (kanan), memimpin aksi tanam pohon di SD Al Muttaqien Surabaya

Eka Mirdyawati, Kepala SD Al Muttaqien Surabaya, mengaku sangat menyambut baik aksi gerakan penanaman pohon yang diprakarsai oleh Naziya Putri Syafira, Putri Lingkungan Hidup 2025 SD.

“Kiprah lingkungan hidup Naziya juga sangat menginspirasi masyarakat, khususnya warga SD Al Muttaqien Surabaya, yang tahun ini juga mengikutsertakan dua orang siswanya pada Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2026,” kata Eka Mirdyawati, Kepala SD Al Muttaqien Surabaya.

Mochamad Zamroni, Founder Tunas Hijau Indonesia, yang mendampingi aksi tanam pohon ini menjelaskan bahwa Aksi Tanam Pohon Bersama Putri Lingkungan Hidup 2025 Naziya Putri Syafira akan terus digelorakan di sekolah-sekolah dan masyarakat, tidak terkecuali di kawasan konservasi dan lahan kritis.

Sementara itu, Naladhipa Alula Akselia Wilda, siswa kelas 5 SD Al Muttaqien Surabaya yang mengikuti aksi tanam pohon tersebut dan juga merupakan peserta Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2026, memanfaatkan kesempatan berinteraksi dengan Naziya untuk berbagi proyek lingkungan hidupnya.

“Saya mengolah sampah organik menggunakan beragam media pengolahan. Saya mengolah sampah organik menggunakan maggot BSF, komposter, dan lubang resapan biopori. Saya sudah mengolah lebih dari 1.000 kilogram sampah organik sejak beberapa minggu lalu,” terang Bintang, panggilan Naladhipa, yang membuat kagum Naziya dan para siswa lainnya.

Hoshi, siswa kelas 5 SD Al Muttaqien, juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbagi proyek lingkungan hidupnya. “Saya mengolah sampah organik menjadi pupuk cair,” kata Hoshi, yang juga merupakan peserta Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2026 yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau.

Penulis: Mochamad Zamroni

12 thoughts on “Naziya, Putri Lingkungan Hidup 2025, Ajak Siswa SD Al Muttaqien Tanam Pohon untuk Konservasi

  • Agustus 21, 2026 pada 04:30
    Permalink

    Keren😍 Sekali Mba Naziya semangat Yang Luar biasa Semoga Sukses Selalu yaa,
    Nama Felychia Rosalina Putri
    SDN Sawunggaling 1/382 Surabaya
    Dengan Proyek Pembudidaya Tanaman Bunga Telang
    Salam Bumi Pasti Lestari

    Balas
  • Agustus 21, 2026 pada 05:02
    Permalink

    Aksi nyata yang luar biasa dari Naziya! Menanam benih kepedulian lingkungan sejak sekolah dasar adalah investasi terbaik untuk masa depan. Mantap Tunas Hijau🌿
    Semangat selalu ya 👋🏻
    Salam bumi pasti lestari 🌿👌🏻🌏

    Balas
  • Agustus 21, 2026 pada 05:28
    Permalink

    Nama: Athalia Laiqa Nayla Hardiansyah
    Asal Sekolah:SMPN1 Surabaya
    No:578
    Kate gori: Calon Putri Lingkungan Hidup 2026

    Proyek Budidaya melon
    -menjadi sumber oksigen
    -meningkatkan ekonomi
    -memiliki nilai jual tinggi
    -mudah di budidayakan dengan perawatan yang tepat

    Balas
  • Agustus 21, 2026 pada 06:52
    Permalink

    Aksi tanam pohon ini dari kita untuk kita.
    Mari kita jaga udara kita agar tetap bersih dengan menanam pohon.

    Terima Kasih

    Naziya Putri
    Putri LH SD 2025

    Balas
  • Agustus 21, 2026 pada 07:06
    Permalink

    @Alvano Rizki Kurniawan, SDN Nginden Jangkungan 1 Surabaya, No. Urut 0211 Proyek Budidaya Tanaman Lidah Buaya (Aloevera)
    ” Keren dan edukasi banget 👍”

    Balas
  • Agustus 21, 2026 pada 09:23
    Permalink

    Aksi yang sangat inspiratif! 🌱 Menanam pohon bukan hanya untuk menjaga lingkungan saat ini, tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan. Semoga aksi seperti ini terus menginspirasi lebih banyak siswa untuk peduli dan melakukan aksi nyata bagi lingkungan. 🌏💚 Salam Bumi Pasti Lestari!

    Nama: Jezizta Velove Vandhana
    Proyek: Budidaya Piper Betle (melakukan penanaman daun piper betle yang dapat di manfaatkan menjadi obat)🌿
    Sekolah: SMP Negeri 16 Surabaya
    Nomor peserta : 0844

    Balas
  • Agustus 21, 2026 pada 10:05
    Permalink

    Nama : Azzahra Septialika Dewi
    No peserta : 1304
    Sekolah : SDN Ngagelrejo III
    Proyek: SIKUBU (solusi inovatif kulit buah)

    Trimakasih teman atas edukasinya, langkah nyata yang sangat hebat dan inspiratif bagi anak-anak muda.
    Mengajak teman-teman untuk peduli lingkungan sejak kecil. Serta memilih jenis tanaman yang tepat sebagai pelindung dan pencegahan erosi.
    Insyaallah selalu aku tanamkan dalam diri ku untuk menjadikan bumi lebih hijau & asri

    Salam buat pasti lestari

    Balas
    • Agustus 21, 2026 pada 16:56
      Permalink

      Nama: Abhinaya Azka Oktavero Khalfandi
      Sekolah:SDN Sawunggaling 1 Surabaya
      No peserta:0223
      Proyek:BUROBI(Budidaya Bunga Rosella Abi
      Keren mbak nazia selalu memberi inspirasi pada teman teman dan adik adik nya lanjut mbak semangat yang luar biasa

      Balas
      • Agustus 21, 2026 pada 20:02
        Permalink

        Aksi nyata seperti ini memang diperlukan agar menjadi inspirasi lebih banyak orang untuk melakukan hal yang sama. Agar bisa lahir generasi masa depan yang semakin rajin merawat dan menjaga bumi kita tercinta

        Dimas Abhiyasa Wibowo /0279
        SMPN 1 Surabaya
        GOSO dengan metode Maggot Farming

        Balas
  • Agustus 21, 2026 pada 14:44
    Permalink

    Aksi yang sangat bermanfaat untuk lingkungan dan untuk kita…

    Ayshava Berliani Al Hakim
    SDN Kebonsari 1 Surabaya
    Judul Proyek ” tabung pohon”
    No peserta 140

    Balas
  • Agustus 21, 2026 pada 15:38
    Permalink

    Terus menjaga bumi 🌏 dengan menanam 🌱🌿

    Ezra Akbar “Eco Warrior JWS 1” siap beraksi untuk menyelamatkan bumi dengan eco enzyme.
    Saya mengolah sampah organik seperti kulit nanas/ kulit buah lainnya menjadi eco enzyme. Manfaat eco enzyme sangat banyak salah satunya untuk kesehatan. Eco enzyme bisa digunakan sebagai antiseptic dan desinfektan.
    Sehat Jiwa Raga dengan eco enzyme.
    🧒 Ezra Akbar Ulumuddin
    ♻️Mengolah Sampah Organik menjadi eco enzyme.
    🏫SDN Jemurwonosari 1 Surabaya
    🆔Nomor Peserta 057

    Balas
  • Agustus 22, 2026 pada 10:13
    Permalink

    KEREN DAN BERMANFAAT, naziya bisa menginspirasi banyak orang agar menanam pohon untuk mencegah bencana alam.

    saya elena subekti dengan nomor 0766 memiliki proyek budi daya tanaman pepaya, proyek penghijauan ini seru, aku selalu membudi dayakan pepayaku di sekolah sampai sekolah SMP 11 sueabaya terasa hijau dan asri. dan minggu ini saya membawa pulang tanaman pepaya dan membudi dayakan di rumah agar rumah saya hijau juga

    elena subekti dengan nomor 0766
    SMPN 11 SURABAYA
    proyek budi daya tanaman pepaya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *