Kisah Siswa Pahlawan Iklim: Verlita Anggraini Olah 32 Ton Cangkang Telur

Beragam penghargaan lingkungan hidup berhasil diraih oleh siswa kader lingkungan hidup ini selama tahun 2024. Tidak hanya penghargaan tingkat kota, namun juga penghargaan tingkat nasional. Dialah Verlita Anggraini Putri, siswa SMP Negeri 19 Surabaya, yang juga alumni SDN Rungkut Menanggal I Surabaya.

Penghargaan lingkungan hidup itu berkat aksi pengolahan proyek pengolahan cangkang telur yang dilakukan oleh Verlita selama mengikuti Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2024 yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya itu.

Tidak diragukan lagi, aksi pengolahan cangkang telur yang dilakukan oleh Verlita memang luar biasa. “Selama tahun 2024, saya mengolah 20.160 kilogram cangkang telur atau 20,16 ton cangkang telur,” kata Verlita Anggraini Putri, yang juga termasuk belia pejuang iklim ini.

Pengolahan cangkang telur sebanyak itu dilakukan oleh Verlita selama setahun sejak Februari 2024. “Saya melakukan pengolahan cangkang telur di halaman belakang sekolah. Alhamdulillah Kepala SMPN 19 Surabaya Ibu Sri Widowati mengijinkan saya mengolah cangkang telur setiap hari di sekolah,” tambah Verlita, putri tunggal pasangan Andi Purwanto dan Trik Sunariyah ini.

Kliping koran Jawa Pos – Metropolis pada pertengahan Juni 2024

Nyaris tidak ada satu hari pun yang dilewatkan oleh Verlita untuk mengolah cangkang telur di halaman belakang sekolahnya. “Saya biasa mengolah cangkang telur sepulang sekolah atau sore hari. Saat akhir pekan, saya biasa mengolah di lapangan utama sekolah setelah selesai penggunaan lapangan untuk kegiatan ekstra kurikuler,” Verlita menuturkan.

Verlita tidak sendirian mengolah cangkang telur itu. “Mama sering membantu. Guru pembina lingkungan hidup SMPN 19 Surabaya juga selalu mendampingi saya,” terang Verlita Anggraini Putri, belia kelahiran Surabaya, 13 November 2010 ini.

Melawan Kejenuhan

Seperti umumnya setiap orang, kejenuhan sering mendatanginya dalam mengolah cangkang telur setiap hari dan sepanjang tahun. “Apalagi jumlah cangkang telur yang diolah sangat banyak. Sedangkan waktu pengolahan terbatas setiap harinya hanya sepulang sekolah. Saat akhir pekan yang lebih leluasa,” kata Verlita.

“Saya biasanya melawan kejenuhan untuk melakukan aksi pengolahan cangkang telur dengan memutar musik. Bisa saat mengayak atau menyaring cangkang telur sambil berbincang dengan teman atau guru pembimbing saya,” ujar siswa kader lingkungan yang hobi nonton film horror ini.

Verlita juga mengaku bahwa melihat kinerja sesama peserta Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2024 lainnya dalam mengembangkan aksi proyek lingkungan termasuk yang terus memotivasinya. “Update aksi proyek harian para peserta Pangeran Putri Lingkungan Hidup 2024 itu selalu diunggah di akun Instagram masing-masing,” terangnya.

“Mendapat kunjungan langsung dari kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Pak Dedik Iriyanto ke tempat pengolahan cangkang telur saya pada 7 Juni 2024 semakin memotivasi semangat saya mengembangkan proyek pengolahan cangkang telur,” ucap Verlita yang bercita-cita sebagai business woman ini. 

Kunjungan Kepala DLH Kota Surabaya itu tidak hanya memotivasi Verlita. Kepala sekolah, guru pembina lingkungan dan para guru SMPN 19 Surabaya juga termotivasi. “Apalagi, pada hari itu juga ada kunjungan dari anggota DPRD Kota Surabaya Ibu Reny Astuti, yang kini menjadi anggota DPR RI,” Verlita menerangkan.

Kunjungan Kepala DLH Surabaya bahkan berbuah sangat manis. “Alhamdulillah setelah melihat langsung proses pengolahan cangkang telur sebanyak 12 ton, Pak Dedik spontan memberi bantuan mesin pencacah cangkang telur,” kata Verlita dengan haru. 

Verlita bersama Ariska – guru pembina lingkungan SMPN 19 Surabaya menjemur cangkang telur yang sudah dicuci

Sebelumnya, mesin pencacah cangkang telur yang digunakan oleh Verlita selama mengolah cangkang telur di SMPN 19 masih pinjam dari SDN Rungkut Menanggal I. 

Pada hari yang sama, Jumat (7/6/2024), Verlita juga berkesempatan mempresentasikan proyeknya di depan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat di kantornya. 

Berkat proyek pengolahan cangkang telur yang terus dia kembangkan, Verlita bisa diundang khusus Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. “Saya pernah diundang KLHK sebagai narasumber Talkshow di KLHK,” ujarnya. 

“Talkshow bertema ‘Suara Generasi Muda dalam Menjaga Lingkungan’ itu dihadiri para kepala sekolah penerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dan Sekolah Adiwiyata Mandiri awal Oktober 2024 di Jakarta,” Verlita menerangkan. 

Pengemasan dilakukan pada cangkang telur yang setelah kering digiling lembut

Verlita tampil memukau pada presentasi yang menjelaskan kinerjanya mengolah cangkang telur di SMPN 19. “Tepuk tangan meriah spontan terdengar dari para undangan begitu saya menyampaikan telah mengolah 20 ton cangkang telur,” ujar Verlita sambil berkaca-kaca. 

Dengan pengolahan cangkang telur yang dilakukan berkelanjutan, Verlita mengaku belajar mengembangkan jiwa wirausahanya. Belasan juta rupiah berhasil dikumpulkan dari hasil penjualan olahan cangkang telur selama tahun 2024 hingga saat ini.

Sejak Sekolah Dasar

Aksi pengembangan proyek pengolahan cangkang telur sebenarnya dilakukan oleh Verlita sejak 2022, saat dia masih kelas 4 SDN Rungkut Menanggal I Surabaya. Saat itu dia menjadi peserta Penganugerahan Pangeran Putri Lingkungan Hidup 2022 kategori SD. Dalam dua bulan pengolahan pertama cangkang telur saat itu, Verlita berhasil mengolah lebih dari 2 ton cangkang telur. 

“Awalnya saya bekerja sama dengan pedagang kaki lima dan toko kue di sekitar sekolah dan sekitar tempat tinggal. Saya memunguti cangkang telur sedikit demi sedikit dari mereka setiap harinya. Kemudian saya mengajak kerja sama kepada pabrik kue besar. Sekali pengambilan bisa sekitar 1 ton cangkang telur,” kata Verlita Anggraini Putri.

Trik Sunariyah, ibunda Verlita, hampir selalu mendampingi mengolah cangkang telur sejak 2022

Selama 2022, Verlita berhasil mengolah 12 ton cangkang telur. “Saya olah 11 ton cangkang telur menjadi pupuk. 1 ton lainnya menjadi beragam produk seperti⁠ ⁠abu gosok, pelancar saluran air, vas bunga, pot bunga, bunga, lilin, tempat bullpen, pelet ikan, patung, gantungan kunci kaligrafi dan kolase.

Sementara itu, selama tahun 2023, Verlita lebih banyak melakukan penjualan produk dan mengembangkan penelitian mengenai cangkang telur. “Sebab, tahun 2023 ini saya juga harus fokus pada ujian kelulusan sekolah dasar,” pungkas Verlita.

Penuh Tantangan

Cangkang telur, menurut Verlita adalah jenis sampah organik yang istimewa. “Cangkang telur ini butuh waktu yang cukup lama untuk terurai. Ketika sampah organik makanan dan dedaunan kering sudah menjadi kompos, cangkang telur masih utuh,” terang Verlita Anggraini Putri, yang juga peraih juara Siswa Teladan Lingkungan Hidup/Eco Student ‘Junior’ of the Year 2024 ini.

Sedangkan sampah organik sangat berkontribusi pada terjadinya pemanasan global dan memburuknya perubahan iklim. “Sampah organik yang tidak diolah bisa menghasilkan gas metana yang daya panasnya 21 kali lebih besar dari gas karbondioksida,” Verlita menerangkan. 

Verlita kerap mengajak teman-temannya membantu mengolah cangkang telur

Uniknya cangkang telur, menurut Verlita, adalah dari kandungannya yaitu kalsium. “Kalsium ini unsur penting untuk pertumbuhan tanaman, terutama sayuran seperti tomat dan cabai. Ditumbuk halus dan ditaburkan di tanah untuk menetralkan keasaman dan memperbaiki struktur tanah,” jelasnya.

Pengolahan cangkang telur dalam jumlah banyak, menurutnya, harus dimulai dengan pencucian. “Bila tidak dicuci, biasanya muncul bau busuk, mengundang semut dan muncul belatung,” ujar Verlita yang juga peraih penghargaan Juara I Ekonomi Sirkular “Keluarga Sadar Iklim & Tanggap Bencana Nasional 2024” dari Menteri Sosial RI.  

Untuk mencegah bau busuk dan semut berdatangan, maka Verlita harus bergegas melakukan pencucian ratusan kilogram cangkang telur yang baru datang di sekolahnya. “Dilarang menunda,” tutur siswa yang mahir komunikasi publik ini.

“Pernah ada kejadian bau busuk menyebar karena banyak cangkang telur belum dicuci dan dijemur. Teman-teman sekolah saya sempat mengingatkan saya,” tutur Verlita, yang juga peraih Juara II Keluarga Sadar Iklim & Tanggap Bencana Nasional 2024 dari Menteri Sosial RI. 

Daftar Prestasi Verlita Anggraini Putri:

– J⁠uara 2 Siswa Teladan Lingkungan / Eco Student of The Year 2023

⁠- Juara 1 Ekonomi Sirkular Nasional 2024

⁠- Juara 2 Keluarga Sadar Iklim & Tanggap Bencana Nasional 2024

– Putri 3 Lingkungan Hidup 2022 

⁠- Narasumber Talkshow KLHK di Jakarta 2024

⁠- Putri 2 Lingkungan Hidup 2024

⁠- Juara 2 Pengolahan Sampah Organik SMP 2024

⁠- Juara I Siswa Teladan Lingkungan /Eco Student of The Year 2024

⁠- Juara 3 Tanya Jawab Isu Lingkungan Sekitar 2024

⁠- Juara 3 Eksposs media massa SMP

⁠- Juara 2 Presentasi proyek pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan 2024 SMP

⁠- Juara 2 essai proyek lingkunganku menyelematkan bumi tingkat SMP

⁠- Pelajar Pelopor Lingkungan tahun 2024

⁠- Juara 1 Pameran Aksi Ramah Lingkungan ITS 2025 

– Juara 3 Poster Lomba Peneliti Pelajar Surabaya 2024 

Penulis: Mochamad Zamroni

77 thoughts on “Kisah Siswa Pahlawan Iklim: Verlita Anggraini Olah 32 Ton Cangkang Telur

  • Juli 7, 2025 pada 14:46
    Permalink

    Keren kak Verlita. Terus berkarya dengan support dari sekolah dan keluarga. 👍🏻

    Keenan
    SD DR SUTOMO I
    Proyek Daur Ulang Sampah Jadi Produk Multiguna

    Balas
    • Juli 7, 2025 pada 15:04
      Permalink

      saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

      semangat terus kak smeoga perestasi nya nular❤❤

      Balas
      • Juli 7, 2025 pada 16:35
        Permalink

        keren kak semangat terus ya

        Balas
        • Juli 9, 2025 pada 05:49
          Permalink

          Perjuangan panjang pasti tidak mengingkari hasil…
          Sebagai generasi muda yang hebat dan produktif dan patut di jadikan contoh bagi yang lain 👍

          Balas
          • Juli 23, 2025 pada 13:26
            Permalink

            Wah, luar biasa banget! Verlita benar-benar inspiratif, mengolah 32 ton cangkang telur menjadi pupuk dan kerajinan tangan yang ramah lingkungan. Salut banget sama kreativitas dan kepeduliannya

            Nama: Keisya Azellia Putri
            Sekolah: SMPN 38 Surabaya
            Nomor Peserta: 1142
            Judul Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
            Penjelasan: Proyek ini bertujuan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan sekitar untuk menanam tanaman obat sambung nyawa. Tanaman ini bermanfaat untuk kesehatan dan bisa menjadi alternatif pengobatan alami. Proyek ini juga mengajak masyarakat peduli lingkungan melalui edukasi, daur ulang, dan kegiatan berkebun bersama. Saat ini, penanaman sudah dimulai di rumah dan sekolah, serta dibagikan ke lingkungan sekitar. Target ke depan adalah memperluas penanaman dan melibatkan lebih banyak orang, terutama anak muda, sebagai agen perubahan hijau.

        • Juli 18, 2025 pada 21:57
          Permalink

          keren semangat terus kakak, apalagi dapat dukungan penuh dari keluarga dan sekolah
          Nama : Fatimah Nawal Rahman
          Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
          No. Peserta : 026

          Daur ulang sampah plastik kemasan menjadi produk kerajinan
          Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan

          Balas
      • Juli 24, 2025 pada 15:56
        Permalink

        Terus berkarya kak. Sukses yaa dengan proyek Cangkang telurnya kalau sekolah, keluarga dan masyarakat mendukung pasti hasilnya baik lancar dan menyenangkan.
        Carissa Putri Fatihasari
        SDN Sidotopo wetan V
        No peserta: 674
        Proyek : Sanca (Sampah Anorganik Carissa)

        Balas
    • Juli 9, 2025 pada 11:46
      Permalink

      Masya Allah,, Tabarakallah,,keren banget kak verlita,, Sangat menginspirasi banget bagi semua kalangan,,Sukses selalu untuk kak Verlita,,
      Salam Bumi Pasti Lestari
      Salam Zero Waste

      Nama: Zafran Nauval Aqil Pandu Herningsih
      Asal Sekolah: SDN Wiyung 1 Surabaya
      Nomer Peserta:417
      Judul Project: Pembuatan Pupuk Kompos organik dari sampah dapur

      Balas
  • Juli 7, 2025 pada 14:48
    Permalink

    Keren kakak sangat menginspirasi👍🏻
    (Jasmine Azzahra Abqoriah) SDN TAMBAKSARI 1 (690)

    Balas
  • Juli 7, 2025 pada 14:48
    Permalink

    Prestasi yang luar biasa👍

    Inka Sofia/596
    SDN Sambikerep II Surabaya

    Balas
  • Juli 7, 2025 pada 14:55
    Permalink

    Banyak warga sekitar masih belum mengerti akan begitu kaya sekali kandungan dalam cangkang telur terutama bagi tanaman, diantaranya :
    🥚 Kandungan Utama Cangkang Telur :
    Kalsium karbonat (CaCO₃) sekitar 94%,
    Magnesium, fosfor, kalium, Kolagen dan protein dalam membran dalam cangkang
    🌱 Manfaat Cangkang Telur:

    1. Untuk Tanaman (Pupuk Organik)
    Mengandung kalsium tinggi yang membantu pertumbuhan akar
    Menetralkan keasaman tanah (pH tanah)
    Mengusir hama seperti siput dan ulat

    2. Sebagai Suplemen Kalsium Alami
    Bisa dikeringkan, dihancurkan, lalu dijadikan bubuk untuk campuran makanan (harus diproses dengan benar agar aman)
    Bermanfaat untuk kesehatan tulang dan gigi

    3. Bahan Kerajinan atau Dekorasi
    Digunakan dalam seni mozaik atau kerajinan tangan lainnya
    Bisa dijadikan bahan pewarna alami (misalnya untuk batik)

    4. Pembersih Alami
    Campuran bubuk cangkang dengan sabun bisa menjadi scrub alami untuk mencuci panci atau wajan

    5. Mempercepat Kompos
    Menambah kandungan mineral dalam kompos rumah tangga
    Mempercepat proses penguraian bahan organik

    6. Pemurni Air
    Bubuk cangkang telur bisa digunakan untuk menyaring logam berat dalam air (masih dalam penelitian, tapi potensi

    BY : RAFARDHAN ATTALLA ALAUNA KEVAN
    NOPES : 279
    PROJEK : Pengolahan limbah sampah plastik dengan bijak.

    Semangat trs ya ka verli

    Balas
  • Juli 7, 2025 pada 15:09
    Permalink

    Sangat hebat kak Verlita..
    bisa mengolah cangkang telur hingga ton ton.an dan hasilnya sangat bermanfaat
    Aksinya sangat menginspirasi siswa siswi sekolah…

    Nama : Muhammad Dafiansyah
    Sekolah : SDN Lontar 481 SBY
    No peserta : 229
    Proyek : membuat ECO enzyme

    Balas
  • Juli 7, 2025 pada 15:15
    Permalink

    keren sekali… semangat teruus kakk..

    Balas
  • Juli 7, 2025 pada 15:42
    Permalink

    Wow keren sekali dan pencapaian yang sangat luar biasa kak 😍🤩
    Dapat memanfaatkan cangkang telur yang dimana masih banyak orang yang belum tahu dan paham akan manfaat cangkang telur

    Semoga dapat menginspirasi bagi Kita semua agar lebih komitmen terhadap project yang kita kerjakaan semangat terus🔥💪🏻

    Nama:Miranda putri Mulyono
    Asal: SDN WIYUNG 1 Surabaya
    No peserta:714
    Judul Project: “Mengolah sampah botol plastik menjadi lampu hias”

    Balas
  • Juli 7, 2025 pada 16:46
    Permalink

    Nular ilmunya dan bisa jadi contoh teladan untuk generasi yang akan datang..selalu konsisten dan tanggung jawab terhadap lingkungan
    Reynando Yudhistira putra
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta 409
    Pengolahan sampah plastik

    Balas
  • Juli 7, 2025 pada 17:08
    Permalink

    Keren kak verlita 🥰
    Luar biasa .. 👏👏

    Nama : Siti shofiah
    Dari : SDN Margorejo III/405
    No peserta : 416
    Proyek : Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Jahe..

    Balas
  • Juli 7, 2025 pada 17:41
    Permalink

    Wow keren banget kak Verlita, kalo sudah begini saya jadi semangat untuk proyek saya, sama sama mengolah cangkang telur. Kak Verlita bisa jadi inspirasi buat saya untuk kelanjutan proyek saya. Selamat ya kak atas prestasi yang sudah kak Verlita dapatkan 👍👍👍
    Saya Ummu Ghaid Mudma’inah
    SDN Dr Sutomo 1 Surabaya
    Nomor peserta 068
    Proyek saya CATERAN (cangkang telur ramah lingkungan).

    Balas
  • Juli 7, 2025 pada 17:53
    Permalink

    dimas fahmi hermawan/693
    SMPN 9 SURABAYA

    mengubah limbah cangkang telur menjadi produk yang bermanfaat, seperti pupuk organik dan barang kerajinan, yang tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan tetapi juga memberikan nilai ekonomi. Inisiatifnya menunjukkan pentingnya inovasi dalam pengelolaan limbah dan kontribusinya terhadap keberlanjutan lingkungan

    Balas
  • Juli 7, 2025 pada 17:55
    Permalink

    Hexa afzal hermawan
    Sdn wonokusumo 6/45
    Peserta pangeran lingkungan hidup thn 2025 dengan no peserta 421
    Proyek saya adalah budita cabi,budidaya tanaman cabai.
    Tujuan proyek saya adalah mengolah tanaman cabai menjadi balsam.
    mengubah limbah cangkang telur menjadi produk yang bermanfaat, seperti pupuk organik dan barang kerajinan, yang tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan tetapi juga memberikan nilai ekonomi. Inisiatifnya menunjukkan pentingnya inovasi dalam pengelolaan limbah dan kontribusinya terhadap keberlanjutan lingkungan

    Balas
    • Juli 7, 2025 pada 19:24
      Permalink

      Keren banget!! Kamu luar biasa, bisa nyulap 32 ton cangkang telur jadi produk bermanfaat! Kreatif, peduli lingkungan, dan inspiratif banget—anak muda kayak kamu tuh bukti kalau generasi sekarang bisa jadi agen perubahan sejati! 🔥🌱👏

      Nama: Diky Yulia Efendi
      Asal:SMP Negeri 11 Surabaya
      No peserta:459
      Proyek:filter air

      Balas
      • Juli 8, 2025 pada 10:16
        Permalink

        Wahh,,keren kak Verlita..Tetap semangat & terus berkarya✨️

        Nama : Fathan Alby A
        Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
        Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

        Halo sobat hijau 🌳
        Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan, merusak ekosistem, dan mengganggu kualitas air tanah. Sabun yang dihasilkan dari pengolahan limbah minyak jelantah memiliki fungsi tambahan sebagai anti nyamuk yang pastinya aman digunakan karena mengandung bahan alami. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan. Yuk, jaga lingkungan kita.
        Salam bumi, pasti lestari 🌱

        Balas
    • Juli 7, 2025 pada 21:08
      Permalink

      Assalamualaikum kawan seperjuangan semuanya,terutama saya ucapkan trimksi kepada Guru pembimbing saya smpn 19 bu Ariska dan bpk Arif sdn rm 1,ibu kepla sekolah smpn 19 Bu Sri Widowati n bu Ika Suci Rahayu sdn rm 1,tak lupa guru hebat Bu dian Rahmawati yang selalu support segalanya tanpa lelah,trimksi kkak Tunas hijau kak Zamroni,kak nizam dan kak Bram, telah membimbing kami selama ini,sehingga kami bisa seperti sekarang ini, sedikit cerita buat kawan2 seperjuangan untuk bisa melangkah tuk yang lebih baik butuh perjuangan yang sangat2 luar biasa tidak pernah lelah ataupun putus asa meskipun banyak krikil didepan mata ,suka duka sudah kami alami sudah jatuh bangun pula tapi semangat kami demi lingkungan ,demi sekolahan dan demi masa depan yang cerah yang membuat semangat kami tuk selalu berjuang…
      ok teman jangan pernah menyerah hadapi tantangan yang ada…selamat berjuang

      Verlita Anggraini Putri
      Smpn 19 Surabaya
      Utilization Of Egg Shell Waste

      Balas
  • Juli 7, 2025 pada 20:33
    Permalink

    Wowww🤩🤩 kak Verlita ini sangat menginspirasi sekali mempunyai banyak prestasi dan memotivasi kerennn👏🏻🙀.
    Jadi pengen punya banyak prestasi seperti kak Verlita 😁😁😁.
    Nama: Adinda Quenza Ramadhani
    Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
    No peserta: 224
    Proyek: Budidaya tanaman terong 🍆

    Balas
  • Juli 7, 2025 pada 23:01
    Permalink

    semangat terus dalam berkarya kak Verlita, karena sekarang jaman sekarang jarang sekali ditemukan, seorang remaja yang konsisten dan kreatif
    kak Verlita sangat menginspirasi kita semua, terutama saya

    -Desty Anggita Budiono_1070
    SMPN 3 Surabaya
    judul proyek: “formulasi pupuk padat berbasis cangkang telur”

    Balas
  • Juli 7, 2025 pada 23:02
    Permalink

    Wow 😱 Kak Verlita Hebat Keren Sekali Bisa Mengelolah Cangkang Telur dengan segitu banyaknya, dan meraih banyak prestasi 👍🏼
    Tetap Semangat Ya Kak, terus raih lebih banyak prestasi lagi kak 🤗

    Nama : Amirna Nur Febyyanti.
    Nomer Peserta: 702
    Sekolah: SDN TANDES KIDUL 1 Surabaya.
    Proyek : Mengelolah Limbah Sampah Cangkang Telur.

    Balas
  • Juli 8, 2025 pada 03:27
    Permalink

    Cangkang telur mengandung kalsium karbonat, magnesium, fosfor , kalium, protein dan kolagen sangat baik digunakan sebagai nutrisi tanaman sehingga menjadikan tanaman lebih subur
    Cangkang telur bisa juga dimanfaatkan untuk kerajinan, pembersih alat rumah tangga dan masih banyak lagi manfaat kulit cangkang telur..
    Aksi nyata peduli lingkungan mengolah cangkang telur yang dilakukan kak Verlita sebagai contoh positif dan sangat menginspirasi generasi muda untuk lebih produktif, anti rebahan

    FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
    SDN Margorejo 1/403 Surabaya
    No Peserta: 253
    Proyek: Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman

    Balas
  • Juli 8, 2025 pada 04:33
    Permalink

    Keren, wirausaha cilik yang luar biasa, kepedulian terhadap lingkungan tidak diarahkan lagi. Ketelatenan, keseriusan pasti membuahkan hasil dan berdampak baik bagi lingkungan sekitar. Ayo terus semangat kakak Verlit, kamu tidak sendiri, di luar sana banyak orang yang mendukung dan memotivasi kamu. Kini kamu menjadi inspirasi bagi generasi muda. Ayo teman temanbelia jangan rebahan saja tinggalkan lakukan hal positif meski kecil namun akan berdampak luar biasa. Selamat Kak Verlita terus berjuang untuk bumi ini

    Balas
  • Juli 8, 2025 pada 07:21
    Permalink

    Wow 🫣 keren sekali kak Verlita
    Semoga tetap konsisten dengan proyeknya semangat terus ya kak 💪🏻💪🏻. Keren banget loh bisa mengelolah cangkang telur sebanyak itu dan bisa meraih prestasi yang sangat banyak 🎖️🎖️🏆🏆

    Kayla Ayu Anindya
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta 710
    Mol magic water

    Balas
  • Juli 8, 2025 pada 08:31
    Permalink

    Kisah Siswa Pahlawan Iklim: Verlita Anggraini Olah 32 Ton Cangkang Telur
    dari kisah kak Verlita dengan segudang prestasinya semoga dapat menginspirasi untuk kita semua

    Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..

    Nama : Naysia Aqila Andriani
    Sekolah : SDN Ngagelrejo3
    No peserta: 428
    Proyek budi daya sereh

    proyek tanaman sereh dengan berbagai manfaat dalam berbagai bidang dapat digunakan untuk obat-obat an, bumbu dapur hingga pengusir nyamuk

    🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_

    Balas
  • Juli 8, 2025 pada 09:14
    Permalink

    Sangat keren sekali kak Verlita
    Bisa mengolah cangkang telur hingga berton- ton dan hasilnya sangat bermanfaat.Aksinya sangat menginspirasi siswa siswi di sekolah.

    Nama: Muhammad Hidayahtullah
    Sekolah: SDN Kapasari 1/292 Surabaya
    No Peserta: 145
    Proyek: Budidaya Daun Pandan

    Balas
    • Juli 16, 2025 pada 13:35
      Permalink

      Nama : Lutfiah Nuril Ibadillah
      No.peserta : 0216
      Asal : sdn kaliasin 5
      Judul proyek : enzyma
      Alhamdulillah lolos tahap 2 semoga bisa terus lolos sampai final
      Saya setiap hari selalu melakukan aksi, semoga selalu diberikan kelancaran

      Balas
  • Juli 8, 2025 pada 14:39
    Permalink

    Semangat kak Verlita…
    Semoga Nanda bisa mencontoh semangat dan prestasi kakak.
    Salut dengan prestasi dan karya kakak. Semoga bisa di contoh sama generasi muda lainnya untuk berkarya.

    Nama : Fernanda Salma Basiru
    Sekolah. : SDN Krembangan Selatan VII
    No. Peserta : 306
    Proyek LH. : budidaya lidah buaya

    Balas
  • Juli 8, 2025 pada 16:30
    Permalink

    Keren kak Verlita 👍👍👍
    Sudah mengolah limbah cangkang telur sebanyak 20 ton.
    Sudah mendapatkan banyak sekali prestasi yg membanggakan.
    Semoga semangat kak Verlita menular kepada kita si pejuang lingkungan pemula.

    Nama : Akifa Maulidya
    Sekolah : SDN Tandes Kidul 1
    Nomor Peserta : 698
    Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Juli 8, 2025 pada 17:05
    Permalink

    Semoga kisah Verlita dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya di seluruh Indonesia untuk turut ambil bagian dalam menjaga dan merawat lingkungan melalui aksi sederhana namun konsisten dan berdampak luas.

    Dukungan dari pihak sekolah, keluarga, dan instansi pemerintah seperti Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya menunjukkan bahwa kolaborasi lintas pihak sangat penting dalam mengembangkan proyek lingkungan berbasis pelajar.

    Johanna Adreena Pasha
    SMPN 3 Surabaya
    no.1074
    Budidaya Tanaman Aloevera (Lidah buaya) sebagai bahan sabun antiseptik

    Balas
    • Juli 8, 2025 pada 20:45
      Permalink

      Hebat sekali kak Verlita,, semangatnya luar biasa.proyek saya juga pengolahan limbah cangkang telur kak,sudah mengalami yang namanya diprotes sama warga sekitar didekat sekolah karena bau yang tidak sedap dari cangkang telur yang belum dicuci.semoga saya selalu semangat terus seperti kak Verlita.

      Nama : Naura Adelia Shafiqa Ghozali
      Sekolah : Sdn Tandes Kidul 1 Surabaya
      No.peserta : 704
      Proyek saya: Pengelolahan limbah cangkang telur

      Balas
  • Juli 8, 2025 pada 17:15
    Permalink

    Luar Biasa dan Keren Kak Verlita mengolah cangkang telur sampai 32ton.Pencapaian yang luar biasa supaya lebih semangat dalam melaksanakan proyek yang kita kerjakan. Dan semoga prestasi Kak Verlita bisa menular ke saya amiiin ya robbal alamiiin Ya Allah. Sukses terus Kak Verlita untuk mengembangkan proyeknya.

    Jangan Lupa Intip Proyek saya ya teman-teman.
    Saya Muhammad Khabibi Nur Rokhman
    Saya adalah calon pangeran dan putri lingkungan hidup tahun 2025
    No.Peserta 31
    Saya dari SDN BANJARSUGIHAN V/617 SURABAYA
    Proyek Lingkungan Hidup Saya adalah PESAN OJEC APIK(Pemanfaatan Sampah Non Organik Jadi Ecobrick dan Anyaman Plastik)
    Disini saya mengajak semua untuk peduli lingkungan dengan mengurangi sampah plastik karena jumlah sampah plastik semakin banyak salah satunya kemasan sachet yang tidak didaur ulang maka saya memanfaatkannya menjadi barang yang bermanfaat yaitu ecobrick dan anyaman plastik daripada sampah plastik tersebut terbuang begitu saja.

    Salam Bumi Pasti Lestari
    Salam Sadar Iklim
    Salam Zerowaste
    Salam Basuma Jaya Jaya Jaya
    Pokoe ngeten pun

    Balas
  • Juli 8, 2025 pada 18:43
    Permalink

    Masya Allah Keren kak Verlita, wow 20 ton cangkang telur. Takjub bacanya, pasti susah ya kak prosesnya, semoga menjadi kisah aksi nyata yang menjadi inspirasi kami semua. Bismillah… Semoga jejak kakak bisa menjadi semangat saya.

    Charissa Rafanda Rabbaniyyah
    SDN Pakis 3 Surabaya
    No. Peserta 482
    Projek : budidaya tanaman okra

    Balas
  • Juli 8, 2025 pada 20:50
    Permalink

    Hebat sekali kak Verlita,, semangatnya luar biasa.proyek saya juga pengolahan limbah cangkang telur kak,sudah mengalami yang namanya diprotes sama warga sekitar didekat sekolah karena bau yang tidak sedap dari cangkang telur yang belum dicuci.semoga saya selalu semangat terus seperti kak Verlita.

    Nama : Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sekolah : Sdn Tandes Kidul 1 Surabaya
    No.peserta : 704
    Proyek saya: Pengelolahan limbah cangkang telur

    Balas
  • Juli 8, 2025 pada 20:52
    Permalink

    🌱𝙃𝙖𝙡𝙡𝙤 𝙎𝙤𝙗𝙖𝙩 𝙃𝙞𝙟𝙖𝙪🌱

    ✨Wow✨
    saya sungguh kagum dengan kak verlita yang hebat banget karena berhasil mengolah banyak sekali limbah cangkang telur dan berhasil meraih banyak prestasi…

    Saya harap saya bisa menjadi anak hebat kebanggaan ayah dan bunda, seperti kak verlita…

    Pesan saya untuk kak verlita adalah teruslah berkarya menciptakan prestasi – prestasi yang baru dan terbanglah setinggi langit untuk menggapai cita-cita ya kak…

    Nama : Rachel Halik Qonita
    Sekolah : SDN Sidotopo Wetan 1/255 Surabaya
    No. Peserta : 662
    Proyek : mendaur ulang limbah cangkang telur menjadi pupuk organik yang kaya akan kalsium karbonat.

    Balas
  • Juli 8, 2025 pada 21:52
    Permalink

    keren banget! Saya jadi semangat lihat Kak Verlita bisa manfaatin limbah cangkang telur sampai puluhan ton. Ternyata sampah bisa jadi berkah kalau kita mau kreatif dan peduli lingkungan! 🥚♻️
    Nama: Andita Karenina
    Asal Sekolah: SMPN 57 Surabaya
    Nomor Urut: 1.376
    Judul Proyek: Telang, Bunga Cantik yang Bikin Kita Cantik

    Balas
  • Juli 9, 2025 pada 11:46
    Permalink

    Semangat kak verlita💖
    Perjuangan yang berat pasti membawa hasil yang luar biasa. Perjuanganmu tidak akan sia-sia bagi lingkungan dan kehidupan. Cangkang telur yang tidak bermanfaat dan dibuang sia-sia setelah digunakan. Bisa menjadi barang yang sangat bermanfaat setelah diolah kak Verlita. Kita juga bisa mengolah cangkang telur atau barang yang tidak berguna menjadi barang yang bermanfaat dan berguna bagi lingkungan dan masa depan.

    MAZIDA SHABRINA YASMIN
    SDN WONOKUSUMO 6 SURABAYA
    No urut: 728
    Judul proyek: SERBU(Serbuk Berproyek Horta)

    Balas
  • Juli 9, 2025 pada 12:02
    Permalink

    keren banget kak verlita,, Sangat menginspirasi banget bagi semua kalangan,,Sukses selalu untuk kak Verlita.
    Nama : Arsy Shakilah Putri Romadania
    Dari SDN Balongsari 1/500
    No. Peserta : 24
    Judul Project : Pengolahan Minyak Jelantah

    Balas
  • Juli 9, 2025 pada 16:26
    Permalink

    Keren sekali, sangat menginspirasi! Kamu hebat bisa mengolah 32 ton cangkang telur.

    ‎Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Juli 9, 2025 pada 19:47
    Permalink

    terus memberi inspirasi Kak verlita bagi kita semua. telur yang sering dianggap sebagai limbah ternyata memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan dengan baik

    Kevin Emilio al irzan_261_sdn ngagelrejo 3_kelompok pemanfaatan pandan

    Balas
  • Juli 14, 2025 pada 16:41
    Permalink

    Hebat banget,sekarang jadi tau pengolahan cangkang telur,walaupun proyek saya budidaya tanaman lidah mertua.

    Balas
  • Juli 14, 2025 pada 16:57
    Permalink

    keren kak verlita, tetap semangat kak

    nama ibrahim tubagus maulana
    sekolah sdn jemur wonosari 1
    judul proyek minyak jelantah
    no peserta 115

    Balas
    • Juli 25, 2025 pada 17:56
      Permalink

      Luar biasa! Aksi Verlita Anggraini mengolah 3,2 ton cangkang telur menjadi pupuk cair adalah inspirasi nyata kepahlawanan iklim dari siswa. Semoga semakin banyak anak muda mengikuti jejaknya

      Nama:Erlinda dwi clarista
      Sekolah:SMP negeri 38 surabaya
      No peserta:1136
      Judul proyek:budidaya tanaman bunga matahari sebagai upaya penghijauan dan estetika lingkungan

      Balas
  • Juli 14, 2025 pada 18:33
    Permalink

    Wah keren banget kak verlita.. sangat menginspirasi sekali , banyak prestasi yang telah di dapat.
    Semoga aku juga bisa menjadi anak yang berprestasi seperti kakak.

    Nama : Leyna Mayyasha Qorri Ain
    Asal Sekolah : SDN Pacarkeling V Surabaya
    Nomer Peserta : 468
    Proyek : aloe sobat sehat, solusi hebat untuk keluarga sehat

    Balas
    • Juli 14, 2025 pada 19:51
      Permalink

      Perjuangan panjang pasti tidak mengingkari hasil…
      Sebagai generasi muda yang hebat dan produktif dan patut di jadikan contoh bagi yang lain 👍

      Nama : Nandana Akatara Arka Radita
      Kelas : 6A
      Sekolah : SDN jemurwonosari 1

      Balas
  • Juli 15, 2025 pada 14:07
    Permalink

    Mantap!!!! Contoh generasi muda yang patut di jadikan contoh

    Habel Marcelo Eryawan
    237,
    SDN Manukan Wetan IV 616
    Proyek Melestarikan Tanaman Daun Afrika untuk Bumi yang Lebih Sehat

    Balas
  • Juli 15, 2025 pada 17:23
    Permalink

    Sukses selalu generasi muda, semoga kedepannya semakin bersinar dan menjadi kebanggaan negara.
    Yunita Permata Sari dari SMP NEGERI 31 SURABAYA dengan Nomer Peserta 1116 Proyek Menjadikan Sabun Bekas Sebagai Hiasan Rumah

    Balas
  • Juli 15, 2025 pada 18:00
    Permalink

    MasyaAlah 32ton cangkang telur.. Pasti perjuangannya tidak main-main. Hasilnya sangat amazing, semangat nya luarbiasa.. 🥰🥰
    Tevy Janeeta Adriana dari SDN Pakis V/372 Surabaya dengan nomor peserta 498 proyek budidaya Binahong Merah

    Balas
  • Juli 16, 2025 pada 13:35
    Permalink

    Nama : Lutfiah Nuril Ibadillah
    No.peserta : 0216
    Asal : sdn kaliasin 5
    Judul proyek : enzyma
    Alhamdulillah lolos tahap 2 semoga bisa terus lolos sampai final
    Saya setiap hari selalu melakukan aksi, semoga selalu diberikan kelancaran

    Balas
  • Juli 16, 2025 pada 15:51
    Permalink

    Hebat kak Verlita 👏👏👏
    Masih sangat muda, rajin,produktif dan sangat menginspirasi bnyk generasi muda saat ini
    Tetap semangat ya kak 💪💪💪

    Balas
  • Juli 16, 2025 pada 15:54
    Permalink

    Hebat kak Verlita 👏👏👏
    Masih sangat muda, rajin,produktif dan sangat menginspirasi bnyk generasi muda saat ini
    Tetap semangat ya kak 💪💪💪

    Saya Mikhael Kenzie Adhimah
    Sekolah di SDN Dukuh Menanggal I Surabaya
    No peserta 055

    Saya sedang mengembangkan budidaya bunga telang di lingkungan rumah, karena saya tahu ternyata begitu banyak manfaat dari bunga telang.
    Semoga menginspirasi untuk teman-teman semuanya juga ya. 😉

    Balas
  • Juli 16, 2025 pada 22:36
    Permalink

    32 ton cangkang telur? Gila sih, ini bukti kalau kreativitas dan aksi bisa jadi solusi keren buat lingkungan. Bangga banget baca ini!

    Nama:Jessica Rachel avrina
    Sekolah: SMPN 20 Surabaya
    Nomor Peserta: 990
    Judul Proyek: TEBA’AT Telang banyak manfaat

    Balas
  • Juli 17, 2025 pada 22:24
    Permalink

    Keren banget kak Verlita! Aksi pengolahan 32 ton cangkang telur bukan hal yang mudah, tapi kak Verlita membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk jadi pahlawan iklim. Semangat dan konsistensinya layak jadi inspirasi buat generasi muda lainnya. Salut untuk perjuanganmu, ksk Verlita! 🥚🌱🔥

    Balas
  • Juli 17, 2025 pada 22:25
    Permalink

    Keren banget kak Verlita! Aksi pengolahan 32 ton cangkang telur bukan hal yang mudah, tapi kak Verlita membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk jadi pahlawan iklim. Semangat dan konsistensinya layak jadi inspirasi buat generasi muda lainnya. Salut untuk perjuanganmu, kak Verlita! 🥚🌱🔥

    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
    🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    🔢Nomor Peserta: 679
    🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
    💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.

    Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.

    Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
    Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

    Balas
  • Juli 18, 2025 pada 23:16
    Permalink

    Keren banget Kak Verlita, semoga menginspirasi lebih banyak lagi para pelajar di kota Surabaya

    Salam,
    AISYAH AVICENA RHAZES LAVOISIER
    SMPN 21 SURABAYA
    Project :
    DATELA GREEN REVITALIZATION

    Revitalisasi lahan merupakan proses menghidupkan kembali kawasan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan atau terbengkalai menjadi ruang hijau yang produktif dan bermanfaat bagi lingkungan serta masyarakat. Lahan-lahan yang dulunya penuh semak belukar, limbah, atau bekas bangunan rusak, kini dapat disulap menjadi taman, kebun produktif, atau hutan kota melalui tahapan yang terencana.

    Proses ini dimulai dengan identifikasi kondisi lahan, termasuk tingkat kerusakan tanah, keberadaan polusi, dan potensi lingkungan sekitar. Selanjutnya dilakukan pembersihan area dari sampah, limbah berbahaya, atau reruntuhan yang mengganggu. Setelah itu, tanah yang rusak direhabilitasi melalui pengolahan, penambahan bahan organik, atau penggunaan tanaman remediasi untuk memperbaiki kualitas tanah.

    Tahap selanjutnya adalah penanaman vegetasi yang sesuai, baik berupa tanaman peneduh, tanaman pangan, maupun tanaman penghasil komoditas ekonomi seperti sayuran, buah-buahan, atau tanaman herbal. Dalam beberapa kasus, juga dilakukan integrasi dengan sistem pertanian ramah lingkungan seperti pertanian organik, urban farming, atau agroforestry.

    Selain aspek ekologis, revitalisasi lahan juga membawa manfaat sosial dan ekonomi. Lahan hijau produktif dapat menjadi tempat edukasi, ruang komunitas, bahkan sumber pendapatan baru bagi warga sekitar. Program ini juga membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan cadangan air tanah, dan menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk.

    Balas
  • Juli 20, 2025 pada 14:19
    Permalink

    Halo haii shobat hijau

    Perkenalkan biodata diri saya dulu yaaa

    👌🏻NAMA : MUHAMMAD HAKAM YASIN
    🏫SEKOLAH : SMP NEGERI 46 SURABAYA
    💻PROYEK : nahh shobat hijau pasti kalian belum kenal kan sama proyek aku kalau aku jelasin simak baik baik ya jadi proyek aku yaitu BUDIDAYA BUNGA TELANG YANG SAYA BERI NAMA TEATEL

    Wow keren sekali dan pencapaian yang sangat luar biasa kak

    Dapat memanfaatkan cangkang telur yang dimana masih banyak orang yang belum tahu dan paham akan manfaat cangkang telur

    Semoga dapat menginspirasi bagi Kita semua agar lebih komitmen terhadap project yang kita kerjakaan semangat terus

    Balas
  • Juli 20, 2025 pada 16:33
    Permalink

    Keren banget kak,pencapaian yang luar biasa,memanfaatkan sampah cangkang telur menjadi berguna.

    Nama:clarette isabella C.S
    Sekolah:SDN jemur wonosari 1 surabaya
    No peserta:174
    Proyek:budidaya lidah mertua

    Balas
    • Juli 21, 2025 pada 18:36
      Permalink

      Kreatif….
      Langkah ini perlu dilakukakn mengjngat banyak makanan berbahan telur.

      Naziya Putri Syafira Ariwibowo
      Nomor peserta 612
      SDN Sawunggaling 1 Surabaya
      Proyek NO BI T A (Inovasi Bidara Tumbuh Alami)

      Salam 🌎 Pasti Lestari 🌿

      Balas
  • Juli 21, 2025 pada 18:37
    Permalink

    Kreatif
    Perlu dilakukan mengingat banyak makanam berbahan telur.

    Naziya Putri Syafira Ariwibowo
    Nomor peserta 612
    SDN Sawunggaling 1 Surabaya
    Proyek NO BI T A (Inovasi Bidara Tumbuh Alami)

    Salam 🌎 Pasti Lestari 🌿

    Balas
  • Juli 23, 2025 pada 22:19
    Permalink

    keren semangat terus kakak, apalagi dapat dukungan penuh dari keluarga dan sekolah

    Muhammad Raffa Zamzani
    SMP negeri 9 Surabaya

    Balas
  • Juli 23, 2025 pada 22:20
    Permalink

    keren semangat terus, apalagi dapat dukungan penuh dari keluarga dan sekolah

    Muhammad Raffa Zamzani
    SMP negeri 9 Surabaya

    Balas
    • Juli 24, 2025 pada 08:25
      Permalink

      Sangat keren, Pengelolahan sampah yang efektif dan bermanfaat, semangat buat kakaknya yang melakukan pengelolahan sampah cangkang telur
      Nama : Hanny Nur Ayni
      No peserta : 1266
      Asal sekolah : SMP NEGERI 46 SURABAYA
      Proyek : Pupuk Organik Limbah Buah
      Saya memiliki proyek pengelolahan limbah buah menjadi pupuk organik cair, saat ini saya sudah mengumpulkan 30,6 kg limbah buah

      Balas
  • Juli 24, 2025 pada 00:09
    Permalink

    sungguh luar biasa kak,semangat terus ya kak semoga dapat menjadi contoh untuk generasi muda yang bisa memanfaatkan sampah rumah tangga.

    Ayla Azuhro
    Sdn Banjar Sugihan V / 617 Surabaya
    no.peserta: 38
    Proyek saya ; Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Pupuk Komposter

    Balas
  • Juli 24, 2025 pada 13:18
    Permalink

    Sosok yang luar biasa, bisa menjadi inspirasi bagi saya untuk lebih semangat lagi untuk menjadi pegiat lingkungan.. sukses selalu kak Verlita…

    RAH HANDARU HATMAJI MARSUDI
    SMP NEGERI 1 SURABAYA
    NO PESERTA 453
    JUDUL PROYEK : BUDIDAYA TANAMAN HIAS SANSEVIERIA SEBAGAI PENYERAP POLUTAN UNTUK MENGURANGI POLUSI UDARA

    Balas
  • Juli 24, 2025 pada 17:26
    Permalink

    Videonya keren banget! Saya jadi semangat lihat Kak Verlita bisa manfaatin limbah cangkang telur sampai puluhan ton. Ternyata sampah bisa jadi berkah kalau kita mau kreatif dan peduli lingkungan!

    Nama: Andita Karenina
    Nomor Urut: 1.376
    Judul Proyek: Telang, Bunga Cantik yang Bikin Kita Cantik

    Balas
  • Juli 25, 2025 pada 19:45
    Permalink

    Keren sekali, saya jadi semangat manfaatin limbah cangkang telur

    Nama: Nafisa Fitri Ramadania
    Sekolah: SDN jemur Wonosari 1/417 Surabaya
    No peserta: 192
    Judul proyek: budidaya tanaman lidah mertua

    Balas
  • Juli 25, 2025 pada 23:51
    Permalink

    verlita sangat lah keren dan tak gengsi untuk melakukan hal itu

    ajeng chaesa setia rahayu/1034
    smpn 24 surabaya
    eco.grow(pupuk eceng gondok)

    Balas
  • Juli 26, 2025 pada 06:10
    Permalink

    Keren sekali, saya jadi manfaatin limbah cangkang telur

    Nama: Nafisa Fitri Ramadania
    Sekolah: SDN jemur Wonosari 1/417 Surabaya
    No peserta: 192
    Judul proyek: budidaya tanaman lidah mertua

    Balas
  • Juli 26, 2025 pada 17:10
    Permalink

    Pengolahan 32 ton cangkang telor oleh kak Verlita.

    Marshall Dastan Putra R
    Sdn. Ketabang 1/288 Surabaya
    No peserta : 207
    Project : KOMANDAN ( Koleksi Tanaman Pandan)

    Aksi dari kak Verlita ini sangat Luar biasa.
    Bisa mengolah 32 ton cangkang telor artinya diperlukan tenaga waktu dan perjuangan yg sangat besar.
    Karena cangkang telor termasuk salah satu sampah organik yg lebih lama nasa penguraiannya dibandingkan sampah organik sayuran.

    Semoga proyeknya semakin berkembang dan sukses ya kak.

    Balas
  • Juli 31, 2025 pada 22:27
    Permalink

    Keren banget 🤩

    Hallo semuanya perkenalkan nama saya Aryasatya Panca Nararya, saya adalah peserta pangeran lingkungan hidup tingkat SMP tahun 2025 dari SMPN 22 SURABAYA dengan nomor peserta 535. Saya sangat senang sekali bisa bergabung di perlombaan yang sangat keren. Oh iya jadi proyekku yaitu tentang pemanfaatan limbah pelastik atau disebut juga PEMLIMTIK, target saya yaitu saya ingin memanfaatkan sampah sebanyak 1.500 kg lebih. Yuk tungguin aksiku ya 👋🏻
    Semoga lolos sampai tahap terakhir 🙏🤗

    Balas
  • Oktober 7, 2025 pada 11:46
    Permalink

    Wih keren kak verlita sdh viral skg krn prestasi nya. Semoga semakin sukses y kak bersama Tunas hijau
    Eno Wahyu kamagading
    SDN pacarkeling 1/182 surabaya
    Eco enzyme
    452

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *