HANI 2025: Membangun Dunia Sehat dan Bebas Ancaman Narkotika

Setiap tanggal 26 Juni, dunia memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) sebagai momentum refleksi dan aksi bersama dalam memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Tahun 2025, peringatan HANI mengusung semangat kolaborasi global melawan kejahatan narkotika yang semakin kompleks. Indonesia, sebagai negara dengan populasi besar dan potensi ekonomi yang berkembang pesat, juga menjadi salah satu sasaran empuk peredaran gelap narkoba lintas negara.

Bahaya narkoba tidak hanya mengancam kesehatan fisik pengguna, tetapi juga menghancurkan struktur sosial, ekonomi, dan keamanan suatu bangsa. Efek psikologis seperti depresi, gangguan kecemasan, dan kecanduan jangka panjang menjadi mimpi buruk yang merenggut masa depan generasi muda. Dalam jangka panjang, penyalahgunaan narkotika memperlemah daya saing bangsa dan menjadi sumber konflik serta kejahatan lainnya, seperti kekerasan dalam rumah tangga, kriminalitas jalanan, hingga korupsi.

Sepanjang tahun 2024 hingga pertengahan 2025, Indonesia mencatat berbagai upaya positif dalam memberantas narkoba. Badan Narkotika Nasional (BNN) menggencarkan program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di lebih dari 150 kabupaten/kota, melibatkan tokoh masyarakat dan pemuda dalam edukasi dan deteksi dini. Di tingkat sekolah, Gerakan Sekolah Bersih Narkoba bersama Kementerian Pendidikan dan BNN telah menjangkau lebih dari 2 juta siswa melalui pelatihan dan kampanye kreatif anti-narkoba.

Dalam skala internasional, kerja sama antarnegara diperkuat melalui forum Commission on Narcotic Drugs (CND) PBB. Selama setahun terakhir, negara-negara anggota ASEAN dan PBB memperkuat sinergi penegakan hukum lintas batas terhadap kartel narkoba, terutama yang menggunakan jalur laut dan digital. Negara seperti Kolombia dan Portugal juga menunjukkan pendekatan baru: mengurangi permintaan narkoba melalui pendekatan rehabilitasi berbasis komunitas dan peningkatan kesejahteraan sosial.

Pemberantasan narkoba juga didukung oleh teknologi. Kepolisian Indonesia bekerja sama dengan Interpol untuk melacak transaksi narkotika melalui dark web dan kripto. Selain itu, BNN dan startup lokal menciptakan aplikasi pelaporan cepat penyalahgunaan narkoba yang sudah digunakan di 13 provinsi. Praktik ini menunjukkan bahwa peran masyarakat, ketika diberdayakan secara digital, bisa sangat signifikan dalam memutus rantai distribusi narkotika.

Pendidikan pencegahan menjadi kunci utama. Di sejumlah daerah, guru dan penyuluh mengembangkan metode kreatif seperti drama, komik digital, dan vlog anti-narkoba yang digemari anak muda. Program Youth Against Drugs di Jakarta dan Makassar misalnya, berhasil menekan angka penyalahgunaan narkoba pelajar sebesar 22% dibanding tahun sebelumnya. Keterlibatan aktif remaja sebagai agen perubahan membuktikan bahwa generasi muda bukan hanya korban, tapi juga pelopor solusi.

Tantangan tetap ada. Modus peredaran narkoba semakin canggih, termasuk menggunakan jasa kurir ojek online atau mengemas narkoba dalam produk rumah tangga. Oleh karena itu, pendekatan 4P (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) harus terus diperbarui, tidak hanya berbasis hukuman, tapi juga rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi mantan pengguna.

Hari Anti Narkoba Internasional 2025 adalah panggilan moral bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah, dunia pendidikan, organisasi pemuda, media, dan keluarga harus bahu-membahu menciptakan lingkungan sehat dan bebas narkoba. Melalui edukasi, pengawasan, penegakan hukum, dan empati kepada korban penyalahgunaan, Indonesia dan dunia dapat membangun masa depan yang bersih dari narkotika—demi generasi yang tangguh dan berdaya saing.

Perkembangan bentuk dan modus narkoba dalam setahun terakhir menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. BNN dan Polri mencatat adanya temuan bentuk terbaru narkoba yang dikemas secara sangat rapi dan menarik, sehingga semakin mudah dijangkau dan disalahgunakan masyarakat luas, termasuk remaja. Salah satu temuan paling mencolok adalah narkoba dalam bentuk permen jeli (gummy), cairan rokok elektrik (vape liquid), dan kopi saset yang mengandung senyawa narkotika sintetis seperti MDMB-4en-PINACA dan AB-FUBINACA.

Jenis narkoba baru ini tergolong dalam kategori New Psychoactive Substances (NPS), yang terus berkembang dan sering belum terdaftar secara resmi dalam peraturan hukum karena formulanya yang selalu dimodifikasi. Dalam beberapa kasus, narkoba jenis ini bahkan dipasarkan secara daring dan disamarkan sebagai produk legal, membuat masyarakat kesulitan membedakan mana produk yang aman dan mana yang membahayakan.

Khususnya di kalangan anak muda dan pelajar, narkoba dalam bentuk cairan vape menjadi tantangan baru. Banyak dari mereka tidak menyadari bahwa cairan yang digunakan ternyata mengandung zat adiktif berbahaya. Selain itu, narkoba berbentuk makanan ringan juga ditemukan beredar di sekitar sekolah dan tempat tongkrongan remaja, yang menandakan perlunya peningkatan edukasi dan pengawasan lingkungan.

Temuan-temuan ini menjadi pengingat bahwa penyalahgunaan narkoba tidak lagi terbatas pada bentuk klasik seperti pil, serbuk, atau suntikan. Perang melawan narkoba kini menuntut kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih waspada terhadap produk-produk yang tampak “seolah-olah biasa” namun ternyata mematikan. Edukasi publik, pembaruan regulasi narkotika, serta peningkatan kapasitas deteksi aparat menjadi sangat penting dalam menghadapi tantangan narkoba era digital dan modifikasi kimia.

Banyak Selebriti Jadi Korban Narkoba

Selebriti seperti Ammar Zoni, mantan suami Irish Bella, beberapa kali menjadi sorotan karena kasus penyalahgunaan narkoba. Ia ditetapkan tersangka dan menjalani penahanan akibat kepemilikan sabu dan ganja untuk konsumsi pribadi. Ammar mengungkapkan bahwa kecanduannya berkembang kembali karena tekanan emosional, termasuk mengalami stres dan depresi setelah perceraian dengan Irish Bella. 

Keterlibatan sosok terkenal seperti Ammar Zoni menggarisbawahi kenyataan bahwa narkoba bisa menjangkau siapa pun—termasuk selebriti yang selama ini dianggap hidup mewah dan sukses. Kasus ini menjadi cermin bagi masyarakat bahwa tekanan mental, psikologis, dan keluarga merupakan pemicu nyata yang harus ditangani bersama, tidak hanya melalui sanksi hukum tetapi juga melalui sistem dukungan dan rehabilitasi yang memadai.

Dengan memasukkan figur publik seperti Ammar Zoni ke dalam berita peringatan Hari Anti Narkoba Internasional 2025, diharapkan bisa meningkatkan kepedulian publik terhadap masalah narkoba, terutama di kalangan muda yang sering kali mem idolakan kehidupan selebriti—namun belum menyadari betapa rapuhnya realitas di balik layar.

Fachri Albar, selebriti yang juga putra rocker legendaris Ahmad Albar, kembali terjerat kasus penyalahgunaan narkoba pada 20 April 2025. Polisi mengamankan beberapa jenis narkotika di kediamannya di Kemang, Jakarta Selatan. Ia mengaku menggunakan sabu, ganja, dan dumolid karena tekanan pekerjaan dan gangguan insomnia, namun segera menunjukkan penyesalan dan memilih jalur rehabilitasi sebagai komitmen untuk berubah

Penghargaan Lifetime Achievement 2025 untuk Bunda Iffet

BNN RI menganugerahkan penghargaan Lifetime Achievement Hari Anti Narkoba Internasional 2025 kepada Almh Bunda Iffet

BNN RI juga menganugerahkan penghargaan Lifetime Achievement Hari Anti Narkoba Internasional 2025 kepada Almh Bunda Iffet, manajer sekaligus ibu spiritual dari grup musik Slank. Sosok yang akrab disapa “Bunda” ini dianggap sebagai figur penting di balik transformasi Slank dari band yang pernah terpuruk akibat narkoba menjadi ikon nasional gerakan anti-narkoba.

Selama lebih dari dua dekade, Almh Bunda Iffet dikenal gigih mendampingi anggota Slank dalam proses pemulihan dan menjaga mereka tetap konsisten menjalani gaya hidup bersih narkoba. Tak hanya itu, ia juga aktif menggagas berbagai kampanye edukatif seperti Revolusi HarmoniGenerasi Biru, hingga kolaborasi bersama BNN dan lembaga pendidikan untuk menyuarakan pesan hidup sehat tanpa narkoba kepada generasi muda.

Penghargaan ini diberikan atas kiprah Almh Bunda Iffet yang tidak hanya menyelamatkan kehidupan orang-orang terdekatnya, tetapi juga menginspirasi jutaan anak muda Indonesia untuk berani berkata “tidak” pada narkoba. Melalui kehadirannya di panggung musik dan komunitas, Bunda Iffet menjembatani dunia seni, keluarga, dan gerakan sosial sebagai satu kekuatan penyembuhan dan pencegahan.

Kehadiran tokoh seperti Almh Bunda Iffet membuktikan bahwa perlawanan terhadap narkoba dapat dilakukan dengan cinta, ketegasan, dan konsistensi nilai. BNN berharap penghargaan ini menjadi pemantik lahirnya lebih banyak figur positif yang bergerak di akar rumput untuk menjaga generasi bangsa tetap waras, kreatif, dan merdeka dari jerat narkotika. (*)

28 thoughts on “HANI 2025: Membangun Dunia Sehat dan Bebas Ancaman Narkotika

  • Juni 27, 2025 pada 00:55
    Permalink

    Semoga tetap selalu ada dan selalu terinspirasi oleh sosok bunda iffet karena jasa beliau juga dapat menjauhkan generasi Penerus Bangsa dari jeratan narkoba,,, tetap selalu katakan TIDAK PADA NARKOBA untuk semua generasi Penerus Bangsa,,,
    Nama: Zafran Nauval Aqil P.H
    Asal Sekolah: SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta:417

    Balas
    • Juli 1, 2025 pada 05:41
      Permalink

      Informasi yang berguna mengenai (HANI) Hari Anti Narkoba Internasional sebagai momen aksi bersama dalam memberantas penyalahgunaan serta peredaran narkotika.

      Melawan narkoba bukan tugas BNN saja, melainkan tanggung jawab kita semua.
      Bersama kita bisa, menghindari narkoba untuk hidup yang lebih baik.

      Selamat Hari Anti Narkoba Sedunia 2025! Katakan tidak pada Narkoba.

      Seandy putri fitriasari
      Sdn mojo 3/222 surabaya
      Pengolahan limbah cangkang telur
      No peserta 422

      Balas
  • Juni 28, 2025 pada 05:00
    Permalink

    Benda yang satu ini memang harus dan harus di jauhkan dari lingkungan kita ,karna selain TDK ada manfaat nya juga bisa membuat diri kita hancur di masa depan.semoga masa muda sekarang dijauhkan dari nama.a natkotika

    Balas
  • Juni 28, 2025 pada 06:27
    Permalink

    Apa yg harus dilakukan jika orang terdekat kita..mengalami kecanduan..apa trik supaya bisa mengalihkan nya ke hal positif

    Balas
  • Juni 28, 2025 pada 06:31
    Permalink

    Bagaimana cara menghadapi orang kecanduan narkoba..dan apa yg mesti dilakun apa bila org tersebut mengakami depresi

    Balas
  • Juni 28, 2025 pada 06:52
    Permalink

    Selamat Hari Anti Narkoba Internasional (HANI)
    sebagai anak muda generasi emas jauhi Narkoba

    Saya Membudidayakan tanaman lemongrass,

    Saya No Luh Gd Kt Keyva Richie Valerina Atmaja
    SMPN 6 Surabaya
    Judul proyek Budidaya Lemongrass
    no peserta 1392

    Balas
  • Juni 28, 2025 pada 06:54
    Permalink

    Katakan tidak untuk Narkoba
    Selamat Hari Anti Narkoba Internasiona

    Nama Ni Luh Gede Reva Dealove Valentcia Atmaja
    sekolah SMPN 35 Surabaya
    nomor peserta 1130
    judul proyek Budidaya Rosela

    Balas
  • Juni 28, 2025 pada 09:16
    Permalink

    Informasi yang sangat berguna dan menyadarkan masyarakat tentang bahayanya narkoba bagi kehidupan bermasyarakat. Mari katakan tidak🙅‍♀️ pada narkoba dalam memperingati “Hari Anti Narkoba Internasional”

    MAZIDA SHABRINA YASMIN
    SDN WONOKUSUMO 6 SURABAYA
    No peserta: 728
    Judul proyek: SERBU(Serbuk Berproyek Horta)

    Balas
    • Juni 28, 2025 pada 11:01
      Permalink

      Informasi yang berguna mengenai (HANI) Hari Anti Narkoba Internasional sebagai momen aksi bersama dalam memberantas penyalahgunaan serta peredaran narkotika.

      Nama: Ni Putu Vedica Sridewi
      Sekolah: SMPN 47 Surabaya
      No peserta: 1290
      Proyek yang saya kembangkan berjudul “LURKANGPATU” atau Telur Cangkang Empat Tujuh. Dalam proyek ini, saya akan mengolah sampah cangkang telur menjadi pupuk bubuk sebagai sumber kalsium dan fosfor yang membantu pertumbuhan dan kesehatan tanaman karena cangkang telur mengandung kalsium karbonat (CaCO3) yang tinggi.

      Balas
      • Juli 20, 2025 pada 13:49
        Permalink

        Memperingati hari anti narkoba internasional (HANI) setiap tanggal 6 Juni badan narkotika Nasional (BNN) menggencarkan program desa bersinar (bersih narkoba) dilebihi dari 150 kabupaten kota. Gerakan sekolah bersih narkoba bersama kementerian pendidikan dan BNN telah menjangkau dari 2 juta siswa melalui pelatihan dan kampanye kreatif anti narkoba. Bagi saya program yang digencarkan BNN sangatlah penting bagi siswa-siswi dan semua kalangan, karena demi mengurangi penggunaan narkoba atau narkotika dan memberikan edukasi bahwa bahayanya penggunaan narkoba dan narkotika bagi kesehatan badan, mental,dll. Zat adiktif dapat membuat pemakai terpaksa memakai terus dan tidak dapat dihentikan seperti narkoba dan narkotika. Maka dari itu kita sebagai remaja harus menjadi pelopor untuk gerakan anti narkoba dan narkotika.
        Nama : Muhammad Sendy Isnanda
        Sekolah : MTS NEGERI 2 SIDOARJO
        No peserta : 709
        Judul proyek : PENGELOLAAN SAMPAH SEBAGAIMANA MESTINYA

        Balas
    • Juli 21, 2025 pada 18:17
      Permalink

      Narkoba adalah salah satu ancaman buat anak², untuk itu Pemberantasan narkoba perlu sinergi dari berbagai pihak, agar tujuannya tercapai.

      Naziya Putri Syafira Ariwibowo
      Nomor peserta 612
      SDN Sawunggaling 1 Surabaya
      Proyek NO BI T A (Inovasi Bidara Tumbuh Alami)

      Salam 🌎 Pasti Lestari 🌿

      Balas
  • Juni 28, 2025 pada 17:01
    Permalink

    Hexa afzal hermawan
    Sdn wonokusumo 6/45
    Peserta pangeran lingkungan hidup tahun 2025 dengan no peserta 421,proyek saya bufita cabi,budidaya tanaman cabai.
    Narkoba bisa merusak kesehatan,ganerasi muda,mental
    Maka dari itu say no to drugs.

    Balas
  • Juni 28, 2025 pada 18:48
    Permalink

    Narkoba musuh kita bersama, perangi dengan cinta dan kesadaran.
    Mari kita tingkatkan edukasi tentang bahaya narkoba pada masyarakat sekitar.
    Melawan narkoba bukan tugas BNN, tapi tanggung jawab kita semua.
    Bersama kita bisa, hindari narkoba untuk hidup yang lebih baik.
    Selamat Hari Anti Narkoba Sedunia 2025! Katakan tidak pada Narkoba, katakan ya pada masa depan.

    Nama : Akifa Maulidya
    Sekolah : SDN Tandes Kidul 1 Surabaya
    Nomor Peserta : 698
    Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Juni 28, 2025 pada 18:52
    Permalink

    Narkoba merupakan musuh kita bersama, perangi dengan cinta dan kesadaran.
    Mari kita tingkatkan edukasi tentang bahaya narkoba pada masyarakat sekitar.
    Melawan narkoba bukan tugas BNN saja, melainkan tanggung jawab kita semua.
    Bersama kita bisa, menghindari narkoba untuk hidup yang lebih baik.
    Selamat Hari Anti Narkoba Sedunia 2025! Katakan tidak pada Narkoba.

    Nama : Akifa Maulidya
    Sekolah : SDN Tandes Kidul 1 Surabaya
    Nomor Peserta : 698
    Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Juni 29, 2025 pada 16:41
    Permalink

    Momen penting bagi masyarakat dunia untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya narkoba dan pentingnya upaya pencegahan serta rehabilitas.
    Nama: Arsy Shakillah Putri Romadania
    Asal Sekolah: SDN Balongsari 1/500
    No. Peserta:024
    Judul Proyek: Pengolahan Minyak Jelantah

    Balas
  • Juni 30, 2025 pada 20:40
    Permalink

    Selamat hari Narkoba internasional,
    Jadilah generasi emas bebas narkoba

    Mayfrina Aisyahrani – 1076
    SMPN 3 SURABAYA
    PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERKELANJUTAN

    Balas
  • Juli 1, 2025 pada 05:38
    Permalink

    Informasi yang berguna mengenai (HANI) Hari Anti Narkoba Internasional sebagai momen aksi bersama dalam memberantas penyalahgunaan serta peredaran narkotika.

    Melawan narkoba bukan tugas BNN saja, melainkan tanggung jawab kita semua.
    Bersama kita bisa, menghindari narkoba untuk hidup yang lebih baik.

    Selamat Hari Anti Narkoba Sedunia 2025! Katakan tidak pada Narkoba.

    Seandy putri fitriasari
    Sdn mojo 3/222 surabaya
    Pengolahan limbah cangkang telur
    No peserta 422

    Balas
  • Juli 1, 2025 pada 05:40
    Permalink

    Say No to Narkoba.
    Mari kita jadi Generasi Muda yang positif, kreatif dan bermanfaat.

    Nama : Leyna Mayyasha Qorri Ain
    Asal Sekolah : SDN Pacarkeling V Surabaya
    Nomer Peserta : 468
    Proyek : aloe sobat sehat, solusi hebat untuk keluarga sehat
    Melalui budi daya Aloe Vera, saya berharap setiap halaman rumah warga mempunyai 1 tanaman Aloe vera yang sangat banyak sekali manfaatnya.

    Balas
  • Juli 2, 2025 pada 11:43
    Permalink

    selamat hari anti narkoba internasional
    semoga kita bisa menjadi generasi yang bebas dari narkoba

    Gadis Ayuningtyas Putri Suwandik
    SMPN 46 Surabaya
    No.1262
    Proyek : Journey Of Banana Boost and Shield

    Balas
  • Juli 3, 2025 pada 10:31
    Permalink

    Video ini membuka mata kita bahwa bahaya narkoba terus berkembang dalam wujud yang makin sulit dikenali. AB-FUBINACA sebagai salah satu NPS (New Psychoactive Substances) benar-benar menunjukkan bahwa perang melawan narkoba tidak lagi bisa dilakukan dengan cara lama. Penyebarannya yang terselubung dalam bentuk vape, makanan ringan, hingga produk online adalah ancaman nyata, terutama bagi generasi muda.

    Kisah tragis dari beberapa selebriti yang terjerat narkoba seperti Ammar Zoni dan Fachri Albar juga menjadi peringatan bahwa siapapun bisa terjebak—bahkan mereka yang hidupnya terlihat sempurna di layar kaca. Tapi di sisi lain, sosok seperti Almh. Bunda Iffet memberi harapan bahwa perjuangan melawan narkoba bisa dilakukan secara konsisten dan penuh cinta.

    Saya, sebagai peserta Pangeran Lingkungan Hidup 2025, makin semangat untuk menjaga lingkungan bersih dari limbah dan diri bersih dari zat berbahaya. Karena hidup sehat dimulai dari kesadaran diri dan lingkungan yang mendukung.

    Kenzo Anugrah Rahmadhan
    Nomor Peserta: 567
    SMPN 26 Surabaya
    Proyek: EGGSELENT – Dari Cangkang Telur Jadi Solusi, Bukan Polusi 🚫💊🌱

    Balas
    • Juli 3, 2025 pada 14:21
      Permalink

      Hari Anti Narkoba Internasional 2025 bukan sekadar momen peringatan, tapi juga panggilan hati untuk menjaga generasi dari bahaya yang mengintai secara diam-diam namun mematikan. Saya sangat tersentuh membaca kisah nyata dalam artikel ini, terutama tentang betapa narkoba terus bertransformasi dalam bentuk yang makin sulit dikenali — dari vape hingga permen jeli. Ini menunjukkan bahwa perang terhadap narkoba tidak cukup hanya dengan hukuman, tapi juga harus melibatkan edukasi, empati, dan lingkungan yang sehat secara menyeluruh.

      Sebagai peserta Putri Lingkungan Hidup 2025, saya sedang menjalankan proyek ecoenzym, cairan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah, air, dan gula. Meskipun terlihat sederhana, ecoenzym punya kekuatan besar dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat, yang sangat penting untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam gaya hidup merusak seperti narkoba.

      🌱 Manfaat ecoenzym yang mendukung dunia bebas narkoba dan lebih sehat:

      Mengurangi stres secara alami: Ecoenzym memiliki aroma yang menenangkan dan dapat digunakan sebagai pembersih udara alami di rumah dan sekolah. Lingkungan yang segar dan harum secara alami membantu mengurangi tekanan mental.

      Menghilangkan racun dari limbah: Ecoenzym bisa membantu menetralisir racun dari sampah organik, limbah rumah tangga, dan bahkan air limbah, sehingga kita hidup di lingkungan yang lebih bersih dan aman.

      Sebagai disinfektan alami: Cocok untuk mencegah penyebaran penyakit akibat lingkungan kotor, tanpa bahan kimia berbahaya.

      Memupuk tanaman tanpa bahan kimia: Membantu masyarakat terutama petani kecil untuk menanam makanan sehat, bebas pestisida — memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia adiktif dalam pertanian.

      Mengurangi jumlah sampah rumah tangga: Dengan mengolah sampah dapur menjadi ecoenzym, kita bisa menurunkan emisi gas rumah kaca dari TPA dan menjaga udara tetap bersih.

      Saya percaya bahwa lingkungan yang bersih berpengaruh langsung terhadap mental yang sehat. Banyak anak muda yang terjebak narkoba karena stres, depresi, dan tekanan hidup. Jika kita ciptakan rumah dan sekolah yang asri, bersih, dan bebas polusi kimia, maka akan tumbuh generasi yang kuat dan lebih mampu berkata “TIDAK” pada narkoba.

      Terima kasih kepada Almh. Bunda Iffet atas warisan nilai dan perjuangannya — membuktikan bahwa cinta, kepedulian, dan konsistensi bisa menyelamatkan banyak jiwa. Mari kita lanjutkan perjuangan ini bersama-sama. Melawan narkoba bisa dimulai dari langkah kecil: menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

      🌿🌍
      Katakan TIDAK pada narkoba, katakan YA pada lingkungan sehat.✨🌍🌳

      💐🌼❤️Untuk Kak HANI (Hari Anti Narkoba Internasional), terima kasih sudah menjadi pengingat dan penguat kami semua.
      Kak HANI bukan sekadar peringatan tahunan, tapi sosok yang menginspirasi kami untuk hidup bersih, sehat, dan peduli sesama. Semoga Kak HANI terus kuat, terus jadi cahaya harapan, dan terus menyemangati kami agar berani berkata “Tidak untuk Narkoba, Ya untuk Masa Depan yang indah dan cerah✨”

      Melawan narkoba juga bisa dilakukan dengan langkah kecil untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat 🌳🌿. Ingat teman-teman satu langkah kecil yang kita lakukan akan berdampak besar bagi bumi kita yuk mulai sekarang jaga bumi kita dan hindari narkoba untuk masa depanmu yang lebih cerah ✨🌟

      Nama : Lintang Tabia Ramadhan
      Sekolah : SMP negeri 11 Surabaya
      No.peserta : 800
      Proyek : ecoenzym

      Balas
  • Juli 3, 2025 pada 18:23
    Permalink

    😢 Miris sekali melihat betapa narkoba kini hadir dalam bentuk yang makin “menipu” — dari cairan vape, makanan ringan, hingga produk yang tampak legal. Anak muda jadi sasaran empuk 😔 Karena itu, edukasi dan pengawasan lingkungan harus terus ditingkatkan! 📚🔍

    Kasus Ammar Zoni dan Fachri Albar menunjukkan bahwa tekanan mental bisa jadi pintu masuk penyalahgunaan narkoba. Terkenal bukan jaminan bebas dari masalah 😓 Semoga rehabilitasi mereka jadi awal perubahan 🙏

    ✨ Salut untuk Bunda Iffet yang mendapat penghargaan Lifetime Achievement 2025! 💐 Sosok penuh cinta dan ketegasan yang telah menyelamatkan banyak orang dan menginspirasi generasi muda 💖💪

    Mari terus gaungkan hidup sehat tanpa narkoba 💚 Jadilah generasi kuat, sadar, dan berani bilang TIDAK pada narkoba! 🚫💊 #HANI2025 #SayNoToDrugs

    Kenzo Anugrah Rahmadhan
    567 | SMPN 26 Surabaya
    Proyek: EGGSELENT – Dari Cangkang Telur Jadi Solusi, Bukan Polusi 🥚🌱

    Balas
  • Juli 5, 2025 pada 15:12
    Permalink

    HANI 2025 menjadi kesempatan baik untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya narkotika dan pentingnya pencegahan melalui pendidikan dan kampanye yang efektif. Mari kita semua berperan aktif dalam membangun dunia yang sehat dan bebas dari ancaman narkotika! 🌎

    Nama:Jessica Rachel avrina
    Sekolah: SMPN 20 Surabaya
    Nomor Peserta: 990
    Judul Proyek: TEBA’AT Telang banyak manfaat

    Balas
  • Juli 6, 2025 pada 07:06
    Permalink

    Informasi yang berguna mengenai (HANI) Hari Anti Narkoba Internasional sebagai momen aksi bersama dalam memberantas penyalahgunaan serta peredaran narkotika. HANI 2025 menjadi kesempatan baik untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya narkotika dan pentingnya pencegahan melalui pendidikan dan kampanye yang efektif. Mari kita semua berperan aktif dalam membangun dunia yang sehat dan bebas dari ancaman narkotika! 🌎

    Balas
    • Juli 9, 2025 pada 20:18
      Permalink

      Narkoba bukan hanya masalah orang dewasa tapi juga mempengaruhi para remaja. Bisa menghilangkan masa depan kita mengkonsumsi narkoba bisa merusak pendidikan kita Mari kita menghindari. hari anti narkoba internasional (HANI) ini mari Bergerak bersama melawan narkoba mewujudkan Indonesia Bersinar yaitu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melibatkan dalam memerangi narkoba

      Kevin Emilio al irzan_261_sdn ngagelrejo 3_kelompok budidaya pandan

      Balas
  • Juli 6, 2025 pada 21:16
    Permalink

    Saya memang terlambat tetapi saya akan tetap ucapkan “Selamat hari Anti narkoba internasional” (Hani)
    Kita sebagai generasi muda kita harus menjauhi narkoba dan bilang “TIDAK” untuk narkoba
    Jadikan masa depan anak muda Indonesia bebas dari narkoba 💪🏻😁.
    Nama: Adinda Quenza Ramadhani
    Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
    No Peserta: 224
    Proyek: Budidaya tanaman terong 🍆

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 09:45
    Permalink

    Artikel ini sangatlah informatif. Narkoba sendiri merupakan zat yang berbahaya jika dikonsumsi oleh tubuh dalam dosis besar. Pada awalnya narkoba hanya digunakan untuk penderita penderita penyakit seperti kanker, epilepsi, dan lainnya. Namun jika disalahgunakan penggunaan narkoba akan berakibat fatal pada kesehatan organ tubuh kita.

    Salam, Najwa Putri Tabita (534)
    SDN Ploso 3 Surabaya
    Project : Maklor (manfaat kelor)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *