Pengalaman Unik dan Berkesan pada Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025
Assallamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh..
Halo Sobat Hijau…
Kalau Naziya pasti sudah kenal kan ya…
Nah, kalau yang ada di foto ini, pasti belum banyak yang tau…
Perkenalkan, nama saya Tyas. Saya ibu dari Naziya Putri, yang saat ini menjadi Finalis Putri Lingkungan Hidup SD 2025.
Sebagai orang tua dari seorang finalis Putri Lingkungan Hidup 2025, saya merasakan kebanggaan yang luar biasa selama mengikuti rangkaian tahapan dari Lomba Penganugerahan Pangeran Putri Lingkungan Hidup 2025 ini. Momen ini bukan hanya sebuah perayaan atas prestasi anak saya, tetapi juga sebuah pengalaman hidup yang penuh makna, mengajarkan kepada kami tentang semangat berjuang, cinta terhadap alam, dan pentingnya membangun karakter peduli terhadap lingkungan hidup.
Saya pernah mengalami beberapa hal yang sangat berkesan, dan sangat melekat di hati saya selama proses dan acara Penganugerahan Pangeran & Putri Lingkungan Hidup 2025 ini.
Di awal tahapan, muncul pertanyaan di benak saya, ini sebenarnya lomba apa ya?
Arahnya untuk apa? Apa manfaatnya untuk putri saya? Dan masih banyak pertanyaan lain yang muncul dalam pikiran saya. Hal ini dikarenakan saya belum banyak tahu tentang lingkungan hidup.
Awal proses seleksi yang dijalani oleh putri saya, sudah menjadi perjalanan pembelajaran yang mendalam. Dia harus menentukan proyek lingkungannya apa, mulai dari judul, rencana aksi, bahkan sampai proses pengolahan produk. Putri saya juga melewati berbagai tahap penilaian mulai dari kemampuan baik kreativitas maupun kemampuan bertahan, hingga aksi nyata di lapangan terkait proyeknya.
Di tahap 1, saya melihat Naziya mulai mempersiapkan diri dengan membaca banyak literatur, jurnal, ataupun video youtube. Di tahap 2, dia mulai melakukan kampanye kecil di komunitas saya, membuat saya semakin kagum dan mendukung Naziya. Sebagai orang tua, saya pun berupaya untuk belajar banyak bagaimana mendukung anak tanpa menekan, sekadar memberi semangat dan ruang agar ia berkembang sesuai passionnya.
Di tahap 3 mulai banyak ketentuan yang perlu dikerjakan oleh putri saya. Meski banyak hambatan, dia tetap bersemangat melakukan ketentuan-ketentuan tersebut. Nah, di tahap 4, ketentuan yang harus dipenuhi juga semakin besar, karena tahap 4 ini merupakan tahap terakhir menuju finalis.
Sempat up and down semangat kami, karena tidak mudah buat kami yang masih pemula. Namun di saat kami down, ada pengurus Tunas Hijau memberi kami banyak masukan, mulai dari apa sih tujuan sebenarnya diadakan kegiatan ini, dan bagaimana mengatasi semangat yang sedang di bawah.
Alhamdulillah, akhirnya itu bisa menyemangati kami untuk terus melaksanakan ketentuan yang ada. Dan akhirnya, alhamdulillah putri kami bisa lolos dari tahap 4 dan menjadi finalis putri lingkungan hidup SD 2025.
Oiya, di Tahap 4 ini, kami mulai diminta mencari kampung mitra, dari tugas itu saya mendapatkam tim yang sekarang seperti keluarga. Kami saling support dan membuka wawasan. Tim kami bernama Rana Happy Eco Mission.
Menurut saya, kejadian yang paling unik adalah ketika melakukan presentasi di kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya. Saat itu, kami diminta presentasi maksimal 3 menit, tapi bisa menyampaikan semua informasi-informasi penting. Uniknya adalah, putri kami yang biasanya kalo bercerita itu sangat santai, nah disini dia diminta untuk presentasi padat dan mantab.
Awalnya bingung tuh dia, latihan berkali-kali biar tidak lebih dr 3 menit, alhamdulillah bisa tercapai. Kejadian unik kedua adalah diminta presentasi dengan one take video, minimal 5 menit boleh lebih. Nah dia betul-betul mempersiapkan naskah untul dijadikan bahan belajar dia presentasi. Naziya berupaya betul agar bisa lebih dari 5 menit. Masya Allah…ini pemandangan unik buat saya, karena saya belum pernah melihat putri kami ini begitu serius berusaha menjalankan ketentuan. Saya sangat senang dengan perubahan positif ini.
Bagi seorang ibu, tidak ada yang lebih membahagiakan ketika anak-anaknya menunjukkan perubahan yang lebih positif lagi. Pengalaman ini mengajarkan kami nilai manajemen waktu, kesabaran, dan pentingnya komunikasi terbuka dalam keluarga.
Saya belajar menghargai setiap usaha anak saya yang tidak terlihat langsung di permukaan, dan memberikan dukungan tanpa syarat agar ia bisa melakukan yang terbaik. Secara keseluruhan, pengalaman mengikuti Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 menjadi momen yang sangat berarti dan membekas dalam hidup kami.
Tidak hanya sebagai ajang prestasi, tetapi juga sebagai perjalanan pembelajaran dan inspirasi yang memperkuat ikatan keluarga serta komitmen terhadap pelestarian alam. Saya berharap pesta penghargaan ini terus berkembang dan memberikan ruang bagi lebih banyak pemuda dan pemudi Indonesia untuk bersinar dan berkontribusi bagi bumi kita tercinta. Salam Bumi Pasti Lestari. (*)


Sedikit cuplikan yang saya rasakan menjadi ortu finalis sering mendengar dan melihat disekitar saat mengikuti ajang ini…hampir rata..rata sama apa yang dirasakan ortu masing-masing untuk mengikuti lomba ini..namun semua orang beda..beda dalam berprosesnya..ada yang lebih mudah…karena banyak kenalan sana sini mudah akrab…ada juga yang orangnya memang tidak seberapa bisa untuk berbicara namun selalu berusaha untuk melakukan aksinya semua demi anak masing..masing dengan pola yang berbeda tetapi tujuannya sama…semoga anak..anak kita semua sesuai tujuan dan harapan mereka masing..masing…bukan hanya mengikuti lomba saja tapi lingkungan ini tidak hanya sehari dua hari satu bulan sudah…tapi membiasakan anak dengan konsisten dan tanpa paksaan membuat mereka lebih happy dan nyaman dengan sendirinya untuk cinta lingkungan dengan kebiasaannya tanpa harus membentak..mengomeli..cukup dengan cara kita bertindak dan melakukan kebiasaan maka anak kita dengan sendirinya mengikuti langkah itu..cintai dan ajak mereka dengan ketulusan bukan untuk hanya sekedar lomba..mulai kebiasaan ini berawal dari diri kita sendiri sebagai ortu baru dengan sendirinya mereka terbiasa… Saya juga sebagai ortu tidak sempurna..Semoga kita semua selalu sabar dan telaten dalam mendidik anak2 baik lingkungan maupun dalam segi pendidikan yang lainnya…salam bumi pasti lestari
Reynando Yudhistira putra
SDN Wiyung 1 Surabaya
Pengolahan sampah plastik
No peserta 409
Wuihhh,, kerenn banget mam opininya👍👍jadi sangat terinspirasi sekali mam, semoga sukses slalu yaa mam🥰
Nama Felychia Rosalina Putri
Dari SDN Sawunggaling 1/382 Surabaya dengan nomer peserta 608 dengan proyek pengolahan limbah minyak jelahtah
Di setiap tempat pasti ada cerita. Jangankan yang baru yang lamapun pasti ada ceritanya. Penganugerahan pangputlh 2025 di payungi tunas hijau sangat bermanfaat, banyak hal hal yang bisa di pelajari.terutama tentang kebersihan dan lingkungan hidup.
Opini yang bagus bunda Tyas. Semangat selalu untuk mendampingi anak anak hingga akhir.
Carissa Putri Fatihasari
SDN Sidotopo wetan V
No.peserta : 674
Proyek SANCA ( Sampah Anorganik Carissa)
Yang lebih mengesankan lagi adalah anak-anak kita dilatih siap sedia setiap saat krn semua sering kali serba mendadak macam tahu bulat 🤭✌🏻 yg terpenting adalah kita sebagai orang tua selalu mensupport kegiatan positif anak-anak kita. InsyaAllah Allah mudahkan setiap langkah anak-anak kita. Tetap semangat buat kita semuaaa
DB. Abisatya
SD-319
SDN Rangkah VI Sby
Aksi Nyata Lindungi Bumi
Keren sekali opininya dalam memberikan support kegiatan positif anak.👍
Sukses terus ya 🏆
Kita sebagai orang tua selalu mendoakan , mendukung, suport , memberi ruang untuk anak – anak dalam hal positif dan bermanfaat apalagi tentang lingkungan yang memberikan dampak jangka panjang.
FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
SDN Margorejo 1/403 Surabaya
No Peserta: 253
Proyek: Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman
Bagus sekali,opininya dalam memberikan support Kegiatan anak,Sukses dan semangat trus ya!
Saya bangga sebagai orang tua selalu mendoakan,mendukung , support, memberikan waktu anak anak dalam hal positif dan bermanfaat bagi dampak positif dan bermanfaat apalagi tentang lingkungan yang memberikan dampak jangka panjang
Nama: Muhammad Hidayahtullah
Sekolah: SDN Kapasari 1/292 Surabaya
No Peserta: 145
Proyek: Budidaya Daun Pandan
MasyaAllah keren sekali opininya… sebagai orangtua sudah menjadi kewajiban untuk selalu mendukung kegiatan positif dan dapat memberikan manfaat untuk banyak orang.
Nama : Ezra Bintang Izdihar Kurniawan
Sekolah : SD Kyai Ibrahim Surabaya
No.Peserta : 003
Proyek : Pemanfaatan lahan kosong dan limbah plastik untuk budidaya kemangi
Melihat perubahan positif pada diri anak menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua selalu mendampingi dan mendukung,memberikan semangat bagi anak-anak adalah bentuk dukungan kita,,,,tetap semangat 💪💪mama semuanya memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita
Kevin Emilio Al Irzan _261_kelompok pemanfaatan pandan _sdn ngagelrejo III
Hexa afzal hermawan
Sdn wonokusumo 6/45
Finalis pangeran lingkungan hidup thn 2025 dengan no peserta 421
Proyek saya adalah budita cabi budidaya tanaman cabai.
Keren semangat
Nayla Thalita Azzahra
No Peserta : 524
SDN Petemon IX
Judul Project : Lets Go to Bali Badung ( Ayo Budidaya Lidah Buaya dengan Produk Unggulan )
Sebuah opini yang cukup menginspirasi tentang betapa support serta dukungan memiliki kontribusi yang cukup besar untuk membersamai anak dalam kompetisi Pangput LH Surabaya 2025 ini. Semoga para orang tua di luar sana juga semakin menyadari serta mendorong putra – putrinya untuk selalu mencintai lingkungan sekitarnya masing – masing.
Salam Bumi Pasti Lestari
Keren mam opininya. Tetap semangat
Eno wahyu kamagading
SDN Pacarkeking 1/182 surabaya
Eco enzym
452
Hallo mam Naziya
Salam santun selalu dari saya,
Opininya sangat menarik. Pastinya setiap mama dan papa mempunyai cerita dibalik aksi kami.
Segala yang kami lakukan tidak mungkin tanpa adanya suport khusus dari orang tua hebat pastinya.
Terimakasih sudah memotivasi
Semoga semua orang tua selalu diberikan kesabaran dalam membimbing kami beraksi.
Marshall Dastan Putra R
Sdn. Ketabang 1/288
No peserta 207
Ptoject : KOMANDAN ( koleksi Tanaman Pandan)
Pan mam Naziya
Salam santun selalu dari saya,
Opininya sangat menarik. Pastinya setiap mama dan papa mempunyai cerita dibalik aksi kami.
Segala yang kami lakukan tidak mungkin tanpa adanya suport khusus dari orang tua hebat pastinya.
Terimakasih sudah memotivasi
Semoga semua orang tua selalu diberikan kesabaran dalam membimbing kami beraksi.
Marshall Dastan Putra R
Sdn. Ketabang 1/288
No peserta 207
Ptoject : KOMANDAN
orang tua finalis pangeran putri lingkungan hidup memang harus di beri bintang 10 karena sudah sangat mengsupport anaknya dari tahap 1 hingga saat ini. terimakasih untuk semua orang tua💗
Keren, baik, sabar, ulet, cantik sekali memang mama Naziya ini..MasyaAllah..Kita sering satu tim kolaborasi. Luar biasa..Semangat selalu untuk kita dan anak-anak kita mama✨️
Keren, baik, sabar, ulet, cantik sekali memang mama Naziya ini..MasyaAllah..Kita sering satu tim kolaborasi. Luar biasa..Semangat selalu untuk kita dan anak-anak kita mama✨️
Nama : Fathan Alby Andhitama
No : 0037
Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun.
Halo sobat hijau 🌳
Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
Salam bumi, pasti lestari 🌱
Perjalanan Naziya dalam menyiapkan naskah presentasinya benar-benar menghadirkan kebanggaan tersendiri. Usahanya untuk bisa berbicara lebih dari lima menit bukan sekadar memenuhi ketentuan lomba, tetapi menunjukkan kesungguhan dan kedewasaan yang mulai tumbuh dalam dirinya. Masya Allah, melihat putri kami begitu fokus, serius, dan penuh tekad adalah pemandangan yang sangat jarang saya temui sebelumnya. Perubahan ini sungguh membuat hati seorang ibu terasa hangat dan bahagia.
Sebagai orang tua, tidak ada hadiah yang lebih indah selain melihat anak menunjukkan perkembangan positif dari waktu ke waktu. Melalui proses ini, kami belajar banyak hal—mulai dari manajemen waktu, kesabaran dalam mendampingi, hingga pentingnya menjaga komunikasi yang hangat dan terbuka di dalam keluarga. Saya juga belajar untuk lebih menghargai setiap usaha kecil anak saya, termasuk hal-hal yang mungkin tidak langsung terlihat sebagai pencapaian besar. Karena di balik setiap proses, selalu ada perjuangan yang patut diapresiasi.
Mengikuti Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 bukan hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga perjalanan berharga yang memperkuat karakter anak dan ikatan keluarga. Program ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar disiplin, percaya diri, peduli lingkungan, dan berani tampil di depan umum. Bagi kami sekeluarga, pengalaman ini bukan sekadar kompetisi—melainkan sebuah inspirasi yang akan kami kenang sepanjang hidup.
Saya berharap kegiatan ini terus berkembang, menjangkau lebih banyak anak Indonesia, dan menjadi wadah lahirnya generasi muda yang mencintai bumi serta berani berkarya. Semoga semakin banyak pemuda dan pemudi yang menemukan potensi terbaiknya melalui program ini.
Salam Bumi Pasti Lestari! 🌏💚✨
Assalamualaikum wr wb
Sedikit kisah yang saya alami semenjak mengikuti ajang pangeran lingkungan hidup 2025 sangat banyak sekali sebenarnya. Karena dari awal di kasih tau guru kesiswaan di sekolah saya tidak mengerti sama sekali harus mulai dr mn dulu. Dan harus ngambil proyek apa itu yg membuat saya bingung. Dan kebetulan nenek saya seorang penjual penyetan dan setiap hari mengupas bawang putinh dan merah. Dari itulah saya dan mamaku punya ide untuk bikin pupuk cair organik. Dan juga lihat di you tube. Sempet putus asa jg cee awal awalnya eeh ternyata tahap 1 bisa lolos, kemudian smakin semangat lagi, eh tahap 2 lolos lg, ters mencoba konsisten mengembangkan proyek lolos lg ke tahap 3, dan di di tahap 4 punya byk tantangan mulai dr ayah yg gk mendukung, callennya semakin banyak dan butuh perjuangan. Loloslah ke tahap 4 dan tahap finalis ini semakin byk tantangannya, sampai sampai mamaku sakit tetep semangat mengantarkan saya, yg sangat menyedihkan yaitu saat sesi tanya jawab saya menangis karena takut dimarahi mama sampai sama temen temen menyatukan lagu semat ulang tahun agar aku tidak nangis. Di situlah saya semakin antusias mengikuti ajang ini.
Karena di tunas hijau ini tidak hanya untuk mencari juara tapi juga untuk membangun karakter anak untuk bisa lebih berkarya dalam mengolah sampah. Mencintai lingkungan. Smoga kedepanya semakin byk anak anak yang lebih berinofatif dalam mengolah sampah dan mencintai lingkungan ini.
Itu harapan saya. Dan yg plg mengadakan yaitu saat bersih bersih pantai yg tidak lupa saya selalu absen mulai dari bulan Mei sampai tggl 13 Desember 2025 saya selalu hadir dalam aksi bersih bersih pantai krna selalu menemukan hal yg unik unik di sela sela bebatuaan. Yg ini bisa mempengaruhi ekosistem hewan di laut. Mengikuti ajang pengeran tunas hijau sangat kerenn bukan hanya angan angan tp kita wujudkan dengan aksi yang nyata.
AJUN SAFARAZ BIMAWANSYAH JUNIOR
SDN SEMOLOWARU 1/261 SURABAYA NOMER FINALIS 345.
Pengalaman Unik dan Berkesan pada Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025
Nama : Naysia Aqila Andriani
Sekolah : SDN Ngagelrejo3
No peserta: 428
Proyek budi daya sereh
proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh
🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_
Semangat ma…begitu juga buat mama² lainnya yang tidak kalah hebatnya..
Ibu adalah orang yg tidak hanya memberi support dan mendampingi tapi juga doa utk putra putri yang membuat anak selalu survive
saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan nomer urut 1382 dan proyek saya pengolahan sampah GALBOT sebagai kreasi furnitur dan fashion aksesoris
pengalaman unik dan berkesan saya pada saat mengikuti pangput LH ini saya mendapat kan semua hal untuk penting nya menjaga lingkungan dari sekarang dan berkelanjutan dna kesan saya mengikuti pangput ini mendorong saya untuk menjadi generasi yang lebih peduli lingkungan
Opini yang keren dan sangat menginspirasi Bu Tyas. Pasti ada cerita dibalik setiap aksi finalis pangeran dan putri lingkungan hidup 2025. Orang tua diberikan apresiasi yang sangat luar biasa karena sudah mensupport dari awal sampai finalis sungguh sangat terharu mendampingi setiap langkahnya dan berdoa untuk anak-anaknya.
Jangan Lupa Intip Proyek saya ya teman-teman.
Saya Muhammad Khabibi Nur Rokhman
Saya adalah Finalis pangeran dan putri lingkungan hidup tahun 2025
No.Peserta 31
Saya dari SDN BANJARSUGIHAN V/617 SURABAYA
Proyek Lingkungan Hidup Saya adalah PESAN OJEC APIK(Pemanfaatan Sampah Non Organik Jadi Ecobrick dan Anyaman Plastik)
Disini saya mengajak semua untuk peduli lingkungan dengan mengurangi sampah plastik karena jumlah sampah plastik semakin banyak salah satunya kemasan sachet yang tidak didaur ulang maka saya memanfaatkannya menjadi barang yang bermanfaat yaitu ecobrick dan anyaman plastik daripada sampah plastik tersebut terbuang begitu saja.
Salam Bumi Pasti Lestari
Salam Sadar Iklim
Salam Zerowaste
Salam Basuma Jaya Jaya Jaya
Pokoe ngeten pun
Ibuuk Tyas si ibuu baik hati💖
Sukses untuk kakak Naziyaa yaa Ibuuu
Ibuuuk Tyass si ibuu baik hatiii💖
Sukses terus untuk kakak Naziyaa yaa Ibuuu
Isvara Nareswari Aryanto
SDN Kaliasin 1
Budidaya Tanaman Pacar Air
Kerennn sekalii opininya
🤩🤩🤩
Sangat men support kegiatan dalam lingkungan, semoga menginspirasiii
KANAYA DIVANESA AWANDA
SMPN 58 SURABAYA
NO URUT: 1388
JUDUL PROYEK: BARASIMAN (BUDIDAYA ALOEVERA PENGUSIR KUMAN)