Jessica Aprilia Paramesti, Siswa Terbaik Hidroponik SD 2019
Lomba Hidroponik SD Surabaya 2019 menjadi tahun kedua pelaksanaan lomba hidroponik di Kota Pahlawan ini. Pada lomba tersebut, SDN Kedung Cowek I Surabaya terpilih menjadi juara I. Salah seorang siswa anggota tim hidroponik sekolah ini, Jessica Aprilia Paramesti, juga terpilih sebagai Siswa Terbaik Hidroponik SD 2019.
“Saya mengikuti kegiatan hidroponik di sekolah sebagai ketua divisi edukasi,” kata Jessica, siswa kelas V SDN Kedung Cowek I Surabaya ini. Dia juga mengikuti kegiatan Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup tahun 2019 dengan proyek lingkungan yang berkaitan dengan kegiatan hidroponik.
“Saya memanfaatkan styrofoam box bekas buah sebagai media tanam hidroponik di sekolah dan di rumah. Saya mengedukasi 1.282 orang,” kata Jessica Aprilia Paramesti. Kegiatan yang dia lakukan adalah mengenalkan cara menanam dengan metode bercocok tanam hidroponik dengan cara yang mudah, sederhana, dan murah.

Di sekolah, Jessica mengaku mengajak teman-temannya berhidroponik dengan cara sosialisasi di setiap kelas. “Saya sosialisasi mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI. Saya melakukan sosialisasi di kelas-kelas ketika kegiatan belajar berlangsung maupun ketika jam istirahat,” ujar siswa kelahiran Surabaya, 27 April 2009 ini.
Sosialisasi tentang cara berhidroponik dengan memanfaatkan styrofoam box bekas buah juga dilakukan Jessica di rumah wali murid. “Saya sosialisasi dengan cara door to door dengan ditemani tim hidroponik dan guru pembina hidroponik,” terang siswa yang tinggal di Jl Tambak Wedi Baru Gg II no. 47E Surabaya ini.
Untuk mengenalkan cara bertanam secara hidroponik, Jessica juga melakukan kegiatan sosialisasi hidroponik dengan memanfaatkan styrofoam box bekas buah kepada ibu-ibu PKK di Kelurahan Kedung Cowek dan juga di tempat-tempat umum yang banyak dikunjungi masyarakat.

“Kami sosialisasi di Taman Suroboyo, Taman Flora Bratang, Car Free Day Taman Bungkul, Car Free Day Jalan Tunjungan, area Jembatan Suramadu, Pasar Kapas Krampung, Pasar Surya Kedinding, Pasar Tambak wedi, Puskesmas Tambak Wedi, Puskesmas Kenjeran, Alfamidi Jalan Kedinding, Rumah Sakit Husada Utama,” terangnya.
Banyak pengalaman menarik ketika Jessica dan teman-temannya bersosialisasi cara berhidroponik di CFD Taman Bungkul. “Saat sosialisasi di Taman Bungkul, ada salah satu pengunjung dari Provinsi Papua yang sangat antusias dengan cara menanam hidroponik sekolah kami lalu memesan perlengkapan hidroponik untuk dibawa ke daerah asalnya di Papua,” tutur Jessica.
Banyak sekali kegiatan hidroponik yang menarik lainnya bagi Jessica. “Misalnya ketika saya dan teman-teman berhasil panen tanaman kangkung, sawi, bayam, selada, dan juga samhong. Lalu kami beramai-ramai menjualnya kepada bapak ibu wali murid di sekolah,” ujar putri pasangan Suntoro dan Choirina ini.

Jessica juga mengaku mendapatkan pengalaman cara mengolah tanaman kangkung menjadi es krim. “Selain berhidroponik di sekolah saya bersama keluarga di rumah juga melakukan kegiatan hidroponik dengan memanfaatkan styrofoam box bekas buah,” terang penghobi membaca buku ini.
Penulis: Siti Indayati
Penyunting: Mochamad Zamroni


Wah amazing sekali buat kak Jessica Aprilia menjadi siswa terbaik hidroponik pada tahun 2019. Semoga Saya yang proyeknya juga sama – sama hidroponik bisa menjadi seperti kak Jessica Aprilia. Amin YRA…….
Bagus bangett kak jessica, tetap semangat ya dalam mengembangkan proyek ini. Semoga proyeknya dapat dilakukan oleh masyarakat di seluruh indonesia sehingga menjadikan lingkungan kita menjadi bersih dan lebih baik lagi. Never give up💪💪
semangat……
buat adik-adiknya
joss terus,pantang menyerah
NAMA; SATRIYO LINTANG QOLBU
SEKOLAH;SDN TANAH KALI KEDIDNIG 1/251
NO URUT ;185
SAMOGA KAKAK MENGHIJAU KAN SURABAYA DAN MEMBERI INSPRIATIF BAGI WARGA KALANGAN SURABAYA SEMANGAT
selamat Jessica!
Nama Sarlita Zahra
Nomer 186
Sekokah Sdn Pakis III
Semangat selalu untuk menghijaukan kota Surabaya
Nama : Dinda Kezia
Nomer : 182
Sekolah : Sdn Pakis 3
Mari bersama sama kita ciptakan surabaya kota green and clean