Challenge I Surabaya Eco School 2026
Periode Realisasi Oktober – 1 November 2026 untuk SD/MI dan SMP/MTs
Program sekolah peduli lingkungan hidup Surabaya Eco School 2026 dimulai dengan melibatkan satuan pendidikan PAUD, SD/MI, dan SMP/MTs di Kota Surabaya. Diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya, program ini diharapkan mampu menggelorakan gerakan peduli lingkungan hidup, khususnya mewujudkan pengelolaan dan pengolahan sampah sekolah secara tuntas.
Untuk memudahkan pergerakan lingkungan hidup di sekolah, Tunas Hijau menghadirkan challenge atau tantangan yang harus direalisasikan secara berkala. Tantangan ini diharapkan menjadi panduan bagi sekolah untuk menjalankan berbagai aksi nyata dalam Surabaya Eco School 2026.
Berikut adalah Challenge/Tantangan I Surabaya Eco School 2026 untuk SD/MI dan SMP/MTs yang harus direalisasikan pada Oktober – 2026.
1. Membentuk Tim Surabaya Eco School 2026
Bentuk Tim Surabaya Eco School 2026 yang disahkan oleh kepala sekolah melalui surat keputusan (SK) atau surat tugas.
Tim lingkungan hidup ini beranggotakan sekurang-kurangnya 15 orang dan dapat melibatkan lebih banyak anggota, bahkan ratusan orang. Anggota tim terdiri atas guru, karyawan, dan siswa. Orang tua siswa serta komite sekolah juga dapat dilibatkan. Tunjuk seorang siswa sebagai ketua tim lingkungan hidup.
Dalam menjalankan tugasnya, tim harus aktif menggerakkan dan melibatkan seluruh warga sekolah. Sekolah juga dapat menggunakan atau mengembangkan tim lingkungan hidup yang telah aktif sebelumnya.
Untuk memudahkan pelaksanaan program, tim dapat dibagi menjadi sejumlah seksi, kelompok kerja (pokja), atau bagian sesuai kebutuhan. Di antaranya:
- Seksi lubang resapan biopori;
- Seksi komposter aerob;
- Seksi keranjang takakura;
- Seksi pengolahan sampah kertas;
- Seksi pengolahan sampah plastik;
- Seksi pengolahan sampah residu;
- Seksi pembuatan pupuk organik cair;
- Seksi pengumpulan minyak jelantah;
- Seksi majalah dinding (mading) lingkungan hidup;
- Seksi radio sekolah; dan
- Seksi atau kelompok kerja lainnya sesuai kebutuhan sekolah.
2. Menetapkan Target Kerja Setiap Seksi hingga Akhir 2026
Setiap seksi dalam Tim Surabaya Eco School 2026 harus menetapkan target kerja hingga 31 Desember 2026.
Target harus dinyatakan dalam bentuk angka yang terukur dan disertai rencana strategi pencapaiannya. Dengan demikian, setiap seksi memiliki sasaran yang jelas serta dapat mengevaluasi hasil kerjanya secara berkala.
3. Mengaktifkan Mading dan Radio Sekolah sebagai Media Promosi Lingkungan Hidup
Aktifkan kembali atau optimalkan media promosi lingkungan hidup berupa mading dan radio sekolah.
Radio sekolah dapat memanfaatkan sarana pengeras suara yang selama ini digunakan untuk menyampaikan pengumuman atau memandu doa bersama. Siaran dapat dikemas secara kreatif dengan melibatkan satu atau beberapa siswa sebagai penyiar yang menyampaikan informasi dan pesan lingkungan hidup layaknya penyiar radio atau televisi.
Siaran dapat dilakukan pada waktu istirahat atau waktu strategis lainnya, sesering mungkin sesuai kondisi sekolah. Isi siaran dan mading dapat berupa ajakan, informasi, tips, laporan aksi, serta perkembangan pelaksanaan Surabaya Eco School 2026.
4. Menyosialisasikan Keluarga Zero Waste 2026
Sosialisasikan program Keluarga Zero Waste 2026 kepada sebanyak mungkin keluarga siswa dan guru.
Selanjutnya, setiap sekolah mendelegasikan sedikitnya dua keluarga siswa dan/atau guru untuk merealisasikan Keluarga Zero Waste 2026 beserta 10 poin kegiatannya.
Perwakilan keluarga yang ditunjuk untuk mewakili sekolah diminta mendaftar melalui tautan berikut:
https://bit.ly/Keluarga-Zero-Waste-2026
Materi sosialisasi Keluarga Zero Waste 2026 juga dapat diunduh melalui tautan Google Drive yang disediakan oleh penyelenggara.
5. Melaksanakan Operasi Semut di Lingkungan Sekolah dan Sekitarnya
Laksanakan operasi semut dengan memungut sampah di seluruh wilayah sekolah dan lingkungan sekitarnya yang memungkinkan untuk dijangkau.
Pastikan tidak ada puntung rokok yang tertinggal. Ingat, sekolah merupakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Oleh karena itu, seluruh warga sekolah dan pengunjung wajib mematuhi larangan merokok di lingkungan sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.
Upaya ini juga merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak. Ingat bahwa Surabaya merupakan Kota Layak Anak tingkat nasional dan berpartisipasi dalam inisiatif internasional Child Friendly Cities Initiative.
6. Mewujudkan Sekolah Zero Waste 2026 melalui Deklarasi dan Aksi Pengurangan Sampah Sekali Pakai
Sekolah melaksanakan deklarasi dan aksi nyata untuk mengurangi sampah dari sumbernya, khususnya sampah kemasan sekali pakai. Sekolah dapat memilih satu atau beberapa opsi aksi berikut sesuai kondisi dan kesiapan masing-masing.
Opsi aksi Sekolah Zero Waste 2026:
a. Deklarasi Sekolah Zero Waste 2026, yaitu komitmen seluruh warga sekolah untuk mengurangi timbulan sampah, terutama sampah kemasan sekali pakai.
b. Membiasakan seluruh warga sekolah membawa tumbler dan wadah makan pakai ulang untuk mengurangi penggunaan kemasan minuman dan makanan sekali pakai. Dokumentasikan melalui foto bersama warga sekolah yang membawa tumbler dan wadah makan masing-masing.
c. Melarang penggunaan styrofoam, saset, kertas minyak, dan kemasan sekali pakai yang sulit dipilah atau didaur ulang di lingkungan sekolah. Dorong warga sekolah menggunakan wadah yang dapat dipakai berulang kali serta memilih produk dengan kemasan yang lebih mudah didaur ulang.
d. Melarang penggunaan sedotan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah sebagai langkah sederhana untuk mengurangi timbulan sampah plastik.
Ingat! Cara terbaik mengatasi sampah adalah mencegahnya sejak dari sumber. Semakin sedikit sampah yang dihasilkan, semakin ringan pula beban pemilahan dan pengolahannya.
7. Mengumpulkan Sampah Anorganik Bernilai Ekonomis dan Minyak Jelantah
Laksanakan aksi pengumpulan sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis serta minyak jelantah dari warga sekolah.
Hasil penjualan sampah anorganik dan minyak jelantah dapat dimanfaatkan untuk membeli sarana pengolahan sampah organik, seperti komposter, serta bor biopori. Kegiatan ini sekaligus mendorong warga sekolah berperan aktif dalam mewujudkan pengelolaan dan pengolahan sampah secara tuntas.
Pastikan sampah anorganik yang dikumpulkan telah dipilah berdasarkan jenisnya agar lebih mudah disalurkan kepada pihak yang dapat memanfaatkan atau mendaur ulangnya. Minyak jelantah harus disimpan dalam wadah tertutup agar tidak tumpah atau mencemari lingkungan.
PENTING! DOKUMENTASIKAN DAN PUBLIKASIKAN SETIAP AKSI
Setiap sekolah wajib mendokumentasikan realisasi setiap tantangan melalui foto dan/atau video. Sekolah juga diimbau membuat vlog Instagram yang menampilkan proses dan hasil pelaksanaan tantangan.
Unggah atau publikasikan dokumentasi setiap aksi melalui akun Instagram sekolah dengan ketentuan:
- Menandai (tag) akun @tunashijauid;
- Mengundang akun @tunashijauid sebagai kolaborator (collaborator) jika fitur tersebut tersedia; dan
- Menyertakan tagar #SurabayaEcoSchool2026 #NamaSekolah #TunasHijauID.
Pastikan dokumentasi memperlihatkan aksi nyata, keterlibatan warga sekolah, serta hasil yang dicapai.


Highest appreciation to Tunas Hijau and DLH Surabaya for consistently organizing the Surabaya Eco School (SES) program year after year. SES has become a powerful movement that shapes real environmental habits and character among students in Surabaya. For all of school in Surabya lets actively jump into SES 2026 starting right now from Challenge I!
Spensix ready !!
By Sanggrama Rasio Al-Warisyi – SMPN 6 Surabaya
Bismillah siap melaksanakan tantangannya
Highest appreciation to Tunas Hijau and DLH Surabaya for consistently organizing the Surabaya Eco School (SES) program year after year. SES has become a powerful movement that shapes real environmental habits and character among students across the city. For all of school in Surabaya lets jump into SES 2026 starting right now from Challenge I! Its not just competition, its our ecosystem to make Surabaya Zero Waste.
Spensix ofcourse ready!!!
by Sanggarama Rasio Al-Warisyi
Mari dukung program hebat ini💪untuk Surabaya 🌱♻️🌏
Untuk kebaikan bumi 🌏 ♻️
Ezra Akbar “Eco Warrior JWS 1” siap beraksi untuk menyelamatkan bumi dengan eco enzyme.
Saya mengolah sampah organik seperti kulit nanas/ kulit buah lainnya menjadi eco enzyme. Manfaat eco enzyme sangat banyak salah satunya untuk kesehatan. Eco enzyme bisa digunakan sebagai antiseptic dan desinfektan.
Sehat Jiwa Raga dengan eco enzyme.
🧒 Ezra Akbar Ulumuddin
♻️Mengolah Sampah Organik menjadi eco enzyme.
🏫SDN Jemurwonosari 1 Surabaya
🆔Nomor Peserta 057
Eco School adalah bukti bahwa kepedulian terhadap bumi dapat dimulai dari lingkungan terdekat.
Eco scool dapat mengurangi permasalahan yang terjadi di dunia yaitu limbah plastik dan lainnya
Nama : Khamelia Novita Putri
Sekolah : SMP AL-ISLAH SURABAYA
No peserta: 0518
Proyek budi daya BONKAY
Semangat dalam menghijaukan bumi teman tunas hijau agr bumi menjadi lebih hijau dan asri. Menanam berbagai tanaman dan bersih-bersih pantai itu sangat berdampak bagi kita semua mulai dari bayi sampai lansia dan kita juga tidak boleh mengotori bumi yang asri ini, yang betul kita harus menjaga dan merawat bumi ini sampai benar-benar bersih dan asri. Tetap semangat untuk tema-teman Tunas Hijau. 💪🏻💪🏻❤❤☺☺
Nama : Assyifa Nailatu Orlin
Sekolah : SDN Bendul Meriai 408 Surabaya
Proyek : Budidaya Tanaman Serai Menyelamatkan Bumi
Nomor Urut Peserta : 0040
Nama: Amritha Hafsah Rheva Ramadhina
No. Peserta: 002
Sekolah: SD Al Uswah 2 Surabaya
Proyek: PELITA OBAT (Pengelola Limbah Tangguh Obat Keluarga)
Program yang sangat terstruktur, inspiratif, dan aplikatif dari Tunas Hijau Indonesia bersama Pemerintah Kota Surabaya! Tujuh poin dalam Challenge I Surabaya Eco School 2026—mulai dari pembentukan Tim SES ber-SK, penetapan target kerja terukur per pokja, pengaktifan mading dan radio sekolah, sosialisasi Keluarga Zero Waste, operasi semut, deklarasi pengurangan plastik sekali pakai, hingga pengumpulan sampah ekonomis dan minyak jelantah—memberikan peta jalan yang sangat jelas bagi satuan pendidikan untuk mewujudkan pengelolaan sampah sekolah secara tuntas dan mandiri.
Kejelasan panduan dan semangat aksi tuntas dalam Challenge I ini beririsan sangat erat dengan fokus aksi nyata saya melalui proyek PELITA OBAT. Dalam mewujudkan deklarasi Sekolah Zero Waste dan pengelolaan lingkungan yang paripurna, perhatian kita tidak boleh terbatas pada pemilahan sampah organik dan anorganik kering saja, tetapi juga harus menuntaskan penanganan limbah B3 domestik yang berisiko tinggi bagi kesehatan warga sekolah. Keberadaan sisa sirup obat, antibiotik kedaluwarsa, atau kemasan bekas obat di area UKS dan rumah tangga warga sekolah jika dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah akan memicu pencemaran kimia beracun. Melalui proyek PELITA OBAT, saya aktif mengedukasi warga sekolah untuk mengintegrasikan pemilahan limbah farmasi ke fasilitas Drop Box khusus. Sekolah bersih tuntas, bebas sampah plastik, dan aman dari bahaya limbah obat!
Terima kasih Tunas Hijau Indonesia dan Pemkot Surabaya atas gelora panduan Challenge I yang luar biasa ini. Mari kita sukseskan Surabaya Eco School 2026 demi Kota Surabaya yang makin asri dan berkelanjutan!
Salam Bumi, Pasti Lestari! 🏫🌱✨
Eco school dapat memberikan dampak yang besar kepada bumi melalui langkah dari anak usia dini, semoga kegiatan ini terus berkembang sampai di masa depan
Nama : Shelvi Dinda A.S
Nomor peserta : 0530
Asal sekolah : SMP Al Islah
Bismillah… Spenzholik siap mengikuti SES 2026. Terimakasih pada Tunas Hijau dan DLH yang sudah rutin menyelenggarakan SES untuk menyemanati aksi lingkungan di sekolah2.
Princess Zelda Ilmiah
SMPN 29 Surabaya
POSTWASTECITY
Kegiatan yang bermanfaat untuk keselamatan bumi. Bisa dilakukan dengan aksi sederhana di kehidupan sehari-hari. Semangat 💪
Ayshava Berliani Al Hakim
SDN Kebonsari 1 Surabaya
Judul Proyek ” tabung pohon”
Kegiatan ini menginspirasi semakin banyak siswa untuk beraksi nyata, peduli lingkungan, mengurangi sampah, dan menjaga bumi tetap hijau dan lestari.
Nama : Nadia Hibatillah Amalia
No Peserta : 112
Sekolah : Sdn Jemurwonosari I/417 Surabaya
Proyek : Pengelolaan Cangkang Telur
Kegiatan yang sangat bermanfaat
Nama : Syafiya Zukka Yusenda
Nomer peserta: 124
Asal sekolah : SDN Kalisari 2 Surabaya
Judul Proyek: Budidaya Tanaman Rosella
Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten di lingkungan sekolah akan membawa dampak besar bagi bumi. Luar biasa Surabaya Eco School 2026! Mari wujudkan Sekolah Zero Waste dan dukung penuh gerakan peduli lingkungan ini. Semangat beraksi.
Achmad Brian Al Virendra ( BRIAN)
SDN SEMOLOWARU 1/261
NO. Peserta : 229
Proyek : Budidaya Si Batang Harum SERAYA ( Serai Rakyat Surabaya)
Wahhh, Challenge I Surabaya Eco School 2026 hadir lagi! Program yang keren banget untuk mendorong sekolah-sekolah semakin aktif melakukan aksi nyata bagi lingkungan. Bukan hanya tentang tantangan, tetapi juga kesempatan untuk membangun kebiasaan baik, mengembangkan kreativitas, dan membuktikan bahwa kepedulian terhadap bumi bisa dimulai dari lingkungan sekolah sendiri.
Semoga melalui challenge ini semakin banyak sekolah yang tergerak untuk mengurangi sampah, mengolah limbah, menghijaukan lingkungan, dan mengajak seluruh warga sekolah menjadi bagian dari perubahan. Karena aksi kecil yang dilakukan bersama dan konsisten bisa membawa dampak besar bagi bumi.
Nama: Alesheea Farzana Nayyara
Proyek: PELITA (Pengolahan Limbah Minyak Jelantah)
Asal Sekolah : SDN Semolowaru I/261 Surabaya
Nomor peserta: 0424
Challenge I yang sangat tepat! Pembentukan tim 15 orang dengan SK adalah kunci agar program tidak hanya seremonial. Target angka pengolahan sampah organik membuat kita terukur, bukan hanya slogan. Larangan kresek dan operasi semut adalah aksi kecil yang dampaknya besar.
Nama : Andra Devaro kadang
No peserta : 0685
Sekolah : SDN NGAGEL REJO III / 398 Surabaya
Proyek : SI PERIANG (solusi inovatif pemanfaatan air Leri dan kulit bawang)
Mengurangi limbah sampah dan melindungi lingkungan🌎 🌱🌿
Challenge I Surabaya Eco School 2026
Program sekolah peduli lingkungan hidup Surabaya Eco School 2026 yang sangat mengispirasi , semoga mendorong leboh banyak sekolah- sekolah yang ikut berpastisipasi agar lebih peduli dengan lingkungan di sekitar
🌿✨ PROYEK: SERASIKU (Sereh Asri Inspirasi Kreativitas Usaha) ✨🌿
🪴 Aksi Menanam Bibit Sereh
👧 Nama:Naysia Aqila Andriani
🆔 No. Peserta:1298
🏫 Sekolah:SDN Ngagelrejo III/398
🌿 Proyek:SERASIKU (Sereh Asri Inspirasi Kreativitas Usaha)
“Satu langkah kecil hari ini, sejuta manfaat untuk bumi di masa depan.”🌱💚
Langkah awal yang sangat baik untuk membangun generasi yang cinta lingkungan .Challenge I Surabaya Eco School 2026, semoga sukses terus untuk Surabaya Eco School dan Tunas Hijau .
🧒Nama : Nizam Nakhla Hartono
📄No.peserta : 0697
🏫Sekolah : SDN NGAGELREJO III/398
🌱Proyek : KOMPAS (kompos pasar sehat)
Program yang sangat keren dan inspiratif! 🌱💚 Challenge I Surabaya Eco School 2026 memberikan langkah nyata bagi sekolah untuk membangun budaya peduli lingkungan, mulai dari mengurangi sampah sekali pakai, memilah dan mengolah sampah, hingga mengajak seluruh warga sekolah menerapkan gaya hidup zero waste. Semoga melalui tantangan ini semakin banyak sekolah yang bergerak aktif menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan. Mari mulai dari langkah kecil dan lakukan secara konsisten demi bumi yang lebih baik!
Nama: Diky Yulia Efendi
No peserta: 0397
Sekolah: SMP Negeri 11 Surabaya
Proyek: Reverda (pengelolaan sampah kering menjadi barang bernilai)
Olah sampah tuntas dari sumbernya